Instalasi Promkes dan Rehabilitasi Medik Adakan Penyuluhan Kelompok Tentang ADL Stroke

Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Dr. M. Djamil bersama Instalasi Rehabilitasi Medik menyelenggarakan penyuluhan kelompok dengan tema Mengenal ADL pada Pasien Stroke. Raden Anggin Marga, A.Md.OT bertindak sebagai narasumber pada penyuluhan yang diadakan di ruang tunggu Instalasi Rehabilitasi Medik tersebut.

“Stroke merupakan salah satu masalah sindroma klinis yang ditandai adanya defisit neurologi secara akut yang terjadi adanya cedera pembuluh darah di sistem saraf pusat. Cedera ini dapat berupa infark (sumbatan di aliran darah) atau hemoragik (pendarahan di jaringan otak),” kata Terapis Raden Anggin Marga, A.Md.OT saat penyuluhan kelompok, Selasa (15/7).

Bagi beberapa orang, sebutnya, dapat pulih dengan sendirinya pasca-mengalami stroke. Namun sebagian orang membutuhkan perawatan jangka panjang untuk membantu proses pemulihan. Penanganan pasca-stroke sebaiknya dilakukan oleh tim rehabilitasi medik yang terdiri dari dokter rehabilitasi medik, fisioterapis, okupasi terapi dan psikolog. Pasalnya, dalam menentukan latihan harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari penderita stroke.

“Latihan berfungsi menjaga otot-otot yang sudah kembali pulih agar kekuatannya tetap terjaga dan terstimulasi. Jika fungsi tubuh mulai kembali normal, maka akan melanjutkan terapi untuk mempelajari kembali ketrampilan sehari-hari. Sebagai contoh, berjalan, mengangkat tangan, menggenggam, dan sebagainya,” sebutnya.

Ia mengatakan activities of daily living (ADL) adalah salah satu jenis terapi yang diterapkan sebagai pelatihan dari anggota gerak yang bermasalah untuk aktivitas sehari-hari bertujuan agar pasien bisa mandiri. “ADL juga didefinisikan sebagai aktivitas kehidupan sehari-hari adalah aktivitas yang berorientasi untuk merawat tubuh sendiri dan dilakukan secara rutin,” tutur Raden Anggin Marga, A.Md.OT.

Terapi pasca-stroke, sebutnya, dilakukan dengan tujuan mengembalikan kemampuan tubuh yang sempat hilang akibat serangan stroke sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Terapi yang dapat dilakukan salah satunya dengan okupasi terapi yang dilakukan secara bertahap untuk melatih kegiatan sehari- hari (ADL). “Contoh mandi, berpakaian, makan, memasak, mengelola obat. Kemudian berbelanja kebutuhan, aktivitas rekreasi, pengembangan diri dan pekerjaan,” ucapnya.

Ia mengatakan ADL ini bertujuan agar seseorang mampu memelihara, mempertahankan dan memulihkan kembali secara mandiri, memberi kesempatan kepada individu untuk berperan serta dalam kegiatan pencegahan terhadap gangguan kesehatan dirinya secara mandiri. Memberikan kenyamanan dalam hal meningkatkan penyembuhan dengan mandiri. “Selanjutnya, memberikan pengobatan untuk mengatasi penyakit atau gejala- gejala yang penting, untuk penyembuhan dan peningkatan kemandirian pasien,” ungkap Raden Anggin Marga, A.Md.OT.

Latihan pasca-stroke, tegasnya, dapat berubah-ubah seiring waktu. Semua tergantung pada kemajuan dan perkembangan pasien stroke. “Selain latihan, dukungan dari keluarga juga menjadi hal penting selama masa pemulihan pasca-stroke,” pintanya.

Ia juga menjelaskan tindakan pasca-stroke salah satunya melalui program okupasi terapi. Dimana, membantu penyintas stroke mengatasi tantangan fisik, kognitif, dan psikososial, sehingga dapat berpartisipasi dalam aktivitas yang bermakna. Membantu pasien mencapai kemandirian dalam melakukan ADL dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

“Okupasi terapi membantu pasien melalui latihan menggunakan berbagai media dan metode. Dan program terapi di rumah akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Intinya, pasien mesti konsisten mengerjakannya,” tukasnya. (*)

Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45