RS M. Djamil Bangun Sistem Pembiayaan Efektif dengan Perhitungan Unit Cost Akurat
RS M. Djamil terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit melalui penguatan sistem pembiayaan yang efektif, transparan, dan berbasis perhitungan yang tepat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menggelar Bimbingan Teknis Unit Cost yang berlangsung selama tiga hari, Rabu (22/7) hingga Jumat (24/7) di salah satu hotel di Kota Padang.
Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan pada Kamis (22/7), kegiatan bimbingan teknis tersebut mendapat perhatian dari Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua. Kehadiran pimpinan rumah sakit ini menjadi bentuk komitmen manajemen dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami dan menerapkan penghitungan biaya satuan layanan rumah sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Dovy Djanas menyampaikan pemahaman tentang unit cost memiliki peran penting dalam pengelolaan rumah sakit modern. Perhitungan biaya yang akurat menjadi salah satu dasar dalam menentukan strategi pelayanan, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga peningkatan mutu layanan kepada masyarakat. “Bimbingan teknis unit cost ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memperkuat tata kelola rumah sakit. Dengan mengetahui struktur biaya secara lebih tepat, rumah sakit dapat melakukan perencanaan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, serta tetap menjaga kualitas pelayanan kepada pasien,” ujar Dr. dr. Dovy Djanas.
Menurutnya, rumah sakit saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi pelayanan medis maupun pengelolaan pembiayaan. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan manajerial yang kuat agar setiap program dan layanan dapat berjalan secara efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Pengelolaan rumah sakit tidak hanya berbicara mengenai pelayanan medis, tetapi juga bagaimana memastikan seluruh proses berjalan dengan prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan. Unit cost menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat,” katanya.
Kegiatan Bimbingan Teknis Unit Cost ini menghadirkan narasumber Dr. Nuryadi, S.KM., M.Kes., FCHMC., CHMC., dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Dengan pengalaman dan keilmuan yang dimiliki, narasumber memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, metode, serta penerapan penghitungan unit cost dalam pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur Utama RS M. Djamil menegaskan peningkatan mutu pelayanan kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola organisasi. Rumah sakit yang memiliki sistem manajemen yang baik akan lebih mampu menghadapi perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan di masa mendatang. “Harapan kita, kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman teori saja, tetapi dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan pengelolaan yang semakin baik, RS M. Djamil dapat terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tukas Dr. dr. Dovy Djanas.
Dalam pemaparannya, Dr. Nuryadi menjelaskan unit cost merupakan salah satu komponen penting dalam sistem manajemen rumah sakit karena berkaitan langsung dengan kemampuan rumah sakit dalam menghitung kebutuhan biaya setiap layanan yang diberikan. “Perhitungan unit cost yang baik akan memberikan gambaran mengenai berapa besar sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan suatu pelayanan. Data tersebut sangat penting sebagai dasar evaluasi, penyusunan kebijakan, dan peningkatan efisiensi rumah sakit,” jelas Dr. Nuryadi.
Ia juga menekankan proses penyusunan unit cost membutuhkan keterlibatan berbagai pihak di rumah sakit. Tidak hanya bagian keuangan, tetapi juga unit pelayanan, manajemen, serta seluruh unsur yang memahami proses bisnis layanan kesehatan. “Unit cost bukan hanya angka yang dihasilkan dari perhitungan keuangan, tetapi merupakan gambaran menyeluruh dari proses pelayanan rumah sakit. Karena itu, diperlukan kolaborasi antarbagian agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi pelayanan yang sebenarnya,” tambahnya.
Bimbingan teknis ini diikuti oleh jajaran manajemen dan unit terkait di lingkungan RS M. Djamil. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penghitungan biaya, mulai dari identifikasi komponen biaya, pengelompokan biaya langsung dan tidak langsung, hingga penyusunan analisis yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan tersebut, RS M. Djamil berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam penyusunan sistem unit cost yang lebih baik. Dengan adanya sistem perhitungan biaya yang akurat, rumah sakit dapat terus meningkatkan pelayanan sekaligus menjaga efektivitas dan efisiensi operasional.(*)