RSUP Dr. M. Djamil menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi dari Direktorat Jenderal Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen Mutu SDMK), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Ruang Rapat Direksi, pada Kamis (19/6). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penjaminan mutu pelaksanaan program fellowship serta penguatan penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan.
Tim monev dari Kementerian Kesehatan yang hadir dalam kunjungan ini antara lain Dewi Pusparani, SKM, MKM; Maryani, SKM; dan Syarifah Khodijah. Dari pihak RSUP Dr. M. Djamil, kegiatan dihadiri oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes., Ketua Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) Dr. dr. Daan Khambri, Sp.B (K) Onk, M.Kes., para Ketua Kelompok Staf Medik (KSM), Pejabat Fungsional, serta peserta program fellowship.
Dalam sambutannya, dr. Maliana menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyambut baik kesempatan untuk meningkatkan koordinasi antar instansi dalam rangka memperkuat kualitas program fellowship. Ia juga menekankan pentingnya penambahan serta pemerataan distribusi SDM kesehatan, khususnya untuk wilayah Sumatera Barat.
“Tentunya adanya program ini di RSUP Dr. M. Djamil akan menambah pengadaan, penyediaan, serta distribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Sumbar khususnya, dan Sumatera pada umumnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan utama di Sumatera Barat telah lama berperan aktif dalam menyelenggarakan berbagai program fellowship di bidang spesialisasi kedokteran. Rumah sakit ini terus berkomitmen menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan fasilitas terbaik bagi para peserta.
“Saat ini, terdapat lima Kelompok Staf Medik (KSM) di RSUP Dr. M. Djamil yang melaksanakan program fellowship, yaitu: KSM Jantung dan Pembuluh Darah dengan program Kardio Intervensi, KSM Ilmu Kesehatan Anak dengan program Neonatologi dan Emergensi Rawat Intensif Anak, KSM Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dengan program Terapi Sistemik Onkologi Toraks, MDR in TB and Lung Infection, serta Pulmonologi Intervensi Lanjut, KSM Neurologi dengan program Neuroimaging Nursonologi, dan KSM Ilmu Penyakit Dalam dengan program Tatalaksana Penyakit Ginjal Dialisis Tahap Dasar,” jelasnya.
Sementara itu, Dewi Pusparani, SKM, MKM; perwakilan dari Ditjen Mutu SDMK menyampaikan kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program fellowship di RSUP Dr. M. Djamil. “Kami ingin melihat mulai dari proses perencanaan, penyelenggaraan, hingga capaian yang telah diraih, termasuk jumlah peserta dan insiden fellowship di RSUP Dr. M. Djamil,” terangnya.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil RSUP Dr. M. Djamil, penjelasan alur penerimaan peserta fellowship, serta sistem penyelenggaraan program. Tim monev kemudian menyampaikan hasil evaluasi awal dan temuan lapangan sebagai bahan diskusi bersama.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab antara tim Ditjen Mutu SDMK dan jajaran manajemen rumah sakit. Diskusi berlangsung hangat dan terbuka, membahas tantangan, solusi, serta langkah strategis untuk meningkatkan mutu program fellowship ke depan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan mutu pendidikan tenaga kesehatan serta mendukung distribusi SDM kesehatan yang lebih merata di Indonesia, khususnya di wilayah barat.(*)