Upaya berkelanjutan untuk memperkuat budaya riset klinis dan akademik, RSUP Dr. M. Djamil berkolaborasi dengan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Proposal Riset Kolaborasi. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam merumuskan dan menyusun proposal penelitian kolaboratif yang berkualitas tinggi, layak didanai, dan relevan, kebutuhan pelayanan kesehatan serta perkembangan ilmu keperawatan.
“Kolaborasi antara RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan utama dan Fakultas Keperawatan Unand adalah sebuah investasi strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan. Program ini dirancang bukan sekadar untuk formalitas, melainkan sebagai upaya untuk mengintegrasikan inovasi berbasis bukti ke dalam praktik klinis sehari-hari,” kata Manajer Timker Litbang RSUP Dr. M. Djamil, dr. Zulda Musyarifah, Sp.PA, FIAC, IFCAP, di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan pada Rabu (5/11).
Bimtek tersebut menghadirkan Sekretaris Komite Keperawatan RSUP Hasan Sadikin Bandung Ns. Amelia Ganefianty, S.Kep, M.Kep, Sp.Kep, MB, Ph.D, sebagai narasumber. Dan dihadiri oleh tenaga kesehatan dan akademisi dari kedua institusi ini.
Ia berharap melalui riset kolaborasi, dapat mengidentifikasi masalah klinis di lapangan dan merancang solusi penelitian yang feasible serta dapat diimplementasikan langsung untuk perbaikan kualitas layanan dan keselamatan pasien. “Riset kolaboratif memastikan penelitian yang dilakukan memiliki relevansi klinis yang tinggi, di samping mendukung fungsi RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan,” ucapnya.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Keperawatan Unand, Dr. Ns. Deswita, S.Kp, M.Kep, Sp.Kep.An, menyambut baik inisiatif Bimtek ini dan menegaskan dukungan penuh dari pihak akademik.
“Fakultas Keperawatan Unand menyadari keberhasilan riset keperawatan tidak dapat dipisahkan dari lingkungan klinis yang kaya data dan pengalaman. Bimtek ini adalah jembatan yang kuat untuk memadukan keunggulan metodologi akademik dengan tantangan nyata di RSUP Dr. M. Djamil,” tutur Deswita.
Deswita menambahkan dengan adanya Bimtek ini, berharap semakin banyak staf dan dosen yang menghasilkan proposal riset kolaborasi yang tidak hanya memenuhi standar etik dan ilmiah. “Tetapi juga mampu membawa nama baik kedua institusi di kancah penelitian nasional maupun internasional,” tukasnya.(*)