dr. Maizul Anwar Dukung Penguatan Layanan Bedah Jantung Anak di RS M. Djamil
RS M. Djamil Padang terus memperkuat pelayanan bedah jantung anak melalui kolaborasi dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) dan Muslim World League (MWL). Langkah tersebut mendapat apresiasi dari dr. Maizul Anwar, Sp.BTKV (K), dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular senior asal Payakumbuh yang merupakan salah satu pelopor pengembangan bedah jantung di Indonesia.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, berkesempatan bersilaturahmi dengan dr. Maizul Anwar, Sp.BTKV (K), di Ruang Konferen Instalasi Bedah Sentral Lantai 1 pada Minggu (26/7). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ruang diskusi mengenai penguatan layanan bedah jantung anak di RS M. Djamil melalui kolaborasi dengan tim medis dari KSrelief dan Muslim World League.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama juga berdiskusi bersama tim KSrelief dan MWL mengenai pengembangan layanan bedah jantung anak yang tidak hanya berfokus pada pelayanan pasien, tetapi juga pada peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik di bidang bedah jantung.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan kehadiran dr. Maizul Anwar menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh tim dalam mengembangkan layanan bedah jantung anak di rumah sakit.
"Kami merasa sangat berbahagia dapat bersilaturahmi dengan dr. Maizul Anwar. Beliau merupakan salah satu putra terbaik Sumatera Barat yang memiliki pengalaman panjang di bidang bedah jantung. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan bedah jantung anak di RS M. Djamil," ujar Dovy.
Menurutnya, kolaborasi bersama KSrelief dan MWL merupakan bagian dari komitmen RS M. Djamil dalam membangun layanan bedah jantung anak yang semakin kuat dan berkelanjutan.
"Kolaborasi ini menjadi momentum yang sangat berharga karena tidak hanya menghadirkan pelayanan bagi pasien, tetapi juga membuka ruang transfer ilmu, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, serta pertukaran pengalaman klinis antara tim RS M. Djamil dan tim medis internasional. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga pelayanan bedah jantung anak di RS M. Djamil semakin berkembang," katanya.
Ia menambahkan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan bedah jantung yang berkualitas sesuai standar internasional.
Sementara itu, dr. Maizul Anwar, Sp.BTKV (K), mengapresiasi langkah RS M. Djamil dalam membangun kolaborasi internasional sebagai bagian dari penguatan layanan bedah jantung anak.
"Saya mengapresiasi komitmen RS M. Djamil bersama KSrelief dan Muslim World League. Kolaborasi seperti ini bukan hanya memberikan manfaat dalam pelayanan pasien, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi tenaga medis, dan mendorong berkembangnya layanan bedah jantung anak di daerah," ujar dr. Maizul.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga RS M. Djamil semakin mandiri dalam menghadirkan layanan bedah jantung anak yang berkualitas dan menjadi pusat rujukan di wilayah Sumatera bagian tengah mencakup daerah Sumbar, Jambi, Bengkulu dan sebagian Riau.