Halalbihalal Departemen Ilmu Bedah, Momentum Penguatan Sinergi RSUP Dr. M. Djamil-FK Unand

RSUP Dr. M. Djamil terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat dengan membangun jejaring kolaborasi yang kokoh bersama institusi pendidikan, khususnya Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sinergi antara kedua lembaga tersebut bukan sekadar kerja sama institusional, tetapi menjadi amanah besar dalam membangun ekosistem pelayanan, pendidikan, dan penelitian yang unggul serta berintegritas.

“Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa pelayanan kesehatan terus berkembang selaras dengan kemajuan ilmu kedokteran dan kebutuhan masyarakat,” kata Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, pada kegiatan Halalbihalal Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran/RSUP Dr. M. Djamil, Minggu (29/3).

Dalam kegiatan Halalbihalal ini turut dihadiri jajaran Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedoktera Unand/RSUP Dr. M. Djamil.

dr. Maliana menekankan kerja bersama ini memiliki nilai strategis jangka panjang. “Kita tidak hanya berbicara tentang pelayanan hari ini, tetapi juga tentang masa depan, tentang bagaimana kita menyiapkan generasi dokter yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Ia menambahkan pembinaan karakter menjadi elemen yang tak terpisahkan dalam pendidikan kedokteran. “Karena dokter yang baik tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga mampu memberikan pelayanan dengan empati dan keikhlasan,” tutur dr. Maliana.

Momentum Halalbihalal tersebut menjadi ruang yang penuh makna bagi seluruh civitas Departemen Ilmu Bedah. Kegiatan ini menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat, menjadi wadah untuk menyatukan kembali hati yang mungkin sempat berjarak, meluruhkan ego yang mungkin pernah mengeras, serta menyempurnakan ibadah dengan saling memaafkan. Dalam tradisi ini, hadir keyakinan bahwa kesempurnaan hubungan dengan Allah harus sejalan dengan kebaikan hubungan antarsesama manusia.

dr. Maliana menegaskan transformasi SDM kesehatan tidak bisa hanya bertumpu pada kemampuan klinis semata. RSUP Dr. M. Djamil sedang mendorong penguatan kompetensi holistik yang mencakup etika profesional, komunikasi efektif, hingga ketahanan mental tenaga kesehatan. “Pasien membutuhkan dokter dan tenaga medis yang mampu hadir bukan hanya sebagai penyembuh, tetapi juga sebagai pendamping dalam proses kesembuhan. Itu semua dimulai dari karakter,” katanya.

Ia juga menyampaikan rumah sakit berkomitmen memberikan ruang pembelajaran yang kondusif bagi peserta didik dan dokter muda. “Rumah sakit ini adalah laboratorium kehidupan. Setiap kasus, setiap pasien, setiap interaksi adalah proses pembentukan jati diri seorang dokter. Karena itu, suasananya harus kita jaga,” tegasnya.

dr. Maliana berharap agar kerja sama antara RSUP Dr. M. Djamil dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dapat terus dijaga dengan semangat saling menghormati dan saling menguatkan. “Mari kita terus menjaga sinergi ini. Karena pada akhirnya, keberhasilan kita tidak diukur dari apa yang kita bangun hari ini, tetapi dari warisan kebaikan yang kita tinggalkan untuk generasi berikutnya,” tutur dr. Maliana. (*)

Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45