RSUP Dr. M. Djamil masih merawat dua korban akibat insiden kecelakaan antara kereta api dan mobil minibus. Kecelakaan nahas ini terjadi di kawasan Parak Salai, Jati, Kota Padang, pada hari Kamis (21/8) lalu. Kedua korban yang kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit adalah Vivie Dwi Zeltrian (16) dan Adisti Faras (17). Vivie dirawat di Ruang Rawat Tulip 1, sementara Adisti berada di Ruang Rawat Tulip 2. Kondisi kedua korban saat ini dalam keadaan sadar dan stabil. Meskipun demikian, keduanya masih membutuhkan perawatan medis secara intensif.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Sabtu (23/8), Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mendampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, Bobby Rasyidin, membesuk kedua korban. Kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi para korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyampaikan rasa keprihatinan atas musibah yang menimpa kedua remaja tersebut. Ia memastikan seluruh tim medis RSUP Dr. M. Djamil akan memberikan pelayanan terbaik agar kedua korban dapat segera pulih. “Kami komit untuk memberikan pelayanan terbaik hingga keduanya pulih,” ujar Dovy.
Turut juga mendampingi Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUP Dr. M. Djamil Joko Luhur Prasetyo dan manajemen, Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Dadan Rudiansyah dan Kepala KAI Divre II Sumbar Muh Tri Setyawan.
Ia menegaskan perhatian dari pihak rumah sakit dan PT KAI ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi kedua korban dan keluarga mereka dalam menghadapi masa sulit ini. “Kami berharap Vivie dan Adisti bisa lekas sembuh dan kembali beraktivitas,” tukasnya.(*)