Suasana meriah dan semarak menyelimuti RS M. Djamil dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Berpusat di pelataran parkir Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan kebersamaan dengan melibatkan seluruh jajaran direksi, manajer dan asisten manajer, jajaran komite, kepala instalasi dan jajaran, kepala departemen, Satuan Pengawasan Intern (SPI), hingga seluruh civitas hospitalia.

Mengusung semangat kemerdekaan dan kebersamaan, perayaan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati hari bersejarah bangsa Indonesia. Tetapi juga menjadi ruang bagi seluruh keluarga besar RS M. Djamil untuk mempererat silaturahmi di tengah rutinitas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kemeriahan diawali dengan parade pakaian adat Nusantara yang berlangsung penuh warna. Perwakilan dari berbagai direktorat tampil mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman pakaian adat yang ditampilkan menjadi gambaran nyata kekayaan budaya Indonesia sekaligus menyuarakan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Parade tersebut menjadi perhatian sekaligus daya tarik tersendiri. Setiap peserta tampil dengan busana khas daerah yang mencerminkan identitas dan kekayaan budaya Nusantara. Suasana semakin semarak ketika jajaran direksi dan civitas hospitalia turut menyaksikan serta memberikan dukungan kepada para peserta.

Setelah parade pakaian adat, kemeriahan berlanjut melalui penampilan flashmob. Direksi bersama civitas hospitalia larut dalam gerakan tari yang energik dan dilakukan secara serentak. Kehadiran flashmob menciptakan suasana yang semakin hangat dan mencairkan suasana pagi, sekaligus memperlihatkan kekompakan seluruh unsur di lingkungan RS M. Djamil.

Tidak berhenti pada parade dan flashmob, perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia juga diramaikan dengan berbagai perlombaan khas 17 Agustus. Lomba makan kerupuk menjadi salah satu kegiatan yang paling mengundang perhatian. Tidak hanya civitas hospitalia, jajaran direksi juga turut ambil bagian dan menunjukkan semangat berkompetisi.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, bahkan ikut berpartisipasi dalam lomba makan kerupuk. Dengan penuh semangat, ia berusaha menghabiskan kerupuk yang tergantung tanpa menggunakan tangan. Aksi tersebut sontak mengundang tawa dan sorakan dari para peserta maupun penonton yang hadir.

Keceriaan semakin terasa melalui lomba estafet sarung dan estafet tepung. Kekompakan tim, kecepatan, serta strategi menjadi bagian dari keseruan setiap perlombaan. Tak jarang terjadi momen-momen spontan yang mengundang gelak tawa, menjadikan perayaan kemerdekaan terasa semakin dekat dan penuh keakraban.

Bagi keluarga besar RS M. Djamil, berbagai perlombaan tersebut bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana untuk membangun kekompakan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menghadirkan suasana kekeluargaan di lingkungan kerja.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mengatakan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan seluruh civitas hospitalia.

"Perayaan kemerdekaan ini bukan hanya tentang perlombaan dan kemeriahan, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong di lingkungan RS M. Djamil. Kita ingin seluruh civitas hospitalia dapat menikmati momen ini bersama-sama setelah setiap hari memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan juga sejalan dengan semangat RS M. Djamil dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kebersamaan dan kekompakan yang terbangun di lingkungan kerja diharapkan dapat menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. "Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan terus memberikan kontribusi terbaik. Bagi kita di rumah sakit, bentuk perjuangannya adalah memberikan pelayanan yang profesional, tulus, dan terbaik bagi masyarakat. Karena itu, kebersamaan seperti ini penting untuk terus kita jaga," lanjutnya.

Perayaan semakin lengkap dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap penerima hadiah, sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan.(*)