RS M. Djamil terus memperkuat langkah transformasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, dan inovasi melalui keterlibatannya dalam Proyek Teaching Hospital Referral Upgrading and System Transformation (TRUST). Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran jajaran direksi RS M. Djamil dalam kegiatan Appraisal Mission For TRUST bersama Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta, pada Senin (22/6).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian dan pembahasan proyek strategis yang bertujuan memperkuat kapasitas rumah sakit pendidikan dan sistem rujukan nasional. Selain RS M. Djamil, kegiatan ini juga diikuti oleh tujuh rumah sakit Kementerian Kesehatan lainnya yang menjadi bagian dari program transformasi kesehatan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua hadir didampingi Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS dan Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo. Kehadiran jajaran direksi menjadi bentuk keseriusan rumah sakit dalam mengawal setiap tahapan pelaksanaan proyek yang diharapkan mampu memberikan dampak besar terhadap peningkatan mutu pelayanan dan pengembangan rumah sakit di masa depan.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan Proyek TRUST merupakan bagian dari transformasi besar yang tengah dijalankan rumah sakit untuk memperkuat perannya sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama yang mampu mengintegrasikan pelayanan, pendidikan, penelitian, dan inovasi dalam satu ekosistem yang modern dan berstandar internasional.
“Proyek TRUST menjadi momentum penting bagi RS M. Djamil untuk semakin memperkuat kapasitas sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama yang unggul. Kami ingin menghadirkan sistem yang mampu mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, dan inovasi dalam satu ekosistem yang modern, efektif, serta berstandar internasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun dunia pendidikan kesehatan,” ujar Dovy.
Turut dihadiri Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, Sesditjen Keslan dr. Sunarto, M.Kes, Project Team Leader Asian Infrastruktur Investment Bank (AIIB), Deni Fauzi, Direktur Pembiayaan dan Hibah Luar Negeri Bappenas, Setyawati, ST, M.NatResEcon, dan perwakilan Kemenkeu Ahmad Royani.
Ia menjelaskan melalui proyek tersebut, RS M. Djamil akan melakukan penguatan sarana dan prasarana layanan, termasuk pembangunan Gedung Critical Medical Unit (CMU) dan Gedung Non JKN. Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin kompleks.
Menurutnya, pembangunan kedua gedung tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat keselamatan pasien, serta menghadirkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman. “Melalui pembangunan Gedung CMU dan Gedung Non JKN, RS M. Djamil berupaya meningkatkan kualitas layanan yang lebih cepat, aman, terintegrasi, dan berstandar internasional. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai dan sesuai dengan perkembangan teknologi kesehatan saat ini,” tambahnya.
Dovy menegaskan proyek TRUST tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. “Tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kapasitas rumah sakit dalam menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian,” sebutnya.
Kegiatan Appraisal Mission menjadi tahapan penting dalam memastikan kesiapan setiap rumah sakit peserta dalam melaksanakan program transformasi yang telah dirancang. Melalui pembahasan bersama AIIB dan Kementerian Kesehatan, berbagai aspek strategis mulai dari kesiapan infrastruktur, operasional, tata kelola hingga keberlanjutan program dievaluasi guna memastikan proyek dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dengan keterlibatan aktif dalam Proyek TRUST, RS M. Djamil semakin menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi rumah sakit pendidikan dan rujukan yang unggul, modern, serta berdaya saing global. Transformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran RS M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan, pendidikan, penelitian, dan inovasi yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.(*)