coretax

RSUP Dr. M. Djamil Gandeng KPP Pratama Padang Sosialisasi Coretax

RSUP Dr. M. Djamil mengambil langkah proaktif dalam mendukung reformasi birokrasi dan digitalisasi administrasi perpajakan. Pada Rabu (17/12), rumah sakit rujukan utama di Sumatera Tengah ini menggelar Sosialisasi Aktivasi Coretax yang dilangsungkan di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil.


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas hospitalia untuk beradaptasi dengan sistem administrasi perpajakan terbaru yang diusung oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, jajaran Manajemen, serta staf medis dan non-medis. Turut hadir sebagai mitra strategis, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang Satu dan Dua beserta tim penyuluh pajak yang bertindak sebagai narasumber teknis.


“Sistem Coretax Administration System (CTAS) baru ini bukan sekadar perubahan aplikasi, melainkan sebuah transformasi proses bisnis yang akan mengintegrasikan berbagai layanan perpajakan menjadi lebih efisien, akuntabel, dan transparan,” kata Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.


Memahami dan menguasai penggunaan Coretax ini bukanlah sebuah pilihan, tegasnya, melainkan keharusan. Transisi ke sistem baru tentu memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, sosialisasi hari ini menjadi sangat krusial. Tujuannya agar tidak gagap teknologi, meminimalisir kesalahan administrasi, dan memastikan kewajiban perpajakan RSUP Dr. M. Djamil tetap berjalan patuh (compliance) sesuai peraturan yang berlaku.


“Saya mengimbau agar rekan-rekan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Simak paparan yang disampaikan oleh narasumber ahli kita. Jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi mengenai hal-hal teknis yang mungkin akan kita hadapi di lapangan nanti,” imbaunya.


Dirut menginstruksikan agar memanfaatkan momen sosialisasi ini untuk segera melakukan aktivasi akun Coretax. Mohon jangan ditunda-tunda. “Pastikan akun Bapak/Ibu sudah aktif dan data sudah sesuai sekarang juga.Tujuannya jelas, agar nanti pada saat pelaporan SPT Tahunan tidak lagi mengalami kendala teknis, tidak bingung cara akses, dan tidak terhambat sistem,” tegasnya.


Ia menekankan mari kita mudahkan urusan administrasi kita sendiri dengan bersiap sejak awal, sehingga fokus kita dalam melayani pasien tidak terganggu oleh urusan administrasi perpajakan yang mendadak. “Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal kesiapan kita menyongsong era baru administrasi perpajakan yang lebih modern,” pungkasnya. (*)

Sosialisasi RPL, RSUP Dr. M. Djamil Beri Kesempatan Tenaga Kesehatan Tingkatkan Kualifikasi Akademik

RSUP Dr. M. Djamil dipercaya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerja sama dengan Universitas Mercubaktijaya, Jumat (25/7). Sosialisasi yang dilangsungkan di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para tenaga kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil agar dapat meningkatkan jenjang kualifikasi akademik mereka melalui jalur yang lebih fleksibel dan efisien.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau ini merupakan terobosan yang baik bagi tenaga kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil yang telah memiliki pengalaman kerja dan kompetensi yang mumpuni namun belum memiliki kualifikasi akademik yang sesuai.

“Melalui RPL ini, pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh selama bertahun-tahun dalam praktik kerja dapat diakui dan dikonversi menjadi kredit akademik, sehingga memungkinkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus memulai dari nol,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Yayasan Universitas Mercubaktijaya, H. Jasmarizal, S.Kp, MARS dan jajaran Universitas Mercubaktijaya, serta jajaran manajemen RSUP Dr. M. Djamil.
dr. Maliana juga menambahkan kolaborasi dengan Universitas Mercubaktijaya ini adalah wujud komitmen RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung pengembangan profesionalisme setiap individu pegawainya.

“Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni, S.Kp, M.Kep, turut mengapresiasi dukungan RSUP Dr. M. Djamil yang telah menjadi mitra utama dalam implementasi Program RPL. Ia menyampaikan Universitas Mercubaktijaya telah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan RI untuk menyelenggarakan program ini, dan RSUP Dr. M. Djamil memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi, khususnya dalam kegiatan praktik lapangan bagi mahasiswa.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, ini merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi perawat dan bidan dalam menempuh pendidikan yang menunjang karir mereka,” tukasnya. (*)

mdjamil

RSUP Dr. M. Djamil Komitmen Tingkatkan Pelayanan, Antrean Pasien di Admisi 2 jadi Perhatian Utama

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG KFM, MARS, FISQua, didampingi Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS dan Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan dr. Maliana, MKes, melakukan peninjauan ke Instalasi Rawat Jalan (IRJ), Rabu (16/7). Fokus utama penelusuran ini adalah untuk memastikan kelancaran antrean pasien di area Admisi 2, yang merupakan pintu gerbang bagi pasien yang akan menjalani perawatan.

Dalam kunjungan tersebut, Dovy Djanas secara langsung berinteraksi dengan pasien dan mengamati alur antrean pasien. Ia mengakui meskipun upaya perbaikan terus dilakukan, masih ditemukan beberapa permasalahan yang memerlukan tindak lanjut serius. “Memang masih ada permasalahan yang harus kita tindaklanjuti,” ujar Dovy Djanas.

Antrean yang panjang dan waktu tunggu yang lama seringkali menjadi keluhan utama bagi pasien di rumah sakit mana pun. Menyadari hal ini, manajemen RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen untuk mengatasi tantangan tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan. “InshaAllah, satu bulan ke depan ini akan menjadi komitmen kami untuk bisa menyelesaikan secara terintegrasi,” tegas Dovy Djanas.

Rencana integrasi ini, sebutnya, bertujuan untuk mengurangi waktu tunggu pasien, memberikan kenyamanan. “Tak kalah pentingnya memastikan setiap pasien mendapatkan akses perawatan yang cepat dan tepat,” tutur Dovy.

Ia menegaskan perbaikan tidak hanya akan berfokus pada satu aspek. “Melainkan melibatkan seluruh komponen terkait agar sistem antrean dan pelayanan di IRJ dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ucapnya.

Dengan komitmen kuat dari jajaran direksi, tuturnya, diharapkan dalam kurun waktu satu bulan ke depan, permasalahan antrean di Instalasi Rawat Jalan dapat teratasi secara signifikan. Sehingga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh pasien. “Dan ini bagian dari upaya berkelanjutan RSUP Dr. M. Djamil untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima,” tukasnya.(*)

MCU PPPK

RSUP Dr. M. Djamil Buka Layanan MCU Khusus Calon PPPK di Poliklinik Eksekutif

RSUP Dr. M. Djamil kini membuka layanan Medical Check Up (MCU) khusus bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Layanan ini tersedia di Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil, memberikan kemudahan bagi para calon abdi negara yang akan mengikuti seleksi.

“Pembukaan layanan MCU khusus ini merupakan bentuk dukungan RSUP Dr. M. Djamil terhadap proses seleksi calon PPPK, memastikan bahwa para calon memiliki kondisi kesehatan yang prima untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan di masa depan,” kata Tim Marketing Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil, Femil Candra.

Menurutnya, layanan MCU calon PPPK ini mencakup pemeriksaan jasmani, rohani, dan tes narkoba. Dengan tarif Rp 550.000, calon PPPK bisa mendapatkan pemeriksaan komprehensif yang menjadi salah satu syarat penting dalam proses rekrutmen.

“Untuk pendaftaran, RSUP Dr. M. Djamil menyediakan dua opsi yang fleksibel. Calon PPPK dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Djamil Apps yang bisa diunduh di smartphone. Alternatif lainnya, pendaftaran juga bisa dilakukan dengan datang langsung ke Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil. Penting untuk diingat, calon peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat mendaftar,” ungkapnya seraya mengatakan untuk registrasi mulai pukul 07.30-12.00.

Layanan MCU ini, sebut Femil, beroperasi pada jam kerja. Untuk hari Senin hingga Jumat, pelayanan dibuka mulai pukul 07.30 hingga 16.00. Sementara itu, pada hari Sabtu, layanan tersedia dari pukul 07.30 hingga 14.00. “Jadwal ini diharapkan dapat mengakomodir kesibukan para calon PPPK,” tukasnya. (*)

m djamil

Dirut RSUP Dr. M. Djamil: Penyakit Paru Perlu Penanganan Komprehensif

Penyakit paru masih menjadi penyumbang angka kesakitan dan kematian yang tinggi, baik secara nasional maupun di Sumatera Barat. Hal ini menuntut penanganan yang tidak hanya berbasis ilmu pengetahuan mutakhir dan teknologi, tetapi juga melalui pendekatan kolaboratif lintas layanan, mulai dari primer, sekunder, hingga tersier.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua saat pembukaan Pulmonary Update 2025 di The ZHM Premiere Hotel Padang, Sabtu (5/7). Pertemuan lmiah ini mengangkat tema “Optimizing Lung Health and Breathe Easily” yang menjadi ajang pembaruan pengetahuan dan diskusi terkini dalam bidang pulmonologi.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan Pulmonary Update 2025 ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas penanganan masalah kesehatan paru, agar masyarakat dapat ‘bernapas lebih mudah’,” ujar Dr. Dovy.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D, narasumber dari Universiti Kebangsaan Malaysia Prof. Dr. Muhammad Faisal Abdul Hamid, serta Prof. Dr. Faisal Yunus, PhD, SpP(K), FCCP dari Universitas Indonesia, dan Ketua Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK Unand, dr. Afrian Sp.P(K) Onk, bersama ratusan peserta dari berbagai instansi kesehatan.

Ia menekankan bahwa tema yang diangkat memiliki makna mendalam, terutama di era pascapandemi COVID-19, di mana penyakit paru masih menjadi tantangan utama yang memerlukan penanganan komprehensif dan berkelanjutan. RSUP Dr. M. Djamil, sebagai rumah sakit rujukan nasional di wilayah barat Indonesia sekaligus rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, berkomitmen mendukung penguatan sumber daya manusia kesehatan.

“Komitmen ini kami wujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan ilmiah, workshop, dan pelatihan berkelanjutan, agar dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya semakin siap menghadapi kompleksitas kasus penyakit paru,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak seluruh pihak untuk memikirkan dampak kesehatan paru masyarakat baik sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi. “Tanpa kolaborasi yang solid, hasilnya tidak akan maksimal. Mari kita bersama-sama menyehatkan paru-paru Kota Padang demi masyarakat yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Fadly juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam pengendalian konsumsi rokok. Ia mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai Wali Kota Padang Panjang, pihaknya telah menerbitkan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok. Sementara sebelumnya, fatwa rokok telah diterbitkan di masa Wali Kota dr. Suir Syam, yang menjadi pijakan penting dalam upaya perlindungan masyarakat terhadap bahaya rokok.

“Saat ini, kami sedang menyusun Perda Anti Rokok untuk Kota Padang sebagai bentuk keberlanjutan dari komitmen perlindungan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan ilmiah Pulmonary Update 2025 ini dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama, yang menghadirkan para narasumber dan peserta dari berbagai latar belakang untuk saling bertukar wawasan, pengalaman, serta strategi dalam menghadapi tantangan penyakit paru di Indonesia.(*)

Klinik Istano Pagaruyuang

RSUP Dr. M. Djamil Dipercaya Mantan Rektor UNP untuk MCU

RSUP Dr. M. Djamil kembali menunjukkan kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanannya. Kali ini, kepercayaan datang dari Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D., mantan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) yang kini menjabat sebagai Senior Eksekutif UNP, yang menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di Klinik Istano Pagaruyuang pada Selasa (1/7).

“Hari ini saya melaksanakan pemeriksaan jantung di RSUP Dr. M. Djamil. Saya sangat terkesan atas pelayanan dari petugas—mulai dari administrasi, perawat, hingga dokter. Kita melihat kini M. Djamil berubah; terjadi transformasi dari segi pelayanan maupun sarana prasarana, sangat menyenangkan. Masuk rumah sakit serasa masuk hotel,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keramahan dan profesionalitas tenaga medis yang ditemui, serta harapan terhadap arah pengembangan layanan digital di masa mendatang. “Para dokter di sini memiliki keahlian luar biasa. Berkomunikasi dengan mereka saja sudah terasa menyembuhkan. Saya yakin RSUP Dr. M. Djamil akan terus bertransformasi, termasuk dalam digitalisasi layanan yang bisa diakses dari mana saja,” lanjutnya.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyambut baik kedatangan dan kepercayaan yang diberikan oleh Prof. Ganefri. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Prof. Ganefri. Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami dan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, berstandar tinggi, dan berbasis bukti ilmiah kepada seluruh masyarakat, tanpa terkecuali,” sebutnya.

Ia menegaskan RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya menjadi pilihan utama bagi masyarakat Sumatera Barat dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan mereka. “Kepercayaan dari tokoh-tokoh penting seperti Prof. Ganefri semakin memperkuat posisi RSUP Dr. M. Djamil sebagai pilar kesehatan terkemuka di wilayah ini,” tegas Dovy.

Diketahui, Klinik Istano Pagaruyuang merupakan layanan unggulan RSUP Dr. M. Djamil yang dirancang untuk memberikan pengalaman berobat yang lebih cepat, mudah, dan nyaman. Dengan sistem layanan satu pintu yang terintegrasi dari rawat jalan, rawat inap, hingga tindakan medis dan penunjang, klinik ini didukung oleh tim dokter spesialis yang bekerja secara kolaboratif sesuai standar pelayanan terbaik.(*)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45