RSUP Dr. M. Djamil dan IKABI Sumbar Perkuat Sinergi untuk Pelayanan Bedah Unggul di Sumbar

RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat senantiasa berkomitmen untuk mendukung setiap upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Rumah sakit ini tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara rumah sakit, organisasi profesi seperti Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), dan seluruh tenaga medis lainnya sangatlah penting untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

“Inilah yang menjadi landasan utama kami dalam terus berkolaborasi dengan IKABI dan berbagai pihak terkait lainnya. Kami mengharapkan agar pengurus yang baru dilantik dapat lebih intensif bekerja sama dengan pihak rumah sakit dalam upaya membangun dan mengembangkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang bedah, di Sumatera Barat,” kata Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua saat Pelantikan Pengurus IKABI Periode 2023-2026 di Hotel Pangeran Beach, Minggu (31/8).

Kepengurusan IKABI Korwil Sumbar yang dipimpin oleh Dr. dr. Daan Khambri, Sp.B, Subsp.Onk (K), M.Kes ini dilantik oleh Ketua PP IKABI Dr. dr. Yusirwan Yusuf, Sp.B, Sp.BA, Subsp.DA (K), MARS, FISQua. Turut disaksikan oleh Ketua IDI Sumbar Dr. dr. Roni Eka Sahputra, Sp.OT (K) Spine, Dekan Fakultas Kedokteran Unand Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp. Onk (K), FACS, FFSTEd, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua dan Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Sumbar drg. Das Endresva Dewi.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia kedokteran saat ini, sebutnya, adalah pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, dan profesional. “Sebagai seorang dokter spesialis bedah, tidak hanya keterampilan medis yang harus dikuasai, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi medis terbaru, serta kemampuan untuk memberikan pelayanan yang manusiawi dan penuh empati kepada pasien,” ungkapnya.

Dalam hal ini, pihaknya ingin mengingatkan pentingnya peningkatan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi seluruh tenaga medis, khususnya dokter spesialis bedah. Pelatihan-pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk mengasah kemampuan dalam menghadapi tantangan baru di dunia medis yang selalu berkembang. “Peran IKABI dalam memfasilitasi pelatihan, seminar, dan diskusi ilmiah sangatlah penting dalam hal ini,” ucap Dovy.

Di RSUP Dr. M. Djamil, tuturnya, mendukung adanya peningkatan kapasitas SDM melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, baik untuk tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya. “Kami juga selalu terbuka untuk bekerja sama dengan IKABI dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di bidang bedah. Melalui kolaborasi antara rumah sakit, organisasi profesi, dan lembaga pendidikan, saya yakin kita dapat menghasilkan tenaga medis yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PP IKABI Dr. dr. Yusirwan Yusuf, Sp.B, Sp.BA, Subsp.DA (K), MARS, FISQua menggarisbawahi bahwa penanganan pasien trauma, terutama di daerah yang rawan bencana seperti Sumatera Barat, memerlukan kesiapan dan keahlian yang prima dari tenaga medis. “ATLS adalah fondasi penting yang harus dikuasai oleh setiap dokter bedah. Dengan memiliki instruktur ATLS yang kompeten dan berkesinambungan, kita bisa memastikan bahwa ilmu dan keterampilan ini terus tersebar dan diterapkan dengan baik di seluruh wilayah,” harapnya.

Yusirwan juga mendorong para pengurus untuk memperkuat program pendidikan dan pelatihan, khususnya dalam bidang trauma. Ia melihat bahwa kaderisasi instruktur ATLS dari kalangan dokter spesialis muda adalah investasi jangka panjang. “Mereka akan menjadi tulang punggung dalam memberikan pelatihan ATLS kepada dokter-dokter lain, baik di kota maupun di daerah terpencil,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara IKABI Korwil Sumbar dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit, universitas, dan pemerintah daerah, untuk menyelenggarakan pelatihan yang lebih masif dan terstruktur. “Ini sejalan dengan visi IKABI untuk menciptakan sistem pelayanan trauma yang terintegrasi dan berkualitas tinggi di seluruh Indonesia,” ucap Yusirwan.(*)

Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45