RSUP Dr. M. Djamil Melepas Dua Peserta Fellowship Terapi Sistemik Onkologi Toraks

RSUP Dr. M. Djamil melepas dua peserta program Fellowship Terapi Sistemik Onkologi Toraks yang telah menyelesaikan pendidikan mereka selama periode 1 Februari 2025 hingga 31 Juli 2025. Kedua dokter spesialis paru tersebut adalah dr. Bobby Hasibuan, Sp.P, yang berasal dari RSUD Pandan Tapanuli Tengah, dan dr. Iqbal Maulana, Sp.P, dari RSUD H. Hanafie Muaro Bungo.

Acara pelepasan ini berlangsung di Ruang Kerja Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dan dihadiri oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, Ketua KSM Paru dr. Afriani, Sp.P (K)Onk, PIC Fellowship Terapi Sistemik Onkologi Toraks dr. Sabrina Ermayanti, Sp.P (K), FISR, dan Sub Komite Pendidikan Dokter Komkordik dr. Irvan Medison, Sp.P (K), MARS.

Dalam sambutannya, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras kedua peserta selama mengikuti program fellowship. “Program fellowship ini merupakan salah satu komitmen RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Sumatera Bagian Tengah untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di bidang onkologi,” ujar dr. Maliana.

Ia menambahkan fokus utama dari program ini adalah percepatan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam memberikan layanan onkologi, khususnya terapi sistemik untuk kasus kanker toraks. Kanker toraks, yang meliputi kanker paru dan kanker di area dada lainnya, merupakan salah satu jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian yang cukup tinggi.

“Oleh karena itu, ketersediaan dokter spesialis dengan keahlian khusus di bidang terapi sistemik onkologi sangatlah krusial untuk meningkatkan harapan hidup pasien,” ungkapnya.

Dengan selesainya program ini, diharapkan dr. Bobby Hasibuan dan dr. Iqbal Maulana dapat segera menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh di daerah masing-masing. “Keberadaan mereka akan memperkuat pelayanan onkologi di RSUD Pandan Tapanuli Tengah dan RSUD H. Hanafie Muaro Bungo, sehingga masyarakat di wilayah tersebut tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan penanganan kanker yang komprehensif,” harap dr. Maliana.

Ia menegaskan RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen untuk terus membuka program-program fellowship lainnya. “Ini guna mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas SDM kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya untuk layanan-layanan spesifik yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tukasnya.(*)

Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45