RS M. Djamil-Pemko Pariaman Jalin Kerja Sama Tata Kelola RSUD dr. Sadikin
RS M. Djamil terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pengampu nasional dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. Pada Kamis (6/8), rumah sakit Kementerian Kesehatan tersebut menjalin kerja sama dengan Pemko Pariaman terkait penguatan tata kelola RSUD dr. Sadikin Pariaman.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Balai Kota Pariaman. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas tata kelola rumah sakit daerah agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Direktur Layanan Operasional RS M. Djamil drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo, Direktur RSUD dr. Sadikin dr. Anung Respati, MKM, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Dra. Nafizah, MM.
Melalui kerja sama ini, RS M. Djamil akan memberikan pendampingan dalam aspek tata kelola rumah sakit, mulai dari penguatan manajemen pelayanan, peningkatan mutu, pengembangan sumber daya manusia, hingga implementasi tata kelola rumah sakit yang sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi pelayanan kesehatan di RSUD dr. Sadikin sehingga masyarakat Kota Pariaman dan sekitarnya dapat memperoleh layanan yang semakin optimal.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan kerja sama tersebut merupakan implementasi dari arahan Menteri Kesehatan dalam memperkuat sistem pengampuan rumah sakit di Indonesia.
"RS M. Djamil sebagai rumah sakit Kementerian Kesehatan memiliki tanggung jawab untuk mendampingi rumah sakit daerah agar terus berkembang. Sesuai instruksi Bapak Menteri Kesehatan, program pengampuan bukan hanya meningkatkan kompetensi layanan medis, tetapi juga memperkuat tata kelola rumah sakit sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik, lebih efektif, dan berkelanjutan. Kami siap berbagi pengalaman, melakukan pendampingan, serta membangun kolaborasi yang erat dengan RSUD dr. Sadikin agar mampu berkembang menjadi rumah sakit yang semakin mandiri dan berkualitas," ujar Dovy.
Menurutnya, transformasi layanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara rumah sakit kementerian kesehatan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. “Dengan kolaborasi tersebut, pemerataan mutu pelayanan kesehatan di berbagai daerah dapat terus diwujudkan,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan RS M. Djamil kepada Pemko Pariaman. Kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan RSUD dr. Sadikin.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada RS M. Djamil yang telah bersedia menjadi mitra dalam penguatan tata kelola RSUD dr. Sadikin. Kami berharap melalui pendampingan ini akan lahir berbagai inovasi dan perbaikan sehingga rumah sakit kami semakin profesional, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Pariaman maupun daerah sekitar," kata Yota Balad seraya menegaskan komitmen Pemko Pariaman untuk mendukung seluruh proses pendampingan yang dilakukan agar target peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dapat tercapai secara optimal.
Usai penandatanganan kerja sama, Direktur Utama RS M. Djamil bersama jajaran direksi didampingi Direktur RSUD dr. Sadikin dr. Anung Respati, MKM melakukan peninjauan langsung ke sejumlah unit pelayanan di RSUD dr. Sadikin. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi eksisting rumah sakit sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang akan menjadi fokus pendampingan dalam implementasi kerja sama.(*)