RS M. Djamil Gandeng Kemenag Sumbar Hadirkan Pelayanan Rohani bagi Pasien
RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, rumah sakit milik Kementerian Kesehatan tersebut juga memperkuat aspek pelayanan rohani bagi pasien. Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat pada Senin (27/7).
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A. Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat.
Kerja sama ini berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan bimbingan rohani bagi pasien yang menjalani perawatan di RS M. Djamil. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kebutuhan spiritual pasien dapat terpenuhi seiring dengan pelayanan medis yang diberikan oleh tenaga kesehatan.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan pelayanan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada penyembuhan kondisi fisik pasien, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan rohani selama menjalani masa perawatan.
"Kami berharap melalui kerja sama ini seluruh pasien yang menjalani perawatan di RS M. Djamil dapat memperoleh pendampingan spiritual sesuai dengan keyakinannya masing-masing sehingga mereka memiliki ketenangan batin, semangat, dan kekuatan dalam menjalani proses pengobatan. Dengan demikian pelayanan yang kami berikan benar-benar menyentuh aspek jasmani maupun rohani dan mampu mempercepat proses pemulihan pasien," ujarnya.
Menurut Dovy, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari keberhasilan tindakan medis, tetapi juga dari kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang humanis dan menyeluruh kepada pasien. “Kami berharap kolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat dapat terus berjalan dengan baik serta menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berpusat pada kebutuhan pasien,” harap Dirut.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A mengatakan Kementerian Agama memiliki penyuluh lintas agama yang siap memberikan pelayanan bimbingan rohani kepada masyarakat, termasuk kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kementerian Agama RI memiliki penyuluh lintas agama. Di satu sisi, dengan adanya MoU ini dapat membantu para penyuluh kami dalam mencapai kinerja karena mereka memiliki objek kepenyuluhan yang jelas, yaitu memberikan pelayanan bimbingan rohani kepada pasien RS M. Djamil," katanya.
Ia menambahkan kerja sama tersebut juga memberikan manfaat yang besar bagi RS M. Djamil karena pelayanan kepada pasien tidak hanya terbatas pada aspek medis dan jasmani, tetapi juga mencakup pelayanan rohani.
"Di sisi lain, kerja sama ini juga memberikan dampak positif bagi RS M. Djamil. Pelayanan kepada pasien tidak hanya medis dan jasmani saja, tetapi rohaninya juga ada pelayanannya. Dengan adanya pelayanan jasmani dan rohani, kami berharap pasien-pasien di RS M. Djamil semakin kuat dan kokoh sehingga rumah sakit dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, layanan ini juga turut mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Kami menyambut baik kerja sama ini," tukasnya.(*)