RS M. Djamil dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Jaga Akses dan Mutu Layanan Jantung bagi Peserta JKN
RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Komitmen tersebut diperkuat melalui kunjungan kerja Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II, Dr. Nopi Hidayat, Apt., MM.AAK, ke rumah sakit Kementerian Kesehatan tersebut pada Selasa (23/6).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi dan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan RS M. Djamil dalam menjaga kualitas layanan kesehatan. Terutama layanan jantung yang saat ini menjadi salah satu fokus penguatan layanan kesehatan nasional.
Kedatangan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II disambut oleh Direktur Medik dan Keperawatan RS M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), bersama jajaran manajemen rumah sakit. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung fasilitas CathLab yang menjadi salah satu layanan unggulan RS M. Djamil dalam penanganan penyakit kardiovaskular.
Saat berada di CathLab, Dr. Nopi Hidayat berkesempatan berdiskusi dengan Kepala CathLab RS M. Djamil, dr. Muhammad Syukri, Sp.JP (K), FSCAI, FAPSIC, FAsCC, serta Kepala Departemen Kardiovaskular, Dr. dr. Tommy Daindes, Sp.JP, Subsp.Ar(K), FIHA, FAsCC, FAPSC, FACC. Diskusi membahas berbagai aspek pelayanan jantung, mulai dari akses layanan, mutu pelayanan, hingga tantangan dan peluang pengembangan layanan kardiovaskular bagi masyarakat Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya.
Direktur Medik dan Keperawatan RS M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan BPJS Kesehatan terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada peserta JKN. “Kami menyambut baik kunjungan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II ke RS M. Djamil. Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya peserta JKN, dapat terus berjalan optimal dengan kualitas yang terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sumatera Barat, RS M. Djamil memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Termasuk pada layanan jantung yang membutuhkan dukungan sistem pelayanan dan pembiayaan yang kuat.
“RS M. Djamil berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan jantung yang optimal kepada masyarakat. Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat, kami harus memastikan layanan yang diberikan tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memenuhi standar mutu yang tinggi. Untuk itu, sinergi dan komunikasi yang baik dengan BPJS Kesehatan menjadi sangat penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan kepada peserta JKN,” ujar Bestari.
Ia berharap melalui kunjungan dan diskusi seperti ini, berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelayanan maupun pembiayaan dapat dicarikan solusi bersama. “Sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan terbaik, khususnya pada pelayanan jantung yang menjadi salah satu layanan unggulan RS M. Djamil,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II, Dr. Nopi Hidayat, Apt., MM.AAK, menjelaskan kunjungan tersebut secara khusus memfokuskan perhatian pada layanan jantung yang saat ini menjadi salah satu prioritas Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan. “Kunjungan ini memfokuskan pada layanan jantung yang saat ini menjadi perhatian Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Kami ingin memastikan akses kepada pasien JKN bisa terlayani dengan baik walaupun ada perubahan-perubahan regulasi yang terjadi,” katanya.
Ia menegaskan BPJS Kesehatan berkomitmen menjaga akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, termasuk di wilayah Sumatera Barat yang menjadikan RS M. Djamil sebagai pusat rujukan utama. “Kami berharap dapat terus menjaga akses kepada peserta JKN di wilayah Sumatera Barat. Layanan yang diterima peserta JKN harus merupakan layanan terbaik dan hal tersebut tentunya sudah dirasakan di RS M. Djamil,” ungkapnya.
Dr. Nopi juga menilai RS M. Djamil memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan nasional yang selama ini menjadi mitra penting BPJS Kesehatan dalam memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
“RS M. Djamil merupakan pusat rujukan dan kami mengetahui dengan baik bagaimana hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dalam menjaga kualitas akses, mutu layanan, dan pembiayaan. Kemitraan ini harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkesinambungan antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit untuk mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan layanan kesehatan.
“Tentu kami harus sering berkomunikasi seperti ini untuk bisa mendapatkan solusi-solusi apabila ada kendala dalam sisi penjaminan maupun sisi pembiayaan yang dilaksanakan oleh RS M. Djamil. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama demi kepentingan peserta JKN dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Melalui kunjungan kerja ini, RS M. Djamil dan BPJS Kesehatan menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga akses, mutu, serta keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan jantung yang semakin optimal sehingga peserta JKN dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan berkesinambungan.(*)