RS M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan penelitian klinis berkualitas dengan meraih capaian optimal pada pelaksanaan Nutri Iron Study. Keberhasilan memenuhi 100 persen target rekrutmen peserta menjadi salah satu hasil utama yang disampaikan dalam Exit Meeting 5th Onsite Monitoring Visit and Sponsor’s Monitoring Visit Nutri Iron Study Danone yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi RS M. Djamil, Jumat (26/6).
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian monitoring penelitian Nutri Iron Study yang dilakukan oleh tim sponsor sekaligus menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan penelitian yang telah berlangsung di RS M. Djamil.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes., menyampaikan hasil monitoring menunjukkan capaian yang sangat baik. Berdasar laporan yang diterima, penelitian tersebut berhasil memenuhi seluruh target rekrutmen subjek yang telah direncanakan.
“Berdasar laporan yang telah kami terima, penelitian ini berhasil mencapai 100 persen target rekrutmen subjek, dengan 120 peserta direkrut dari total 120 subjek yang direncanakan. Pencapaian ini menunjukkan penelitian telah dilaksanakan sesuai jadwal, didukung koordinasi yang baik antar seluruh tim, serta komitmen tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap protokol penelitian dan mutu data yang dihasilkan,” ujar dr. Maliana.
Hadir dalam kegiatan tersebut Team Leader Clinical Studies Danone Research & Innovation Belanda, Willemien Sinke; Scientific Affairs Research and Evidence Lead Danone Global Research & Innovation Center, dr. Tonny Sundjaya, M.Sc., Ph.D.; Clinical Research Associate (CRA) Prodia The CRO, An Nisa Rizkiana Arafah dan Qatrunnada Ramadanty; Ketua Clinical Research Unit RS M. Djamil, dr. Zulda Musyarifah, Sp.PA., Subsp.HLE(K), FIAC, IFCAP; beserta tim.
Menurut dr. Maliana, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tim peneliti, tenaga kesehatan, hingga sponsor penelitian yang secara konsisten menjaga standar pelaksanaan penelitian klinis.
“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dalam Nutri Iron Study, khususnya atas komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penelitian di bidang gizi dan kesehatan anak,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh temuan, hasil pengamatan, dan rekomendasi yang diperoleh dari kegiatan monitoring akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
“Kami berharap kemitraan yang telah terjalin antara RS M. Djamil dan tim sponsor tidak hanya berlanjut pada penelitian ini, tetapi juga terus berkembang melalui berbagai inisiatif penelitian klinis lainnya di masa mendatang. Semoga pertemuan ini memberikan manfaat yang bermakna serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” harap dr. Maliana.
Ia menegaskan keberhasilan pelaksanaan Nutri Iron Study kembali memperkuat peran RS M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan dan penelitian yang terus mendorong pengembangan riset klinis berkualitas. “Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra nasional maupun internasional, RS M. Djamil berkomitmen menghadirkan inovasi berbasis bukti ilmiah guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Team Leader Clinical Studies Danone Research & Innovation Belanda, Willemien Sinke, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim RS M. Djamil atas dedikasi dan profesionalisme selama pelaksanaan penelitian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim RS M. Djamil atas kerja sama yang sangat baik selama pelaksanaan Nutri Iron Study. Kami melihat komitmen yang tinggi dari seluruh tim dalam menjaga kualitas penelitian, kepatuhan terhadap protokol, serta keselamatan peserta penelitian,” kata Willemien.
Ia menambahkan, keberhasilan mencapai target rekrutmen peserta mencerminkan kualitas pelaksanaan penelitian yang sangat baik. “Kami berharap kemitraan yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut melalui berbagai penelitian klinis lainnya sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesehatan masyarakat,” tukasnya. (*)