RS M. Djamil terus memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis dengan berbagai pemerintah daerah di wilayah kerjanya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit rujukan nasional tersebut dalam meningkatkan pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi daerah kepulauan dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan lanjutan.
Pada Senin (29/6), RS M. Djamil menerima kunjungan kerja Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH, yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi rumah sakit tersebut. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membahas penguatan kerja sama layanan kesehatan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan RS M. Djamil, terutama dalam aspek rujukan pasien, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan penelitian bidang medis.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas kunjungan tersebut. RS M. Djamil sebagai rumah sakit milik Kementerian Kesehatan RI ini memiliki mandat penting dalam mendukung penguatan layanan kesehatan di daerah, tidak hanya melalui pelayanan klinis, tetapi juga melalui pendampingan tata kelola dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di rumah sakit daerah.
“Sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan RI, RS M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan nasional memiliki tanggung jawab dalam mendukung penguatan kapasitas rumah sakit daerah, baik dari sisi tata kelola, sumber daya manusia, hingga pelayanan klinis,” ujar Direktur Utama RS M. Djamil dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan tantangan geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri dari gugusan pulau-pulau menjadikan kebutuhan akan sistem rujukan yang kuat dan terintegrasi semakin mendesak. “Oleh sebab itu, sinergi antara rumah sakit pusat rujukan dengan pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, jajaran direksi dan manajemen RS M. Djamil juga memaparkan profil rumah sakit, termasuk kapasitas layanan, fasilitas unggulan, serta rencana pengembangan masterplan rumah sakit. Paparan tersebut mencakup peran RS M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan nasional yang tidak hanya melayani pasien dari Sumatera Barat, tetapi juga dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera bagian tengah dan barat.
Pertemuan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara RS M. Djamil dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kerja sama ini mencakup layanan kesehatan rujukan, pemenuhan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan penelitian di bidang kesehatan yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan di daerah.
Penandatanganan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama RS M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH. Turut disaksikan jajaran direksi RS M. Djamil beserta manajemen dan Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai Lahmuddin, SKM, SIP, MIP, MKM.
Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, SH, MH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan RS M. Djamil dalam menjalin kolaborasi yang lebih luas. Kerja sama ini sangat penting mengingat kondisi geografis Kepulauan Mentawai yang menantang dalam akses pelayanan kesehatan lanjutan.
“Terima kasih atas sambutan yang diberikan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Mentawai, terutama dalam peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan,” ujar Bupati.
Ia juga menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah mengembangkan program ambulans laut sebagai sarana rujukan pasien dari pulau-pulau ke Kota Padang, khususnya ke RS M. Djamil. “Program ambulans laut ini kami hadirkan untuk memastikan masyarakat di pulau-pulau terpencil tetap mendapatkan akses rujukan yang cepat. Biaya kami tanggung 100 persen melalui pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan setelah kerja sama ini terjalin, pihaknya berharap adanya perhatian khusus dan penguatan layanan bagi pasien asal Kepulauan Mentawai yang dirujuk ke RS M. Djamil. “Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Mentawai dapat meningkat secara signifikan, terutama dalam penanganan kasus-kasus yang membutuhkan layanan medis lanjutan di rumah sakit rujukan nasional,” harapnya. (*)