PONEK

Profil

Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan prioritas pembangunan Kesehatan sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020 – 2024, untuk itu diperlukan sebagai upaya untuk menurunkan AKI dan AKB. Kondisi saat ini adalah AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup (SUPAS, 2015) dan AKB sebesar 24 per 1000 kelahiran hidup (SDKI, 2017). Dalam rangka percepatan penurunan AKI dan AKB diperlukan peningkatana peran Rumah Sakit agar di tahun 2024 tercapai AKI sebesar 183 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 16 per 1000 kelahiran hidup.

Sehubungan dengan hal tersebut, untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang mendukung Kesehatan ibu dan bayi di RSUP Dr M Djamil padang dilakukan melalui : Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) yang siap selama 24 jam 7 hari.

Pelayanan obstetri Neonatal merupakan upaya penyediaan pelayanan untuk Ibu dan Bayi Baru Lahir terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif dan Pelayanan  Obstetri Neonatal Emergensi Dasar. RSUP Dr M Djamil Padang sebagai  RS PONEK 24 Jam   merupakan bagian dari sistem  rujukan pelayanan kedaruratan maternal Neonatal, diharapkan dapat menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir yang masih cukup tinggi.

Ruang Lingkup Pelayanan

Ruang Lingkup Pelayanan PONEK RSUP Dr M Djamil Padang sebagai Rumah Sakit Tipe A meliputi : Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatus, Penyelenggaraan PONEK 24 jam di Rumah Sakit, Rawat gabung Ibu dan bayi NICU Level III, Inisiasi Menyusui Dini dan ASI Eksklusif, Metode Kangguru pada Bayi BBLR, Rumah Sakit Sayang Ibu & Bayi dan Pelayanan Rujukan.

Meliputi :

  1. Stabilisasi di IGD dan persiapan untuk pengobatan definitif.
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan IGD PONEK
  3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sectio caesaria.
  4. Perawatan intensif ibu (ICU) dan bayi (NICU)
Jenis Pelayanan
  • Pelayanan Kesehatan Maternal Resiko Tinggi
    1. Perdarahan pada kehamilan muda / abortus.
    2. Nyeri perut dalam kehamilan muda dan lanjut / kehamilan ektopik.
    3. Kehamilan Ektopik (KE) & Kehamilan Ektopik Terganggu (KET).
    4. Hipertensi, Preeklamsi / Eklamsi.
    5. Perdarahan pada masa Kehamilan
    6. Kehamilan Metabolik
    7. Kelainan Vaskular / Jantung
    8. Pasien dengan Multi Organ Failure
    9. Ibu hamil, Ibu bersalin, Ibu pascasalin dengan Gagal Jantung New York Heart Assosciation (NYHA) Class III-IV atau CHF kelas 3-4 karena sebab apapun.
    10. Aneurisma Malformasi Arteriovena (Aneurisma Arterio Venous Malformation) besar dan pecah dengan midline shift tanpa dilakukan tindakan
    11. Miastenia Gravis stadium lanjut yang mengenai otot pernapasan dan bulbar
    12. Multiple sclerosis (ALS) yang mengenai otot pernapasan dan bulbar
    13. Epilepsi intractable, polifarmasi, status konvulsivus
    14. Penyakit ginjal kronik (Chronic Kidney Disease) stage V
    15. Sindrom Eisenmenger
  • Masa Intranatal
    1. Persalinan dengan parut uterus
    2. Persalinan dengan distensi uterus
    3. Gawat janin dalam persalinan
    4. Pelayanan terhadap syok
    5. Ketuban pecah dini
    6. Persalinan macet
    7. Induksi dan akselerasi persalinan
    8. Aspirasi vakum manual
    9. Ekstraksi Cunam
    10. Seksio sesarea
    11. Episiotomi
    12. Kraniotomi dan kraniosentesis
    13. Malpresentasi dan malposisi
    14. Distosia bahu
    15. Prolapsus tali pusat
    16. Plasenta manual
    17. Perbaikan robekan serviks
    18. Perbaikan robekan vagina dan perineum
    19. Perbaikan robekan dinding uterus
    20. Reposisi Inersio Uteri
    21. Histerektomi
    22. Sukar bernapas
    23. Kompresi bimanual dan aorta
    24. Dilatasi dan kuretase
    25. Ligase arteri uterine
  • Anestesia Umum dan Lokal untuk Seksio Sesaria
    1. Anestesia spinal, ketamin
    2. Blok pudendal
  • Masa Post Natal
    1. Masa nifas
    2. Demam pasca persalinan/ infeksi nifas
    3. Perdarahan pasca persalinan
    4. Nyeri perut pasca persalinan
    5. Keluarga Berencana
  • Pelayanan Kesehatan Neonatal
          Asuhan Bayi Baru Lahir
    1. Level I : Asuhan Neonatus rawat gabung.
      Pelayanan yang diberikan kepada bayi baru lahir bugar yang ditempatkan Bersama ibu dalam satu ruangan
    2. Level II : Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi (Ruang Rawat Neonatus Asuhan Khusus)
      Level II B: Pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif (sesuai dengan kemampuan standar PONEK)
    3. Level III: Perawatan Neonatal Intensif
      1. Level III A
        Fungsi Unit
        • Memberi asuhan menyeluruh bayi yang lahir usia kehamilan > 28 minggu dengan berat lahir > 1000 gram
        • Memberi dukungan kehidupan terus menerus yang tidak hanya terbatas pada ventilasi mekanik, tapi juga menggunakan HFO
        • Melakukan prosedur pembedahan minor (misal: penggantian kateter vena sentral atau perbaikan hernia inguinal).
        • Akses segera berbagai konsultan ahli semua sub spesialistik
      2. Level III B
        Fungsi Unit
        • Asuhan menyeluruh Bayi Berat Lahir Sangat Rendah (< 1000 gram dan masa kehamilan < 28 minggu)
        • Dukungan respirasi tingkat lanjut (misal ventilasi frekuensi tinggi dan nitrat oksida yang diisap untuk jangka waktu selama yang diperlukan)
        • Akses sejumlah ahli sub spesialis kedokteran anak yang cepat dan langsung di tempat Pencitraan tingkat lanjut dengan interpretasi segera (CT-Scan, MRI dan EKG)
        • Dokter spesialis bedah anak dan anestesi anak berada di fasilitas tersebut atau institusi yang terkait erat untuk pembedahan besar (misal pengikatan PDA dan perbaikan kelainan dinding perut, NEC dengan perforasi usus, istula trakeoesofageal dan/atau atresia trakeoesofageal dan mielomeningosel)
      3. Level III C
        Fungsi Unit
        • Kemampuan unit perinatal tingkat III B yang berada di Rumah Sakit Anak.
        • Oksigenasi membran ekstrakorporeal, hemoiltrasi dan hemodialisis, atau perbaikan dengan pembedahan malformasi jantung bawaan serius yang perlu bypass
        • Pembedahan besar yang dilakukan di tempat tersebut (perbaikan omphalocel, istula trakeoesofageal atau atresia esofageal, reseksi usus, perbaikan myelomeningocel, shunt
        • ventriko peritoneal).
        • Kriteria neonatal yang menerima pelayanan level III yaitu :
          • Bayi dengan gangguan hemodinamika (syok)
          • Apnea
          • Gawat napas sedang atau parah, memerlukan CPAP atau ventilasi jangka pendek selama < 7 hari
          • Bayi Berat Lahir Sangat Rendah (BBLSR) < 1,5 kg
          • Bayi dengan hasil pemeriksaan neurologis abnormal
          • Bayi dengan kejang
          • Bayi yang perlu transfusi tukar untuk hiperbilirubinemia atau polisitemia
          • Nutrisi parenteral total untuk < 7 hari
  • Pelayanan Ginekologis
    1. Kehamilan ektopik
    2. Perdarahan uterus disfungsi
    3. Perdarahan menoragia
    4. Kista ovarium akut
    5. Radang Pelvik akut
    6. Abses Pelvik
    7. Infeksi Saluran Genitalia
    8. HIV – AIDS
  • Perawatan Khusus / High Care Unit dan Transfusi Darah
  • Pelayanan Penunjang Medik
  • Pencitraan
    1. Radiologi, termasuk Rontgen system
    2. USG Ibu dan Neonatal
    3. MS-CT (Multy Slice CT-Scan)
    4. MRI (Magnetic Resornance Imaging)
    5. Angiogram
    6. Elektromiograi (EMG)
    7. Echocardiografi
  • Laboratorium
    1. Pemeriksaan rutin darah, urine
    2. Kultur darah, urine dan pus
    3. Kimia
  • TNPM ( Total Parenteral Nutrition and Medication)
  • Ruang BHMP (Bahan Medis Habis Pakai)
  • Ruang Pencucian dan Penyimpanan Alat Steril yang Sudah Dibersihkan
  • Ruang Menyusui dan Tempat Penyimpanan Asi Perah
  • Klinik Laktasi
  • Ruang Susu