RSUP Dr. M. Djamil terus meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik melalui penguatan nilai-nilai dasar aparatur sipil negara (ASN) BerAKHLAK di lingkungan rumah sakit. Komitmen tersebut kembali ditegaskan pada pelaksanaan apel pagi yang berlangsung di shelter lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil pada Senin (4/5).
Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin oleh Direktur Utama Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama jajaran direksi. Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, jajaran direksi secara bergiliran membacakan butir-butir nilai dasar ASN BerAKHLAK yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta apel sebagai bentuk internalisasi bersama terhadap budaya kerja yang menjadi fondasi pelayanan publik.
Melalui kegiatan tersebut, manajemen rumah sakit ingin memastikan bahwa nilai BerAKHLAK tidak hanya dipahami sebagai slogan, namun benar-benar menjadi pedoman dalam perilaku kerja sehari-hari. Nilai BerAKHLAK meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dinilai sejalan dengan semangat transformasi pelayanan kesehatan yang terus dijalankan oleh RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Direktur Utama Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyampaikan sosialisasi ASN BerAKHLAK akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui apel pagi yang dilaksanakan secara bergiliran oleh masing-masing unit kerja. Pendekatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan seluruh insan rumah sakit memiliki pemahaman yang sama terhadap nilai-nilai dasar ASN serta mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap apel pagi, unit kerja akan secara bergiliran menyosialisasikan ASN BerAKHLAK. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang kuat, agar seluruh pegawai memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan penuh integritas,” ujar Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.
Ia menegaskan pelayanan kesehatan yang unggul tidak hanya dibangun melalui fasilitas, teknologi, maupun kompetensi klinis semata, tetapi juga melalui karakter dan nilai yang dimiliki setiap individu di dalam organisasi. Nilai ASN BerAKHLAK harus tercermin mulai dari hal-hal sederhana seperti disiplin waktu, komunikasi yang baik, saling menghargai antarprofesi, hingga kemampuan memberikan pelayanan yang empatik kepada pasien dan keluarga.
“Rumah sakit adalah tempat yang penuh dinamika dan tantangan. Di sinilah nilai-nilai BerAKHLAK harus benar-benar hidup. Ketika seluruh pegawai memiliki integritas, semangat melayani, dan kemampuan berkolaborasi, maka kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat juga akan semakin baik,” kata Dirut.
Ia menyampaikan transformasi budaya kerja merupakan proses yang harus dijaga secara konsisten dan tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, manajemen terus mendorong setiap unit kerja untuk menjadi role model dalam penerapan nilai BerAKHLAK, sehingga budaya positif dapat tumbuh dari unit terkecil dan menyebar ke seluruh lini organisasi.
“Kalau kita ingin menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya unggul secara layanan medis, tetapi juga unggul dalam pelayanan publik, maka budaya kerja yang berlandaskan BerAKHLAK harus menjadi identitas bersama. Ini adalah komitmen yang harus dijaga oleh seluruh insan RSUP Dr. M. Djamil, tanpa terkecuali,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan apel pagi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi, penguatan semangat, dan penyamaan visi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap insan rumah sakit memiliki peran strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat ASN BerAKHLAK dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang hidup di setiap lini pelayanan, sehingga mampu mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” tukas Dirut. (*)