RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan para alumni yang telah tersebar di berbagai sektor kesehatan. Hal ini terlihat saat Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada agenda Musyawarah Besar (Mubes) IV dan Reuni Akbar Ikatan Alumni Keperawatan dan Kebidanan (IKASPER-BID) RSUP Padang. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan tersebut digelar di salah satu hotel di Kota Padang pada Rabu (3/6) malam.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, saat memberikan sambutan menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian para alumni yang kini telah memegang peranan penting di berbagai lini. “Banyak alumni IKASPER-BID RSUP Padang yang saat ini telah berkiprah sebagai pemimpin pelayanan kesehatan di berbagai rumah sakit, kepala bidang keperawatan, pengelola pelayanan, pendidik, peneliti, bahkan menduduki posisi strategis di pemerintahan daerah maupun institusi kesehatan lainnya,” katanya.
Ia mengatakan mereka membawa nilai-nilai profesionalisme, kedisiplinan, integritas, dan budaya kerja yang diperoleh selama bertugas. “Para alumni telah menjadi duta yang memperkenalkan kualitas sumber daya manusia lulusan pendidikan di RSUP Dr. M. Djamil melalui karya, dedikasi, dan prestasi yang mereka tunjukkan di tempat pengabdian masing-masing,” ujar Dirut.
Dr. dr. Dovy Djanas juga menggarisbawahi kontribusi para alumni tidak pernah terputus meskipun mereka sudah tidak lagi bertugas di dalam lingkungan internal RSUP Dr. M. Djamil. Hubungan timbal balik yang positif ini dinilai menjadi salah satu faktor pendorong kemajuan rumah sakit. “Lebih dari itu, banyak alumni yang tetap memberikan kontribusi nyata kepada almamaternya. Ada yang menjadi mitra dalam pengembangan layanan, membantu peningkatan kapasitas SDM, berbagi ilmu melalui seminar dan pelatihan, membuka jejaring kolaborasi, hingga menjadi inspirasi bagi generasi muda yang saat ini sedang meniti karier di RSUP Dr. M. Djamil Padang,” tambahnya.
Manajemen rumah sakit memandang acara ini sebagai wadah krusial untuk mempererat solidaritas di tengah kedinamisan dunia kesehatan modern yang terus berubah dengan cepat. “Tema besar yang sesungguhnya kita rayakan hari ini bukan hanya tentang pertemuan kembali setelah sekian lama berpisah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita merawat ikatan emosional dan profesional sebagai satu keluarga besar,” ucapnya.
Di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, perkembangan teknologi yang sangat cepat, serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap mutu pelayanan, kekuatan jejaring alumni menjadi modal sosial yang sangat berharga. “Melalui jejaring tersebut, kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman, membangun kolaborasi, dan memperkuat kapasitas organisasi maupun institusi,” jelas Dirut RSUP Dr. M. Djamil tersebut.
Selain sebagai wadah silaturahmi, pelaksanaan Musyawarah Besar IV ini juga memegang peranan penting dalam menentukan arah gerak organisasi ke depan. Melalui regenerasi kepengurusan yang dilakukan, IKASPER-BID diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru yang berdampak langsung bagi kemajuan dunia keperawatan dan kebidanan.
“Musyawarah Besar yang kita laksanakan hari ini juga memiliki makna strategis. MUBES bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi serta merumuskan langkah-langkah besar ke depan. Kita berharap kepengurusan yang akan terpilih mampu membawa IKASPER-BID RSUP Padang menjadi organisasi alumni yang semakin aktif, adaptif, dan produktif dalam memberikan kontribusi bagi anggota maupun untuk kemajuan RSUP Dr. M. Djamil Padang,” tuturnya.
Dr. dr. Dovy Djanas menegaskan kembali harapan besar manajemen rumah sakit agar sinergi antara RSUP Dr. M. Djamil dan IKASPER-BID dapat terus ditingkatkan secara terstruktur dan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan mutu pelayanan kesehatan di masa depan. “Kita berharap IKASPER-BID RSUP Padang dapat menjadi mitra strategis rumah sakit dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan budaya organisasi, pengembangan riset dan inovasi pelayanan, serta pembinaan generasi muda agar memiliki karakter profesional yang unggul dan berintegritas,” pungkasnya. (*)