RSUP Dr. M. Djamil Gelar Nursing Practice Update Bahas Kanker Payudara

RSUP Dr. M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di bidang kanker, dengan menggelar kegiatan ilmiah Nursing Practice Update Webinar Series pada Kamis (30/4). Kegiatan yang diinisiasi sebagai bagian dari penguatan kapasitas tenaga kesehatan ini mengangkat tema “Strengthening Integrated Cancer Care: Peran Strategis Multidisiplin dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara”.

Webinar tersebut menjadi ruang diskusi dan pembelajaran bagi tenaga kesehatan lintas profesi untuk memperkuat pendekatan pelayanan kanker yang tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga pada kualitas hidup pasien secara menyeluruh. Tema yang diusung mencerminkan urgensi penguatan kolaborasi multidisiplin dalam menghadapi kompleksitas penanganan kanker payudara yang terus berkembang.

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Forum ilmiah seperti ini memiliki makna strategis dalam mendukung transformasi layanan kesehatan yang sedang berjalan. “Ini bukan sekadar webinar, tetapi bagian dari upaya membangun kompetensi, memperkuat budaya ilmiah, dan memastikan pelayanan kita terus berkembang sesuai tuntutan transformasi kesehatan,” ujarnya.

Webinar ini menghadirkan narasumber yakni Dr. Kemala Rita Wahidi, S.Kp, Sp.Kep.Onk., ETN., MARS.,FISQua, Dr. dr. Daan Khambri, Sp.B (K)Onk, M.Kes, Ns. Lidya., M.Kep,Sp.Kep.MB (Onk), dan Ns. Siti Herlina Ali Sopiah, M.Kep., Sp.Kep.Onk., CPN. Dan dimoderatori Ns. Ibaadi Indra, M.Kep., Sp.Kep.Onk., CPN.

Ia menekankan pelayanan kanker tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sistem yang terintegrasi dan kolaboratif. Keberhasilan penanganan kanker sangat ditentukan oleh sinergi berbagai profesi dalam satu tim yang solid. “Pelayanan kanker tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sistem pelayanan yang terintegrasi, kolaboratif, dan berbasis tim multidisiplin. Karena itu, tema yang diangkat hari ini sangat relevan,” katanya.

Ia juga menyoroti kualitas layanan kanker tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi atau kompetensi satu profesi tertentu, melainkan pada kekuatan kolaborasi seluruh tim pelayanan kesehatan. Dalam konteks ini, perawat memiliki posisi yang sangat strategis dalam memastikan mutu layanan tetap terjaga.

“Kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan kompetensi satu profesi, tetapi oleh kekuatan kolaborasi seluruh tim. Dalam hal ini, perawat memiliki peran strategis sebagai pemberi asuhan, penggerak mutu, penjaga keselamatan pasien, dan koordinator pelayanan,” jelasnya.

Karena itu, penguatan kompetensi keperawatan berbasis bukti ilmiah atau evidence-based practice menjadi sangat penting. Forum seperti webinar ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperbarui pengetahuan sekaligus mendorong implementasi praktik terbaik dalam pelayanan sehari-hari.

Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Dr. M. Djamil diharapkan terus menjadi role model dalam penyelenggaraan layanan kanker yang berkualitas, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil nyata bagi pasien. “Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi dan fasilitas, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” tuturnya.

dr. Maliana memberikan penekanan tegas agar hasil dari kegiatan ini tidak berhenti pada tataran teori semata, melainkan mampu diimplementasikan secara nyata dalam praktik pelayanan. “Saya berharap forum ini tidak berhenti sebagai transfer ilmu, tetapi harus menghasilkan implementasi, perubahan praktik, dan dampak nyata pada pelayanan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membawa pulang semangat perubahan dan menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi langkah konkret di tempat kerja masing-masing. “Saya ingin menegaskan, jangan berhenti pada wacana, bawa pulang perubahan. Apa yang didapat hari ini harus diterjemahkan menjadi perbaikan praktik, penguatan kolaborasi, dan peningkatan mutu layanan. Pelayanan harus lebih baik, kolaborasi harus lebih kuat, dan pasien harus merasakan manfaatnya. Itulah ukuran keberhasilan kita,” tukas dr. Maliana. (*)

Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45