Gerak Cepat KSP, Dukung Percepatan KRIS di RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Menindak lanjuti pertemuan Direksi RSUP Dr M Djamil dengan Tenaga Ahli Kesehatan dan Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) terkait pengembangan dan peningkatan standar pelayanan kesehatan di RSUP Dr M Djamil Padang, Senin (27/6) di Jakarta.

Kemarin (28/6) Tenaga Ahli, KSP dan Sekeretaris Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI lakukan penelusuran lapangan dan pertemuan bersama PT. KAI, Badan Pertanahan Negara dan Dinas Perhubungan terkait rencana pengembangan Klas Rawat Inap Standar (KRIS) di RSUP Dr M Djamil Padang.

Diskusi bersama tersebut membahas rencana pemanfaatan lahan yang direncanakan untuk pengembangan KRIS yang tercatat sebagai aset PT. Kereta Api Indonesia.

Pada prinsipnya, Pihak PT. KAI setuju untuk pengembangan pelayanan kesehatan di RSUP Dr M Djamil Padang terutama dalam upaya tranformasi di bidang kesehatan sesuai dengan amanat Perundang-undangan selaras dengan komitmen manajemen RSUP Dr M Djamil untuk terus berbenah. Untuk itu, komunikasi dan pertemuan lintas sektoral yang berkelanjutan terus dimatangkan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Azhar Jaya SKM, MARS berharap agar rencana pengembangan pelayanan kesehatan dapat didukung penuh oleh seluruh pihak terutama dari PT KAI yang saat ini asetnya bersebelahan dengan RSUP Dr M Djamil Padang.

“Tentunya kita bersama mendukung niat pengembangan pelayanan kesehatan, mari bersama kita untuk bahu membahu untuk mewujudkan pelayanan pemerintah khusunya pelayanan kesehatan di RSUP Dr M Djamil ini,” kata Sesdirjen Yankes tersebut.

dr Azhar Jaya mengakui pihaknya banyak belajar dari PT KAI yang terus berevolusi menghadirkan pelayanan yang mengedepankan costumer sehingga mampu membuktikan diri berjalan jauh ke depan yang mengedepankan pelayanan.

“Kita melihat perkembangan PT KAI yang terus berevolusi, bahkan semua orang dan turis sekalipun sangat senang menggunakan kereta api dalam moda transportasi dan berwisata,” terangnya.

Untuk itu pihaknya berharap dukungan dari PT KAI sangat diharapkan, sehingga dapat mengikuti jejak dan langkah revolusi yang dilakukan untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Abetnego Panca Putra Tarigan , Deputi II Kantor Staf Presiden juga mengajak semua pihak untuk bersama bertanggung jawab melayani masyarakat, salah satunya peningkatan standar pelayanan kesehatan rumah sakit agar lebih memanusiakan manusia.

“Tentunya kami mengapresiasi seluruh pihak dan Lembaga yang hadir dalam pertemuan ini terutama dari PT KAI dan membantu dalam menyukseskan KRIS (Kamar Rawat Inap Standar) ini,”ujarnya sembari berharap realisasi penerapan KRIS di RSUP Dr M Djamil dapat dilaksanakan pada awal tahun 2023 mendatang.

Sementara itu, Vice President PT KAI Divre II Sumbar, Mohamad Arie Fathurrohman mengungkapkan pihaknya siap mendukung penuh upaya peningkatan pelayanan bagi masyarakat terutama dalam hal peningkatan standar pelayanan kesehatan khususnya di RSUP Dr M djamil Padang.

Di sisi lain, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr dr Yusirwan  SpB, SpBA (K) MARS, FISQua berharap untuk progres pengembangan layanan kesehatan RSUP Dr M Djamil sangat membutuhkan dukungan dari PT KAI, terutama ketersediaan tambahan lahan aset PT KAI. Hal itu sebagai bentuk peningkatan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang profesional dan komprehensif khususnya di Sumatera tengah, sehingga dapat bersaing bersaing di Asia tenggara.

Tidak jauh berbeda direksi RSUP Dr M Djamil yakni Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN, dr Rahmadian MKM, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM juga berharap semoga semangat dan kebersamaan untuk melayani seluruh pihak sebagai langkah untuk memajukan pelayanan kesehatan khususnya di Sumatera Bagian tengah. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil, Kuliah Pakar Transplantasi Ginjal bersama Profesor Hiroshima University

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang hadirkan Profesor dari Hiroshima University dalam kegiatan bertajuk kuliah pakar tentang Transplantasi Ginjal dan Bedah Digestive, Senin (27/6) di Auditorium  Lantai IV Gedung Adminstrasi, dengan menghadirkan Hiroyuki Tahara, M.D, Ph.D dari Departement of Gastroenterological and Transplant Surgery, Hiroshima University.

“Tentu kuliah pakar ini sangat besar manfaatnya bagi kami dan dapat mengambil peluang besar untuk menjajaki kerjasama, mengingat salah satu peran RSUP Dr M Djamil sebagai Teaching Hospital khususnya menerjemahkan program Kemenkes RI bahwa RS Vertikal mesti menjadi center excellent,” kata Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM di sela-sela kegiatan.

Dikatakannya, kehadiran professor tersebut juga sebagai langkah awal dan strategis untuk ditingkatkan dalam rangka meningkatkan komptensi tenaga dokter di RSUP Dr M Djamil khususnya di bidang transplantasi ginjal.

“Hadirnya Prof Tahara mudah-mudahan dapat berkelanjutan, kita berharap nantinya dokter kita bisa sejajar dan belajar di Hiroshima University, dapat meningkatkan kompetensi melakukan teknologi kesehatan dan keahlian yang tentunya bermanfaat untuk kemajuan M Djamil,” ungkapnya.

Ia menyebut, dalam kuliah pakar tersebut bertindak sebagai peserta adalah dokter multi disiplin RSUP Dr M Djamil seperti dokter bedah, ginjal, urologi, pakar gizi dan lainnya.

“Tentunya transplantasi ini melibatkan multi disiplin makanya kita hadirkan dokter yang terlibat untuk transplantasi ginjal ini, kolaborasi tim ini lah yang menjadi nilai M Djamil sebagai rumah sakit tersier atau rs multisiplin, ini poin penting kita sebagai rs teaching hospital dan subspesialisasi,”terang dr Dovy.

Tidak hanya transfer ilmu dan tanya jawab tentang Transplant Ginjal dan Bedah Digestive, Hiroyuki Tahara, M.D, Ph.D didamping pimpinan RSUP Dr M Djamil juga melakukan kunjungan ke ruang kamar operasi. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Raih Akreditasi “A” Institusi Penyelenggara Pelatihan Kesehatan

Diserahkan Langsung Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang resmi menerima Sertifikat Akreditasi “A” dalam tata kelola penyelengaraan pendidikan dan pelatihan. Kerja keras serta komitmen RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjadi institusi penyelenggara pelatihan kesehatan tersertifikasi akhirnya berbuah manis.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI drg Arianti Anaya MKM kepada Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr dr Yusirwan SpB SpBA (K) MARS, di Aula Lantai 4 Gedung Adminitrasi dan Rawat Jalan RSUP Dr M Djamil, Sabtu (25/6).

Dengan adanya sertifikasi ini ke depan RSUP Dr M Djamil sudah bisa melakukan pelatihan untuk internal maupun eksternal. Menjadi rumah sakit penyelenggara pelatihan dan kesehatan merupakan salah satu bentuk upaya RSUP Dr M Djamil Padang dalam mewujudkan transformasi kesehatan.

Pada kesempatan itu juga, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI juga meninjau Gedung Pendidikan dan Pelatihan RSUP Dr M Djamil Padang.Turut mendampingi Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Direktur Peningkatan Mutu Nakes Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy,MA, Direktur Umum, SDM dan Pendidikan Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr Rose Dinda Martini SpPD K-GER FINASIM, Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN, dr Rahmadian MKM.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Dr. dr. Afriwardi, SH, Sp.KO, MA, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr Lila Yanwar, MARS, Direktur Poltekes Kemenkes RI Padang, Dr. Burhan Muslim, SKM, M.Si, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya sekaligus jelang mengungkap raihan penilaian Diklit RSUP Dr M Djamil Padang, drg. Arianti Anaya MKM menjelaskan ada 6 pilar dalam transformasi kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI yang salah satunya adalah terkait SDM Kesehatan.

“Pandemi Covid-19 menyadarkan kita bahwa kesehatan merupakan salah satu hal yang utama. Tanpa kesehatan seluruh permasalahan termasuk ekonomi menjadi terganggu. karena itu, sektor kesehatan perlu melakukan transformasi, salah satunya terkait kompetensi sumber daya manusia,” kata drg, Ariyanti Anaya MKM.

Dikatakannya, melihat kembali kondisi tenaga kesehatan pada Pandemi Covid-19, masih sangat banyak dibutuhkan tenaga kesehatan baik secara kuantitas masih kurang begitupun dengan kualitas. Saat ini ada tiga permasalahan kesehatan yang sedang kita hadapi, pertama jumlah SDM yang belum mencukupi, kedua distribusi yang tidak merata, dan yang ketiga kualitas tenaga kesehatan yang masih dibawah standar yang diharapkan.

“Sangat penting dilakukan peningkatan mutu tenaga kesehatan kita melalui pelatihan-pelatihan kesehatan yang diperlukan. Dengan adanya Akreditasi “A” ini, nantinya pelatihan dan peningkatan mutu tersebut dapat diselenggarakan langsung di RSUP M Djamil Padang,” harapnya.

Meski begitu Ia mengingatkan, sebagai pengampu wilayah Sumbar, Riau, Kepri, Jambi dan Bengkulu, RSUP M Djamil tentu mempunyai tantangan besar dalam meningkatkan mutu dan kompetensi tenaga kesehatan.

“Terutama dalam penyelenggaraan pelatihan kesehatan yang terakreditasi,” pungkasnya sembari mengucapkan selamat dan sukses atas Raihan RSUP Dr M Djamil Padang yang sudah terakreditasi “A”.

Dalam acara akreditasi ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang turut hadir mengapresiasi sertifikat akreditasi “A” yang baru saja diterima RSUP M Djamil tersebut.

“Dengan terakreditasinya RSUP Dr M Djami Padang sebagai institusi penyelenggara pelatihan kesehatan dapat memberikan dampak untuk peningkatan kualitas tenaga kesehatan yang berkompetensi sesuai harapan khususnya di Sumatera Barat,” cetusnya.

“Pandemi Covid-19 menjadi pelajaran sekaligus mengingatkan agar kita mempersiapkan tenaga kesehatan. Jadi kita harus siap dengan strategic plan untuk nakes di Sumbar, bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas yang utama,” kata Wagub.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS FISQua tidak mampu mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaanya kegembiraan atas Raihan yang diperoleh. Ia mengungkapkan RSUP M Djamil memiliki potensi pendidik yang kompeten dengan segudang ilmu dan pengalaman. Dengan adanya akreditasi tersebut Kedepannya RSUP Dr M Djamil dapat menyelenggarakan pelatihan dari tingkat dasar keperawatan hingga spesialis.

“Kemampuan mendidik yang dimiliki RSUP M Djamil ini tidak kurang dari 500 orang per minggu, kita punya staf pengajar dan guru-guru yang luar biasa, tapi sebelumnya tidak bisa mengajar karena belum terakreditasi. Sekarang setelah pintu terbuka, bisa dibayangkan upgrade ilmu yang bisa dilakukan langsung dengan pasien,” ujar Yusirwan.

Dikatannya, sebagai rumah sakit pelayanan, pendidikan dan pelatihan RSUP Dr M Djamil terus berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia dan sarana dan prasarana.

“Sebab itu, RSUP Dr M Djamil terus mendorong bagian pendidikan, pelatihan dan penelitian terus bergerak maju, dinamis. Dengan telah akreditasi A RSUP Dr M Djamil Padang bisa menjadi pusat pendidikan dan pelatihan yang kompeten, profesional, bermutu,” tuturnya.

Ditambahkan Direktur Umum SDM dan Pendidikan Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM, RSUP Dr M Djamil merupakan rumah sakit rujukan, tidak hanya untuk wilayah Sumbar. Akan tetapi juga untuk wilayah bagian tengah Sumatera. Sebab itu, diperlukan sumber daya manusia yang andal profesional. Kondisi demikian memerlukan tata kelola pendidikan dan pelatihan yang profesional dan mempunyai standar indikator mutu yang terukur.

“Dari pemikiran ini bagian Diklat RSUP DR M Djamil harus diakreditasi oleh Kemenkes RI. Persiapan untuk mendapatkan lulus akreditasi Diklat cukup panjang dan melelahkan, akhirnya lulus akreditasi. Dengan telah diserahkan Sertifikat Akreditasi dengan nilai A, semua civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil Padang harus terus menerus mengawal agar harapan sumber daya manusia yang andal, profesional, kompeten, ramah santun dapat diwujudkan,” harapnya seraya mengatakan Surat Izin Operasional (SIO) RSUP Dr M Djamil telah diperpanjang oleh Kemenkes RI untuk jangka waktu 5 tahun.

Sebagaimana diketahui, RSUP Dr M Djamil Padang merupakan institusi penyelenggara pelatihan kesehatan terakreditasi yang ke sebelas di seluruh Indonesia. Kedepan, M Djamil siap untuk bersama-sama dengan seluruh oraganisasi profesi dibidang kesehatan dalam upaya peningkatan mutu dan kompetensi SDM tenaga kesehatan. (RSMDJ/Rizki Rasyidi/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Komit Bangun Lingkungan Sehat Dan Penerapan Perilaku Peduli Lingkungan

Wagub Sumbar : RSUP Dr M Djamil telah Melakukan Transformasi Lingkungan dengan Sangat Baik

RSMDJ — Gelaran peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni diperingati secara meriah di RSUP Dr M Djamil Padang. Manajemen Rumah Sakit Vertikal rujukan untuk Sumatera bagian Tengah itu komitmen menciptakan lingkungan sehat dan membudayakan perilaku yang berbasis ramah lingkungan.

Puncak kegiatan tersebut digelar Jumat (17/6) di taman poliklinik rawat jalan dan halaman taman rawat inap bedah RSUP Dr M Djamil. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Ir. Siti Aisyah, M.Si didampingi jajaran Direksi RSUP Dr M Djamil Padang.

Atas nama Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr.dr Dovy Djanas SpOG, KFM menuturkan Civitas Hospitalia RSUP M Djamil Padang komit bangun lingkungan sehat bebas plastik, dengan menggunakan tumbler serta melakukan penanaman pohon hijau di lingkungan rumah sakit serta membudayakan perilaku peduli lingkungan.

Dikatakannya dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia bertema ‘Only One Earth’ pihaknya akan terus mengavokasi dan mengedukasi perubahan transformasi lingkungan secara global.

“Perayaan ini mampu membuka mata kita bahwa dengan menjaga lingkungan merupakan kewajiban kita, kegiatan ini juga merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian dalam memperbaiki kondisi alam saat ini,” terangnya disela-sela kegiatan.

Menurutnya, lingkungan yang kumuh akan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat, ini merupakan salah satu faktor yang menjadi pendorong untuk membuat lingkungan sehat dan nyaman, membuka ruangan hijau yang disiapkan dengan masterplan ramah lingkungan.

Kemudian, ia meminta setiap kita mengubah gaya hidup dari hal yang kecil-kecil, seperti mulai memakai tumbler, membudayakan tidak memakai kantong plastik.

“Hal ini harus kita contohkan dalam bentuk perilaku dan tindakan. Seperti nanti ketika ada rapat kita akan menyediakan air minum dan peserta menggunakan tumbler,” katanya sembari mengucapkan rasa syukur atas dukungan dan kunjungan Wakil Gubernur Sumbar dalam puncak kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menyampaikan Sumbar berkomitmen melakukan kegiatan seperti pembagian tempat sampah untuk mobil angkutan, mobil pribadi, mobil umum, dan penggunaan tumbler.

Menurut Wagub, RS M Djamil Padang telah melakukan transformasi lingkungan dengan sangat baik. Hal tersebut tampak dari tampilan fisik lingkungan rumah sakit sudah banyak taman, tanaman, ikan-ikan cupang dengan tanamannya dan lain sebagainya.

“Kita dapat melihat tranformasi yang dilakukan RSUP Dr M Djamil terhadap kepedulian dalam menjaga lingkungan ini, penguraan penggunaan plastik, penggunaan tumbler, taman yang asri, penanaman pohon dan lainnya,” pungkasnya.

Tidak hanya di RSUP Dr M Djamil Padang, pihaknya berharap nantinya Sumbar juga akan menerapkan hal yang sama, sehingga hal ini dapat mempercepat pergerakan mengurangi sampah plastik dan kegiatan ramah lingkungan lainnya.

Dalam hal ini Wakil Gubernur sangat mendukung penuh komitmen dari RSUP M Djamil yang juga sejalan dengan harapan perubahan Sumbar untuk menjadi provinsi yang bebas sampah plastik. 

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis tumler kepada karyawan RSUP Dr M Djamil, penanam pohon serta penandatanganan komitmen bersama RSUP Dr M Djamil menuju Rumah Sakit Ramah Lingkungan. (RSMDJ/Khairian)

Studi Tiru Pengembangan Geriatri, RSUD Puri Husada Tembilahan Kunjungi RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan Indragiri Hilir Provinsi Riau melakukan kunjungan ke RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (10/6).

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Direktur RSUD Puri Husada, dr. Saut Pakpahan di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Dovy Djanas SpOG-KFM.

Kedatangan rombongan tersebut disamping memperkuat kerja sama yang sudah terbangun selama ini, juga bertujuan untuk meninjau langsung pelayanan geriatri yang ada di RSUP Dr M Djamil Padang.

“Tentu kunjungan ini sangat berarti bagi kami, sebenarnya kami sudah lama ingin ke sini (RSUP-red), namun terkendala Pandemi, sehingga baru sekarang niat itu tersampaikan,”ujar Direktur RSUD Puri Husada, dr Saut Pakpahan dalam temu ramah yang digelar di Ruang Rapat Direksi RSUP Dr M Djamil Padang.

Diungkapkannya, saat ini pihaknya telah mengirim tenaga dokter untuk didik di RSUP Dr M Djamil Padang dalam Program Pendidikan Profesi Dokter (PPDS) dan kedatangan rombongan tersebut juga dalam rangka memberikan semangat kepada rekan sejawat yang tengah menempuh Pendidikan tersebut.

“PPDS kami saat ini ada di Patalogi Anatomi dan mata, dan tentunya juga berharap untuk diberikan kemudahan dalam proses pendidikannya, mengingat saat ini kondisi kami (RSUD-red) sangat membutuhkan tenaga sejawat kami tersebut,”harap dr Saut.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini di RSUD Puri Husada belum membuka layanan geriatri dan momentum kunjungan tersebut dapat dimanfaat sebaiknya untuk meninjau langsung layanan geriatri yang ada di RSUP Dr M Djamil, sehingga dapat membuka layanan tersebut di RSUD Puri Husada.

“Kami di Puri Husada akan memulai membuka layanan geriarti, makanya kami perlu banyak-banyak berkunjung ke sini, sehingga nanti dapat menjadi layanan unggulan di RS kami, dan tentunya bantuan RSUP Dr M Djamil sangat kami butuhkan,”tuturnya sembari mengatakan akan terus meningkatkan komunikasi dengan manajemen RSUP Dr M Djamil padang.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr Dovy Djanas SpOG-KFM menyambut gembira kunjungan rombongan dari RSUD Puri Husada. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas kesempatan dan kunjungan  yang dipimpin Direktur RSUD Puri Husada ke RSUP Dr M Djamil.

 “Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan kepada Bapak Direktur beserta rombongan ke RSUP kami, kami berharap semoga komunikasi kita dapat terus terjalin dengan baik, dan kami beserta manajemen siap membantu hal-hal yang dapat dibantu dalam rangka untuk pengembangan RSUD Puri Husada menjadi lebih baik,”pungkasnya.

Setelah melakukan temu ramah, rombongan juga berkesempatan langsung mengunjungi poliklinik geriatri. (RSMDJ/Khairian)

Implementasi Kelas Rawat Inap Standar

Kunker Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden

RSMDJ— Dalam rangka melakukan kunjungan kerja, RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) beserta tim yang bdipimpin langsung oleh dr. Noch T Mallisa, Jumat (3/6).

Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring sekaligus melakukan peninjauan kelayakan layanan berbasis Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Tenaga Ahli tersebut disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang beserta dewan direksi dan jajaran civitas hospitalia.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS, mempresentasikan tentang Kriteria Kelas Rawat Inap Standar dan masterplan RSUP Dr M Djamil dan dilanjutkan dengan tanya jawab dan arahan dari Tenaga Ahli KSP. Usai gelaran pertemuan dilanjutkan dengan telusur lapangan dan melihat langsung kondisi ruang rawat inap dan rencana pengembangan. (RSMDJ/Khairian)

Kunjungan Direktur Peningkatan Mutu Nakes dalam Rangka Bimtek Akreditasi Institusi

RSMDJ — Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Ir. Doddy Izwardy,MA melakukan kunjungan kerja sekaligus dalam rangka sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Akreditasi Institusi RSUP Dr M Djamil.

Kegiatan bimbingan teknis tersebut di buka oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Kamis (2/6) di Auditorium Lantai IV, diikuti oleh jajaran pimpinan dan koordinator unit yang ada di lingkup RSUP Dr M Djamil Padang.

Ns. Hendria Putra, M. Kep, SpKMB selaku Koordinator Bagian Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan (Diklit) menjelaskan bahwa kegiatan bimtek tersebut merupakan salah satu upaya pemenuhan peraturan perundang-undangan bahwa setiap instutusi Pendidikan harus terakreditasi Kemenkes RI.

“Tentunya bimtek ini sangat penting bagi kita dalam rangka peningkatan mutu di RSUP Dr M Djamil Padang, “tuturnya.

Direktur RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS menuturkan dan berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan yang digelar dengan serius. Sehingga nantinya dapat mengimplementasikannya dengan baik.

“Bimtek ini merupakan kegiatan dalam upaya mewujudkan pelayanan yang bermutu tertama di diklit, Akreditasi diklit bertujuan untuk mendapatkan pengakuan secara penuh dari Kemenkes sebagai legulator penyelenggara pelatihan yang terstandar,” katanya.

Untuk itu dikatakannya, dalam rangka memperoleh pengakuan akreditasi diklit maka pimpinan beserta staff berusaha semaksimal mungkin dalam penyiapan dan pemenuhan standar akreditasi. Akreditasi diklit sangat penting dalam upaya berkelanjutan program pendidikan dan pelatihan.

“Kita berharap dapat terakreditasi secara paripurna, dan tentunya kita mengucapkan terimakasih kepada Bapak Doddy Izwardi selaku direktur peningkatan mutu tenaga kesehatan atas kesediaan waktu, perhatian dan kebijaksanaan untuk membimbing kami, ”harap dr. Yusirwan.

 Sementara itu Direktur peningkatan mutu tenaga kesehatan Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy,MA mengapresiasi semangat dan komitmen civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil untuk mewujudkan kemajuan di RSUP Dr M Djamil Padang. (RSMDJ/Khairian)

Kebersamaan dan Keabraban untuk Kemajuan RSUP Dr M Djamil

Halal Bi Halal Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan keakraban, Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang laksanakan Halal Bi Halal yang digelar di Labuhan Sundai, Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (28/5) dimulai dengan keberangkatan di halaman RSUP Dr M Djamil Padang menggunakan 5 unit bus pariwisata. Dilanjutkan dengan perjalanan laut lebih kurang 15 menit menggunakan kapal kecil di Pelabuhan Tarusan menuju Kawasan Labuhan Sundai.

Sesampai di lokasi dilanjutkan dengan gelaran kegiatan pembukaan, dilanjutkan dengan acara senam bersama, outbone dan kegiatan lainnya. Suasana keakraban dan kebersamaan sangat kentara dalam kegiatan Dharma Wanita RSUP Dr Djamil tersebut. Para peserta yang hadir sekitar 200 peserta tersebut semakin semarak kerena setiap peserta menggunaakan dresscode putih dan hijab biru.

“Tentunya kita berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang semakin kuat dan bersatu, apalagi ini momentum yang tepat di hari kemenangan usai kita melaksanakan ibadah Ramadhan satu bulan penuh, semoga kegiatan dan kebersamaan ini makin kokoh dan solid,” tutur Ketua Dharma Wanita RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Mendhel Yanti MARS, FISQua.

Salah seorang peserta Sucitri Handalia merasakan kebahagiaan dan kebersamaan dalam gelaran kegiatan tersebut, ia berharap semoga dikesempatan yang mendatang kegiatan kebersamaan tersebut terus dapat dilaksanakan. (RSMDJ/Khairian)

Idul Fitri Momentum Memperkuat Silaturahmi

Halal Bi Halal Karyawan Pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang

RSMDJ— Bulan Syawal merupakan momentum yang tepat untuk saling memaafkan atas segala kesalahan dan khilafan, momentum hari kemenangan tersebut dimanfaatkan karyawan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang menggelar kegiatan Halal bi Halal di Auditorium Lantai IV, Kamis (26/5).

Memangkat tema “Dengan semangat Idul Firti, kita perkokoh silaturahmi dan kebersamaan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang” kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil periode 2005-2009 dr. H Suchyar Iskandar M. Kes yang juga selaku dewan pembina pensiunan serta Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS.

Kegiatan yang dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh Idrawati, dilanjutkan dengan hantaran kata dari Ketua pengurus pensiunan RSUP Dr M Djamil, Pipit Mutya SKM. Sambutan Dewan Pembina, Serta tausiah oleh Ustadz Fajril Huda dan sambutan Direktur Utama RSUP Dr M Djamil.

“Tentunya di momentum hari kemangan ini sudah sangat selayaknya kita bersyukur dan diberikan kesempatan untuk dapat menggelar kegiataan dan silaturrahmi antar sesama pensiunan M Djamil,” kata Pipik Mutya, Ketua pengurus pensiunan di hadapan para pensiunan yang hadir dikegiatan tersebut.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat memperkokoh silaturahmi sesama pensiunan serta bersyukur diberikan fasilitas oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil.

“Kita bersyukur diberikan fasilitas dan dapat menggelar kegiatan ini, berharap di masa yang akan datang kegiatan seperti ini dapat kita gelar secara berkala,”harapnya.

Dewan pembinan karyawan pensiunan RSUP Dr M Djamil Padang Dr. H Suchyar Iskandar M. Kes berharap para pensiunan dapat semakin solit dan memperkuat silaturrahmi dengan mengagendakan kegiatan rutin dan wirid pengajian.

Sementara itu Ustadz Fajril Huda dalam tausiahnya mengangkat tema tentang meraih kebahagiaan di masa pensiunan, hal itu dapat dilakukan dengan selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, suka berinfak dan bersedekah.

“Sedekah itu bukan saja soal materi, bertemu dengan saudara penuh senyuman adalah sedekah, hal itu dalam rangka menjaga hati tetap menjadi baik, mari bersama kita gunakan masa pensiunan untuk kebaikan dan meningkatkan ketaqwaan kita,”serunya sembari menutup tausiah dengan untaian doa bersama.

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS menegaskan pihaknya akan mendukung dan menfasilitasi kegiatan para pensiunan, hal itu semata untuk menjaga kebersamaan dan untuk kemajuan RSUP Dr M Djamil Padang.

Setelah rangkian acara dilanjutkan dengan kegiatan temu ramah, hiburan dan makan siang bersama. (RSMDJ/Khairian)

Cegah Kematian Ibu dan Anak dengan Sisrute Ponek Terintegrasi

Dinkes Sumbar : Kami menyambut baik adanya pengembangan Sisrute Ponek

RSMDJ — Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil Padang gelar kegiatan Penguatan Ponek Terintegrasi Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Gedung adminstrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Selasa (17/5).

Kegiatan yang diikuti Perwakilan rumah sakit dan Dinkes se-Sumbar dibuka langsun Direktur pelayana medik, keparawatan dan penunjang RSUP Dr M Djamil, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-Ger, FINASIM.

Dalam kesempatan itu dipaparkannya, Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat, jumlah kasus kematian ibu dan bayi di Sumbar mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2021 di banding tahun 2020.

Dikatakan dr Rose, ada dua penyebab utama dari peningkatan jumlah kasus kematian ibu dan bayi, yaitu penyebab langsung dan tidak langsung. Untuk penyebab langsung, kasus kematian ibu dan bayi didominasi oleh kasus positif Covid-19 dan pendarahan.

“Tentunya peningkatan jumlah kasus kematian ibu dan bayi tersebut sangat memprihatinkan. Selain itu berdasarkan indikator nasional, angka kematian ibu dan bayi sangat tinggi, termasuk Sumbar,” jelasnya.

dr Rose mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam rangka menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah meningkatkan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek) yang terstruktur dan terintegrasi di seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi Sumbar.

“Jadi kami menyelenggarakan kegiatan peningkatan dan penguatan pelayanan Ponek atau pelayanan bagi ibu-ibu hamil yang berisiko agar ibu dan anak selamat dalam proses persalinan dan lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) se-Sumbar,” katanya.

Ditambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri telah menargetkan kepada pemerintah daerah untuk sesegera mungkin menurunkan angka kematian ibu dan bayi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk rumah sakit yakni di bawah 2 persen.

Untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi tersebut maka layanan Ponek dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned) di tingkat Puskesmas harus diintegrasikan agar ibu dan bayi bisa selamat dalam proses persalinan dan lainnya.

Ia mengungkapkan, RSUP dr. M. Djamil Padang sebagai rumah sakit pengampu di Provinsi Sumbar selalu siap jika nanti rumah sakit dan puskesmas di daerah ingin berkonsultasi terkait permasalahan kesehatan ibu dan bayi.

“Kan ibu hamil yang berisiko ditangani terlebih dahulu di tingkat bidan atau puskesmas, jika nanti ibu hamil itu memiliki gejala kesehatan yang parah dan berisiko, tentu harus segera dirujuk ke rumah sakit daerah atau ke RSUP,” ujar Rose.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada semua pihak agar jangan terlambat membawa pasien ibu dan bayi ke RSUP dr. M. Djamil Padang agar ibu dan bayi tersebut bisa diselamatkan.

Sementara itu Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumbar Fionaliza dalam sambutannyamengungkapkan factor kematian ibu pada tahun 2021 didominasi oleh positif Covid-19, pendarahan dan hipertensi, sedangkan untuk bayi, penyebab kematian disebabkan oleh salah satunya Asfiksia.

Dijelaskan, berbagai upaya telah dilakukan baik dari Kemenkes maupun Dinkes berupa kebijakan transformasi kesehatan yang salah satunya transformasi pada rujukan.

“Kami menyambut baik adanya pengembangan dari Sisrute Ponek ini. Dan kami berharap dengan kegiatan ini, Sisrute bisa menekan kematian ibu dan bayi akibat faktor langsung dan tidak langsung,” tukasnya. (RSMDJ/Khairian)

SOSIALISASI : Perwakilan rumah sakit dan Dinkes se-Sumbar mengikuti kegiatan Penguatan Ponek Terintegrasi Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Provinsi Sumbar di RSUP dr. M. Djamil Padang.

WeCreativez WhatsApp Support
Layanan Call Center Mdjamil disini, silahkan ajukan pertanyaan anda.
Halo, Ada yang bisa dibantu ?