Wujud Tranformasi Kesehatan, RS M. Djamil Luncurkan Jurnal “Frontiers in Healthcare Research (FIHR)”

RS Vertikal Kedua di Indonesia Menggunakan Jurnal Berbahasa Inggris

RSMDJ —  Dalam rangka meningkatkan ilmu pengetahuan berbasis riset (penelitian), Rumah Sakit M Djamil melalui Tim Kerja Penelitian dan Pengembangan luncurkan jurnal  yang diberi nama Frontiers in Healthcare Research (FIHR) pada kegiatan pekan ilmiah dan launching jurnal, Senin (22/1) di Aula lantai IV Poliklinik Rawat Jalan.

Peluncuran jurnal berbahasa Inggris ke dua di Indonesia untuk kategori Rumah Sakit Vertikal di lingkungan Kementerian Kesehatan RI ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat civitas hospitalia untuk melakukan penelitian-penelitian.  

Launching jurnal ini dilakukan langsung Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS FISQua yang didampingi langsung oleh jajaran direksi, perwakilan  Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, pimpinan Perguruan Tinggi Kesehatan, Ketua organisasi profesi kesehatan dan sejumlah tamu undangan lainnya.

“Tentunya kami sangat bahagian dengan kegiatan pekan ilmiah dan launching jurnal kita ini,” ujar Direktur Utama RS M Djamil dalam sambutannya.

Foto Bersama jajaran direksi RS M. Djamil bersama tim Jurnal FIHR

Ia menjelaskan, salah satu fungsi rumah sakit yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan adalah menyelenggarakan penelitian dan pengembangan, serta penapisan teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan.  Hal itu juga sejalan dengan Visi RS M. Djamil yaitu “menjadi rumah sakit terkemuka dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian di Asia Tenggara Tahun 2024” dan penelitian menjadi salah satu gebrakan bersama untuk terwujudnya Visi rumah sakit yang kita cintai ini.

“Sejauh ini sebagian besar penelitian yang dilakukan di sini (RS M. Djamil) merupakan penelitian klinik, karena mudah mengakses dan melakukan pemantauan terhadap subyek penelitian. Namun tidak menutup kemungkinan penelitian di bidang manajerial kesehatan. Tentunya hasil penelitian yang dilakukan nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan  dan dihimpun melalui jurnal yang diterbitkan ini,” ujar Dirut sembari mengatakan hal tersebut sebagai salah satu upaya transformasi pelayanan kesehatan yang digaungkan Kemenkes RI.

Dokter sub spesialis Fetomaternal itu juga mengatakan, Pekan Ilmiah yang digelar menjadi momentum penting untuk merayakan dan mengapresiasi dedikasi serta kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam upaya peningkatan mutu layanan kesehatan di RS M. Djamil. Serta bagian dari inovasi tersebut merupakan kunci untuk mencapai standar pelayanan kesehatan yang lebih tinggi.

Terkait peluncuran jurnal “Frontiers in Healthcare Research”, RS M. Djamil berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam menghadirkan penelitian-penelitian berkualitas tinggi di bidang kesehatan juga menjadi wahana untuk menghadirkan solusi-solusi yang dapat meningkatkan mutu layanan kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Foto Bersama dalam kegiatan pekan ilmiah dan peluncuran jurnal FIHR

Mantan Ketua POGI Sumatera Barat itu  berharap dapat menemukan terobosan-terobosan baru yang dapat menjadi landasan bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara global melalui kolaborasi, pertukaran ide, dan kerjasama antarprofesional

Terkait pembiayaan, Dirut menyebut tahun ini pihaknya kembali memberikan dana hibah penelitian untuk peneliti staf rumah sakit. Pemberian dana hibah ini bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan animo seluruh civitas hospitalia dalam melakukan penelitian yang bermanfaat untuk kemajuan dunia kesehatan dan meningkatkan pelayanan

“Kami (RS M Djamil) percaya bahwa investasi untuk penelitian ini tidak hanya akan memberikan manfaat langsung bagi penelitian yang dilakukan, tetapi juga akan menjadi modal berharga untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan yang kita berikan kepada masyarakat, memberikan dampak positif secara signifikan, seiiring dengan visi RS M. Djamil untuk menjadi pusat unggulan dalam pelayanan kesehatan dan penelitian di Indonesia,” harapnya sembari mengajak seluruh civitas hospitalia untuk aktif berpartisipasi dalam program penelitian tersebut.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS, FISQua memberikan sambutan dalam
peluncuran Jurnal FIHR

Manager Tim Kerja Penelitian dan Pengembangan, dr. Zulda Musyarifah, Sp.PA  mengatakan kehadiran jurnal FIHR RS M. Djamil tersebut diharapkan mempu menjadi sarana publikasi untuk menjembatani para peneliti dan praktisi kesehatan dalam menghadirkan inovasi di bidang pelayanan kesehatan.

Ia juga mengungkapkan jurnal FIHR di RS M. Djamil, merupakan jurnal  RS Vertikal yang ke-3 di Indonesia dan juga merupakan yang ke-2 hadir dengan menggunakan bahasa Inggris.

“Tentunya ini sebagai wujud kontribusi kita di RS M Djamil dan tentu kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penelitian mengingat jurnal ini merupakan panggung bagi peneliti terhadap hasil temuannya, pertukaran ide serta melakukan kolaborasi untuk kemajuan ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Dalam peluncuran jurnal secara seremonial tersebut dijuga dilaksanakan mini Simposium  bersama dr. Ricvan Dana Nindrea tentang  tips dan trik publikasi penelitian Internasional dan Dr. dr. Rizki Rahmadian, Sp.OT(K), M.Kes yang membahas tentang mengungkap potensi sel punca: pengenalan penelitian stemcell untuk kesehatan masa depan.

Mini Simposium ini dimoderatori oleh dr. Hendra Permana, Sp.S (K), M.Biomed yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, di lokasi kegiatan juga ditampilkan pameran poster artikel penelitian staf RS M. Djamil.

(Humas/Khairian)

Peran Penting Ibu Wujudkan Kebahagiaan Keluarga

Talkshow Parenting Class DWP RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Pasca dilantiknya jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUP Dr M Djamil November 2023 lalu, sebagai bentuk tindak lanjut program pengurus, Rabu (10/1) digelar pertemuan bulanan dengan menggelar talk show Parenting Class.

Kegiatan ini digelar di Aula Lantai IV RSUP Dr M Djamil itu, menghadirkan jajaran pengurus DWP, anggota DWP dan civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil khususnya bagi karyawati dengan mengangkat tema tentang “Ibu Bahagia, Keluarga Bahagia” bersama pakar pendidikan keluarga Syafitri, S.Si, yang juga merupakan Bunda genRe Sumatera Barat.

Ketua DWP RSUP Dr M Djamil, Ny. Winanda Dovy mengatakan bahwa kegiatan pertemuan anggota DWP akan rutin digelar setiap bulan dengan berbagai agenda kegiatan.

“Tentunya pertemuan ini akan rutin kita gelar di samping kita juga melaksanakan arisan, tidak masalah tidak ikut arisan, yang terpenting sekali bagaimana kita terus menjalin silaturrahmi melalui pertemuan bulanan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyebut, pertemuan bulan juga akan terus menghadirkan narasumber di samping itu juga akan menggelar pelatihan-pelatihan, khususnya bagi ibu yang berkarir.

“Tidak kita pungkiri bagi ibu yang berkarir memiliki sedikit waktu dengan keluarga untuk berkumpul, untuk itu melalui pertemuan ini mari kita curi ilmu dari narasumber kita, sehingga bisa memaksimalkan kualitas pertemuan dengan anggota keluarga di rumah,” terang Ny. Winanda Dovy.

Untuk itu, pertemuan bulanan tersebut akan ada gelaran episode perepisodenya, mengingat parenting class tidak cukup dengan satu kali pertemuan.

“Tentu perenting class ini adalah hal yang sangat kita butuhkan dan tentu kita akan terus diskusi bersama hal apa saja yang akan kita bahas dengan menghadirkan narasumber pakar dibidangnya dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Selaku pengurus, Ny. Winanda mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah hadir dan terkhusus kepada jajaran direksi RSUP Dr M Djamil yang memberikan suport dan dukungan kepada pengurus DWP RSUP Dr M Djamil.

Sementara itu dalam paparan. Syafitri menyampaikan peranpenting seorang ibu dalam keluarga dan sudah menjadi keharusan bagi ibu untuk bahagia, karena dari ibulah sumber kebahagian bagi seluruh anggota keluarga khususnya.

(Humas/Khairian)

Komisi IX DPR-RI Dukung Penuh Peningkatan Pelayanan Kesehatan RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan 1 ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang pada Rabu (4/10) di Aula lantai IV.

Kedatangan anggota dewan tersebut dalam rangka meninjau langsung kondisi fasilitas kesehatan (faskes) serta progres pengembangan prioritas rumah sakit rujukan ini.

“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat kondisi riil dan melihat apa yang dibutuhkan oleh RSUP M Djamil Padang saat ini,” ujar Ketua Tim Kunker Komisi IX DPR RI Dr. Nihayatul Wafiroh disela-sela kunjungan.

Dari audiensi yang telah digelar bersama pihak rumah sakit, kata dia, dipetakan beberapa prioritas utama yang dibutuhkan RSUP M Djamil untuk mengembangkan fasilitas kesehatannya, sesuai yang disampaikan Direktur RSUP M Djamil Padan, Dr dr Dovy Djanas pada pertemuan itu.

Kebutuhan prioritas itu adalah Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT), alat LINAC ( Linear Accelerator) untuk bunker penunjang pelayanan ongkologi terpadu, Instalasi Pelayanan Stem Cell atau Bank Jaringan, dan pembangunan gedung Kamar Rawat Inap Standar (KRIS).

Ketua Tim yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh itu mengatakan kebutuhan prioritas tersebut sudah ditampung untuk dibahas pada rapat Komisi IX DPR RI di Jakarta.

”Ketiga skala prioritas tadi membutuhkan anggaran yang cukup besar. Kami akan coba memasukkannya pada anggaran 2024 karena pengajuan untuk tahun anggaran 2023 sudah habis,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap proposal dari RSUP Dr M Djamil itu bisa langsung ditindaklanjuti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai instansi yang menaungi RSUP M Djamil Padang.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) RSUP M Djamil Padang, Dr. Dr Dovy Djanas,Sp.OG-KFm, MARS menjelaskan kebutuhan prioritas yang sudah dipaparkan dihadapan Tim Kunker Komisi IX tersebut itu dilakukan demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dan kita bersyukur penuh terhadap prioritas yang telah kami paparkan, semua anggota dewan menyetujunya, semoga saja hal ini langkah lebih baik dalam upaya percepatan untuk kemajuan pelayanan kesehatan di RSUP Dr M Djamil ini, ,” pungkasnya.

Di samping Dewan Direksi dan Civitas Hospitalia, kunjungan ini turut dihadiri Staf ahli Kementerian Kesehatan RI bidang Politik dr. Kirana Pritasari, MQIH yang juga merupakan mantan Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil, pimpinan BPJS Kesehatan Padang, BPJS Ketenagakerjaan, pemprov Sumatera Barat dan rombongan lainnya. (RSMDJ/Khairian)

Layanan Orientasi dan Informasi Bagi Tenaga Kesehatan non PNS

Dir SDM, Pendidikan dan Penelitian : Seluruh civitas hospitalia mesti memiliki keramahan dan komunikasi yang baik

RSMDJ — Keramahan dan kemampuan komunikasi yang baik merupakan kewajiban yang mesti dimiliki bagi seluruh civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil, tidak terkecuali bagi tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien.

“Tentunya bagi siapapun yang mengabdikan dirinya di RSUP Dr M Djamil meski memiliki kompetensi, keramahan dan komunikasi yang baik, ini harga mati bagi seluruh civitas hospitalia,” terang Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr M Djamil, dr. Dedi Sutia, SpN dalam pembukaan kegiatan layanan orientasi dan informasi bagi tenaga kesehatan non PNS, Selasa (29/8) di aula Lantai IV Poliklinik Rawat Jalan.

Dikatakan, bagi tenaga kesehatan yang mendapatkan kesempatan mengabdikan dirinya di RSUP Dr M Djamil mesti bersyukur, mengingat tingginya harapan khususnya tenaga kesehatan dapat mengabdi di RSUP Dr M Djamil.

“Kita menyeleksi dan menerima perawat itu bukan tanpa alasan, bagi siapaun itu meski memiliki kompetensi spesifik, mengingat di sini (RSUP Dr M Djamil) memiliki layanan spesifik, sehingga pengalaman dan kompetensi khusus menjadi pertimbangan bagi kami,” terangnya.

Tidak hanya perawat, untuk saat ini tenaga kesehatan seperti dokter juga direkrut yang sudah memiliki kemampuan subspesialis yang berarti sudah memiliki talenta khusus.

“Kami tentunya sangat berharap kepada semuanya untuk segera menyesuaikan diri dan beradaptasi, dan tentu kehadiran perawat baru ini mampu membangun aura positif untuk layanan yang lebih baik di rumah sakit yang kita cinta ini,” harap dr. Dedi.

Ia juga mengingatkan, RSUP Dr M Djamil sangat mendukung kepedulian terhadap pasien dan tidak sungkan akan memberikan teguran keras dan bahkan pemutusan hubungan kerja bagi civitas hospitalia yang tidak memiliki kepedulian dan keramahan kepada pasien.

“Layanan pengaduan kita sudah tersedia di sini, dan siapun bisa mengadukan tentang pelayanan, masalah komunikasi dan lainnya, jadi tentunya ada konsekwensi jika tidak mampu menjalankan aturan,” tegas sembari terus meningatkan keramahan dengan membudayakan senyum bagi pasien dan seluruh civitas hospitalia.

Sementara itu, Koordinator Pendidikan dan Pelatihan, Ns. Hendria Putra, M.Kep, Sp.KMB menjelaskan bahwa layanan orientasi dan informasi merupakan  kegiatan wajib bagi tenaga baru yang bergabung di RSUP Dr M Djamil. Pada kegiatan ini ada 41 tenaga perawat, satu teknisi dan satu tenaga apoteker mengikuti layanan orientasi dan informasi.

Sabagaimana diketahui kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari dengan mengahadirkan sejumlah narasumber. Para peserta layanan orientasi dan informasi akan disuguhkan materi seperti tata Kelola pelayanan keparawatan, PMKP dan SKP, komunikasi efektif, mutu etik dan kredensial.

Selanjutnya materi tentang hak dan kewajiban pasien, manajemen fasilitas dan keselamatan, konsep PPIRS, anti korupsi serta workshop APAR, bantuan hidup dasar (BHD) dan hand hygiene. 

(RSMDJ/Khairian)

Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Perundungan Bagi PPDS FK Unand/RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Menajemen RSUP Dr M Djamil melakukan sosialisasi perundungan kepada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran/RSUP Dr M Djamil, Jumat (25/8) di Aula lantai IV Poliklinik Rawat Jalan.

Sosialisasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang bebas dari perundungan khususnya bagi peserta didik. Tidak hanya itu masalah perundungan juga menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan yang tertuang dalam nomor HK.02.01/ MENKES/1512/2023 tentang pencegahan dan penanganan perundungan terhadap peserta didik.Sedikitnya ada 400 PPDS yang mengikuti sosialisasi ini.

Dalam kegiatan ini bertindak sebagai narasumber tentang materi pencegahan dan penanganan perundungan yakni plt. Sub Koordinator Hukum, organisasi dan Hubungan Masyarakat (Hukormas), Rahdiyul Ermanto, S.Kp, MH.

Pada kegiatan ini turut dihadiri langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. Dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM,MARS dan Direktur Layanan Operasional, dr. Asrawati, Sp.A (K) M.Biomed, Koordintor Pendidikan dan Penelitian, serta Civitas Hospitalia lainnya.

Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG KFM, MARS, menjelaskan bahwa Rumah sakit sebagai wahana pendidikan memiliki kewajiban untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan perundungan baik kepada peserta didik maupun kepada siapapun yang melakukan aktifitas di rumah sakit.

“Ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita semua untuk menghadirkan lingkungan RSUP Dr M Djamil yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak dan ini tentu menjadi poin penting untuk diwujudkan,”pungkas sembari mengatakan bagi seluruh civitas hospitalia juga telah dilakukan penandatangan fakta integritas dalam rangka mewujudkan lingkungan yang aman nyaman dan bebas dari perundungan.

Ia juga menegaskan, jika nantinya ada yang merasa telah mengalami, melihat hal yang sudah masuk ke dalam kategori perundungan, RSUP Dr M Djamil siap memfasilitasi secara privat dan dilakukan pendampingan.

“Ini sudah menjadi komitmen kami, kami akan melindungi bagi siapapun yang menyampaikan laporan terkait perundungan ini,”tegas dr. Dovy. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir

Dalam Rangka MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, Jumat (13/1).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Inhil, yang diwakili oleh Sekertaris Wanhar, S.Sos, M.Si, dan didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Sub Koordinator kesehatan Keluarga dan Gizi masyarakat serta staf Dinas Kesehatan Inhil.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut langsung Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-Ger, FINASIM, Dr.dr Dwi Yulia,SpPK yang merupakan wakil ketua Tim SHK, dr Deswita,SpPK, dr rikarni,Sp,PK selaku anggota Tim SHK serta Kaur Hukormas, Nova Afriani SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Inhil dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

“Kami (Diskes Inhil, red) berharap dengan ditandatangani nya MOU ini, semua bayi baru lahir di Kabupaten Inhil mendapat pemeriksaan SHK tersebut, sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit pada anak,” harap Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Wanhar, S.Sos, M.Si. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi RS Center Of Excellence

Puncak Peringatan HUT ke 69 dan HKN Ke 58

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil menggelar puncak hari ulang tahun (HUT) ke- 69, Sabtu (31/12) di Halaman Parkir Gedung Adminstrasi dan Instalasi Rawat Jalan. Acara berlangsung meriah yang dihadiri civitas hospitalia dan sejumlah tamu undangan.

Rangkaian demi rangkaian kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan  HUT dan juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 di RSUP Dr M Djamil.

Untuk tahun ini, tema HUT RSUP Dr M  Djamil “Mewujudkan RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi Rumah Sakit Center Of Excellence”. Pada pelaksaan hari puncak Sabtu pagi itu diawali dengan kegiatan Fun Bike mengitari pusat kota Padang kemudian pembukaan puncak kegiatan HUT  pembacaan do’a, pemotongan kue, pemberian penghargaan kepada Civitas Hospitali RSUP Dr M Djamil, pengumuman dan penyerahan hadiah lomba, pembagian doorprize dan ditutup dengan hiburan KIM.

Pada kegiatan hari puncak ini di samping dihadiri Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Padang, juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang, Kepala Rumah Sakit Se-Sumbar serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Drg. Ariyanti Anaya MKM mengatakan, RSUP Dr M Djamil merupakan rumah sakit rujukan terbesar Sumatera. Pencegahan masyarakat berobat ke luar negeri menjadi konsennya saat ini.

“Rumah sakit yang nomor satu di Sumatera. Komitmen kita setara dengan rumah sakit vertikal lainnya seperti RSCM, Sardjito dan Kariadi,” katanya.

Untuk mewujudkan hal demikian, dikatakan Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI itu,  semua pihak Civitas Hospitalia harus melakukan pembenahan terutama untuk SDM, karena komitmen terutama  dokter sangat penting demi memberikan pelayanan  kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Kita cinta dengan M Djamil ini, tentunya kita cukup berbangga dengan sejumlah prestasi yang ditorehkan, untuk itu mari kita jaga dan ditingkatkan, mengingat di masa akan datang tantangan akan semakin luar biasa,” terang Drg Arianti Anaya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Civitas Hospitalia bahwa posisi di atas akan memiliki beban yang berat jua untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang diraih.

“Semua harus lebih mendisiplinkan diri, komitmen itu sangat penting, memberikan pelayanan dan meningkatkan kompetensi dan masih banyak lagi PR yang harus dikerjaakan,”ucapnya sembari mengapresiasi kepemimpinan Direktur Utama yang berhasil mampu meraih sejumlah prestasi dan melakukan pembenahan pelayanan di RSUP Dr M Djamil.

Plt. Dirut RSUP Dr M Djamil Dr. dr. Yusirwan SpB SpBA (K) Mars berkomitmen pihaknya akan terus bertranformasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Sumatera Tengah.

Salah satu pembenahan itu diantaranya, RSUP Dr M Djamil betransformasi ke digital. Seperti aksen pendaftaran berobat via aplikasi Djamil Apps dan akses Eletronic Rekam Medis.

“Djamil Apps ini bisa menghubungkan langsung antar pasien dan dokter. Pasien dapat mengetahui jadwal dokter dan memastikan jadwal berobat masing-masing, ini merupakan perubahan besar terhadap pelayanan masyarakat, waktu tunggu pasien akan berkurang drastis,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya juga punya perubahan dalam pelayanan pasien oleh dokter. Dimana dokter di M Djamil kini tidak perlu repot mencatat keluhan pasien, karena kini sudah ada alat rekaman suara dan bisa mentranskrip langsung.

“Dokter bisa lebih fokus mendengar keluhan pasien. Jadi ada kedekatan antara pasien dan dokter, jika itu tercapai kesembuhan pasien akan lebih mudah didapat,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov Sumbar akan terus mendukung penuh RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjadi yang terbaik.

“Dengan sinergi yang baik ini, mudah-mudahan hal itu bisa kita gapai,” ujarnya sembari berkomitmen untuk terus mendorong RSUP Dr M Djamil menjadi Rumah Sakit kebanggaan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, sebelum gelaran hari puncak HUT RSUP Dr M Djamil juga sudah digelar serangkian kegiatan dan perlombaan baik yang diikuti peserta internal maupun dengan Eksternal seperti perlombaan cabang olahraga seperti Futsal, badminton, Vollybal, tenis, tenis meja, lomba pelayanan public, video kreatif, lomba solo song dan Djamil Idol, lomba Band , MTQ, lomba senam peregangan dan senam Hygiene serta lomba lainnya.

Sementara itu sehari sebelum gelar hari puncak juga dilaksanakan temu ramah unsur pimpinan RSUP Dr M Djamil Padang dengan Ketua dan Anggota Dewan pengawas di Auditorium Lantai IV, Jumat (30/12) malam. (RSMDJ/Khairian)

Kategori Koordinator dan Tim Champion RSUP Dr M Djamil menjadi yang terbaik Hero of The Month November 2022 di Tingkat Nasional

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil kembali meraih prestasi di tingkat nasional, dua dari empat kandidat Hero of The Month  November 2022 masing-masing kategori berhasil menjadi yang terbaik menyisihkan kadidat dari RS Vertikal lainnya yakni ketegori Koordinator dan Tim Champion.

Keempat kandidat RSUP Dr M Djamil yakni Ketegori Koordinator yakni dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL, Ketegori Kepala Instalasi/Komit/Unit yakni Ns. Venny Dwita Zola Anwar, S.Kep, untuk Ketegori Staf Medis Fungsional yakni Ns. Wawan Wahyudi S.Kep, M.Kep serta untuk Kategori Tim Champion yakni dr. Alexander Kam, SpPD.

Tidak hanya itu, RSUP Dr M Djamil juga berhasil menjadi salah satu RS Vertikal terbaik di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, penghargaan tersebut diterima langsung Direktur Pelayanan, Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Rose Dinda Martini, SpPD-KGer FINASIM di Jakarta, Selasa (20/12).

Penghargaan RS terbaik dan Hero of The Month  November 2022 diberikan langsung Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU

Sebagai mana diketahui, Hero of The Month   merupakan nominasi terhadap pimpinan masing kategori, pemenang kategori berdasakan banyaknya pilihan terhadap kandidat. Minatoryor terbaik di masing-masing unit akan diikut sertakan menjadi kandidiat di tingkat nasional.

Untuk tingkat nasional, para kandidit diminta untuk membuat video yang menunjukkan inisiatif dan tranformasi yang dilakukan di unit masing-masing. Dan melakukan promosi di akun Youtube, pemenang dan terbaik adalah kandidiat yang berhasi meraih like terbanyak.

Dan hasilnya di sampaikan dalam kegiatan Town Hall Pilar ke-3 Transpormasi Sistem Ketahanan Kesehatan. (Khairian/RSMDJ)

Tim RSUP Dr M Djamil Peringkat Satu Turnamen Fustal Antar RS se-Sumatera Barat

Kegiatan dalam Rangka Rangkian Peringatan HKN ke 58 dan HUT RSUP Dr M Djamil ke 69

RSMDJ — Tim Futsal RSUP Dr M Djamil “B” berhasil meraih Juara Satu dalam kegiatan turnamen Futsall antar Rumah Sakit di Sumatera Barat.

Beberhasilan tim Fustal RSUP Dr M Djamil “B” diraih dalam laga final menghadapi RSI Yarsi Panti yang bekesudahan dengan skor 3-2.

Tidak hanya itu, tim RSUP Dr M Djamil yang menurunkan dua Tim Futsal dalam laga tersebut, juga meraih hasil yang membanggakan di Tim Futsal RSUP Dr M Djamil “A” berhasil meraih Juara Tiga usai menaklukkan Rumah Sakit Madina Bukittinggi dengan skor telak 4-1.

Sementara untuk Top Score diraih Tim Futsal RSI Yarsi Panti

Sebagaimana diketahui, pertandingan Futsal antar RS se Sumatera Barat tersebut digelar dalam rangka rangakian kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke 58 dan Hari Ulang Tahun RSUP Dr M Djamil yang ke 69 yang digelar dua hari di G-Sport Center Padang, Sabtu-Minggu (16-17/12).

Pada gelaran kali sedikitnya melibatkan 24 tim Fustal RS se Sumatera Barat  yang terbagi ke dalam 8 grup. Pada laga di hari pertama digelar penyisihan grup untuk menentukan juara dan runerup grup. Selanjutnya masing juara akan bertemu dengan tim grup lainnya dalam babak 16 besar.

Selamat untuk RSUP Dr M Djamil. (Khairian/RSMDJ)

RSUP Dr M Djamil Raih Predikat “Sangat Baik” di Tingkat Nasional

Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan

RSMDJ — Betepatan dengan momentum hari jadi RSUP Dr M Djamil yang ke 69 pada 23 November 2022, RSUP Dr M Djamil Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan bidang kesehatan lingkungan dengan predikat “Sangat Baik”.

Penghargaan tertingggi di lingkungan Kementerian Kesehatan RI itu diterima langsung oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG-KFM bersama jajaran Instalasi Kesehatan Lingkungan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd di Hotel Discovery Ancol Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (23/11).

“Penghargaan ini sebagai salah satu bentuk pembinaan dan advokasi dalam mendorong keberhasilan program karena dapat menstimulasi penyelenggaraan kesehatan lingkungan serta apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, petugas kesehatan lingkungan, pelaku usaha, institusi dan tokoh masyarakat,” kata Wamenkes Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd dalam sabutannya.

Pemberian penghargaan bidang kesehatan lingkungan menjadi agenda rutin Kementerian Kesehatan. Apalagi, lingkungan sehat adalah salah satu bentuk upaya preventif dan promotif pengendalian penyakit berbasis lingkungan.

“Dimana paradigma sehat harus diimplementasikan di segala lini seperti di tempat fasilitas umum (bandar udara, pelabuhan, terminal, rumah sakit dan restoran, kantin),” tutur dr Dante.

Kementerian Kesehatan saat ini, sebut Dante, sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan.

Enam pilar transformasi kesehatan tersebut adalah transformasi pelayanan primer, transformasi pelayanan rujukan, transformasi ketahanan kesehatan. Kemudian transformasi SDM kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan serta transformasi teknologi kesehatan.

“Salah satu wujud transformasi kesehatan adalah melalui pemberian apresiasi/penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berkomitmen untuk implementasi aksi dalam mewujudkan berbagai program kesehatan (termasuk program penyehatan lingkungan). Ini dalam rangka percepatan pencapaian indikator pembangunan bidang kesehatan dalam RPJMN dan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024,” sebut Wakil Menkes RI itu.

Diketahui, Pemberian Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan dalam rangka HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tahun 2022 meliputi Provinsi dan kabupaten/kota yang berhasil dalam mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS).Rumah Sakit yang mewujudkan lingkungan yang sehat dan Sentra Pangan Jajanan/Kantin yang Memenuhi Syarat Higiene Sanitasi.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengucapkan syukur atas torehan prestasi ini.

Torehan penghargaan ini juga berkat kerja keras tim kesehatan lingkungan RSUP Dr M Djamil yang dipimpin oleh Saswita Kemala Dewi SKM MKKK.

Ia menyebut, dalam dua tahun ini bisa merubah wajah RSUP Dr M Djamil sesuai dengan Permenkes No 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

“Sekaligus juga persembahan Tim Kesling bertepatan dengan HUT ke-69 RSUP dr M Djamil pada 23 November,” ucap dr Dovy.

Penerapan kesehatan lingkungan rumah sakit ini mengacu pada Permenkes No 7 Tahun 2019. Ia mengatakan Ini sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas kesehatan lingkungan rumah sakit sesuai standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan,dimana instalasi kesehatan lingkungan menjamin kualitas maupun kuantitas lingkungan, mulai dari air, udara, pengelolaan limbah, radiasi, gizi, laundry dan lain-lainnya.

RSUP dr M Djamil Padang, tegas Dovy, berkomitmen untuk menerapkan green hospital sebagai wujud dukungan atas inisiatif global untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan hidup di bidang kesehatan. Termasuk mengadvokasi kebijakan yang mendukung kesehatan lingkungan dan masyarakat.

“Konsep green hospital ini mengorientasikan rumah sakit sebagai bangunan yang berwawasan lingkungan dan jawaban atas tuntutan kebutuhan layanan dan pelayanan paripurna serta berbasis kenyamanan dan keamanan lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, penghargaan penerapan kesehatan lingkungan ini mengacu ke pada penerapan Instrumen Kesehatan Lingkungan sesuai dengan Permenkes RI No 7 Tahun 2019.

Penilaian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari pengiriman dokumen IKL, dilanjutkan dengan penilaian video bukti penerapan IKL dan dilakukan verifikasi lapangan oleh tim kementerian kesehatan, dinas kesehatan kota padang dan dinas kesehatan provinsi ke rumah sakit. (RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45