Tenaga Non PNS Terima Paket Sembako

HumasRSMDJ — Sebanyak 1200 paket bantuan sembako dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterima tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan di lingkungan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Bantuan paket tersebut diserahkan langsung Anggota Komisi IX DPR RI Dapil 1 Sumbar, dr, Syuir Syam, M. Kes.

Penyerahan secara simbolis oleh mantan Walikota Padang Panjang itu disambut langsung Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Umum (SPU) RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Rabu (4/11).

 “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian bersama khusunya bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan yang juga terdampak Covid-19,” ujarnya dr. Suir Syam.

 Diakuinya, saat ini belum ada satupun negara yang berhasil dalam perjungan melawan Covid-19 yang telah memberikan dampak secara global terhadap perekonomian.”Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan tentunya kami berharap masyarakat untuk terus mendukung upaya bersama melawan Covid-19,” pungkasnya sembari berpesan untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Direktur SPU RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan dan non kesehatan di rumah vertikal tersebut. Sebagai rumah sakit pemerintah yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tentunya bantuan ini sangat berarti bagi kami di sini, apalagi tengah masa kita bersama berjuang melawan Covid-19 ini,” katanya sembari berharap Angota DPR RI asal Sumbar itu untuk membantu penambahan alat ventilator (alat bantu pernafasan).

Ucapan syukur dan terimakasih juga terucap dari Elsa Novita salah seorang staf RSUP Dr . M. Djamil. Ia merasakan kebahagian atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi diri dan keluarganya. (Humas/Viz)

RSUP Dr. M. Djamil Tambah Ruang ICU Pasien Covid-19

HumasRSMDJ —Gubernur Sumbar, Prof Dr. Irwan Prayitno, Psi M.Sc melihat langsung kesiapan ruangan Instalasi Pelayanan Jantung (IPJT) RSUP Dr. M Djamil Padang yangdijadikan tempat isolasi ICU Covid-19, Jumat (16/10). Gedung pengembangan ruangan isolasi itu nantinya menyediakan 68 tempat tidur dari 36 tempat tidur untuk pasien Covid-19 dengan status berat.

Diakui Gubernur Sumbar, melihat grafik kasus pandemi Covid-19 terus meningkat di Sumbar. Menurutnya rumah sakit berpotensi kekurangan ruangan perawatan untuk pasien Covid-19 dengan status berat.

“Tadi sudah sama-sama kita tinjau langsung, kesiapan ruangan perawatan untuk pasien Covid -19 di RSUP M Djamil ini dengan status berat. Tujuannya jelas tentunya untuk melayani pasien Covid-19 yang dirujuk ke rumah sakit ini,” ucapnya.

Tidak hanya kesiapan rumah sakit, ia menyebutkan pemerintah juga menyiapkan Asrama Haji untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19. Dengan pengembangan ruangan yang dilakukan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan RSUP Dr. M. Djamil Padang.

“Kami pemerintah sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan M. Djamil, sehingga resiko kematian khusunya bagi pasien Covid-19 dapat dicegah, ” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan Sp. B, Sp. BA (K) MARS mengakui, saat ini kasus berat pasien Covid-19 cukup banyak, sehingga pihaknya melakukan pengembangan dan penambahan ruangan isolasi ICU.

“Sekarang kita lihat dan saksikan bersama, terus terjadi peningkatan pasien Covid-19 di Sumatera Barat. Oleh karena itu RSUP M Djamil menyiapkan tambahan 68 tempat tidur lagi untuk ruangan ICU, di samping ruangan Isolasi yang sudah ada,” ucapnya.

Direktur Utama mengungkapkan, bagi pasien Covid-19 yang di rawat di ruang ICU terus dimonitor selama 24 jam dengan tenaga ahli yang memadai di bidangnya. Di samping itu setiap pasien akan dimonitor dengan CCTV.

Dokter spesialis bedah anak itu juga mengungkapkan, RSUP M Djamil pada saat ini mengalami peningkatan pasien 200-300 pasien Covid-19 dengan status sedang hingga berat dibandingan pada Maret-Juni 2020.

“Sebelumnya pasien diruangan ICU kita tidak penuh. Sejak tingginya penambahan Covid-19 ruangan ICU kita menjadi penuh. Dari 176 tempat tidur, 92 persennya sudah berisi. Oleh karena itu, kehadiran tambahan ruangan ICU ini diharapkan dapat mempercepat penyembuhan pasien Covid-19,” ungkapnya.

Ia juga berharap dan terus menyeru kepada masyarakat untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan, semua itu tidak lepas dari upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. (Humas/Viz)

Kampanye Cuci Tangan RSUP Dr. M. DjamiL

HumasRSMDJ — Setiap tanggal 15 Oktober, diperingati sebagai hari cuci tangan sedunia.Peringatan ini ditujukan dalam rangka menurunkan angka penyebaran virus yang ditularkan oleh tangan.

RSUP Dr. M. Djamil dalam peringatan hari cuci tangan ini mengajak danmengkampanyekan kembali pentingnya cuci tangan ini.

Ketua Komite Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) RSUP Dr. M. Djamil Padang, dr. Rolaini Rasyid, M. Biomed, peringatan hari cuci tangan berawal dari niat untuk menurunkan angka kematian balita.

Yang ditengarai oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaui organisasi WHO di canangkanlah cuci tangan sebagai pencegah penularan infeksi.

Kegiatan yang di selenggarakan di RSUP Dr. M. Djamil menyesuaikan dengan masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini dan dianggap relevan untuk meningkatkan kepatuhan mencuci tangan.

Cuci tangan merupakan salah satu dari tiga item protocol kesehatan pencegahan Covid-19,  cuci tangan sangat diperlukan untuk mengurangi paparan penyebaran virus. Jika semua pihak rajin menerapkan cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker, maka hal ini merupakan proteksi terhadap diri dan bagi orang lain dari ancaman virus Covid-19.

Dalam kampanye kali ini, PPI sebagai garda depan mengkampanyekan cuci tangan menyasar poliklinik, ruang bangsal perawatan.Semua itu bertujuan mengingatkan kembali bahwa tanggal 15 Oktober adalah hari cuci tangan. Dan juga kepada pasien dan keluarga juga dilakukan edukasi cara mencuci tangan yang efektif.

Harapannya, semua pihak menjadi tahu pentingnya cuci tangan dan melaksanakannya. Memberi contoh kepada teman, keluarga dan masyarakat. (Humas/Viz)

Webinar World Safety Patien Day 2020

Kampanye global yang mengusung tema “Speak Up for Patient Safety” (Keselamatan Tenaga Kesahatan Keselamatan Kita Semua) Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran keselamatan tenaga kesehatan dan pasien, serta mendorong untuk menunjukkan komitmen bersama mewujudkan layanan kesehatan yang lebih aman.

RSUP Dr. M. Djamil Padang menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan pasien lewat serangkaian acara dan campaign yang berlangsung sejak tanggal 17 September hingga 24 September 2019.

Sesuai dengan tema campaign, RSUP Dr. M. Djamil mengajak partisipasi dari pasien dan para dokter serta staf pendukung lainnya untuk lebih aktif dalam memperhatikan keselamatan pasien.

Sebagai pasien, hal ini dapat diwujudkan dengan menyampaikan informasi kesehatan yang benar dan lengkap kepada dokter saat berkonsultasi, dan turut berpartisipasi aktif dalam proses perawatannya.

Salam sehat untuk kita semua, patuhi protokol kesehatan demi menyelamatkan kita dari pandemi yang sedang terjadi saat ini.

Mari kita patuhi 3M dimanapun berada : Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.

MCU Bakal Calon Kepala Daerah Cakada

HumasRSMDJ —- Bakal Calon Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota di Sumatera Barat menjalani tes kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di RSUP Dr. M. Djamil Padang.Pelaksanan MCU di mulai sejak Senin (7/9) hingga Kamis (10/9).

Seluruh bakal calon yang sudah mendaftar itu sedikitnya mengikuti 33 item pemeriksaan. Yang terbagi ke dalam tiga kategori yakni pemeriksaan fisik, psikis dan tes narkoba.

Tidak hanya itu bagi setiap bakal calon sebelum pelaksanaan MCU juga dipastikan hasil pemeriksaan Covid-19 negatif. Hasil pemeriksaan dari sekitar 100 bakal calon akan diserahkan ke KPU dan selanjutnya diputuskan kelayakan atau tidaknya untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

Pengambilan Sumpah ASN/PNS di Lingkungan RSUP Dr. M. Djamil

HumasRSMDJ —- Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M. Djamil Padang, Dr.dr. Dpvy Djanas, SpOG (K) pimpin pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara/ Pegawai Negeri Sipil (ASN/PNS) di lingkungan RSUP.

Pengambilan sumpah terhadap 41 tenaga kesehatan itu dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di Auditorium Lantai IV Gedung Adminstrasi, Jumat (28/8),

Dalam sambutannya, Drektur SPU menyampaikan ucapakn selamat kepada ASN yang baru diambil sumpahnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersyukur atas kesempatan yang diberikan.

“Tentu kita berharap ASN yang sudah diambil sumpah ini menjadi kekuatan bersama terutama untuk aspek pelayanan di M. Djamil ini, kami jajaran direksi akan memfasilitasi dan tentunya harus berkomitmen sebagai ASN untuk melaksanakan kewajiban dan haknya,” ucapnya sembari mengucapkan selamat.

Direktur SPU itu juga mengingatkan, peningkatan pelayanan kesehatan bukan hanya di lihat dari aspek kemegahan bangunan, tetapi tanpa adanya SDM yang unggul maka tidak akan berjalan maksimal.

Bekerja di sini berbicara tentang pelayanan publik, secara humanistik bagaimana semua pihak untuk melayani pasien, keluarga pasien terlayani dengan baik, dan itu yang terpenting,” ujar dr. Dovy sembari berpesan kepada 41 ASN yang dilantik untuk mempedomani aturan ASN, profesional dalam bekerja dan meluruskan niat agar pekerjaan yang dilakukan menjadi ladang ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (Humas/Viz)

Penutupan Pelatihan Komunikasi Efektif

HumasRSMDJ — Selama lima hari, sejumlah tenaga kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang melaksanakan pelatihan komunikasi efektif yang di mulai sejak Senin (20/7) dan berakhir Jumat (24/7) lalu.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Auditorium Lantai IV, RSUP Dr. M. Djamil Padang, dipandu Master Of Training Susi Suzana dari BKOMP Pelkes. Pelatihan tersebut disertifikasi pusdiklat mutu, BPPSDMK Kemenkes RI nomor 359/H/A.P/III tahun 2020.

“Kami mengapresiasi semangat dari para peserta yang mengikuti pelatihan selama lima hari ini, kita bersyukur kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, semoga kedepannya lebih baik,” kata Susi Suzana.

Meri Handayani salah seorang peserta merasa beruntung mendapatkan pelatihan komunikais tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat apalagi baginya yang bekerja di bidang pelayanan dan bekomunikasi langsung dengan pasien maupun keluarga pasien.

“Kami sangat bersyukur, semoga ilmu yang kami dapatkan dapat diterapkan di unit kami masing-masing,” pungkasnya.

Dengan disampikannya hasil penilaian terhadap peserta yang diikuti 30 orang tenaga kesehatan, kegiatan ditutup langsung oleh di Kepala Bagian Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Diklit) Ns. Hendria Putra, M. Kep, SpKMB. (Humas/Viz)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45