Kemenkes RI Fasilitasi Warga Badui Mendapatkan Akses Layanan Kesehatan

RSMDJ — Pemerintah menjamin seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Khusus untuk masyarakat Badui Dalam, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten, Kemenkes telah memfasilitasi mereka untuk menjadi peserta JKN penerima bantuan iuran (PBI) agar mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

Mulanya, masyarakat Badui lebih memilih tradisi pengobatan tradisional menggunakan tumbuhan. Namun setelah ada salah satu warga yang masih bocah yang sembuh dari lumpuh karena berhasil dioperasi dengan biaya JKN, masyarakat Badui dalam antusias mendaftarkan diri sebagai peserta JKN PBI.

Namanya Sardin (11), bocah yang sembuh dari lumpuh itu kini dapat beraktivitas seperti biasanya tanpa khawatir. Ia bisa mendapatkan kembali masa kecil yang bahagianya itu berkat pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN PBI.

Rahmi Hidayati, seorang pemerhati masyarakat Badui menceritakan bahwa Sardin mengalami lumpuh total selama satu tahun sejak 2020 akhir hingga 2021 akhir. Lumpuhnya itu disebabkan karena terjatuh saat memikul kayu membantu orang tuanya.

“Saya foto Sardin yang terkulai lemas karena lumpuh, saya kirim foto itu ke pak Menkes saya bilang kita bisa bantu apa?
Kata pak Menkes pokoknya diurus sama pak dirjen nanti semua biaya kami tanggung,” ujar Rahmi di Desa Kanekes, Sabtu (10/6).

Selanjutnya Sardin dibawa ke RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Pada saat proses administrasi, Rahmi diminta mendaftarkan Sardin sebagai peserta JKN PBI.

“Saya lapor ke pak Menkes kemudian beliau langsung urus dan menghubungi langsung BPJS Kesehatan Banten. Akhirnya dalam waktu 2 hari itu selesai BPJS nya,” ungkap Rahmi.

Setelah menjalani operasi dan perawatan selama 3,5 bulan, Sardin mulai bisa menggerakan kedua tangan dan kakinya. Mendengar kabar tersebut, kakek Sardin yang merupakan Jaro atau pimpinan suku Badui minta warganya didaftarkan sebagai peserta JKN PBI.

“Terus saya bilang ke pak Menkes bahwa warga Badui ingin daftar BPJS Kesehatan dan akhirnya diproses. Tapi ketika mau diproses mereka gak punya KTP. Terus saya lapor ke pak Menkes ternyata beliau koordinasi sama Mendagri agar warga Badui mendapatkan NIK,” ucapnya.

Perekaman kependudukan pun dilakukan dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak. Sebanyak 200 orang masyarakat Badui dalam dan luar tengah antre melakukan perekaman kependudukan pada Sabtu (10/6). Perekaman itu dilakukan hingga Minggu (11/6) di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten.

Perekaman itu bertujuan agar warga Kanekes mendapatkan nomor induk kependudukan (NIK) agar bisa diusulkan sebagai peserta JKN PBI.

Kepala Disdukcapil Lebak Rahmat Nur Muhammad mengatakan per 31 Desember 2022 jumlah warga Desa Kanekes yang sudah terekam di Disdukcapil sebanyak 5.211 orang.

“Target hari ini dan besok 200 orang terekam di Disdukcapil. Selanjutnya perekaman akan terus dilakukan secara bertahap,” kata Rahmat.

Dari 5.211 orang tersebut, belum semuanya terdaftar sebagai peserta JKN PBI. Namun semua warga Kanekes yang sudah melakukan perekaman kependudukan sudah pasti akan diusulkan untuk menjadi peserta JKN PBI.

Kepala Seksi (Kasie) JKN Dinkes Lebak Agus Rifki Hidayat menjelaskan setelah keluar NIK, Disdukcapil menyerahkan data NIK warga ke Dinkes Lebak untuk diusulkan ke BPJS Kesehatan. Jika biaya PBI dari provinsi maka NIK warga akan diserahkan ke pemerintah provinsi baru ke BPJS Kesehatan. Begitupun jika biaya PBI dari pemerintah pusat, NIK akan diserahkan ke Kemenkes, kemudian ke BPJS Kesehatan.

“Data tahun 2022, dari 5.211 yang tercatat Disdukcapil, sudah ada 3.519 warga Kanekes masuk PBI dengan biaya pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat,” tutur Rifki.

Salah satu tokoh warga Badui, Mursid mengatakan warga Badui dalan juga ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan gratis.

“Kami mengusulkan (pelayanan kesehatan) yang gratis. Dasar punya BPJS kesehatan kan harus punya KTP. Nanti kebutuhan warga untuk pelayanan kesehatan bisa memanfaatkan BPJS tersebut,” ungkap Mursid.

Sebelumnya, lanjut Mursid, kalau ada warga sakit pengobatan dilakukan secara tradisional. Jika masih sakiit pengobatan dapat diteruskan dengan memanfaatkan JKN tersebut.

“Dengan adanya program ‘jemput bola’ ini kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, ini (JKN) sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya. (Rel)

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620 dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Banten, 10 Juni 2023


Pisah Sambut Direksi RSUP Dr M Djamil dan Penguatan Transformasi Rumah Sakit

Wagub Sumbar : RSUP Dr M Djamil Sandaran Utama dan RS Terlengkap

RSMDJ —  Tranformasi  kesehatan merupakan tantangan mutakhir yang mesti diwujudkan sebagai institusi pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, RSUP Dr M Djamil terus meningkatkan upaya mem-paripurnakan transformasi kesehatan dengan berkolaborasi dengan semua pihak.

Hal demikian disampaikan  Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas SpOG KFM MARS dalam sambutannya pada pelaksanaan serah terima jabatan direksi RSUP Dr M Djamil dan penguatan tranformasi rumah sakit di Auditorium Gedung Administrasi dan Rawat Jalan, Kamis (1/6) malam.

Dikatakannya, saat ini transformasi kesehatan merupakan inisiasi dan dilakukan Kementerian Kesehatan mencakup enam pilar transformasi, transformasi pelayanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan. Selain itu, juga dilakukan transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi sumber daya kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan.

“RSUP Dr M Djamil sebagai rumah sakit vertikal ikut mendukung dan selalu berkomitmen dalam transformasi kesehatan pada tiap-tiap pilar tersebut,” ujarnya.

Terkait kegiatan pisah sambut yakni jabatan Direktur Utama yang sebelumnya  dari Dr dr Yusirwan Yusuf SpB SpBA (K) MARS FISQua kepada Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS. Dan Direktur Perencanaan dan Keuangan dr Rahmadian MKM kepada Luhur Joko Prasetyo SE.

Pisah sambut ditandai pemasangan cincin dan buket bunga.Turut hadir Dewan Pengawas RSUP M Djamil, Albertus Yudha Poerwadi SE MSi CA CPMA, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Ketua DPRD Sumbar Supardi, Wali Kota Padang Hendri Septa, Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, direksi RSUP M Djamil, civitas hospitalia RSUP M Djamil dan undangan lainnya.

Dalam jangka pendek maupun menengah, sebut dr Dovy, RSUP M Djamil akan terus memastikan terwujudnya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan. Mewujudkan hal tersebut membutuhkan sumber daya manusia berkualitas serta berpegang teguh pada prinsip layanan. Oleh sebab itu, memberikan kesempatan peningkatan pendidikan dan kapasitas bagi tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit akan terus dilakukan dan ditingkatkan.

Ia juga mengatakan pembangunan infrastruktur pelayanan kesehatan dan pendukung rumah sakit menjadi pekerjaan rumah yang akan terus dilakukan dan ditingkatkan.

“Sebagai rumah sakit pendidikan dan menjadi episentrum pelayanan kesehatan masyarakat, pengembangan dan pelatihan adalah kunci untuk terus menjawab tantangan terhadap pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Dovy menyebutkan RSUP Dr M Djamil sebagai institusi publik ingin mewujudkan dan memastikan tata kelola rumah sakit. “Tentunya berbasis good governance, profesional, transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Dirut lama Dr dr Yusirwan Yusuf SpB SpBA K MARS FISQua meminta civitas hospitalia untuk terus memberikan dukungan kepada direksi baru. Apalagi tantangan kesehatan ke depan makin berat.

“Pak Menkes hanya menitip empat pesan untuk rumah sakit ini. RSUP M Djamil ini sebagai benteng untuk menekan jumlah masyarakat Indonesia tidak berobat ke luar negeri,” ucapnya.

Ia mengatakan Pak Menkes juga berharap rumah sakit ini bisa menjadi pengampu di wilayah Sumatera bagian Tengah. Ini sudah jalan dengan tujuh penyakit prioritas.

“Kemudian, kolaborasi dan transformasi digital kesehatan. Semua itu tak bisa diselesaikan direksi saja tapi butuh dukungan dari civitas hospitalia rumah sakit ini,” ajaknya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. mengatakan hampir seluruh lapisan masyarakat datang ke RSUP M Djamil datang untuk berobat dengan berbagai macam penyakit mulai ringan sampai berat.

Ia mengakui keberadaan RSUP Dr M Djamil menjadi salah satu sandaran utama dan termasuk rumah sakit dengan layanan terlengkap. Baik fasilitas maupun tenaga medis. Dampaknya banyak pasien berobat ke sini.

Alhamdulillah, rumah sakit ini akan membangun kelas rawat inap standar yang telah dilakukan peletakan baru pertama oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Semoga kehadiran gedung ini makin memperlengkap lagi layanan kesehatan di RSUP M Djamil,” tuturnya.

Ia berharap dengan direksi baru mampu melahirkan inovasi dan kreasi ke depannya. Dan terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Ini demi kemajuan rumah sakit sekaligus upaya pencegahan masyarakat berobat ke luar negeri,” harap Wagub.

(RSMDJ/Khairian)

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023

RSMDJ, – Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh pada tanggal 31 Mei setiap tahunnya, Departemen Pulmonologi dan Civitas Akademik Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Unand/RSUP Dr M Djamil Padang mengadakan sebuah acara yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya rokok dan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru.

Acara peringatan yang dilaksanakan di taman poliklinik RSUP Dr M Djamil Padang ini dihadiri oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG KFM MARS, Plt. Direktur Pelayanan Medik, dr . Rose Dinda Martini , Sp.PD – KGER , FINASIM, para tenaga medis, mahasiswa kedokteran, serta masyarakat umum yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang dampak negatif tembakau terhadap kesehatan.

Dalam sambutannya, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG KFM MARS, mengungkapkan pentingnya kesadaran akan bahaya rokok bagi kesehatan. Ia menyoroti fakta bahwa rokok merupakan penyebab utama berbagai penyakit paru-paru. Kemudian beliau berharap semoga kedepan akan lebih banyak orang yang tidak merokok lagi.

“Kita Berharap semoga dalam 24 jam kedepan minimal sudah ada orang-orang yang tidak merokok lagi” ujarnya.

Seiringan dengan hal tersebut beliau juga menyinggung terkait tema acara yaitu “Kita Butuh Makanan, Bukan Tembakau”.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan peringatan hari tanpa tembakau sedunia ini kita bias mengambil maknanya kita butuh makanan bukan tembakau dan semoga khusus di lingkungan RSUP Dr M Djamil Padang tidak ada lagi yang merokok” tutupnya.

Selain itu, acara ini juga menampilkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Para peserta dapat mengikuti sesi seminar tentang bahaya rokok dan upaya pencegahan yang bisa dilakukan. Sejumlah spesialis pulmonologi dan dokter ahli kesehatan paru-paru memberikan penjelasan secara detail mengenai kerugian merokok dan cara menghentikan kebiasaan tersebut.

Tidak hanya itu, ada juga penampilan drama musikal yang dilakoni oleh Civitas Akademik Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Unand dan foto booth yang disediakan oleh panitia untuk berfoto dan mengikuti kuis berhadiah bagi peserta yang terpilih yang memposting fotonya di Instragam dan men-tag akun Instagram pulmonologi.

(RSMDJ/RizkiRasyidi)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Tim JICA

Dalam Rangka Tinjau Kesiapan Knowledge Sharing Program (KSP)

RSMDJ — Jajaran Direksi RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan tim Japan International Cooperation Agency (JICA) di Ruang Rapat Direksi, Rabu (24/5).

Kedatangan tim tersebut sebagai bentuk Kerjasama teknis bersama Kementerian Kesehatan RI yang akan menyelenggarakan program Knowledge Sharing Program (KSP) tentang Kesehatan Ibu dan Anak di Provinsi Sumatera Barat. Sesuai agenda kegiatan akan diikuti 8 negara yang akan dijadwalkan pada bulan September mendatang.

Pada sambutan tersebut Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG KFM MARS didampingi langsung Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini, Sp.PD K-Ger FINASIM, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Luhur Joko Prasetyo, SE, Koordinator Bidang Pelayanan Medik, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) FISC serta Ketua dan Wakil Ketua Ikatan Dokter Anak (IDAI) Wilayah Sumatera Barat, dr. Finny Fitry Yani, Sp.A (K) dan dr. Asrawati, Sp.A (K) M. Biomed. Serta sejumlah pimpinan terkait.

Usai gelaran sambutan di ruang rapat direksi, rombongan JICA dan Kemenkes RI meninjau langsung poliklinik anak di Instalasi Rawat Jalan, dilanjutkan ke Instalasi Gawat Darurat serta ke Instalasi Rawat Inap bagian PICU dan NICU yang juga didampingi sejumlah dokter penanggung jawab pasien (DPJP) seperti dr. Roza Sriyani, Sp.OG KFM dan dr. Eny Yantri, Sp.A (K).

 

(RSMDJ/Khairian)

Tingkatkan Kerja Sama, UPI YPTK Padang dan RSUP Dr M Djamil Tanda Tangani Nota Kesepakatan Bidang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang bersama Universitas Putra Indonesia “UPI YPTK” Padang lakukan penandatangan Kerjasama (Nota Kesepakatan) tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Selasa (23/5).

Penandangan yang turut dihadiri langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG KFM MARS sementara dari UPI YPTK didatandangani langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Sarjon Defit, S.Kom, MSc  dan disaksikan langsung Ketua Yayasan, Dr. Zerni Melmusi, MM, Ak.

Penandatangan itu bertepatan langsung dengan momentum pelaksanaan wisuda Angkatan II tahun 2022/2023 di kampus computer tersebut.

(RSMDJ/Khairian)                 

 

 

Direktur JenederaPelayanan Kesehatan Kemenkes RI Pimpin Serah Terima Jabatan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya SKM, MARS, pimpin langsung pelasanaan serah terima jabatan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, dari Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS FISQua kepada Dr. dr. Dovy Djanas SpOG KFM MARS.

RSUP Dr M Djamil  ditunjuk menjadi perwakilan secara simbolis penandatangan berita acara serah terima jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Dirjen Pelayanan Kesehatan RI yang bertempat di Grand Mercure Solo Baru, Sukoharjo Jawa Tengah, Minggu (21/5).

Dalam sambutannya dr. Azhar Jaya, SKM, MARS mengatakan mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam  suatu organisasi dan memang harus dilakukan.  “Pak Menkes punya kebijakan sendiri tentang rotasi ini, seorang bertugas di suatu organisasi maksimal lima tahun,  seorang dirut pasti akan keluar dari rumah sakit ketika sudah lima tahun” ujarnya.

Dirjen Yankes tersebut  mengharapkan kepada seluruh Direksi yang baru untuk segera tancap gas, melakukan penyegaran di tubuh  UPT Kementerian Kesehatan dengan profesionalitas dan lompatan inovasi – inovasi.

Diakhir sambutannya Dirjen Yankes mengucapkan terima kasih kepada para pelaksana tugas dan Direksi yang telah selesai melaksanakan baktinya atas kerja kerasnya selama ini.

Adapun Pejabat yang melakukan sertijab yaitu dr. Sunarto, M.Kes sebagai Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan kepada dr. Andi Saguni sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan yang baru. dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes kepada dr. Obrin Parulian sebagai Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Ditjen Yankes yang baru, dr. Soeko Werdi Nindito sebagai plt. Direktur Utama RS Ketergantungan Obat Jakarta kepada dr. Yuwanda Nova sebagai Direktur Utama yang baru.

Selanjutnya, dr. Fidiansyah sebagai plt. Direktur Utama RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor kepada dr. Nova Riyanti Yusuf sebagai Direktur Utama. dr. Mursyid Bustami sebagai plt. Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional dr. Mahar Mardjono Jakarta  kepada dr. Adin Nulkhasanah sebagai Direktur Utama. dr. Mohammad Syahril sebagai plt. Direktur Utama RS Pusat Infeksi dr. Sulianti Saroso Jakarta kepada dr. Alvin Kosasih sebagai Direktur Utama.

(RSMDJ/Khairian)

 

Menteri Kesehatan RI Lantik Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG, KFM, MARS sebagai Direktur Utama RSUP Dr M Djamil

Luhur Joko Prasetyo SE Jabat Direktur Perencanaan dan Keuangan

RSMDJ — Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, melantik Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG KFM MARS sebagai Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Rabu (17/5).

Kegiatan pelantikan yang dilaksanakan secara daring dan luring itu juga melantik pejabat tinggi pratama, pejabat fungsional, dan direksi rumah sakit vertical sekaligus mengukuhkan dewan pengawas rumah sakit di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Rabu (17/5/2023).

Untuk RSUP Dr M Djamil, Menteri Kesehatan juga melantik Direktur Perencanaan dan Keuangan, Luhur Joko Prasetyo SE.

Dalam amanatnya, Menkes mengatakan pelantikan pejabat di lingkungan Kemenkes merupakan perwujudan dari transformasi pilar ketujuh, yaitu budaya kerja dan organisasi Kemenkes.

Dikatakan Budi Gunadi, pihaknya ingin memastikan setiap pegawai di lingkungan Kemenkes adalah yang terbaik, tidak hanya bisa menciptakan perubahan di lingkup nasional, namun juga internasional.

“Kita ingin benar-benar menciptakan Kementerian dan Lembaga yang berisi orang-orang terbaik yang ada di negara ini. Bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan kebanggaan karena perannya di dunia internasional,” ujar Menkes Budi.

Ia berpesan kepada pejabat yang baru di lantik dan mengingatkan empat pilar yang harus dipedomani dan dijalankan bagi pejabat yang baru dilantik, yakni  pertama, menjaga  integritas dengan baik, bekerja dengan baik dan bisa dipanuti bawahan, rekan kerja dan masyarakat

Kedua, bekerja professional untuk memberikan yang terbaik. Ketiga, kerja sama dan komunikasi yang baik. Dan yang terakhir Menkes mengingatkan agar harus berani menantang diri, meningkatkan kapasitas.

“Tentunya rotasi akan semakin ditingkatkan agar bisa bekerja bersama-sama dan tentunya agar kebiasaan kerja sama kita bisa cairkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN RSUP Dr M Djamil yang sebelumnya dijabat dr. Rahmadian, akan menempati jabatan baru sebagai Direktur Layanan Operasional RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang. (RSMDJ/Khairian)  

Peningkatan Kompetensi Neonatus bagi Perawat dan Bidan

RSMJD —-  Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keterampilan Tenaga Kesehatan khususnya di bidang Neonatus (Bayi Baru lahir), RSUP Dr M Djamil Padang bekerja sama dengan CN Sumatera Barat gelar pelatihan NICU Practice.

Kegiatan yang diikuti tenaga kesehatan perawat dan bidan di Sumatera Barat ini  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketarampilan penanganan neonatus. Dan juga sekaligus mendukung program Kementerian Kesehatan sebagai salah satu dari 9 layanan prioritas kesehatan masyarakat.

“Tentunya kami sangat mendukung kegiatan ini, sebagaimana kita ketahui neoatus merupakan salah satu layanan prioritas kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Direktur Utama RSUP Dr M Djamil yang diwakili Koordinator Diklit, Ns. Hendria Putra, M.Kep, Sp.KMB dalam pembukaan kegiatan, Sabtu (13/5) di Auditorium RSUP Dr M Djamil.

Dikatakannya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) yang cenderung tinggi di Indonesia, melalui pelatihan tersebut diharapkan mampu berperan penting membantu dan menekan kematian tersebut.

“Kegiatan ini tentu sangat penting dan peningkatan kompetensi merupakan suatu keharusan, apalagi soal Neonatus bukanlah hal yang mudah,” ujar Ns. Hendria sembari mengharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan semaksimal mungkin.

Sementara itu, dr. Devi Novrianti, Sp.A mewakili Ketua CN Sumbar, dr. Eny Yantri Sp.A (KA) yang juga merupakan DPJP RSUP Dr M Djamil mengatakan kegiatan yang digelar pihaknya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pemerintah dalam hal Neonatus.

“Upgrade neonatus itu sangkat penting, tujuannya jelas untuk menurunkan AKI dan AKB,” ujarnya sembari mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ketua Pelaksana, Ns. Suhelmida Munir, S.Kep menjelaskan kegiatan pelatihan Nicu Practice dilaksanakan hari Sabtu (13/5) dan Minggu (14/5) yang diikuti sebanyak 25 peserta.

“Untuk hari pertama kegiatan peserta akan disuguhkan materi seputar neonatus dan hari kedua kita akan fokus pada praktik dan pendampingan bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Sejumlah materi akan disampaikan narasumber terkemuka yang akan menyuguhkan materi seperti etik dan legal aspek pemasangan akses intravena, anatomi sistem pembuluh darah dan konsep vaskular, implementasi Bundle HAIs Intravena, pengenalan closed system akses intravena dan sejumlah materi neonatus lainnya.

(RSMDJ/Khairian)

Medical Check UP (MCU) Bagi Bakal Calon Anggota Legislatif

RSMDJ — Rumah Sakit Umum Pusat M. Djamil Padang sudah mulai melayani Pemeriksaan Kesehatan (Medical Check Up) sejak Rabu (3/5) bagi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Sumatera Barat.

Pemeriksaan kesehatan ini sesuai dengan penunjukan RSUP Dr M Djamil untuk melayani pemeriksaan kesehatan calon anggota legislatif sebagai salah satu syarat administrasi bakal calon anggota legislatif yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melingkupi kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkoba.

“Ya kami (RSUP Djamil,red) sudah mulai melakukan MCU bagi bakal calon anggota legislatif,” ujar plt. Direktur Utama RSUP Dr M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MAR, Rabu (3/5).

Dijelaskannya, pelaksanaan MCU di buka mulai pukul 08.00 WIB, yang dipusatkan di 4 titik  pemeriksaan di Gedung Instalasi Rawat Jalan, yakni di Taman Instalasi Rawat Jalan Lantai I, Lantai III, poliklinik eksekutif dan ruang vaksinasi (Depan Gedung Instalasi Rawat Jalan).

Untuk fasilitas pemeriksaan dikatakan dr. Dovy,  pihaknya telah menyiapkan semaksimal mungkin untuk pemeriksaan kesehatan bakal calon legislatif  baik sumber daya manusia maupun alat-alat pemeriksaan dan penunjang.

Untuk pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan dokter spesiali penyakit dalam, spesialis THT, mata, pemeriksaan jantung (ECG). Sementara pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan laboratorium dengan pemeriksaan darah rutin, darah sewaktu, total kolestrol, ureum, kreatinin, SGOT, SGPT, pemeriksaan Radiologi dengan rontgen torax, pemeriksaan urine untuk tes narkoba, lalu pemeriksaan Rohani dengan CFIT/AMP, Warteg tes dan Grafis tes, MMPI serta pemeriksaan dengan dokter spesialis jiwa.

Hasil pemeriksaan ini nanti akan dikeluarkan surat sesuai syarat yang ditentukan KPU yaitu Surat Keterangan Sehat Jasmani, Surat Keterangan Sehat Rohani, Surat Keterangan Bebas Narkoba, dan Rekap  pemeriksaan Kesehatan.

Dr. Dovy mengungkapkan untuk dapat dilayani peserta yang akan mengikuti pemeriksaan itu harus melengkapi dengan fotocopi KTP, untuk Peserta H-1 harus berpuasa paling tidak 8-10 jam sebelum jadwal pemeriksaan. Sementara untuk pendaftaran dapat dilakukan secara offline yakni dengan datang langsung ke RSUP Dr M Djamil dan secara online melalui scan barcode pendaftaran yang dapat di akses via website www.rsdjamil.co.id atau follow akun media sosial kami IG: RSUP Dr. M. Djamil Padang atau IG Kanal Djamil.

Untuk biaya paket MCU dikatakannya, saat ini disediakan paket khusus pemeriksaan kesehatan baik jasmani, rohani dan narkoba dengan harga paket Rp. 1 juta, dan berlaku hingga 31 Mei 2023 mendatang.

“Tentunya kami akan memberikan pelayanan terbaik bagi bagi masyarakat dan khususnya bagi bakal calon legislatif ini,” pungkas dokter konsultan fetomaternal itu.

(RSMDJ/Kharian)

Apel Perdana Pasca Libur dan Cuti Lebaran Idul Fitri 1444 H

RSMDJ — Setelah melaksanakan cuti bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, seluruh Karyawan/I di lingkungan RSUP Dr M Djamil Padang kembali masuk kerja.

Hari pertama masuk kerja pasca cuti lebaran diawali dengan pelaksanaan apel bersama yang dilaksanakan di halaman terbuka Lantai IV Gedung Poliklinik Rawat Jalan, Rabu (26/4)) yang dipimpin oleh plt. Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS.

Dalam sambutannya, dr. Dovy meyampaikan ucapan mohon maaf lahir batin dan berharap menjadikan spirit Idul Fitri sebagai momentum yang terbaik untuk meningkatkan kinerja.

“Hari ini kita kembali ke kantor untuk melayani dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sesuai dengan motto RS kita, Kepuasan Anda Tujuan Kami,”sebutnya.

Dihadapan seluruh peserta apel yang terdiri dari Jajaran Direksi, Koordinator dan Subkoordinator, Kepala Kelompok Staaf Medis (KSM), Kepala Komite,Kepala Instalasi, dan seluruh staf manajeman. plt. Dirut itu mengajak seluruh civitas hospitalia untuk terus berkontribusi untuk kemajuan RSUP Dr M Djamil.

Pihaknya merasa beryukur atas capaian yang sudah diraih selama ini dan mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan etos kerja dengan penuh dedikasi dan integritas, serta melakukan trobosan dalam menjalankan setiap tanggung jawab.

“Kami percaya kita mampu untuk terus berbenah dan itu juga sejalan dengan tranformasi yang terus digaungkan Kementerian Kesehatan,”kata dr. Dovy.

Ke depan diingatkannya kepada seluruh pihak, RSUP Dr M Djamil akan terus  meningkatkan layanan dan melakukan pengembangan Klas Rawat Inap Standar (KRIS) agar dapat dijalankan dengan baik sesuai amanat Undang-undang untuk dimulainya perawatan KRIS.

Oleh karena dikatakan plt Dirut, solidaritas, sinergi dan inovasi menjadi kunci menjadi jalan terbaik untuk menjalankan cita-cita bersama tersebut.

Melalui semangat Idul Fitri ini, dr. Dovy mengajak untuk membulatkan tekad dan niat untuk melakukan yang terbaik untuk RSUP Dr M Djamil. Sebagai penerus estafet kepemimpinan Dirut sebelumnya, dikatakan dr. Dovy pihaknya akan terus melanjutkan hal yang sudah dirintis sehingga RSUP Dr M Djamil terus diperhitungkan.

“Mari bersama kita hadapi tantangan ini, tentu bersama Tuhan Yang Maha Es akita berharap agar diberikan kekuatan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat sehingga menjadikan M Djamil, menjadi RS kebanggan bagi Indonesia ini,”pungkas mantan Ketua POGI Sumatera Barat itu.

Usai gelaran apel, seluruh peserta melanjutkan kegiatan salam permohonan maaf lahir bathin dengan Jajaran Direksi.

(RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45