Kebutuhan pelayanan pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah terus menjadi perhatian RS M. Djamil. Untuk memperkuat kapasitas layanan sekaligus mengoptimalkan fasilitas yang tersedia, RS M. Djamil menyiapkan perluasan Cardiac Vascular Care Unit (CVCU) dengan memanfaatkan ruangan ICU lama di lantai 2 Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Langkah tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, pada Selasa (8/9). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi dan kesiapan ruangan sekaligus memastikan berbagai kebutuhan dalam proses pengembangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan CVCU.

Pemanfaatan ruangan ICU lama menjadi bagian dari strategi RS M. Djamil dalam mengoptimalkan sarana dan prasarana yang telah tersedia. Ruangan tersebut akan dikembangkan dan disesuaikan untuk mendukung pelayanan CVCU sehingga kapasitas pelayanan pasien dengan kondisi kardiovaskular yang membutuhkan pemantauan secara intensif dapat ditingkatkan.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan perluasan CVCU merupakan salah satu langkah rumah sakit untuk menjawab kebutuhan pelayanan yang terus berkembang, khususnya dalam penanganan pasien dengan kondisi jantung dan pembuluh darah.

“Perluasan CVCU ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan. Kita ingin memastikan pasien dengan kondisi kardiovaskular yang membutuhkan pemantauan dan penanganan intensif dapat memperoleh pelayanan yang optimal,” ujar Dr. dr. Dovy Djanas.

Menurutnya, pemanfaatan ruangan ICU lama juga merupakan bentuk optimalisasi fasilitas yang dimiliki rumah sakit. Dengan melakukan penataan dan penyesuaian terhadap kebutuhan pelayanan CVCU, ruangan yang sebelumnya digunakan sebagai ICU tersebut dapat kembali memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan pasien.

“Kita mengoptimalkan ruangan yang sudah ada untuk menjawab kebutuhan pelayanan. Jadi bukan hanya menambah kapasitas, tetapi bagaimana ruang tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak langsung terhadap pelayanan kepada pasien," katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Direktur Utama melihat secara langsung kondisi ruangan yang akan digunakan untuk perluasan CVCU. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari tata letak ruangan, alur pelayanan, kebutuhan peralatan medis, sistem monitoring pasien, hingga aspek keselamatan dan kenyamanan pasien maupun tenaga kesehatan.

Pengembangan CVCU tidak hanya berkaitan dengan penyediaan ruang perawatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sistem pelayanan yang terintegrasi. Pasien kardiovaskular dengan kondisi tertentu membutuhkan pemantauan ketat dan respons medis yang cepat sehingga kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan.

Ia menambahkan, setiap proses pengembangan fasilitas di RS M. Djamil akan diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi pasien. Optimalisasi ruang yang tersedia diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas, tetapi juga dapat menciptakan alur pelayanan yang lebih efektif dan mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan secara optimal.

"Orientasi kita tetap kepada pasien. Setiap pengembangan fasilitas harus memberikan manfaat untuk pasien, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, serta mendukung tenaga kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik," tuturnya.

Direktur Utama RS M. Djamil menegaskan pengembangan fasilitas merupakan bagian dari proses transformasi rumah sakit yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Rumah sakit harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

"Kita ingin RS M. Djamil terus bertumbuh dan memberikan pelayanan yang semakin baik. Apa yang kita persiapkan hari ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjawab kebutuhan pelayanan ke depan. Harapannya, masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, aman dan bermutu," pungkas Dr. dr. Dovy Djanas.(*)