RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan layanan kesehatan, pendidikan kedokteran, serta inovasi teknologi bedah melalui penyelenggaraan The ASEAN Center of Excellence (COE) Program and Symposium on Minimally Invasive Colorectal Surgery yang digelar di Auditorium Lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, pada Sabtu (6/6).
Kegiatan ilmiah internasional yang disponsori oleh Kementerian Kesehatan RI, Kolegium Bedah Indonesia, dan Johnson & Johnson MedTech Indonesia ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit Kementerian Kesehatan tersebut dalam memperkuat jejaring kolaborasi dengan para ahli bedah kolorektal terkemuka di kawasan Asia Pasifik sekaligus mempercepat transformasi layanan bedah minimal invasif di Indonesia.
Simposium menghadirkan narasumber utama President of Asia Pacific Federation of Coloproctology, Dato’ Luqman Mazlan, MD, yang membagikan berbagai perkembangan terkini dalam bidang bedah kolorektal modern. Dalam paparannya, Dato’ Luqman membahas dua topik penting, yakni Robotic Colorectal SurgerydanEnhanced Recovery After Surgery in Colorectal Surgery, yang saat ini menjadi standar praktik bedah modern di berbagai pusat layanan kesehatan dunia.
Selain sesi ilmiah, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang komprehensif melalui pelaksanaan live surgery berupa tindakan laparoscopic low anterior resection (MIS LAR). Operasi tersebut dilakukan langsung oleh Dato’ Luqman Mazlan, MD bersama Kepala Departemen Bedah Digestif RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. M. Iqbal Rivai, Sp.B, Subsp.BD(K), dan disaksikan oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan serta fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis tentang perkembangan teknologi bedah minimal invasif, tetapi juga dapat mengamati secara langsung penerapan teknik operasi modern yang mengutamakan presisi, keamanan pasien, serta percepatan pemulihan pascaoperasi.
Selain Dato’ Luqman Mazlan, MD, juga menghadirkan narasumber dr. Rini Suswita, Sp.B (K)BD memaparkan New Guideline Updates for Rectal Anastomisis dan dr. Irwan, Sp.B, Subsp.BD(K) memaparkan New Guideline Updates for Metastatectomy in Colorectal Surgery.
Kepala Departemen Bedah Digestif RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. M. Iqbal Rivai, Sp.B, Subsp.BD(K), mengatakan penyelenggaraan simposium dan program ASEAN Center of Excellence merupakan bagian dari langkah strategis rumah sakit dalam membangun pusat unggulan bedah minimal invasif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Transformasi spesifik layanan endo-laparoskopi RSUP Dr. M. Djamil kami arahkan menjadi Indonesian Center for Minimally Invasive Surgery (ICMIS). Tujuannya adalah menjadikan rumah sakit ini sebagai pusat pendidikan nasional yang menjadi tempat belajar bagi residen bedah, peserta pelatihan, hingga fellowship dari seluruh Indonesia melalui kolaborasi dengan Kolegium Bedah dan kurikulum yang terstandardisasi,” ujar Dr. dr. Iqbal.
Menurutnya, pengembangan ICMIS tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang bedah minimal invasif. RSUP Dr. M. Djamil memiliki visi yang lebih luas untuk menjadi pusat rujukan dan pusat pembelajaran yang diakui secara regional maupun global.
“Kami menargetkan ICMIS dapat berkembang menjadi benchmark centre untuk minimal invasive surgery, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga kawasan Asia Tenggara, Asia Pasifik, hingga tingkat dunia. Karena itu, kolaborasi dengan para ahli internasional seperti yang dilakukan hari ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi tersebut,” katanya.
Penyelenggaraan ASEAN Center of Excellence Program and Symposium on Minimally Invasive Colorectal Surgery menjadi bukti nyata komitmen RSUP Dr. M. Djamil dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi mutakhir sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu kedokteran. Melalui sinergi dengan institusi dan pakar internasional, RSUP Dr. M. Djamil terus bergerak menuju standar pelayanan kesehatan kelas dunia demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (*)