RSUP Dr. M. Djamil secara rutin menggelar wirid mingguan sebagai upaya untuk memperkuat keimanan dan menjalin silaturahmi di kalangan seluruh jajaran civitas hospitalia. Kegiatan keagamaan ini menjadi agenda rutin, menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan spiritual.
Wirid mingguan yang dilaksanakan di Masjid Asy-Syifa RSUP Dr. M. Djamil ini dihadiri Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL, K, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes dan civitas hospitalia. Pada wirid mingguan kali ini, suasana khidmat terasa saat Ustad Martoni, S.Pd.I, M.A menyampaikan tausiahnya.
Dalam ceramahnya, Ustad Martoni membahas tentang Surat At-Thaha ayat 14. Ia menjelaskan makna dan kandungan ayat tersebut, yang berbunyi. “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”
Ustad Martoni menguraikan ayat ini menegaskan tentang keesaan Allah SWT dan perintah untuk beribadah hanya kepada-Nya, serta mendirikan shalat sebagai sarana untuk senantiasa mengingat Allah. “Oleh karena itu, pentingnya shalat bukan hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai tiang agama yang mampu memberikan ketenangan jiwa dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan,” sebutnya.
Ustad Martoni mengajak untuk senantiasa menjadikan shalat sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari, di tengah kesibukan dan tuntutan pekerjaan di rumah sakit. “Meskipun kita disibukkan dengan tugas mulia melayani pasien, jangan sampai kita melupakan kewajiban kita kepada Allah. Shalat adalah jembatan penghubung kita dengan Sang Pencipta, sumber kekuatan dan keberkahan,” ujarnya.
Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme pegawai dalam mengikuti wirid mingguan ini. “Kegiatan ini penting untuk menjaga keseimbangan antara tugas duniawi dan akhirat. Dengan iman yang kuat, diharapkan para pegawai dapat menjalankan tugasnya dengan lebih ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tukasnya. (*)