RS M. Djamil Gelar Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia
RS M. Djamil terus meneguhkan semangat kebangsaan dan kebersamaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang digelar di pelataran parkir Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RS M. Djamil pada Senin (17/8).
Mengusung tema HUT ke-81 Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran direksi, manajer dan asisten manajer, kepala departemen, kepala instalasi dan jajaran, komite, Satuan Pengawas Internal (SPI), serta civitas hospitalia RS M. Djamil.
Keunikan turut terlihat dari busana yang dikenakan para peserta upacara. Mengangkat semangat keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia, peserta pria mengenakan beskap, teluk belanga, maupun pakaian formal dengan sentuhan kain tradisional. Sementara itu, peserta wanita tampil dalam balutan pakaian adat Minangkabau dan busana Nusantara lainnya, serta mengenakan busana dengan sentuhan warna merah putih. Nuansa tersebut menjadikan suasana peringatan kemerdekaan semakin semarak sekaligus menggambarkan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.
Rangkaian upacara diawali dengan MARS Hidup Sehat, kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Setelah itu, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Direktur Utama RS M. Djamil kemudian membacakan naskah Proklamasi sebagai pengingat atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua usai upacara HUT RI menekankan peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan. Tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen seluruh insan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita. Di lingkungan rumah sakit, perjuangan itu diwujudkan melalui pelayanan yang bermutu, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada keselamatan dan kepentingan pasien,” ujar Dovy.
Menurutnya, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” juga memiliki makna yang erat dengan peran RS M Djamil sebagai rumah sakit rujukan. Kemajuan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat serta memastikan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
“Sebagai insan kesehatan, kita memiliki peran dalam menghadirkan pelayanan yang adil dan bermutu. Setiap pasien yang datang harus mendapatkan pelayanan terbaik tanpa membedakan latar belakangnya. Inilah salah satu bentuk nyata kontribusi kita dalam mengisi kemerdekaan,” lanjutnya.
Dovy berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi energi bagi seluruh civitas hospitalia RS M. Djamil untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kolaborasi. Ia juga berharap seluruh jajaran mampu menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Harapan kita, seluruh civitas hospitalia terus menjaga semangat kebersamaan, bekerja dengan hati, meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai dorongan untuk terus berbuat lebih baik dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di RS M. Djamil juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada insan rumah sakit yang dinilai memberikan kontribusi dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Pada kesempatan tersebut diberikan penghargaan Hero of The Month kepada dr. Nadra Septiadi, Sp.An-TI, M.Sc. Rangkaian upacara kemudian diakhiri dengan pembacaan doa.(*)