RS M. Djamil Terima Transport Infant Incubator dari SHIREN Project
RS M. Djamil kembali memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi bayi baru lahir, melalui penerimaan satu unit alat transport infant incubator dari SHIREN Project. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis (16/7) di lingkungan RS M. Djamil sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan neonatal dan keselamatan pasien.
Rumah sakit yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersebut menerima satu unit alat transport infant incubator yang akan dimanfaatkan untuk mendukung proses pemindahan bayi baru lahir dengan kondisi khusus secara lebih aman dan sesuai standar pelayanan medis. Kehadiran alat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penanganan bayi yang membutuhkan perawatan intensif, terutama saat proses transportasi antarruang maupun rujukan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara commissioning dan berita acara serah terima alat. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama perwakilan SHIREN Project sebagai tanda bahwa alat telah melalui proses pemeriksaan, pengujian fungsi, dan secara resmi diserahkan kepada pihak rumah sakit untuk digunakan dalam pelayanan kesehatan.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan melalui SHIREN Project. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang sangat berarti dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di rumah sakit.
"Kami mengucapkan terima kasih atas satu unit transport infant incubator dari SHIREN Project. Bantuan ini akan semakin memperkuat pelayanan neonatal di RS M. Djamil, terutama dalam menjamin keselamatan bayi yang membutuhkan penanganan khusus selama proses transportasi," ujarnya.
Ia mengatakan transport infant incubator merupakan peralatan penting dalam pelayanan neonatal karena mampu menjaga kestabilan kondisi bayi selama proses pemindahan. Dengan dukungan teknologi tersebut, risiko yang dapat terjadi selama transportasi dapat diminimalkan sehingga pelayanan kepada pasien menjadi lebih optimal.
"Kehadiran alat ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku. Kami berharap alat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tenaga kesehatan sehingga memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif," katanya.
Dovy menambahkan RS M. Djamil terus berupaya mengembangkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan sarana, prasarana, serta kerja sama dengan berbagai mitra. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan layanan yang semakin berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Dengan diterimanya transport infant incubator dari SHIREN Project, RS M. Djamil diharapkan semakin siap memberikan pelayanan neonatal yang komprehensif dan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Barat dan wilayah rujukan sekitarnya,” harapnya. (*)