Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Yudisium Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) Periode I Tahun 2026, Rabu (11/2). Di hadapan para lulusan yang memadati Aula Student Center Prof. dr. M. Syaaf, Kampus Jati, ia menegaskan peran para dokter baru tersebut sebagai jawaban atas kepercayaan besar masyarakat terhadap sistem rujukan medis di Sumatera Barat dan nasional.
Dalam arahannya, Dirut menginstruksikan agar setiap lulusan tidak hanya mengandalkan kemahiran klinis. Tetapi juga memegang teguh etika dan empati sebagai wajah baru pelayanan kesehatan masa depan.
“Sebagai rumah sakit pendidikan utama sekaligus pusat rujukan di regional, RSUP Dr. M. Djamil memegang dua amanah besar yang tidak terpisahkan. Yakni memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat dan memastikan proses pendidikan dokter berjalan dengan mutu akademik yang unggul,” tuturnya.
Ia menegaskan dalam fungsi sebagai teaching hospital, pihak manajemen berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang kaya akan kasus, diskusi ilmiah yang hidup, serta penerapan praktik kedokteran berbasis bukti. “Para residen dipandang bukan sekadar peserta didik, melainkan mitra strategis dalam membangun budaya akademik, riset, dan peningkatan kualitas layanan di rumah sakit,” tegas Dirut.
Peran sebagai jejaring rujukan, sebutnya, menuntut kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi, respons cepat, serta kemampuan kolaborasi lintas disiplin. “Setelah menyandang gelar spesialis dan subspesialis, tanggung jawab profesional yang diemban akan semakin luas. Dokter masa kini dituntut untuk menjunjung tinggi etika, memiliki kepekaan sosial, serta mampu berkomunikasi dengan empati,” ucap Dovy.
Ia pun mendorong para lulusan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat mengingat dunia kedokteran terus berkembang secara eksponensial. “Ke depan, masa depan RSUP Dr. M. Djamil sebagai teaching hospital akan sangat ditentukan oleh kekuatan riset para klinisinya. Rumah sakit menargetkan peningkatan kontribusi publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi, lahirnya inovasi berbasis pelayanan, serta tumbuhnya kolaborasi riset multidisiplin dengan jejaring global,” harap Dirut.
Dovy juga menaruh perhatian besar pada distribusi dokter spesialis di daerah. “Dengan harapan semangat pengabdian para lulusan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan berkualitas di luar kota besar,” ucap Dovy.
Menambahkan hal tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unand Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp. Onk (K), FACS, FFSTEd juga menyatakan kolaborasi erat antara FK Unand dan RSUP Dr. M. Djamil telah berhasil menciptakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Oleh karena itu, kami berharap para lulusan tidak hanya terampil dalam prosedur medis, tetapi juga mahir dalam kepemimpinan klinis dan manajemen pelayanan kesehatan, sehingga mampu menjadi motor penggerak perubahan di instansi tempat mereka mengabdi nantinya,” tukasnya.(*)