RSUP Dr M Djamil Raih Predikat “Sangat Baik” di Tingkat Nasional

Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan

RSMDJ — Betepatan dengan momentum hari jadi RSUP Dr M Djamil yang ke 69 pada 23 November 2022, RSUP Dr M Djamil Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan bidang kesehatan lingkungan dengan predikat “Sangat Baik”.

Penghargaan tertingggi di lingkungan Kementerian Kesehatan RI itu diterima langsung oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG-KFM bersama jajaran Instalasi Kesehatan Lingkungan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd di Hotel Discovery Ancol Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (23/11).

“Penghargaan ini sebagai salah satu bentuk pembinaan dan advokasi dalam mendorong keberhasilan program karena dapat menstimulasi penyelenggaraan kesehatan lingkungan serta apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, petugas kesehatan lingkungan, pelaku usaha, institusi dan tokoh masyarakat,” kata Wamenkes Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd dalam sabutannya.

Pemberian penghargaan bidang kesehatan lingkungan menjadi agenda rutin Kementerian Kesehatan. Apalagi, lingkungan sehat adalah salah satu bentuk upaya preventif dan promotif pengendalian penyakit berbasis lingkungan.

“Dimana paradigma sehat harus diimplementasikan di segala lini seperti di tempat fasilitas umum (bandar udara, pelabuhan, terminal, rumah sakit dan restoran, kantin),” tutur dr Dante.

Kementerian Kesehatan saat ini, sebut Dante, sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan.

Enam pilar transformasi kesehatan tersebut adalah transformasi pelayanan primer, transformasi pelayanan rujukan, transformasi ketahanan kesehatan. Kemudian transformasi SDM kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan serta transformasi teknologi kesehatan.

“Salah satu wujud transformasi kesehatan adalah melalui pemberian apresiasi/penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berkomitmen untuk implementasi aksi dalam mewujudkan berbagai program kesehatan (termasuk program penyehatan lingkungan). Ini dalam rangka percepatan pencapaian indikator pembangunan bidang kesehatan dalam RPJMN dan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024,” sebut Wakil Menkes RI itu.

Diketahui, Pemberian Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan dalam rangka HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tahun 2022 meliputi Provinsi dan kabupaten/kota yang berhasil dalam mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS).Rumah Sakit yang mewujudkan lingkungan yang sehat dan Sentra Pangan Jajanan/Kantin yang Memenuhi Syarat Higiene Sanitasi.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengucapkan syukur atas torehan prestasi ini.

Torehan penghargaan ini juga berkat kerja keras tim kesehatan lingkungan RSUP Dr M Djamil yang dipimpin oleh Saswita Kemala Dewi SKM MKKK.

Ia menyebut, dalam dua tahun ini bisa merubah wajah RSUP Dr M Djamil sesuai dengan Permenkes No 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

“Sekaligus juga persembahan Tim Kesling bertepatan dengan HUT ke-69 RSUP dr M Djamil pada 23 November,” ucap dr Dovy.

Penerapan kesehatan lingkungan rumah sakit ini mengacu pada Permenkes No 7 Tahun 2019. Ia mengatakan Ini sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas kesehatan lingkungan rumah sakit sesuai standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan,dimana instalasi kesehatan lingkungan menjamin kualitas maupun kuantitas lingkungan, mulai dari air, udara, pengelolaan limbah, radiasi, gizi, laundry dan lain-lainnya.

RSUP dr M Djamil Padang, tegas Dovy, berkomitmen untuk menerapkan green hospital sebagai wujud dukungan atas inisiatif global untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan hidup di bidang kesehatan. Termasuk mengadvokasi kebijakan yang mendukung kesehatan lingkungan dan masyarakat.

“Konsep green hospital ini mengorientasikan rumah sakit sebagai bangunan yang berwawasan lingkungan dan jawaban atas tuntutan kebutuhan layanan dan pelayanan paripurna serta berbasis kenyamanan dan keamanan lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, penghargaan penerapan kesehatan lingkungan ini mengacu ke pada penerapan Instrumen Kesehatan Lingkungan sesuai dengan Permenkes RI No 7 Tahun 2019.

Penilaian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari pengiriman dokumen IKL, dilanjutkan dengan penilaian video bukti penerapan IKL dan dilakukan verifikasi lapangan oleh tim kementerian kesehatan, dinas kesehatan kota padang dan dinas kesehatan provinsi ke rumah sakit. (RSMDJ/Khairian)

Pemprov Sumbar dan RSUP Dr M Djamil Padang perkuat penanganan TB bersama RSUP Persahabatan

RSMDJ- Berdasarkan data dari Global TB Report pada tahun 2021 tentang kasus TB di Indonesia, baru sekitar 48% dari total keseluruhan kasus TB yang ditemukan, diobati, dan dilaporkan ke dalam sistem informasi nasional. Hal ini menjadi PR besar kementerian kesehatan pada tahun ini untuk meningkatkan target penemuan dan pengobatan TB menjadi 90% dan minimal tingkat keberhasilan pengobatan diangka 74% sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU.

Untuk memenuhi target tersebut dibutuhkan upaya maksimal dari kementerian kesehatan untuk menyukseskan program penanganan TB. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kompetensi para pihak yang terlibat dalam penanganan kasus TB ini hingga ke level terbawah di daerah.

Menyambut hal tersebut, RSUP Dr M Djamil Padang sebagai rumah sakit vertikal yang menangani kasus-kasus berat TB untuk wilayah cakupan Sumatera Tengah bergandengan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat dalam mendukung dan mensukseskan target dari Menkes. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menjalin kerjasama atau MoU dengan RSUP Persahabatan untuk penanganan kasus TB.

Kegiatan seremonial penandatanganan MoU ini dilakukan di ruang auditorium RSUP Dr M Djamil Padang pada selesa (15/11). Penandatanagan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama RSUP Persahabatan, Dr. dr. Agus Dwi Sutanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR, sebagai pengampu dan DIrektur RSUP Dr M Djamil Padang, DR . dr . Yusirwan Yusuf , Sp.B , Sp.BA (K) , MARS beserta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat sebagai rumah sakit dan wilayah yang akan di ampu nantinya dalam penanganan kasus TB.

Kerjasama ini sangat ditunggu-tunggu dengan antusias oleh Dirut RSUP Dr M Djamil Padang karena hal ini merupakan impiannya dan semua pihak yang ada di Sumatera Barat untuk menyatukan semua pihak mulai dari pusat hingga ke level terandah di daerah untuk menangani kasus TB ini dengan cepat dan tepat. Hal ini disampaikannya dalam sambutan kegiatan penandatanagan MoU di RSUP Dr M Djamil Padang.

“Saya sangat senang dan sangat berharap hal ini terealisasi dengan baik dengan bersatunya pihak kita dari pusat dan daerah yang mana sampai kepada level puskesmas nantinya untuk bersama-sama kita membasmi tuberkulosis di Sumatera Barat”, ucapnya.

Pada kesempatannya Direktur Utama RSUP Persahabatan juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan target-target yang ingin diraih dengan adanya kerjasama yang dijalin anatara RSUP Persahabatan dengan RSUP Dr M Djamil Padang serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai pemangku kebijakan didaerah.

“Tuberkulosis ini memang menjadi PR besar dan target yang harus segera dituntaskan sesuai dengan arahan pak Menkes, karena kita masih sangat jauh dari target dalam penanganan kasus TB di Indonesia” ucapnya pada saat memberikan sepatah dua patah kata.

Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa ada tiga target yang ia harapkan dengan kedatangannya untuk melaksanakan kerjasama ini di Sumatera Barat.

“Ada tiga target yang diharapkan dengan kedatangan kami pada kesempatan ini dalam rangka kerjasama ini, yaitu yang pertama untuk menaikkan level kompetensi rumah sakit yang kami ampu, kedua meningkatkan pencatatan TB diseluruh rumah sakit di Sumatera Barat baik yang pemerintah maupun swasta, dan yang ketiga membuat nantinya telekonsultasi untuk penanganan kasus TB ini agar lebih efektif dan efisien”, jelasnya.

Kedepan RSUP Dr M Djamil Padang diharapkan dapat menjadi rumah sakit pengampu level paripurna dengan memenuhi beberapa sarat agar lebih maksimal lagi nantinya untuk menjadi pengampu di daerah Sumatera Barat. (Rizki Rasyidi)

Membanggakan!!! Nakesdan Ketegori Profesi Dokter Utusan RSUP Dr M Djamil Raih Peringkat Pertama Nasional

7 Kategori Nakesdan RSUP Dr M Djamil, 6 Terbaik di Lingkungan RS Vertikal Kemenkes RI

RSMDJ — Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Profesi Dokter dari RSUP Dr M Djamil Padang atas nama dr. Atikah Dafri berhasil menjadi yang terbaik pertama tingkat Nasional dalam perlombaan Nakesdan Rumah Sakit Vertikal di lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Keberhasilan yang membanggakan tersebut, juga disusul dengan 6 Nakesdan kategori lainnya utusan RSUP Dr M Djamil Padang yang berhasil masuk ke dalam 6 terbaik tingkat Nasional. Pengumuan pemenang perkategori perlombaan Nakesdan tersebut di laksanakan di Jakarta pada malam puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58, Senin (14/11) malam.

Kategori Nakesdan lainnya berhasil di raih RSUP Dr M Djamil Padang, yakni kategori Kesehatan Lingkungan  dan profesi Apoteker meraih peringkat ke tiga atas nama Saswita Kemala Dewi, SKM, MKKK dan Apt. Hesti Effendi, S.Farm.

Untuk kategori Nakesdan Profesi Keteknisian Medik dan Keteraoian Fisik masing-masingnya  meraih peringkat empat atas nama Yulfendri, A.Md.Pk, SKM dan Yenri Ernida, S.Ft, Ftr. Sementara itu, Lina Febrianti S.Kp, M.Kep yang mewakili Kategori Profesi Keperawatan dan Anggi Mutia Arda, SKM kategori Profesi Kesehatan Masyarakat.

Masing-masing pemenang di tiap kategori meraih penghargaan dan piagam dari Menteri Kesehatan RI, Ir Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha S.E, M.A, Ph.D dan Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Drg. Arianti Anaya, MKM.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, RSUP Dr M Djamil Padang pada tahun ini turut mengikuti penilaian nakes teladan untuk 10 katergori tenaga kesehatan dari total 13 kategori yang diperlombakan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 58. Untuk masing-masing kategori, diutus masing-masing satu orang terpilih dari seleksi internal yang telah diselenggarakan.

Dari 10 kategori yang diutus RSUP Dr M Djamil berhasil lolos untuk 7 kategori yang diperlombakan. Adapun 7 kategori tersebut adalah kategori profesi dokter, profesi perawat, tenaga kefarmasian, tanaga Kesmas, tenaga keterapian fisik, keteknisian medis, dan kategori tenaga kesehatan lingkungan.

Penilaian Nakesdan di lingkungan RS Vertijkal sebagaimana dimaksud adalah dalam rangka memberikan motivasi terhadap para tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dan berinovasi terhadap dunia kesehatan terutama di lingkungannya bekerja di wilayah masing-masing. Selamat!!! (RSMDJ/Khairian)

Komisi IX DPR RI Tinjau Penanganan GgAPA di RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Komisi IX DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi Felly Estelita Runtuwene melakukan kunjungan kerja khusus untuk membahas penanganan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) pada anak di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang.

“Hari ini kami bersama sejumlah anggota Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan untuk memantau penanganan kasus GgAPA, kegiatan digelar bersamaan di tiga daerah yakni Sumatera Barat, Aceh, dan Jawa Timur,” kata Felly Estelita ditemui usai kegiatan di Auditorium RSUP Dr M Djamil, Rabu (9/11).

Dalam pertemuan itu, Komisi IX DPR RI membahas dua bagian persoalan terkait kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgAPA) pada anak, yaitu penanganan di sisi hulu serta hilir. Untuk sisi hulu, pemerintah serta instansi terkait diminta untuk mengawal obat-obat yang diduga cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas aman.

Kemudian untuk sisi hilir, pihaknya meminta rumah sakit memberikan penanganan maksimal kepada pasien yang mengalami GgAPA tanpa memperhitungkan biaya terlebih dahulu.

“Intinya pihak rumah sakit jangan menilai berapa biaya, tapi layani pasien terlebih dahulu sampai sembuh, Kami di legislative akan terus mendorong melalui sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar memungkinkan keluarga pasien tidak menanggung beban biaya,” pungkasnya.

Sementara itu Plt. Direktur Utama M Djamil Dr. dr. Yusirwan, SpB, SpBA (K) MARS mengatakan pihaknya sejauh ini telah berupaya memberikan penanganan terbaik kepada puluhan pasien GgAPA. Diungkapkannya, terhitung sejak akhir Juli hingga sekarang RSUP M DJamil Padang telah menangani 26 anak penderita gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal.

“Sekarang yang sedang dirawat tersisa dua pasien, kami terus memberikan pelayanan maksimal dengan alat serta Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik yang kami miliki tanpa memperhitungkan biaya,” jelasnya.

Dokter spesialis bedah anak itu  berpesan kepada orang tua untuk jeli dan teliti menjaga anaknya terutama dalam hal GgAPA ini.

“Tentunya kunjungan Komisi IX ini memberikan semangat dan dorongan kepada kami untuk terus melakukan pelayanan dan perawatan yang terbaik terutama dalam rangka penanganan GgAPA,” pungkas dr. Yusirwan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Lila Yanwar yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan saat ini pemerintah telah membentuk Satuan Tugas untuk penanganan GgAPA yang merupakan gabungan petugas dari berbagai instansi terkait.

Pihaknya juga terus menyosialisasikan agar masyarakat jangan membeli obat sembarangan, lebih baik konsultasi ke dokter supaya dokter bisa memilih obat secara aman.

Dalam kunjungan dan kegiatan ini disambut langsung Dewan Direksi RSUP Dr M Djamil beserta jajaran, di samping Ketua Komisi IX turut didamping anggota komisi lainnya, seperti dr. Suir Syam, Ade Rezki Pratama SE, Dr. Edy Wuryanto, Rahmad Handoyo, Arzeti Bilbina, Dra. Wenny Haryanto, Ratu Ngadu Bonu Wulla beserta Sekretariat Komisi, Tenaga Ahli dan Protokoler.

Kunjungan tersebut juga didampingi dari Kemenkes RI, yakni  Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Dr. Lucia Rizka Andalusia, Apt. M.Pharm, MARS, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, dr. Achmad Farchanny Tri Andryanto, MKM dan Direktur Utama RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, FIHA.

Turut Hadir dari Pemerintah Provinsi Sumbar yang diwakili Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Sumbar,  Kepala Balai Besar POM Padang, Ikatan Dokter Anak Indonesia Sumbar, Labkesda Sumbar dan Ikatan Apoteker Indonesia Daerah Sumbar.

Sebelum rapat spesifik dilakukan, para rombongan Komisi IX juga menyempatkan langsung meninjau ruang perawatan GgAPA RSUP Dr M Djamil di ruangan HCU PICU. (RSMDJ/Khairian)

Nakes RSUP Dr M Djamil Padang, Siap jadi yang terbaik di kancah Nasional

7 dari 13 Kategori Nakes Dan Lolos Ke Tingkat Nasional

RSMDJ — Dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional ke-58, Kementerian kesehatan memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan teladan dilingkungan kementerian kesehatan tahun 2022. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi terhadap para tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dan berinovasi terhadap dunia kesehatan di tempat kerja masing-masing.

RSUP Dr M Djamil Padang pada tahun ini turut mengikuti penilaian nakes teladan untuk 10 katergori tenaga kesehatan dari total 13 kategori yang diperlombakan. Untuk masing-masing kategori nakes, diutus masing-masing satu orang terpilih dari seleksi internal yang telah diselenggarakan. Dari 10 orang yang diutus, M Djamil Padang berhasil lolos untuk 7 kategori yang diperlombakan. Adapun 7 kategori tersebut adalah kategori dokter, terpilih dr. Atikah Dafri, kategori perawat, terpilih Lina Febrianti S.Kp, M.Kep, kategori tenaga kefarmasian, Apt. Hesti Effendi, S.Farm, kategori tanaga Kesmas/Promkes, Anggi Mutia Arda, SKM, kategori tenaga keterapian fisik, Yenri Ernida, S.Ft, Ftr, kategori keteknisian medis, Yulfendri, A.Md.Pk, SKM, dan kategori tenaga kesehatan lingkungan, Saswita Kemala Dewi, SKM, MKKK. Masing-masing kategori, terpilih 6 orang secara nasional yang nantinya akan diumumkan peringkat pertama hingga harapan tiga.

Seluruh peserta yang lolos masing-masing kategori mendapat kehormatan untuk dapat nantinya bertemu ramah dan sekaligus memperingati hari kesehatan nasional ke-58 bersama dengan Presiden di Istana Negara pada tanggal 12 November. Untuk mengapresiasi para nakes yang berprestasi, RSUP Dr M Djamil Padang mengadakan acara seremonial pelesapasan tenaga kesehatan teladan terpilih untuk berangkat ke Jakarta. Tenaga kesehatan teladan terpilih dilepas langsung secara seremonial oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG (K), MARS di ruang auditorium.

Pada akhir kegiatan pelesapan, seluruh hadirin yang ikut mendoakan agar seluruh utusan RSUP Dr M Djamil Padang nantinya bisa mendapatkan peringakat terbaik untuk seluruh kategori yang terpilih masuk ke 6 besar masing-masing kategori. (RSMDJ/RizkiR)

Pisah Sambut Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil

dr. Kirana : Utamakan Aspek Pelayanan Public yang Fleksibel, Akuntabilitas, Efesien dan Produktif

RSMDJ — Mantan Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Kirana Pritasari, MQIH  yakin RSUP Dr M Djamil mampu berkembang dan setara dengan Rumah Sakit Vertikal lainnya maupun RS di luar Negeri.

Hal ini diungkapkan Staf Ahli Menteri Kesehatan itu dalam kegiatan pisah sambut jabatan ketua dewan pengawas, Sabtu (29/10). Sebagai mana diketahui dr. Kirana berdasarkan SK Menteri Kesehatan akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M. Hoesin Palembang. Sementara jabatan lamanya digantikan oleh drg. Arianti Anaya, MKM yang sebelumnya menjabat sebagai anggota dewan pengawas RSUP Dr M Djamil Padang.

“Tentunya kami atas nama pribadi mengucapakan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh pihak untuk kemajuan pelayanan kesehatan di RSUP Dr M Djamil Padang,” ucapnya dr. Kirana.

Diceritakannya, selama lebih satu tahun menjabat sebagai ketua dewas banyak pengalaman dan proses yang telah dilewati bersama terutama menghadapi kondisi Pandemi Covid-19 agar RSUP Dr M Djamil terus bertahan dan berkembang.

“Tugas pelayanan publik merupakan tugas utama kita, tentunya ini tugas yang sangat mulia dan terus kita upayakan memberikan yang terbaik, sektor kesehatan menjadi idealisme tenaga kesehatan dan fasilitas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ terangnya dihadapan jajaran Dewan Direksi RSUP Dr. M Djamil.

Dr Kirana berpesan kepada seluruh pihak untuk terus berusaha terus berjalan pada koridor dan mengutamakan aspek pelayanan publik yang, fleksibel, akuntabilitas, efesiensi dan produktifitas.

“Saya banyak belajar dengan tugas sebagai dewas ini agar RS kita mampu sejajar secara kualitas pelayanan dengan RS di Asia ini,” harapnya.

Sebagai mantan ketua dewas RSUP Dr M Djamil, staf ahli Menkes tersebut juga berpesan kepada jajaran direksi RSUP Dr M Djamil padang untuk menjadi pengampu di wilayah terutama di Sumatera Barat, sebagai Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan mesti memberikan contoh kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami yakin dan percaya dengan kepemimpin drg. Arianti dan Dewan Direksi ke depannya, RSUP M Djamil akan terus berkembang dan maju,” ucapnya dengan penuh keyakinan.

Plt.Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS mengucapkan terimakasih atas dedikasi yang telah diberikan dr. Kirana selaku Dewan Pengawas untuk menjadikan RSUP Dr M Djamil menjadi lebih baik dan maju dalam segala aspek.

“Kita bersama menghadapi masa-masa sulit ini, dan Alhamdullah kita mampu bertahan dan menghadapinya, tentunya ini tidak lepas dari peran dr Kirana selaku Ketua Dewas kami sehingga mampu meraih prestasi-prestasi yang membanggakan,” ucapnya dihadapan dewan pengawas dan jajaran direksi yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Atas nama civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil, dr. Yusirwan mendoakan agar dr. Kirana terus diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan setiap Amanah yang diemban.

“Dimanapun ibu bertugas kami yakin akan berkembang, terimakasih atas arahannya selama ini, dan kami mohon maaf jika ada kesalahan yang tidak berkenan selama ini,’’ pungkas dokter spesialis bedah anak itu.

Sementara itu, drg. Arianti Anaya, MKM, Ketua Dewan pengawas RSUP Dr M Djamil mengatakan, pihaknya merasa bahagia dengan keakraban yang terbangun di RSUP Dr M Djamil Padang selama ini. Diakuinya, jabatan sebagai Ketua Dewan Pengawas bukanlah pekerja yang mudah, apalagi dengan melihat prospek RSUP Dr M Djamil yang besar dan menantang.

“Tentunya dalam hal ini banyak tantangan yang luar biasa apalagi melaksanakan tuntutan yang ditetapkan Menteri Kesehatan, ia yakin dengan kebersamaan yang ada selama ini, agar terus ditingkatkan untuk sama-sama bekerja dan lebih cepat lagi, lebih kreatif dan inovatif,” terang Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes itu.

Diakuinya, selama kepemimpinan dan arahan dr. Kirana banyak kemajuan dan pencapaian RSUP Dr M Djamil. “Tentu banyak pengalaman bersama yang kita rasakan dan bersama kita menghadapinya, semoga ibu makin sukses kedepannya dan kami yakin itu, dan juga doakan kami untuk mampu bersama menjadikan RSUP Dr M Djamil menjadi semakin maju,” ucapnya.

Dengan bergantinya Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil kepada drg. Ariyanti Anaya, maka terjadi penambahan anggota dewas yang baru yakni Indah Febrianti, S.H., M.H dari Biro Komunikasi dan Hukum Kemenkes RI dan anggota dewas lainnya yakni Albertus Yudha Poerwadi, SE,M.Si,CA,CPMA,QIA,  Heru Pudyo Nugroho, SE, MBA, serta Dr. Edih Mulyadi, S.E, M.Si.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan pisah sambut tersebut juga dilakukan penyerahan cendera mata dari Direksi RSUP Dr M Djamil dan Dewan Pengawas kepada dr. Kirana Pritasari, MQIH.(RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Padang Selenggarakan Workshop Tata Kelola Tenaga Kesehatan Profesi Lainnya

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dibidang tenaga kesehatan lainnya, RSUP Dr M Djamil Padang mengadakan Workshop Tata Kelola Tenaga Kesehatan Profesi Lainnya pada sabtu (22/10) di hotel The ZHM Premiere Hotel Padang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan Komite Tenaga Kesehatan Lainnya Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebagai narasumbernya.

Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya melalui tenaga kesehatan dokter dan perawat saja. Pelayanan lain yang juga sangat diperhatikan di M Djamil Padang adalah pelayanan yang berasal dari tenaga kesehatan lainnnya. Adapun tenaga kesehatan lainnya tersebut seperti Psikologi Klinis, Tenaga Farmasi, Fisikawan Medik, dan masih ada 11 lainnya lagi.

Pada kegiatan Workshop Kelola Tenaga Kesehatan Profesi Lainnya di Rumah Sakit RSUP Dr M Djamil Padang mengundang beberapa narasumber dari pusat untuk memberikan pelatihan dan braindstorming dengan peserta yang hadir. Kegiatan workshop ini hadiri oleh Plh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang Dedi Elfian, SKM, MM dan diikuti oleh perwakilan-perwakilan dari tenaga kesehatan lainnya.

Dalam sambutannya Dedi Elfian yang hadir sebagai plh direktur utama menyampaikan harapannya agar kedepan setelah selesainya kegiatan workshop ini, tata kelola tenaga kesehatan lainnya di RSUP Dr M Djamil Padang dapat lebih baik lagi dari seluruh aspek.

“Kami tentunya sangat berharap dengan adanya kegiatan workshop ini kedepan seluruh yang tergabung pada kelompok tenaga kesehatan lainnya yang ada di M Djamil, dapat lebih terkelola dengan baik, sesuai standar yang berlaku, dan dapat memberikan sumbangsih lebih terhadap rumah sakit”, ucapnya saat membuka kegiatan tersebut.

Narasumber yang hadir pada kegiatan workshop ini yaitu ketua komite komite tenaga kesehatan lainnya RSCM, Ketua Sub Kredensial RSCM, Ketua Sub Mutu Profesi RSCM, Ketua Sub Etika dan Disiplin RSCM.

MOU Layanan Prioritas KJSU, Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah

RSMDJ —- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, tim visitasi pengampu Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi (KJSU) dibawah kementerian kesehatan melakukan kerjasama dengan RSUP Dr M Djamil Padang, RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, dan RSUP M. Natsir Solok, Jumat (14/10) bertempat di aula RSUP Achmad Moctar.

Perjanjian kerjasama ini dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah-daerah yang ada di Sumatera Barat khususnya untuk penanganan penyakit KJSU. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit kanker Dharmais, dan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, akan menjadi tim pengampu paripurna terhadap Rumah Sakit M Djamil Padang yang saat ini menjadi tim pengampu Utama. Nantinya, RSUD Achmad Mochtar dan RSUD M. Natsir yang akan menjadi tim pengampu Madya akan di ampu oleh RSUP Dr M Djamil Padang.

Dihadapan tim visitasi pengampu KJSU, Direktur Utama RSUD Achmad Mochtar (RSAM), Drg Busril, MPH menyambut bahagia niatan baik dari kerja sama ini untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan di Sumatera Barat khususnya di RSAM.

“Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh tim visitasi pengampu KJSU, kami sangat berbahagia saat ini karena kami di daerah ini dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk mengembangkan pelayanan kesehatan di RSAM Bukittinggi” sambutnya bahagia.

Peningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ini merupakan satu dari enam pilar transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Hal ini disampaikan oleh perwakilan dari tim visitasi pengampu KJSU, Plt. Direktur Utama RS PON dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS.

“Kegiatan yang saat ini kita lakukan adalah merupakan pilar kedua dari enam pilar transformasi kesehatan yang di canangkan kementerian kesehatan yaitu transformasi layanan rujukan”, terangnya dalam sepatah dua patah kata yang ia sampaikan.

Dengan adanya kerjasama ini RSUP Dr M Djamil Padang sebagai rumah sakit rujukan untuk wilayah Sumatera Tengah akan sangat terbantu. Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang Dr. Dr. Yusirwan, SpB, SpBA, Mars dalam kata sambutannya.

“Alhamdulillah dengan adanya kerjasama ini nantinya ada tim pengampu paripurna, utama, madya yang nantinya akan dibimbing oleh tim dari pusat tentunya, kami merasa sangat-sangat terbantu dan senang sekali”, ujarnya.

Penanda tanganan kerjasama ini juga turut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. Beliau turut mendukung upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Sumatera Barat. Gubernur yang akrab dipanggil Buya ini juga berpesan untuk turut meningkatkan komunikasi dalam pelayanan kesehatan yang menurut beliau sangat penting dalam pelayanan kesehatan.

“Kami pemerintah provinsi sumatera barat akan mendukung penuh dari apa yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, semoga kedepan bisa lebih baik lagi pelayanan kesehatan kita, dan saya juga berharap hal penting lainnya yang harus kita tingkatkan yaitu cara komunikasi kita dalam memberikan layanan” ujarnya.

Setelah melaksanakan penanda tanganan kerjasama oleh seluruh pihak terkait, kegiatan ini dilanjutkan dengan visitasi ruang layanan yang ada di RSUD Achmad Mocthar Bukittinggi, dan diakhiri dengan visitasi ruang layanan di RSUP M. Natsir Solok. (RSMDJ/Rizki R)

“Djamil Apps” Kemudahan Pasien dalam Satu Aplikasi

Launching Aplikasi Pendaftaran Online dan Fitur Lainnya

RSMDJ — Persoalan antrean selalu menjadi momok bagi setiap pasien, apalagi padatnya kunjungan berobat mengakibatkan tidak efisiennya waktu yang berobat ke RSUP Dr M Djamil terutama pelayanan Rawat Jalan. Untuk itu, dalam rangka memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi pasien berobat. RSUP Dr M Djamil hadirkan Aplikasi berbasis Android yang dinamai dengan “Djamil Apps”.

Aplikasi yang dikembangkan Sistem Informasi dan Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) tersebut telah bertransformasi dan berkembang dengan baik, sehingga pasien mendapatkan kepastian waktu dan jadwal dokter untuk melakukan pengobatan. Dengan kepastian tersebut, bermuara pada efisiensi waktu pengobatan.

“Aplikasi ini sudah dikembangkan selama dua bulan terakhir, aplikasi ini memberikan banyak kemudahan terutama untuk antrean berobat dan jadwal konsultasi dokter,”ucap Ibnu Putra, Kepala Instalasi SIM RS dalam paparannya dihadapan dewan direksi dan pimpinan unit di lingkup RSUP Dr M Djamil pada kegiatan Lounching “Djamil Apps”di taman lantai I Poliklinik Rawat Jalan, Selasa (9/8).

Lebih lanjut dijelaskan, tidak hanya soal pendaftaraan antrean, pasien juga dapat menikmati fitur seperti jumlah tempat tidur, jadwal dokter, dan juga saat ini dalam aplikasi tersebut dikembangkan Djamil Food, Djamil Laundry, Donor Darah dan Rumah Singgah.

“Pasien maupun keluarga pasien dapat langsung memesan makanan melalui Djamil Food, Djamil Laundri untuk membantu mencuci pakaian, rumah singgah bagi pasien yang berasal dari luar daerah serta fitur lainnya, semua itu tidak lepas dari upaya M Djamil untuk memberikan kemudahan dan efisiensi waktu, disamping itu sebagai bentuk usaha mencapai target digitalisasi dan inovasi di RSUP ini, ”ungkapnya sembari menyebutkan aplikasi tersebut juga akan di kembangkan dan disingkronkan dengan aplikasi terkait yang berkaitan dengan pelayanan, dan terkumpul dalam bentuk bigdata RSUP Dr M Djamil.

Direktur Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Negara, dr Rahmadian MKM, menyebutkan aplikasi tersebut sebagai bentuk efisiensi dalam bidang Teknologi dan Informasi di RSUP Dr M Djamil. Pihaknya merasa bersyukur atas usaha yang telah dilakukan seluruh pihak terkait dalam pengembangan aplikasi tersebut.

Alhamdulillah, dengan kerja keras semua pihak, kita sudah dapat menggunakan aplikasi Djamil Apps, ini bentuk kemudahan bagi pelanggan kita, apalagi RSUP sebagai pengampu Sumatera Bagian Tengah, tentu memiliki banyak pelanggan,”sebutnya sembari mengungkapkan dalam beberapa hari ke depan aplikasi tersebut sudah dapat di download melalui Playstore, karena saat ini dalam proses verifikasi dari pihak Google.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr dr Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS, FISQua mengapresiasi langkah dan pengembangan yang telah dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada para pasien yang berobat ke M Djamil. Pihaknya juga menargetkan dalam waktu beberapa bulan ke depan, tidak hanya soal kemudahan antrean, tapi juga mempersingkat waktu proses pengobatan.

“Ini sudah disimulasikan dan kitab bisa, tentunya aplikasi ini akan mendorong kita semua, semua harus bertekat untuk perubahan demi kemajuan di RSUP Dr M Djamil yang kita cintai ini,”sebutnya.

Dirut juga mengingatkan kepada seluruh SDM di RSUP Dr M Djamil Padang harus merubah manset bersama, membudayakan melayani agar hari demi hari RSUP semakin maju.

“Budaya melayani pasien, dan tentu semua harus bertekad dengan ikhlasan semua menginginkan pelayanan terbaik. Tekat tersebut harus dibarengi dengan keikhlasan dan kita bersama meyakini setiap kebaikan akan dibalasi ,tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat kelak,”seru dr Yusirwan.

Diakuinya, semua pihak menginginkan kemudahan, sehingga hadirnya aplikasi Djamil Apps adalah bagian dari solusi, meski sebelumnya sudah dikembangkan sistem pendaftaran melalui SMS Getway dan Aplikasi Pendaftaran Djamil,namun hanya memberikan kemudahan untuk pendaftaran awal, tapi tidak untuk proses selanjutnya dan pada akhirnya tetap mengantre tanpa kepastian waktu.

“Mari kita mengubah manset kita untuk memberikan pelayanan terbaik, tentunya butuh budaya disiplin, seberapa canggihnya aplikasi ini, kalau SDM nya masih berfikir seperti yang dulu, tentu hadirnya aplikasi ini akan memperburuk citra kita, untuk itu mari kita semua menyadarinya,”pungkas dokter spesialis bedah anak tersebut sembari terus bertekat akan terus memberikan upaya dan inovasi terbaik untuk kemajuan RSUP Dr M Djamil.

Dalam kegiatan launching “Djamil Apps” tersebut, tidak hanya dihadiri Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini SpPD, K-Ger FINASIM, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM, terut dihadiri Anggota Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil, Heru Pudyo Nugroho, SE, MBA, yang juga merupakan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPb) Sumbar. (RSMDJ/Khairian).

Peningkatan Mutu Pelayanan, Prioritas Utama RSUP Dr M Djamil

Workshop Penyusuan Indikator Mutu Prioritas dan Clinical Pathway Prioritas

RSMDJ — Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan, RSUP Dr M Djamil Padang gelar workshop penyusuan indikator mutu prioritas unit dan clinical Pathway Prioritas. Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (5-7/8) di The Balcone Hotel Bukittinggi.

Workshop dibuka dan ditutup langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr.dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS FISQua, turut dihadiri Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini SpPD, K-Ger FINASIM, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, Dr. dr. Dovy Djanas SpOG KFM dan Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN, dr. Rahmadian MKM.

Kegiatan perumusan indikator mutu unit diikuti oleh Koordinator unit, KSM, Kepala Instalasi, Kepala Komite dan unsur pimpinan unit di lingkup RSUP Dr M Djamil selaku Penanggung Jawab data, serta petugas pengumpul data mutu.

“Perumusan indikator unit ini dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di RSUP, langkah demi langkah yang dilakukan dan dijalankan bersama, muaranya bagaimana pasien terpuaskan dengan pelayanan yang terbaik,” ujar Direktur Utama.

Lebih lanjut disebutkan, penyusunan  indikator mutu rumah sakit penting dilaksanakan sebagai bentuk standar atau pola, reguasi untuk mengukur indikator manajemen, pelayanan rumah sakit, penunjang rumah sakit, adminitrasi rumah sakit dalam melaksanakan amanah Undang-undang dan peraturan lainnya.

“Sehingga harapan masyarakat tehadap pelayanan yang bermutu dapat dilaksanakan, kepuasan pelanggan rumah sakit dapat dipenuhi sebaik-baiknya,” ulasnya.

Dokter Spesial Bedah Anak itu juga mengungkapkan, peningkatan pelayanan sejalan dengan arahan Menteri Kesehatan RI, menjadi kebanggan bagi seluruh pihak, serta mampu mewujudkan visi RSUP Dr M Djamil yang telah dibangun bersama selama ini. (RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Layanan Informasi Djamil disini, silahkan ajukan pertanyaan anda.