RS M. Djamil Dorong Inovasi dan Kolaborasi Layanan Jantung
RS M. Djamil terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan kolaborasi akademik dan profesional. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kehadiran Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, yang turut hadir dan memberikan sambutan secara virtual pada Rapat Kerja Departemen Jantung dan Pembuluh Darah pada Selasa (25/8).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Departemen Jantung dan Pembuluh Darah dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program sekaligus menyusun langkah strategis untuk pengembangan layanan ke depan. Rapat kerja juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, serta membangun komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan jantung dan pembuluh darah yang semakin bermutu, aman, komprehensif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Dalam sambutannya, Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat kerja Departemen Jantung dan Pembuluh Darah. Rapat kerja ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali capaian yang telah dilakukan, mengidentifikasi berbagai tantangan, serta merumuskan strategi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Rapat kerja ini menjadi momentum bagi kita untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun langkah ke depan. Kita harus memastikan setiap program yang direncanakan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien,” ujar Dr. dr. Dovy Djanas.
Ia menambahkan, pelayanan jantung dan pembuluh darah merupakan salah satu bidang yang membutuhkan penguatan secara berkelanjutan, baik dari sisi sumber daya manusia, teknologi, tata kelola, maupun kolaborasi antarprofesi dan antarunit. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang berlangsung cepat menuntut rumah sakit untuk terus beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan jantung dan pembuluh darah terus berkembang. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan tata kelola pelayanan berjalan dengan baik. Semua itu pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi pasien,” katanya.
Direktur Utama juga menekankan pentingnya membangun budaya mutu di lingkungan rumah sakit. Peningkatan kualitas pelayanan tidak dapat hanya mengandalkan individu atau satu unit kerja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur rumah sakit. “Kolaborasi antara dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, manajemen, serta unsur pendukung menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan berlangsung secara terintegrasi,” sebutnya.
Dalam konteks tersebut, Departemen Jantung dan Pembuluh Darah memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan layanan unggulan RS M. Djamil. Penguatan pelayanan perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari aspek promotif, preventif, diagnostik, terapeutik, hingga rehabilitatif dengan tetap mengedepankan keselamatan dan pengalaman pasien.
“Tidak ada pelayanan yang bisa berkembang tanpa kerja sama. Kita membutuhkan kolaborasi yang kuat, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama untuk menjaga mutu. Saya berharap hasil rapat kerja ini dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret dan terukur,” lanjutnya.
Dr. dr. Dovy Djanas berharap seluruh jajaran Departemen Jantung dan Pembuluh Darah dapat terus menjaga semangat untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Ia juga mendorong agar setiap tantangan yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
“Kita harus terus bergerak maju. Setiap evaluasi harus menghasilkan perbaikan, setiap tantangan harus menjadi peluang untuk berkembang, dan setiap inovasi harus memberikan manfaat bagi pasien,” ungkapnya.(*)