RSUP Dr. M. Djamil terus menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan kedokteran dan peningkatan kualitas tenaga medis di Indonesia. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan pada Rabu (22/4), ketika Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Yudisium Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Periode II Tahun 2026 yang digelar di Aula Student Center Prof. dr. M. Syaaf.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka. Capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dedikasi tinggi selama menempuh proses pendidikan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga dan lingkungan yang telah memberikan dukungan penuh sepanjang perjalanan akademik.
“RSUP Dr. M. Djamil, sebagai rumah sakit pendidikan, menyambut kehadiran para lulusan baru ini dengan optimisme tinggi untuk bersama-sama melanjutkan pengabdian di bidang pelayanan kesehatan. Peran rumah sakit pendidikan tidak hanya sebatas memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pendidikan kedokteran. Oleh karena itu, sinergi antara rumah sakit dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan,” kata Dirut saat memberikan sambutan.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi tenaga medis yang profesional, menjunjung tinggi etika, serta memiliki empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, para dokter muda diharapkan terus mengembangkan kompetensi diri seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
“Dengan bekal ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Andalas, kami percaya para lulusan mampu beradaptasi dengan cepat dalam berbagai situasi medis yang dinamis serta menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang. Profesi kedokteran adalah panggilan mulia yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp.Onk(K), FACS, FFSTEd dalam sambutannya menyampaikan yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda kesiapan lulusan untuk memasuki fase pengabdian yang sesungguhnya di dunia kedokteran. “Tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga para lulusan dituntut tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, integritas, dan kemampuan komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan profesi dokter menempatkan kemanusiaan sebagai nilai utama. Oleh karena itu, setiap lulusan diharapkan mampu menjaga empati, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus belajar sepanjang hayat untuk mengikuti perkembangan ilmu kedokteran yang dinamis.
Selain itu, Dekan FK Unand menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit pendidikan seperti RSUP Dr. M. Djamil dalam mencetak dokter yang kompeten dan siap pakai. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil secara klinis.
“Kami berharap agar para lulusan mampu menjadi duta almamater yang membawa nama baik institusi, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional,” harap Dekan FK Unand ini. (*)