RS M. Djamil Kenalkan Layanan dan Edukasi Pola Makan Sehat di Pawai Telong Telong
RS M. Djamil turut ambil bagian dalam memeriahkan Pawai Telong Telong yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-357 Kota Padang, Kamis (7/8) mala,. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Purus tersebut menjadi momentum bagi rumah sakit Kementerian Kesehatan RI itu untuk lebih mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai bentuk edukasi dan promosi kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, RS M. Djamil melalui tim Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan menghadirkan berbagai informasi tentang layanan unggulan rumah sakit sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola makan sehat. Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah bahaya mengonsumsi ultra-processed food atau makanan ultra-proses secara berlebihan yang kini semakin mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Di sepanjang rute pawai, tim RS M. Djamil mengajak pengunjung untuk lebih mengenal layanan yang tersedia di rumah sakit. Antusiasme warga yang memadati kawasan Pantai Purus dimanfaatkan juga sebagai sarana untuk meningkatkan literasi kesehatan sekaligus memperkuat kedekatan antara rumah sakit dan masyarakat.
Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RS M. Djamil Padang, Rizki Rasyidi, mengatakan keikutsertaan rumah sakit dalam Pawai Telong Telong merupakan bagian dari komitmen RS M. Djamil untuk tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan di dalam rumah sakit, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan promosi kesehatan.
Menurutnya, momentum perayaan HUT Kota Padang menjadi kesempatan yang tepat untuk menyampaikan berbagai pesan kesehatan kepada masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan. Selain memperkenalkan layanan yang dimiliki RS M. Djamil, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap pola konsumsi sehari-hari.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan berbagai layanan yang tersedia di RS M. Djamil sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilih makanan yang lebih sehat. Saat ini konsumsi makanan ultra-proses semakin meningkat, padahal jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung," ujar Rizki Rasyidi.
Ia menjelaskan makanan ultra-proses umumnya merupakan produk pangan yang telah melalui proses pengolahan secara intensif dengan tambahan berbagai bahan seperti gula, garam, lemak, pewarna, pengawet, serta perisa buatan. Produk-produk tersebut memang praktis dan memiliki cita rasa yang menarik, namun kandungan gizinya sering kali tidak seimbang apabila dikonsumsi terus-menerus.
Rizki mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan mengonsumsi makanan segar yang diolah secara sederhana, memperbanyak buah dan sayur, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman kemasan yang tinggi gula, garam, dan lemak. "Perubahan pola makan yang lebih sehat merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah munculnya berbagai penyakit kronis," tuturnya.
Selain memberikan edukasi mengenai bahaya ultra-processed food, tim RS M. Djamil juga menyampaikan informasi tentang berbagai layanan kesehatan yang tersedia di rumah sakit, mulai dari layanan spesialistik, subspesialistik, hingga berbagai fasilitas penunjang medis yang terus dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya.
Keikutsertaan RS M. Djamil dalam Pawai Telong Telong mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai layanan rumah sakit maupun berkonsultasi singkat terkait informasi kesehatan yang disampaikan oleh tim promosi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, RS M. Djamil berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat. Rumah sakit juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan, pendidikan, dan promosi kesehatan di Sumatera Barat.(*)