RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan tata kelola dan pemantauan langsung terhadap layanan di lapangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan meninjau langsung berbagai unit pelayanan strategis untuk memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal, aman, dan sesuai standar.

Pada Senin (3/8), Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama jajaran manajemen melakukan telusur ke ruang Post Anesthesia Care Unit (PACU) Instalasi Bedah Sentral Lantai 3. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien, sekaligus memastikan seluruh proses pelayanan pascaoperasi berlangsung efektif dan memberikan kenyamanan bagi pasien.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama bersama manajemen meninjau secara langsung alur pelayanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta berdialog dengan tenaga kesehatan yang bertugas di ruang PACU. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai potensi penguatan layanan sehingga kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Di ruang PACU, Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua berdiskusi dengan Wakil Kepala Instalasi Bedah Sentral dr. Nadra Septiadi, Sp.An-TI., M.Sc tentang berbagai aspek pelayanan, mulai dari alur pemulihan pasien pascaoperasi, kebutuhan sumber daya manusia, hingga pemanfaatan fasilitas yang mendukung keselamatan pasien. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan masukan dari tenaga kesehatan yang sehari-hari memberikan pelayanan di unit tersebut.

Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan kegiatan telusur manajemen merupakan bagian penting dalam memastikan setiap unit pelayanan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Manajemen harus hadir langsung di lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya, mendengarkan masukan dari petugas, serta memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar mutu dan keselamatan pasien. Dengan komunikasi yang baik antara manajemen dan unit pelayanan, setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama sehingga pelayanan kepada pasien terus mengalami perbaikan," ujar Dovy.

Ia menambahkan ruang PACU memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemulihan pasien setelah menjalani tindakan operasi. Oleh karena itu, seluruh aspek pelayanan, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, peralatan medis, hingga sistem kerja, harus terus dievaluasi agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas.

"Komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Setiap masukan dari petugas menjadi bahan evaluasi bagi manajemen untuk melakukan penyempurnaan layanan sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik," katanya.

Melalui kegiatan telusur ini, tutur Dirut, RS M. Djamil berharap budaya perbaikan berkelanjutan semakin kuat di seluruh unit pelayanan. “Kehadiran manajemen secara langsung di lapangan diharapkan dapat mempererat koordinasi, mempercepat penyelesaian berbagai tantangan operasional, serta mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berfokus pada kebutuhan pasien,” tukasnya.(*)