RS M. Djamil Sambut Visitasi LAM-PTKes Perkuat Pendidikan Subspesialis Obgin
RS M. Djamil terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis dan subspesialis melalui penyediaan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan proses pendidikan klinis. Sebagai rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RS M. Djamil berperan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang memenuhi standar akademik sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Pada Kamis (9/7), Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mendampingi Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) melakukan visitasi ke sejumlah unit layanan yang berkaitan dengan bidang obstetri dan ginekologi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Visitasi lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana, mutu pelayanan, sistem pembelajaran klinis, serta keterpaduan antara pelayanan kesehatan dengan proses pendidikan subspesialis yang selama ini dilaksanakan di RS M. Djamil. Tim asesor meninjau berbagai fasilitas yang menjadi tempat praktik peserta didik sekaligus pusat pelayanan kepada pasien.
Ketua Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), Prof. Dr. dr. H. Muhammad Rusda, M.Ked, Sp.OG, Subsp.FER, bersama anggota tim asesor Dr. dr. H. Nasrudin A.M, Sp.OG, Subsp. Obginsos, MARS, M.Sc, FISQua dan Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A, Subsp. TKPS mengunjungi Poliklinik Kebidanan, Unit Kemoterapi, Instalasi Radiologi, Instalasi Bank Jaringan dan Stem Cell, serta Ruang Ponek Instalasi Gawat Darurat. Di setiap unit, tim asesor memperoleh pemaparan tentang alur pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan fasilitas penunjang, hingga keterlibatan peserta didik dalam pelayanan sesuai standar pendidikan dan keselamatan pasien.
Selain melakukan observasi terhadap fasilitas layanan, tim asesor juga berdialog dengan tenaga medis, dosen klinis, serta jajaran manajemen rumah sakit untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan pendidikan subspesialis di lingkungan RS M. Djamil. Seluruh proses asesmen berlangsung secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek mutu pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, serta pencapaian kompetensi peserta didik.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan asesmen lapangan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan sinergi yang telah terbangun antara rumah sakit sebagai wahana pendidikan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dalam menghasilkan dokter subspesialis yang kompeten.
"Kami menyambut baik pelaksanaan asesmen lapangan ini sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan kedokteran subspesialis. RS M. Djamil berkomitmen menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus menjadi rumah sakit pendidikan yang mampu mendukung proses pembelajaran secara optimal melalui fasilitas, sumber daya manusia, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Kami berharap hasil asesmen ini semakin memperkuat kualitas Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas," ujar Dovy Djanas.
Ia menambahkan seluruh unit layanan yang dikunjungi telah dipersiapkan untuk mendukung proses pendidikan berbasis kompetensi, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman klinis yang komprehensif sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.
"Kami terus memastikan seluruh unit layanan yang menjadi wahana pendidikan telah dipersiapkan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan berbasis kompetensi. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kasus yang beragam, serta kolaborasi antarprofesi, peserta didik memperoleh pengalaman klinis yang komprehensif sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran. Hal ini menjadi bagian dari komitmen RS M. Djamil dalam mencetak dokter subspesialis yang profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambah Dovy Djanas.
Sementara itu, Ketua Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), Prof. Dr. dr. H. Muhammad Rusda, M.Ked, Sp.OG, Subsp.FER mengatakan asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
"Dari hasil visitasi yang kami lakukan, kami melihat RS M. Djamil memiliki dukungan fasilitas pelayanan yang lengkap, alur pelayanan yang baik, serta komitmen yang kuat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dokter subspesialis. Sinergi antara rumah sakit dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas juga terlihat berjalan dengan baik sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan klinis yang kondusif bagi peserta didik," kata Muhammad Rusda.
Ia menambahkan asesmen lapangan tidak hanya menilai kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga melihat implementasi proses pendidikan, tata kelola pelayanan, budaya mutu, keselamatan pasien, serta keterlibatan seluruh unsur rumah sakit dalam mendukung pencapaian kompetensi peserta didik.
"Melalui asesmen lapangan ini kami memastikan seluruh standar yang dipersyaratkan benar-benar diterapkan di lapangan. Hasil dari seluruh rangkaian asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam penilaian akreditasi sesuai ketentuan yang berlaku di LAM-PTKes," tukasnya. (*)