RSUP Dr. M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi kesehatan nasional. Pada Kamis (4/6), rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan tersebut menjalani site selection visit yang dilakukan oleh Equilab selaku Contract Research Organization (CRO) untuk rencana pelaksanaan uji klinis bertajuk Influenza Drug for Children.
Kegiatan site selection visit ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penilaian kesiapan fasilitas kesehatan yang akan menjadi lokasi pelaksanaan penelitian klinis. Tim dari Equilab melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana penelitian, tata kelola pelaksanaan uji klinis, hingga sistem pendukung yang dimiliki rumah sakit untuk menjamin penelitian dapat berjalan sesuai standar dan regulasi yang berlaku.
Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakit tersebut untuk mengikuti proses seleksi sebagai lokasi penelitian. Kesempatan ini sejalan dengan upaya rumah sakit dalam memperkuat peran sebagai pusat layanan kesehatan sekaligus pusat pendidikan dan penelitian.
“Hari ini RSUP Dr. M. Djamil mendapatkan site selection visit untuk pelaksanaan uji klinis Influenza Drug for Children. Tentu kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena harapan tersebut sejalan dengan program kerja rumah sakit dalam pengembangan riset dan penelitian kesehatan,” ujar dr. Maliana.
Turut hadir Head of Clinical Operations di Equilab International Lucia Rat Handayani beserta tim, PIC penelitian dr. Asrawati, M.Biomed, Sp.A, Subsp.TKPS, dan manajemen rumah sakit.
Ia menjelaskan penguatan budaya riset menjadi salah satu fokus yang terus dikembangkan oleh RSUP Dr. M. Djamil. Berbagai langkah telah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penelitian, termasuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi dan mitra strategis di bidang kesehatan.
Menurut dr. Maliana, capaian yang diraih rumah sakit dalam bidang penelitian selama beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mendukung pelaksanaan berbagai penelitian berskala nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian tersebut adalah kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada RSUP Dr. M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam pelaksanaan riset nasional.
“Tahun lalu rumah sakit ini mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Kesehatan sebagai lokus rumah sakit terbaik kedua sebagai pelaksana riset nasional di Indonesia untuk kategori rumah sakit vertikal. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan rumah sakit,” katanya.
Ia mengungkapkan saat ini RSUP Dr. M. Djamil juga masih menjalankan berbagai kegiatan penelitian dan uji klinis yang melibatkan sejumlah bidang layanan kesehatan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi lokasi penelitian yang tengah berlangsung.
“Oleh karena itu, memang saat ini kami masih memiliki proses pelaksanaan berbagai kegiatan uji klinis. Kami berharap penelitian Influenza Drug for Children ini dapat dilaksanakan di RSUP Dr. M. Djamil sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya bagi anak-anak,” tutur dr. Maliana.
Pelaksanaan site selection visit ini sekaligus menjadi bukti bahwa RSUP Dr. M. Djamil terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit pendidikan dan penelitian yang aktif mendukung pengembangan inovasi kesehatan. “Apabila nantinya ditetapkan sebagai lokasi penelitian, rumah sakit tersebut diharapkan dapat berperan dalam menghasilkan data ilmiah yang berkualitas untuk mendukung pengembangan terapi influenza pada anak serta memperluas kontribusi Indonesia dalam penelitian kesehatan global,” tukasnya.
Melalui penguatan ekosistem riset yang berkelanjutan, RSUP Dr. M. Djamil optimistis dapat terus menjadi salah satu pusat unggulan penelitian klinis di Indonesia, sekaligus mendukung program transformasi kesehatan nasional yang menempatkan riset dan inovasi sebagai salah satu pilar utama peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(*)