RS M. Djamil Tanamkan Etika Klinis dan Profesionalisme kepada Dokter Muda

RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, etika, dan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Layanan Orientasi Informasi (LOI) Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas di Gedung Diklat RS M. Djamil, pada Selasa (30/6).

Dalam kegiatan tersebut, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi bertajuk “Membangun Etika Klinis dan Kompetensi di RS Pendidikan Utama Bertaraf Asia.” Materi tersebut menjadi bekal awal bagi para peserta didik profesi dokter sebelum menjalani proses pendidikan klinik di rumah sakit pendidikan utama.

Pada pemaparannya, dr. Maliana menjelaskan keberhasilan seorang dokter tidak hanya diukur dari kemampuan klinis yang dimiliki, tetapi juga dari integritas, etika profesi, kemampuan berkomunikasi, serta sikap yang ditunjukkan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. “Rumah sakit pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter calon dokter agar mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien,” tuturnya.

Ia menegaskan komunikasi yang efektif, edukatif, dan penuh empati merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan yang baik dengan pasien, keluarga pasien, maupun sesama tenaga kesehatan. Kemampuan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kompetensi seorang dokter dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan kesehatan yang kompleks.

“Kompetensi klinis harus berjalan beriringan dengan etika profesi. Seorang dokter tidak hanya dituntut mampu menegakkan diagnosis dan memberikan terapi yang tepat, tetapi juga harus mampu berkomunikasi secara efektif, memberikan edukasi yang mudah dipahami, serta menunjukkan empati kepada setiap pasien. Nilai-nilai inilah yang akan membentuk pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar dr. Maliana.

Selain menanamkan nilai profesionalisme, dr. Maliana juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan saling menghormati. Oleh karena itu, pentingnya membangun budaya anti-perundungan (anti-bullying) di lingkungan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim akademik yang kondusif.

Menurutnya, setiap peserta didik memiliki hak untuk belajar dalam suasana yang mendukung pengembangan kompetensi tanpa adanya intimidasi, diskriminasi, maupun tindakan perundungan dalam bentuk apa pun. Lingkungan pendidikan yang positif akan melahirkan tenaga medis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kolaboratif, dan berintegritas tinggi.

“Mari kita bersama-sama membangun budaya saling menghargai, saling mendukung, dan menolak segala bentuk perundungan. Rumah sakit pendidikan harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter dokter yang profesional serta berakhlak,” tambahnya.

Ia berharap seluruh peserta didik profesi dokter dapat memahami budaya organisasi, standar pelayanan, serta nilai-nilai profesional yang diterapkan di rumah sakit. “Bekal tersebut diharapkan mampu menjadi landasan dalam menjalani pendidikan klinik sekaligus mempersiapkan calon dokter yang kompeten, beretika, humanis, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” tukasnya.(*)

RS M. Djamil Tekankan Pentingnya Kepatuhan Berobat bagi Penyandang Epilepsi

RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan nasional di bawah Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan penyuluhan kesehatan bertajuk Mengenal Epilepsi yang dilaksanakan oleh Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan di ruang tunggu Instalasi Diagnostik Terpadu (IDT), Senin (29/6).

Kegiatan ini menghadirkan tim narasumber terdiri dari Devi Gusti Aini, Amrizal, Desmalinda Ali, dan Amrida. Penyuluhan diikuti oleh pasien serta keluarga pasien yang sedang menunggu pelayanan kesehatan, dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai epilepsi, sekaligus menghilangkan stigma yang masih melekat terhadap penyakit tersebut.

Dalam pemaparannya, Amrizal menjelaskan keberhasilan pengendalian epilepsi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat dan menerapkan pola hidup sehat. Obat antiepilepsi ini memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kestabilan aktivitas listrik di otak sehingga tidak terjadi kejang.

“Obat epilepsi ibarat satpam bagi otak. Tugasnya menjaga agar aktivitas listrik di otak tidak mengalami gangguan atau ‘korslet’. Karena itu, obat tidak boleh dihentikan secara mendadak. Menghentikan obat tanpa arahan dokter justru dapat meningkatkan risiko kejang yang lebih berat dibandingkan sebelumnya,” jelas Amrizal.

Ia menegaskan pasien harus mengonsumsi obat sesuai jadwal yang telah ditentukan. Untuk membantu menjaga kepatuhan, pasien disarankan memasang pengingat pada telepon genggam sesuai frekuensi minum obat. Selain itu, pasien juga tidak diperbolehkan menghentikan pengobatan secara mandiri meskipun sudah lama tidak mengalami kejang.

“Walaupun sudah bertahun-tahun tidak mengalami kejang, keputusan menghentikan obat hanya boleh dilakukan atas izin dokter spesialis saraf. Pasien juga tidak dianjurkan mengganti merek atau jenis obat secara sembarangan karena kadar obat dapat berbeda. Selalu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Amrizal juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik apabila muncul efek samping ringan pada awal penggunaan obat, seperti rasa kantuk, pusing ringan, atau mual, karena umumnya akan berkurang seiring waktu. “Namun, apabila muncul gejala serius seperti ruam di seluruh tubuh, mata menguning, tinja berwarna pucat, gangguan keseimbangan, maupun perubahan suasana hati yang berat hingga muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri, pasien diminta segera berkonsultasi ke dokter,” imbau Amrizal.

Selain kepatuhan terhadap pengobatan, penerapan gaya hidup sehat juga menjadi faktor penting dalam mengendalikan epilepsi. Amrizal menjelaskan terdapat beberapa pemicu kejang yang perlu dihindari, di antaranya kurang tidur, lupa mengonsumsi obat, stres berat, konsumsi alkohol, paparan cahaya berkedip bagi pasien yang sensitif, serta terlambat makan yang dapat menyebabkan kadar gula darah menurun.

“Kurang tidur merupakan musuh nomor satu bagi penderita epilepsi. Usahakan tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap hari. Begadang dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang. Begitu juga dengan lupa minum obat, stres berat, konsumsi alkohol, serta terlambat makan yang semuanya dapat menjadi pencetus kekambuhan,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, Amrizal turut memberikan edukasi tentang langkah yang harus dilakukan apabila pasien lupa mengonsumsi obat. Apabila baru teringat kurang dari enam jam dari jadwal seharusnya, obat dapat segera diminum. Namun apabila sudah lebih dari enam jam atau mendekati jadwal dosis berikutnya, pasien dianjurkan melewati dosis yang terlupa dan tidak menggandakan dosis selanjutnya. “Untuk mencegah kejadian serupa, penggunaan kotak obat harian, alarm pengingat, maupun bantuan anggota keluarga sangat dianjurkan,” sarannya.

Ia menekankan pengendalian epilepsi merupakan kombinasi antara kepatuhan terhadap terapi dan penerapan gaya hidup sehat. “Kontrol epilepsi sekitar 80 persen ditentukan oleh kepatuhan minum obat dan 20 persen dipengaruhi oleh gaya hidup sehat. Pasien memegang kendali terhadap keberhasilan pengobatannya. Namun perlu diingat, edukasi ini bersifat umum. Jenis obat, dosis, maupun anjuran khusus bagi setiap pasien dapat berbeda sehingga tetap harus mengikuti instruksi dokter spesialis saraf yang merawat,” pungkasnya.(*)

Microsoft Office LTSC Premium 64bits Officially Activated Oinstall.exe Russian Retail (RARBG)

Poster
🗂 Hash: 78c3ae0a023366b4b5508954cdc052b8Last Updated: 2026-06-27
  • Processor: 1 GHz processor needed
  • RAM: 4 GB recommended
  • Disk space: Required: 64 GB

Microsoft Office offers powerful solutions for work, study, and creativity.

Microsoft Office stands out as one of the leading and most reliable office software packages, featuring all necessary resources for efficient management of documents, spreadsheets, presentations, and more. Suitable for both expert-level and casual tasks – in your house, school, or work premises.

What tools are included in Microsoft Office?

  • Slide object grouping

    Enables better management and alignment of elements within PowerPoint slides.

  • Images in Excel cells

    Makes it easy to visually enhance spreadsheets with embedded images.

  • Red Dot Design Award

    Celebrates excellence in Office’s modern user interface design.

  • Live captions in PowerPoint

    Add real-time subtitles during presentations to increase accessibility and audience engagement.

  • Teams integration

    Seamlessly integrate communication and collaboration tools with Office apps in Microsoft Teams.

Microsoft Visio

Microsoft Visio is an application specifically created for visual modeling, diagramming, and schematic design, useful for showing elaborate information in an accessible and structured form. It is uniquely suited for representing processes, systems, and organizational architectures, visual schemes of IT infrastructure or technical design drawings. It offers an abundant collection of pre-made components and templates, easily moved onto the work area and linked with each other, creating clear and understandable schematics.

Microsoft Access

Microsoft Access is a capable database system designed for creating, storing, and analyzing structured information. Access is a good choice for creating small local databases or more complex business management tools – for cataloging customer info, inventory, order history, or financial data. Linking with other Microsoft services, that includes Excel, SharePoint, and Power BI, improves data processing and visualization functions. Thanks to the synthesis of strength and reasonable price, Microsoft Access stays the ideal solution for users and organizations demanding dependable tools.

Power BI

From Microsoft, Power BI offers a powerful platform for business analytics and data visualization intended to streamline scattered data into easy-to-understand, interactive dashboards and reports. It is oriented towards analysts and data specialists, targeting non-technical users who need accessible tools for analysis without deep technical understanding. With Power BI Service, cloud-based report publication is seamless, refreshed and reachable globally on different devices.

Microsoft Outlook

Microsoft Outlook acts as a reliable email client and personal organizer, optimized for managing electronic mails efficiently, calendars, contacts, tasks, and notes within a compact, user-friendly interface. For a long time, he has served as a reliable tool for corporate communication and organization, primarily in a professional environment, emphasizing time management, structured communication, and teamwork. Outlook grants robust capabilities for email management: covering everything from email filtering and sorting to setting up auto-responses, categories, and rules.

  • Script to patch license server URLs to local loopback
  • Download clean keygen – tested on multiple devices
  • Keygen application designed for rapid and reliable serial generation
  • Patch-only downloads – skip bulky installers

Microsoft Office LTSC Premium 64bits Officially Activated Oinstall.exe Russian Retail (RARBG)

Poster
🧩 Hash sum → fc770f00bbdcf4aeda05fc09d99263c3 — Update date: 2026-06-23
  • Processor: 1 GHz CPU for patching
  • RAM: 4 GB to avoid lag
  • Disk space: Required: 64 GB

Microsoft Office is a powerful set for work, studying, and creative expression.

As a leading office suite, Microsoft Office is trusted and widely used around the world, providing all the essentials for effective document, spreadsheet, presentation, and other work. Effective for both expert tasks and everyday needs – at home, during school hours, or at work.

What software is included in Microsoft Office?

  • AI-powered grammar and clarity suggestions

    Helps improve writing quality in Word by analyzing tone, style, and grammar.

  • Password-protected documents

    Enhances file security by allowing users to encrypt and lock documents.

  • Handwriting and drawing tools

    Use a stylus or finger to take notes and annotate content in Office apps.

  • Free educational licensing

    Students and educators can access Office apps and cloud services at no cost.

  • Free educational licensing

    Students and educators can access Office apps at no cost.

Microsoft Publisher

Microsoft Publisher provides an intuitive and cost-effective solution for desktop publishing, aimed at producing high-quality printed and digital content there’s no need for complex graphic software. Unlike traditional word processors, publisher enables users to fine-tune element positioning and improve their design process. The program features an array of pre-designed templates and modifiable layout arrangements, allowing users to rapidly begin their work without design experience.

Microsoft Access

Microsoft Access is a powerful data management system designed to create, store, and analyze structured datasets. Access is perfect for creating tiny local databases and highly sophisticated business systems – to facilitate client management, inventory control, order tracking, or financial analysis. Working in conjunction with Microsoft solutions, with Excel, SharePoint, and Power BI included, amplifies the potential for data processing and visualization. Because of the combination of high performance and low cost, users and organizations who need dependable tools still favor Microsoft Access.

Microsoft Word

A versatile word processing application for document creation and editing. Offers a wide range of tools for working with textual data, styles, images, tables, and footnotes. Facilitates live teamwork with built-in templates for speedy start. With Word, you can quickly and easily create documents from scratch or use one of many pre-made templates, from cover letters and resumes to detailed documents and invitations. Formatting and styling: fonts, paragraphs, indents, line spacing, lists, headings, and overall styles, helps make documents clear and professional.

  1. Keygen tool offering fast and reliable serial key generation
  2. Universal activator compatible with multiple software license types
  3. License updater software for easy license transfer between PCs
  4. Product key finder compatible with multiple OS versions

Hollow Knight: Silksong Cracked Keys FitGirl Repack

Poster
📎 HASH: 0ab1886a38a2467ede14b2363f9c60b7 | Updated: 2026-06-22
  • Processor: Intel i7 / Ryzen 7 for Ultra settings
  • RAM: 16 GB or higher for smooth 1440p
  • Disk Space: required: fast PCIe 4.0 drive
  • GPU: RTX 4080 / RX 7900 XTX recommended for Ultra

Discover a vast, haunted kingdom of bugs and heroes in this highly anticipated sequel to the epic action-adventure. Play as Hornet, Princess Protector of Hallownest, who has been captured and brought to a strange, unfamiliar world. You must battle lethal foes and solve ancient mysteries as you ascend on a deadly pilgrimage to the peak of the realm. Master a whole new suite of agile acrobatics, lethal silk abilities, and powerful tools to survive a beautiful, interconnected landscape.

  • Dynamic scale lock ensuring maximum frame stability without image loss
  • Hollow Knight: Silksong Steam Rip Save Fix Desktop Terabox
  • Anti-piracy trigger neutralizing tool ensuring uninterrupted game story modes
  • Hollow Knight: Silksong Crack Status Compressed Repack +Patch PC Reddit
  • Game license override tool – works even after official updates
  • Hollow Knight: Silksong Desktop Version

https://rsdjamil.co.id/trainers/gothic-1-remake-cracked-no-virus-terabox/

Gothic 1 Remake Cracked no Virus Terabox

Poster
🧾 Hash-sum — 3895182b39ce75b1f239533f9ddd0104 • 🗓 Updated on: 2026-06-23
  • Processor: 4.0 GHz+ boost clock recommended
  • RAM: high-speed DDR5 memory preferred
  • Disk Space:70 GB free space for full installation
  • Graphic Processor: RTX 3060 or RX 6600 for minimum settings

Return to the unforgiving Mining Valley of Khorinis in this complete, modern reimagining of the iconic European role-playing classic. Trapped beneath an impenetrable magical barrier, you must navigate a dangerous hierarchy of rival convict camps to survive the harsh reality. Engage in a deeply rewarding, skill-based tactical combat system where every weapon swing requires precise timing and strategic positioning. Every decision you make and alliance you forge permanently alters the delicate balance of power within this dark, atmospheric prison colony.

  • Audio extractor utility for ripping lossless game soundtracks
  • Gothic 1 Remake Keys Windows Version 2026
  • Controller deadzone layout mapper fixing analog stick-drift inputs on old games
  • Gothic 1 Remake Repack Torrent Download FREE
  • Battle pass reward auto-unlocker for offline profiles
  • Gothic 1 Remake Cracked +Day 1 Patch for PC

https://rsdjamil.co.id/emulators/system-information-for-windows-siw-portable-product-key-universal-x32-x64-clean-github/

How to Install Kimi-K2.7-Code Full Method

How to Install Kimi-K2.7-Code Full Method

Using Docker is the absolute quickest way to install this model on your local machine.

Use the instructions provided below to complete the setup.

Hands-free setup: the system self-downloads the heavy model files.

The smart installation system will instantly find the perfect configuration for your specific hardware.

🔐 Hash sum: 91c79368de0142937a43abf290380dc9 | 📅 Last update: 2026-06-24
  • CPU: AVX2/AVX-512 instruction set required for llama.cpp
  • RAM: 32 GB or higher for smooth 32k context lengths
  • Storage:100 GB free space for HuggingFace cache folder
  • Graphics: 12 GB VRAM minimum required for basic quantization

Kimi-K2.7-Code is a large language model specifically optimized for code generation and software development tasks. It leverages an innovative architecture that combines attention mechanisms with efficient memory usage, enabling it to handle complex programming languages while maintaining fast inference speeds. The model supports a broad spectrum of multilingual coding environments, making it a versatile tool for global development teams. In benchmarks, Kimi-K2.7-Code achieves state-of-the-art scores in code completion, bug fixing, and refactoring challenges.

Parameter Count 7.5B
Training Tokens 3 trillion
Supported Languages 30
Inference Speed >200 tokens/s

Developers can integrate the model via standard APIs for seamless workflow incorporation.

  • Texture file size reducer using customized lossy compression algorithms
  • Deploy Kimi-K2.7-Code Locally via LM Studio One-Click Setup
  • Crack tool bypasses all online digital rights verification
  • How to Deploy Kimi-K2.7-Code Windows 10 Full Speed NPU Mode Local Guide FREE
  • Unlocked game profile downloader with 100% completion saves
  • Kimi-K2.7-Code Using Pinokio No Python Required Complete Walkthrough
  • Cinematic black bars removal script for 21:9 ultra-wide displays
  • Quick Run Kimi-K2.7-Code Offline on PC Dummy Proof Guide Windows

RS M. Djamil Dorong Lansia Tetap Aktif Melalui Latihan Penguatan Otot

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia lanjut, RS M. Djamil melalui Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Pentingnya Latihan Penguatan Otot pada Lansia” di Instalasi Rehabilitasi Medik. Kegiatan ini diikuti oleh pasien, keluarga pasien, serta masyarakat yang sedang berada di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif yang rutin dilaksanakan RS M. Djamil.

Penyuluhan menghadirkan narasumber dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Nidya Khaireza, Sp.KFR. Dalam paparannya, dr. Nidya menjelaskan proses penuaan menyebabkan massa dan kekuatan otot mengalami penurunan secara bertahap. Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya keseimbangan tubuh, meningkatnya risiko jatuh, hingga timbulnya nyeri pada sendi, terutama lutut dan punggung bawah. “Oleh karena itu, latihan penguatan otot menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan secara rutin agar lansia tetap mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri,” ucapnya.

Menurutnya, banyak masyarakat yang masih menganggap nyeri sendi sebagai bagian yang tidak dapat dihindari dari proses penuaan. “Padahal, dengan latihan yang tepat dan dilakukan secara konsisten, kekuatan otot di sekitar sendi dapat meningkat sehingga mampu mengurangi beban pada persendian, memperbaiki keseimbangan, serta meningkatkan kualitas hidup lansia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Nidya juga menjelaskan pemilihan jenis latihan harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu. Bagi lansia yang memiliki keluhan nyeri lutut maupun nyeri punggung, aktivitas dengan benturan rendah lebih dianjurkan dibanding olahraga yang memberikan tekanan berlebih pada sendi.

“Salah satu bentuk latihan yang sering direkomendasikan oleh dokter rehabilitasi medik adalah berenang atau berjalan di dalam kolam karena air membantu menopang berat badan sehingga tekanan pada sendi menjadi lebih ringan, namun otot tetap bekerja secara optimal,” ucap dr. Nidya.

Selain memilih jenis latihan yang tepat, dr. Nidya menekankan pentingnya menerapkan tiga aturan emas dalam berolahraga agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal tanpa meningkatkan risiko cedera. Ketiga prinsip tersebut adalah melakukan latihan secara rutin, memulai gerakan dengan tempo yang pelan dan terkontrol, serta mengenali batas kemampuan tubuh sehingga tidak memaksakan diri ketika muncul rasa nyeri atau kelelahan berlebihan.

“Kekuatan otot tidak datang dalam semalam. Namun dengan meluangkan waktu sekitar 15 menit saja, dua hingga tiga kali dalam seminggu, lansia sedang membangun penyangga alami yang akan membantu melindungi lutut seumur hidup,” ujar dr. Nidya Khaireza, Sp.KFR.

Ia menambahkan latihan penguatan otot tidak selalu membutuhkan alat khusus maupun intensitas yang berat. Gerakan sederhana yang dilakukan secara benar, bertahap, dan berkesinambungan justru memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan latihan yang terlalu berat tetapi tidak dilakukan secara konsisten. “Dengan otot yang lebih kuat, lansia memiliki keseimbangan yang lebih baik, lebih percaya diri dalam beraktivitas, serta memiliki risiko jatuh yang lebih rendah,” ucapnya.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, RS M. Djamil berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan pada usia lanjut tidak hanya bergantung pada pengobatan ketika sakit, tetapi juga melalui perubahan gaya hidup yang lebih aktif dan sehat. Edukasi kesehatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif, sehingga masyarakat dapat menikmati masa lanjut usia yang tetap sehat, mandiri, dan produktif.(*)

RS M. Djamil dan Pemkab Kepulauan Mentawai Perkuat Kolaborasi Penguatan Layanan dan SDM Kesehatan

RS M. Djamil terus memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis dengan berbagai pemerintah daerah di wilayah kerjanya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit rujukan nasional tersebut dalam meningkatkan pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi daerah kepulauan dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan lanjutan.

Pada Senin (29/6), RS M. Djamil menerima kunjungan kerja Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH, yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi rumah sakit tersebut. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membahas penguatan kerja sama layanan kesehatan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan RS M. Djamil, terutama dalam aspek rujukan pasien, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan penelitian bidang medis.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas kunjungan tersebut. RS M. Djamil sebagai rumah sakit milik Kementerian Kesehatan RI ini memiliki mandat penting dalam mendukung penguatan layanan kesehatan di daerah, tidak hanya melalui pelayanan klinis, tetapi juga melalui pendampingan tata kelola dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di rumah sakit daerah.

“Sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan RI, RS M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan nasional memiliki tanggung jawab dalam mendukung penguatan kapasitas rumah sakit daerah, baik dari sisi tata kelola, sumber daya manusia, hingga pelayanan klinis,” ujar Direktur Utama RS M. Djamil dalam pertemuan tersebut.

Ia menambahkan tantangan geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menjadikan kebutuhan akan sistem rujukan yang kuat dan terintegrasi semakin mendesak. “Oleh sebab itu, sinergi antara rumah sakit pusat rujukan dengan pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, jajaran direksi dan manajemen RS M. Djamil juga memaparkan profil rumah sakit, termasuk kapasitas layanan, fasilitas unggulan, serta rencana  pengembangan masterplan rumah sakit. Paparan tersebut mencakup peran RS M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan nasional yang tidak hanya melayani pasien dari Sumatera Barat, tetapi juga dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera bagian tengah dan barat.

Pertemuan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara RS M. Djamil dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kerja sama ini mencakup layanan kesehatan rujukan, pemenuhan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan penelitian di bidang kesehatan yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan di daerah.

Penandatanganan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH. Turut disaksikan jajaran direksi RS M. Djamil beserta manajemen dan Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai Lahmuddin, SKM, SIP, MIP, MKM.

Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan RS M. Djamil dalam menjalin kolaborasi yang lebih luas. Kerja sama ini sangat penting mengingat kondisi geografis Kepulauan Mentawai yang menantang dalam akses pelayanan kesehatan lanjutan.

“Terima kasih atas sambutan yang diberikan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Mentawai, terutama dalam peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan,” ujar Bupati.

Ia juga menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah mengembangkan program ambulans laut sebagai sarana rujukan pasien dari pulau-pulau ke Kota Padang, khususnya ke RS M. Djamil. “Program ambulans laut ini kami hadirkan untuk memastikan masyarakat di pulau-pulau terpencil tetap mendapatkan akses rujukan yang cepat. Biaya kami tanggung 100 persen melalui pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan setelah kerja sama ini terjalin, pihaknya berharap adanya perhatian khusus dan penguatan layanan bagi pasien asal Kepulauan Mentawai yang dirujuk ke RS M. Djamil. “Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Mentawai dapat meningkat secara signifikan, terutama dalam penanganan kasus-kasus yang membutuhkan layanan medis lanjutan di rumah sakit rujukan nasional,” harapnya. (*)

RS M. Djamil Tunjukkan Kesiapan Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Lewat Proyek TRUST

RS M. Djamil menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem layanan kesehatan nasional melalui Proyek Teaching Hospital Referral Upgrading and System Transformation (TRUST) yang digagas Kementerian Kesehatan. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan apel pagi yang dipimpin Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, di shelter Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan pada Senin (29/6).

Dalam amanatnya, Direktur Utama menyampaikan RS M. Djamil bersama tujuh rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan belum lama ini mengikuti Appraisal Mission untuk Proyek Teaching Hospital Referral Upgrading and System Transformation (TRUST). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan bersama Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) serta kementerian terkait sebagai bagian dari tahapan persiapan implementasi proyek strategis nasional di bidang kesehatan.

“Appraisal Mission ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan teknis, kelembagaan, pengadaan, hingga manajemen risiko proyek. Proyek TRUST dirancang untuk mendukung percepatan produksi dan pemerataan dokter spesialis di Indonesia melalui penguatan fungsi Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) di delapan lokus rumah sakit,” ujar Dovy Djanas. Apel pagi tersebut diikuti jajaran manajemen, tenaga kesehatan, serta civitas hospitalia.

Ia menjelaskan RS M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit rujukan nasional memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat fungsi pendidikan kedokteran spesialis. “Melalui proyek tersebut diharapkan kualitas pelayanan, sarana prasarana, serta kapasitas pendidikan di rumah sakit dapat semakin meningkat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” sebutnya.

Dovy berharap seluruh civitas hospitalia memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Sinergi seluruh unsur rumah sakit dinilai menjadi faktor penting agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana dan menghasilkan manfaat yang optimal bagi pelayanan kesehatan maupun pengembangan sumber daya manusia kesehatan.

“Kami berharap seluruh civitas hospitalia dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Proyek TRUST ini. Keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab bersama dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang lebih baik,” katanya.

Pada tahap awal pelaksanaan proyek, RS M. Djamil akan membangun gedung Clinical Medical Unit (CMU) serta gedung rawat inap Non JKN sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pelayanan rumah sakit. “Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mendukung proses pendidikan dan pengembangan dokter spesialis di masa mendatang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama didampingi Direktur Medik dan Keperawatan, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), serta Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes, menyerahkan piagam penghargaan kepada tenaga medis yang memasuki masa purna bakti, yakni dr. Sylvia Rachman, Sp.Rad., Subsp. PRP (K). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas memberikan pelayanan kesehatan di RS M. Djamil.

Rangkaian apel pagi juga diisi dengan sosialisasi penguatan budaya kerja Ber-AKHLAK yang disampaikan oleh Departemen Medik. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk semakin memperkuat implementasi nilai-nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai budaya kerja seluruh insan rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berintegritas kepada masyarakat.(*)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45