Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), melakukan kegiatan telusur ke unit pelayanan anak, Selasa (30/9). Kegiatan telusur ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan manajemen untuk memastikan standar mutu pelayanan, khususnya di ruang perawatan kritis untuk pasien anak dan bayi.
Fokus dari kunjungan lapangan ini adalah meninjau kesiapan dan operasional Ruang Family Care Center yang diperuntukkan bagi pasien non-JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Ruangan ini terletak berdekatan dengan Ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit).
Bestari mengungkapkan inisiatif Family Care Center ini penting untuk memberikan opsi dan kenyamanan lebih bagi keluarga pasien yang memilih jalur non-JKN, tanpa mengurangi kualitas penanganan medis.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pasien, baik JKN maupun non-JKN, mendapatkan pelayanan terbaik. Dengan adanya Family Care Center, kami berharap orang tua pasien non-JKN dapat merasa lebih tenang dan lebih dekat memantau perkembangan buah hati mereka yang sedang dalam perawatan intensif,” ujar Bestari didampingi manajemen RSUP Dr. M. Djamil.
Setelah meninjau Family Care Center, telusur dilanjutkan ke ruangan PICU (Pediatric Intensive Care Unit), ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan ruangan SCN (Special Care Nursery). Dalam setiap ruangan, Bestari berinteraksi langsung dengan perawat, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan lainnya.
Menanggapi kegiatan telusurnya, Bestari mengatakan telusur ini bertujuan untuk memastikan mutu pelayanan tetap prima, mengevaluasi alur kerja di lapangan, dan mengidentifikasi potensi hambatan atau kekurangan yang mungkin terjadi sebelum dilaporkan oleh pasien atau keluarga.
“Telusur ini adalah mekanisme kontrol internal kami. Kami ingin memastikan setiap prosedur dilakukan sesuai standar, baik dari sisi medis maupun keperawatan. Kehadiran saya dan tim di sini juga sebagai bentuk dukungan moril kepada para staf yang bekerja 24 jam di garis depan penanganan kasus-kasus kritis,” tegasnya.
Ia menambahkan, umpan balik dari tim medis di lapangan menjadi kunci untuk pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Hasil dari telusur ini akan ditindaklanjuti dengan rencana perbaikan ke depannya.
“Kegiatan telusur rutin oleh jajaran direksi merupakan salah satu bentuk akuntabilitas manajemen rumah sakit dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan predikat mutu pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” tukas Bestari. (*)