Tim Visitasi Transplantasi Ginjal dari Kemenkes RI Kunjungi RSUP Dr M Djamil

Ketua Tim Visitasi : RSUP Dr M Djamil sudah rapi, hal itu dapat dilihat dari telah dilakukannya 14 kali Transplantasi Ginjal

RSMDJ —- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil menerima kunjungan tim visitasi transplantasi ginjal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Rabu (22/6). Bertempat Aula Gedung Administrasi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menilai kelayakan RSUP Dr M Djamil sebagai penyelenggara transplantasi ginjal. Visitasi tersebut dilakukan oleh tim dari Kemenkes RI, bersama Komite Transplantasi Nasional yang diketuai Prof dr Budi Sampurna SH SpF(K) SpKP DFM .

Dihadapan tim visitasi Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, yang diwakili Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr. Rose Dinda Martini, SpPD, FINASIM K-GER, menjelaskan RSUP Dr M Djamil sudah mulai melakukan transplantasi ginjal sejak tahun 2015. Layanan transplantasi organ tersebut dilaksanakan dengan supervisi dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Kita sudah mulai melakukan transplantasi ginjal dengan bimbingan RSCM selalu mendampingi kami dan sudah melakukan sebanyak 14 kali,” ucapnya.

Pihaknya berharap agar RSUP Dr M Djamil agar segera ditetapkan sebagai salah satu penyelenggara transplantasi organ, agar ke depannya bisa melakukan transplantasi ginjal secara mandiri.

“Manajemen rumah sakit sudah menyatakan kesiapan, serta mempersiapkan segala kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk sumber daya manusia (SDM) untuk pengembangan pelayanan transplantasi ini,” ujar dr Rose.

Sementara itu, Ketua Komite Transplantasi Nasional, Prof dr Budi Sampurna SH SpF(K) SpKP DFM dalam sambutannya menyebutkan visitasi tersebut sebagai bentuk upaya menilai kelayakan RSUP untuk melaksanakan proses transplantasi ginjal secara mandiri sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

“Saya kira M Djamil termasuk rumah sakit yang sudah rapi hal itu dibuktikan dengan telah dilaksanakan sebanyak 14 transplantasi, arti sudah bisa dikatakan mampu jalan sendiri,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Tidak hanya Prof Budi, tim visitasi juga dihadiri anggota Komite Transplantasi Nasional dan Kemenkes RI, yakni Dr. dr Nur Rasyid, SpU(K), dr Revi Oktapratiwi, Dr dr Maruhun BonarHasiholan Marbun, SpPD-KGH, Eli Sprika Siboro, Amd.Kep, SKM, Cindi SH, MARS.

Pada kesempatan tersebut, turut hadiri jajaran direksi RSUP Dr M Djamil, Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSUP Dr M Djamil, RSUP HAM dr. Harnavi Harun, Sp.PD KGH, FINASIM beserta anggota, ketua divisi dari ilmu kedokteran terkait, serta jajaran manajemen rumah sakit.

Sebagaimana diketahui, visitasi transplantasi ginjal ini dilaksanakan dalam tiga kelompok, yaitu administrasi dan manajemen SDM, teknis pelayanan, serta advokasi. Tim visitasi teknis pelayanan juga turun ke lapangan untuk mengecek alur pelayanan transplantasi ginjal di RSUP Dr M Djamil Padang.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penyampaian hasil visitasi, yang selanjutnya akan menjadi dasar penetapan penyelenggara transplantasi organ oleh Menteri Kesehatan RI. (RSMDJ/Khairian) 

RSUP Dr M Djamil Komit Bangun Lingkungan Sehat Dan Penerapan Perilaku Peduli Lingkungan

Wagub Sumbar : RSUP Dr M Djamil telah Melakukan Transformasi Lingkungan dengan Sangat Baik

RSMDJ — Gelaran peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni diperingati secara meriah di RSUP Dr M Djamil Padang. Manajemen Rumah Sakit Vertikal rujukan untuk Sumatera bagian Tengah itu komitmen menciptakan lingkungan sehat dan membudayakan perilaku yang berbasis ramah lingkungan.

Puncak kegiatan tersebut digelar Jumat (17/6) di taman poliklinik rawat jalan dan halaman taman rawat inap bedah RSUP Dr M Djamil. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Ir. Siti Aisyah, M.Si didampingi jajaran Direksi RSUP Dr M Djamil Padang.

Atas nama Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr.dr Dovy Djanas SpOG, KFM menuturkan Civitas Hospitalia RSUP M Djamil Padang komit bangun lingkungan sehat bebas plastik, dengan menggunakan tumbler serta melakukan penanaman pohon hijau di lingkungan rumah sakit serta membudayakan perilaku peduli lingkungan.

Dikatakannya dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia bertema ‘Only One Earth’ pihaknya akan terus mengavokasi dan mengedukasi perubahan transformasi lingkungan secara global.

“Perayaan ini mampu membuka mata kita bahwa dengan menjaga lingkungan merupakan kewajiban kita, kegiatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian dalam memperbaiki kondisi alam saat ini,” terangnya disela-sela kegiatan.

Menurutnya, lingkungan yang kumuh akan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat, ini merupakan salah satu faktor yang menjadi pendorong untuk membuat lingkungan sehat dan nyaman, membuka ruangan hijau yang disiapkan dengan masterplan ramah lingkungan.

Kemudian, ia meminta setiap kita mengubah gaya hidup dari hal yang kecil-kecil, seperti mulai memakai tumbler, membudayakan tidak memakai kantong plastik.

“Hal ini harus kita contohkan dalam bentuk perilaku dan tindakan. Seperti nanti ketika ada rapat kita akan menyediakan air minum dan peserta menggunakan tumbler,” katanya sembari mengucapkan rasa syukur atas dukungan dan kunjungan Wakil Gubernur Sumbar dalam puncak kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menyampaikan Sumbar berkomitmen melakukan kegiatan seperti pembagian tempat sampah untuk mobil angkutan, mobil pribadi, mobil umum, dan penggunaan tumbler.

Menurut Wagub, RS M Djamil Padang telah melakukan transformasi lingkungan dengan sangat baik. Hal tersebut tampak dari tampilan fisik lingkungan rumah sakit sudah banyak taman, tanaman, ikan-ikan cupang dengan tanamannya dan lain sebagainya.

“Kita dapat melihat tranformasi yang dilakukan RSUP Dr M Djamil terhadap kepedulian dalam menjaga lingkungan ini, penguraan penggunaan plastik, penggunaan tumbler, taman yang asri, penanaman pohon dan lainnya,” pungkasnya.

Tidak hanya di RSUP Dr M Djamil Padang, pihaknya berharap nantinya Sumbar juga akan menerapkan hal yang sama, sehingga hal ini dapat mempercepat pergerakan mengurangi sampah plastik dan kegiatan ramah lingkungan lainnya.

Dalam hal ini Wakil Gubernur sangat mendukung penuh komitmen dari RSUP M Djamil yang juga sejalan dengan harapan perubahan Sumbar untuk menjadi provinsi yang bebas sampah plastik. 

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis tumler kepada karyawan RSUP Dr M Djamil, penanam pohon serta penandatanganan komitmen bersama RSUP Dr M Djamil menuju Rumah Sakit Ramah Lingkungan. (RSMDJ/Khairian)

Studi Tiru Pengembangan Geriatri, RSUD Puri Husada Tembilahan Kunjungi RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan Indragiri Hilir Provinsi Riau melakukan kunjungan ke RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (10/6).

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Direktur RSUD Puri Husada, dr. Saut Pakpahan di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Dovy Djanas SpOG-KFM.

Kedatangan rombongan tersebut disamping memperkuat kerja sama yang sudah terbangun selama ini, juga bertujuan untuk meninjau langsung pelayanan geriatri yang ada di RSUP Dr M Djamil Padang.

“Tentu kunjungan ini sangat berarti bagi kami, sebenarnya kami sudah lama ingin ke sini (RSUP-red), namun terkendala Pandemi, sehingga baru sekarang niat itu tersampaikan,”ujar Direktur RSUD Puri Husada, dr Saut Pakpahan dalam temu ramah yang digelar di Ruang Rapat Direksi RSUP Dr M Djamil Padang.

Diungkapkannya, saat ini pihaknya telah mengirim tenaga dokter untuk didik di RSUP Dr M Djamil Padang dalam Program Pendidikan Profesi Dokter (PPDS) dan kedatangan rombongan tersebut juga dalam rangka memberikan semangat kepada rekan sejawat yang tengah menempuh Pendidikan tersebut.

“PPDS kami saat ini ada di Patalogi Anatomi dan mata, dan tentunya juga berharap untuk diberikan kemudahan dalam proses pendidikannya, mengingat saat ini kondisi kami (RSUD-red) sangat membutuhkan tenaga sejawat kami tersebut,”harap dr Saut.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini di RSUD Puri Husada belum membuka layanan geriatri dan momentum kunjungan tersebut dapat dimanfaat sebaiknya untuk meninjau langsung layanan geriatri yang ada di RSUP Dr M Djamil, sehingga dapat membuka layanan tersebut di RSUD Puri Husada.

“Kami di Puri Husada akan memulai membuka layanan geriarti, makanya kami perlu banyak-banyak berkunjung ke sini, sehingga nanti dapat menjadi layanan unggulan di RS kami, dan tentunya bantuan RSUP Dr M Djamil sangat kami butuhkan,”tuturnya sembari mengatakan akan terus meningkatkan komunikasi dengan manajemen RSUP Dr M Djamil padang.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr Dovy Djanas SpOG-KFM menyambut gembira kunjungan rombongan dari RSUD Puri Husada. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas kesempatan dan kunjungan  yang dipimpin Direktur RSUD Puri Husada ke RSUP Dr M Djamil.

 “Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan kepada Bapak Direktur beserta rombongan ke RSUP kami, kami berharap semoga komunikasi kita dapat terus terjalin dengan baik, dan kami beserta manajemen siap membantu hal-hal yang dapat dibantu dalam rangka untuk pengembangan RSUD Puri Husada menjadi lebih baik,”pungkasnya.

Setelah melakukan temu ramah, rombongan juga berkesempatan langsung mengunjungi poliklinik geriatri. (RSMDJ/Khairian)

Implementasi Kelas Rawat Inap Standar

Kunker Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden

RSMDJ— Dalam rangka melakukan kunjungan kerja, RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) beserta tim yang bdipimpin langsung oleh dr. Noch T Mallisa, Jumat (3/6).

Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring sekaligus melakukan peninjauan kelayakan layanan berbasis Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Tenaga Ahli tersebut disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang beserta dewan direksi dan jajaran civitas hospitalia.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS, mempresentasikan tentang Kriteria Kelas Rawat Inap Standar dan masterplan RSUP Dr M Djamil dan dilanjutkan dengan tanya jawab dan arahan dari Tenaga Ahli KSP. Usai gelaran pertemuan dilanjutkan dengan telusur lapangan dan melihat langsung kondisi ruang rawat inap dan rencana pengembangan. (RSMDJ/Khairian)

Kunjungan Direktur Peningkatan Mutu Nakes dalam Rangka Bimtek Akreditasi Institusi

RSMDJ — Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Ir. Doddy Izwardy,MA melakukan kunjungan kerja sekaligus dalam rangka sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Akreditasi Institusi RSUP Dr M Djamil.

Kegiatan bimbingan teknis tersebut di buka oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Kamis (2/6) di Auditorium Lantai IV, diikuti oleh jajaran pimpinan dan koordinator unit yang ada di lingkup RSUP Dr M Djamil Padang.

Ns. Hendria Putra, M. Kep, SpKMB selaku Koordinator Bagian Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan (Diklit) menjelaskan bahwa kegiatan bimtek tersebut merupakan salah satu upaya pemenuhan peraturan perundang-undangan bahwa setiap instutusi Pendidikan harus terakreditasi Kemenkes RI.

“Tentunya bimtek ini sangat penting bagi kita dalam rangka peningkatan mutu di RSUP Dr M Djamil Padang, “tuturnya.

Direktur RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS menuturkan dan berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan yang digelar dengan serius. Sehingga nantinya dapat mengimplementasikannya dengan baik.

“Bimtek ini merupakan kegiatan dalam upaya mewujudkan pelayanan yang bermutu tertama di diklit, Akreditasi diklit bertujuan untuk mendapatkan pengakuan secara penuh dari Kemenkes sebagai legulator penyelenggara pelatihan yang terstandar,” katanya.

Untuk itu dikatakannya, dalam rangka memperoleh pengakuan akreditasi diklit maka pimpinan beserta staff berusaha semaksimal mungkin dalam penyiapan dan pemenuhan standar akreditasi. Akreditasi diklit sangat penting dalam upaya berkelanjutan program pendidikan dan pelatihan.

“Kita berharap dapat terakreditasi secara paripurna, dan tentunya kita mengucapkan terimakasih kepada Bapak Doddy Izwardi selaku direktur peningkatan mutu tenaga kesehatan atas kesediaan waktu, perhatian dan kebijaksanaan untuk membimbing kami, ”harap dr. Yusirwan.

 Sementara itu Direktur peningkatan mutu tenaga kesehatan Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy,MA mengapresiasi semangat dan komitmen civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil untuk mewujudkan kemajuan di RSUP Dr M Djamil Padang. (RSMDJ/Khairian)

Kebersamaan dan Keabraban untuk Kemajuan RSUP Dr M Djamil

Halal Bi Halal Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan keakraban, Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang laksanakan Halal Bi Halal yang digelar di Labuhan Sundai, Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (28/5) dimulai dengan keberangkatan di halaman RSUP Dr M Djamil Padang menggunakan 5 unit bus pariwisata. Dilanjutkan dengan perjalanan laut lebih kurang 15 menit menggunakan kapal kecil di Pelabuhan Tarusan menuju Kawasan Labuhan Sundai.

Sesampai di lokasi dilanjutkan dengan gelaran kegiatan pembukaan, dilanjutkan dengan acara senam bersama, outbone dan kegiatan lainnya. Suasana keakraban dan kebersamaan sangat kentara dalam kegiatan Dharma Wanita RSUP Dr Djamil tersebut. Para peserta yang hadir sekitar 200 peserta tersebut semakin semarak kerena setiap peserta menggunaakan dresscode putih dan hijab biru.

“Tentunya kita berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang semakin kuat dan bersatu, apalagi ini momentum yang tepat di hari kemenangan usai kita melaksanakan ibadah Ramadhan satu bulan penuh, semoga kegiatan dan kebersamaan ini makin kokoh dan solid,” tutur Ketua Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Mendhel Yanti MARS, FISQua.

Salah seorang peserta Sucitri Handalia merasakan kebahagiaan dan kebersamaan dalam gelaran kegiatan tersebut, ia berharap semoga dikesempatan yang mendatang kegiatan kebersamaan tersebut terus dapat dilaksanakan. (RSMDJ/Khairian)

Idul Fitri Momentum Memperkuat Silaturahmi

Halal Bi Halal Karyawan Pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang

RSMDJ— Bulan Syawal merupakan momentum yang tepat untuk saling memaafkan atas segala kesalahan dan khilafan, momentum hari kemenangan tersebut dimanfaatkan karyawan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang menggelar kegiatan Halal bi Halal di Auditorium Lantai IV, Kamis (26/5).

Memangkat tema “Dengan semangat Idul Firti, kita perkokoh silaturahmi dan kebersamaan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang” kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil periode 2005-2009 dr. H Suchyar Iskandar M. Kes yang juga selaku dewan pembina pensiunan serta Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS.

Kegiatan yang dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Idrawati, dilanjutkan dengan hantaran kata dari Ketua pengurus pensiunan RSUP Dr M Djamil, Pipit Mutya SKM. Sambutan Dewan Pembina, Serta tausiah oleh Ustadz Fajril Huda dan sambutan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil.

“Tentunya di momentum hari kemangan ini sudah sangat selayaknya kita bersyukur dan diberikan kesempatan untuk dapat menggelar kegiataan dan silaturrahmi antar sesama pensiunan M Djamil,” kata Pipik Mutya, Ketua pengurus pensiunan di hadapan para pensiunan yang hadir dikegiatan tersebut.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat memperkokoh silaturahmi sesama pensiunan serta bersyukur diberikan fasilitas oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil.

“Kita bersyukur diberikan fasilitas dan dapat menggelar kegiatan ini, berharap di masa yang akan datang kegiatan seperti ini dapat kita gelar secara berkala,”harapnya.

Dewan pembinan karyawan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang Dr. H Suchyar Iskandar M. Kes berharap para pensiunan dapat semakin solit dan memperkuat silaturrahmi dengan mengagendakan kegiatan rutin dan wirid pengajian.

Sementara itu Ustadz Fajril Huda dalam tausiahnya mengangkat tema tentang meraih kebahagiaan di masa pensiunan, hal itu dapat dilakukan dengan selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, suka berinfak dan bersedekah.

“Sedekah itu bukan saja soal materi, bertemu dengan saudara penuh senyuman adalah sedekah, hal itu dalam rangka menjaga hati tetap menjadi baik, mari bersama kita gunakan masa pensiunan untuk kebaikan dan meningkatkan ketaqwaan kita,”serunya sembari menutup tausiah dengan untaian doa bersama.

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS menegaskan pihaknya akan mendukung dan menfasilitasi kegiatan para pensiunan, hal itu semata untuk menjaga kebersamaan dan untuk kemajuan RSUP Dr M Djamil Padang.

Setelah rangkian acara dilanjutkan dengan kegiatan temu ramah, hiburan dan makan siang bersama. (RSMDJ/Khairian)

Cegah Kematian Ibu dan Anak dengan Sisrute Ponek Terintegrasi

Dinkes Sumbar : Kami menyambut baik adanya pengembangan Sisrute Ponek

RSMDJ — Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil Padang gelar kegiatan Penguatan Ponek Terintegrasi Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Gedung adminstrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Selasa (17/5).

Kegiatan yang diikuti Perwakilan rumah sakit dan Dinkes se-Sumbar dibuka langsun Direktur pelayana medik, keparawatan dan penunjang RSUP Dr M Djamil, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-Ger, FINASIM.

Dalam kesempatan itu dipaparkannya, Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat, jumlah kasus kematian ibu dan bayi di Sumbar mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2021 di banding tahun 2020.

Dikatakan dr Rose, ada dua penyebab utama dari peningkatan jumlah kasus kematian ibu dan bayi, yaitu penyebab langsung dan tidak langsung. Untuk penyebab langsung, kasus kematian ibu dan bayi didominasi oleh kasus positif Covid-19 dan pendarahan.

“Tentunya peningkatan jumlah kasus kematian ibu dan bayi tersebut sangat memprihatinkan. Selain itu berdasarkan indikator nasional, angka kematian ibu dan bayi sangat tinggi, termasuk Sumbar,” jelasnya.

dr Rose mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam rangka menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah meningkatkan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek) yang terstruktur dan terintegrasi di seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi Sumbar.

“Jadi kami menyelenggarakan kegiatan peningkatan dan penguatan pelayanan Ponek atau pelayanan bagi ibu-ibu hamil yang berisiko agar ibu dan anak selamat dalam proses persalinan dan lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) se-Sumbar,” katanya.

Ditambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri telah menargetkan kepada pemerintah daerah untuk sesegera mungkin menurunkan angka kematian ibu dan bayi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk rumah sakit yakni di bawah 2 persen.

Untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi tersebut maka layanan Ponek dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned) di tingkat Puskesmas harus diintegrasikan agar ibu dan bayi bisa selamat dalam proses persalinan dan lainnya.

Ia mengungkapkan, RSUP dr. M. Djamil Padang sebagai rumah sakit pengampu di Provinsi Sumbar selalu siap jika nanti rumah sakit dan puskesmas di daerah ingin berkonsultasi terkait permasalahan kesehatan ibu dan bayi.

“Kan ibu hamil yang berisiko ditangani terlebih dahulu di tingkat bidan atau puskesmas, jika nanti ibu hamil itu memiliki gejala kesehatan yang parah dan berisiko, tentu harus segera dirujuk ke rumah sakit daerah atau ke RSUP,” ujar Rose.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada semua pihak agar jangan terlambat membawa pasien ibu dan bayi ke RSUP dr. M. Djamil Padang agar ibu dan bayi tersebut bisa diselamatkan.

Sementara itu Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumbar Fionaliza dalam sambutannyamengungkapkan factor kematian ibu pada tahun 2021 didominasi oleh positif Covid-19, pendarahan dan hipertensi, sedangkan untuk bayi, penyebab kematian disebabkan oleh salah satunya Asfiksia.

Dijelaskan, berbagai upaya telah dilakukan baik dari Kemenkes maupun Dinkes berupa kebijakan transformasi kesehatan yang salah satunya transformasi pada rujukan.

“Kami menyambut baik adanya pengembangan dari Sisrute Ponek ini. Dan kami berharap dengan kegiatan ini, Sisrute bisa menekan kematian ibu dan bayi akibat faktor langsung dan tidak langsung,” tukasnya. (RSMDJ/Khairian)

SOSIALISASI : Perwakilan rumah sakit dan Dinkes se-Sumbar mengikuti kegiatan Penguatan Ponek Terintegrasi Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Provinsi Sumbar di RSUP dr. M. Djamil Padang.

“World Hearing Day” Ayo Peduli Kesehatan Pendengaran

“To Hear for life, listen with care”.

RSMDJ — Dalam rangka memperingati Hari Pendengaran Sedunia 2022 (World Hearing Day) Bagian THT-KL RSUP Dr M Djamil Padang gelar serangkaian kegiatan.

Rangkaian kegiatan peringatan tersebut juga bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan Bedah Kepala Leher Indonesia (PERDAHI-KL) Cabang Sumatera Barat. Untuk tahun ini  World Hearing Day 2022 mengangkat tema “To Hear for life, listen with care”.

“Ya ini merupakan rangkain kegiatan peringatan hari pendengaran sedunia yang jatuh setiap 3 Maret,  banyak rangkaian kegiatan yang kita gelar, termasuk hari ini lomba edukasi melaui podcast,”ujar Dr dr Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) FICS KSM THT-KL RSUP Dr M Djamil, Rabu (30/3).

Diakuinya, permasalahan gangguan pendengaran merupakan masalah besar yang terjadi di Indonesia. Untuk itu pihaknya mengundang siswa sekolah, melakukan edukasi tentang permasalahan gangguan pendengaran.

“Kita mengundang sekolah di kota Padang, melakukan edukasi, aksi bersih telinga, dan hari ini kita melakukan edukasi secara nasional melalui podcast yang kita rekam dan ditayangkan di chanel Youtube kita dan siapa yang terbaik itulah menjadi pemenang,” terangnya.

Dr Bestari berharap bahwa kegiatan tersebut bukan hanya perlombaan, namun diharapkan para siswa mampu dan mengerti untuk peduli pendengaran sehingga dapat melakukan edukasi dilingkungan tentang pentingnya menjaga pendengaran.

Diungkapnnya, hampir 30 persen penduduk di Kota Padang mengalami gangguan pendengaran mulai ditingkat ringan sedang maupun berat. Hal itu dipicu dari gaya hidup yang tidak normal seperti mendengarkan music keras lebih dari 10 jam, penggunaan headset, infeksi dan factor pemicu lainnya.

“Untuk kami mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli menjaga kesehatan pendengaran dan menghindari factor-faktor pemicu gangguan pendengaran tersebut,”tuturnya.

Annisa Khalifa, salah seorang siswa SMA 5 kota Padang mengaku sangat senang dengan gelaran kegiatan dan edukasi kesehatan pendengaran yang digelar. Menurutnya hal itu sangat penting mengingat banyak hal yang belum diketahuinya tentang factor-faktor penyebab gangguan pendengaran.

“Sangat senang dan sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman, semoga kita semua terjaga dan terbebas dari gangguan pendengaran,”cetus siswa kelas XI itu. (RSMDJ/Khairian)

BIGStar RSUP Dr M Djamil Raih “Most Voted Innovators”

BIGStar Lolos 5 Terbaik di ajang “Health Innovation Sprint Accelerator 2022″

RSMDJ —- RSUP Dr M Djamil Padang menoreh prestasi nasional melalui Big Data In Support Of Analytical Research (BIGStar). Inovasi ini meraih penghargaan Most Voted Innovators pada Demo Day “Health Innovation Sprint Accelerator 2022“.

Helatan ini sendiri diadakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi-Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan tersebut diterima langsung  Direktur Umum, SDM, Pendidikan RSUP Dr M Djamil, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM dan diserahkan oleh Chief of DTO Kemenkes, Setiaji di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (24/3).

“Rasa syukur kami akan keberhasilan inovasi dan kreasi dari RSUP Dr M Djamil ini mendapatkan penghargaan Most Voted Innovators. Tentunya raihan ini dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumbar,” kata Direktur Umum, SDM, Pendidikan RSUP Dr M Djamil, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM.

Project Leader BIGStar ini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub Sumbar, Direksi, manajemen, tenaga medis, dan paramedis RSUP Dr M Djamil, tim BIGStar serta staf atas dukungan terhadap inovasi BIGStar ini.

“Tentunya kepada semua pihak yang memberikan dukungan pada saat pengumpulan vote,” ucapnya.

Inovasi BIGStar ini, sebut dr. Dovy, merupakan bank data RSUP Dr M Djamil yang merangkum ekstraksi data rekam medis yang dimaknai ke dalam variabel-variabel penelitian. Sehingga, dapat dimanfaatkan oleh peneliti baik internal maupun eksternal dalam melakukan penelitian.

“Jadi, para peneliti dalam mengumpulkan data cukup mengakses BIGStar tanpa perlu mengakses dokumen medis secara langsung,” tutur dr. Dovy.

Dr. Dovy mengatakan keunggulan BIGStar yakni data yang tersedia dalam jumlah besar hingga ribuan set. Penyediaan data tinggal ekstraksi via download data pada dashboard.

“Ekstraksi data cepat dan tepat serta tidak perlu mengakses dokumen medis secara langsung (dokumen medis rahasia),” papar Ketua POGI Sumbar ini.

Untuk diketahui, kata dr Dovy, inovasi BIGStar ini sudah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Bahkan, sudah terpublikasi di 10 publikasi internasional tahun 2021,” ungkapnya.

Dr Dovy menyebutkan rencana ke depannya baik internal, lokal maupun nasional dan internasional terhadap inovasi BIGStar ini. Untuk internal berupa mengembangkan dataset pada data pelayanan lainnya yaitu kanker, kardiovaskuler dan KIA.

“Meningkatkan penelitian staf dalam peningkatan pelayanan RSUP Dr M Djamil (dibuktikan dengan penelitian internasional terpublikasi),” sebutnya.

Untuk lokal, meningkatkan kerja sama lokal untuk membentuk academic health system. Tentunya melalui training kepada staf medis dan dosen FK Unand terkait penelitian. Meningkatkan kerja sama dan kolaborasi penelitian dengan institusi lokal dengan pemanfaatan BIGStar.

“Untuk nasional dan internasional berupa meningkatkan kerja sama dan kolaborasi penelitian dengan RS vertikal lainnya. Baik yang ada di Indonesia bahkan internasional dengan pemanfaatan BIGStar,” tegas dr Dovy.

Sementara Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengucapkan selamat kepada lima inovasi yang terpilih dalam Demo Day “Health Innovation Sprint Accelerator 2022”.

“Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memetakan dan menginkubasi inovasi-inovasi digital unggulan di bidang teknologi kesehatan. Tentunya ini dalam rangka membangun ekosistem inovasi,” ucapnya.

Ditambahkan Chief of DTO Kemenkes, Setiaji, ke depan, kelima tim ini akan diakomodir oleh Kemenkes dalam program regulatory sandbox.

“Ini untuk mengakomodasi upaya inovasi hingga hilirisasi produk yang tengah dikembangkan kepada masyarakat dan fasilitas kesehatan yang ada,” tuturnya.

Untuk diketahui, Health Innovation Sprint Accelerator 2022 ini telah berjalan sejak bulan Januari 2022, dan berhasil menjaring 105 inovasi bidang teknologi kesehatan.

Kemudian dikerucutkan menjadi 15 inovator yang diseleksi dan telah mengikuti roadshow di Medan, Bandung, Surabaya hingga Makassar pada 2 hingga 15 Maret 2022 lalu.(RSMDJ/Khairian/Rel)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45