Sosialisasi RPL, RSUP Dr. M. Djamil Beri Kesempatan Tenaga Kesehatan Tingkatkan Kualifikasi Akademik

RSUP Dr. M. Djamil dipercaya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerja sama dengan Universitas Mercubaktijaya, Jumat (25/7). Sosialisasi yang dilangsungkan di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para tenaga kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil agar dapat meningkatkan jenjang kualifikasi akademik mereka melalui jalur yang lebih fleksibel dan efisien.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau ini merupakan terobosan yang baik bagi tenaga kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil yang telah memiliki pengalaman kerja dan kompetensi yang mumpuni namun belum memiliki kualifikasi akademik yang sesuai.

“Melalui RPL ini, pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh selama bertahun-tahun dalam praktik kerja dapat diakui dan dikonversi menjadi kredit akademik, sehingga memungkinkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus memulai dari nol,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Yayasan Universitas Mercubaktijaya, H. Jasmarizal, S.Kp, MARS dan jajaran Universitas Mercubaktijaya, serta jajaran manajemen RSUP Dr. M. Djamil.
dr. Maliana juga menambahkan kolaborasi dengan Universitas Mercubaktijaya ini adalah wujud komitmen RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung pengembangan profesionalisme setiap individu pegawainya.

“Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni, S.Kp, M.Kep, turut mengapresiasi dukungan RSUP Dr. M. Djamil yang telah menjadi mitra utama dalam implementasi Program RPL. Ia menyampaikan Universitas Mercubaktijaya telah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan RI untuk menyelenggarakan program ini, dan RSUP Dr. M. Djamil memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi, khususnya dalam kegiatan praktik lapangan bagi mahasiswa.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, ini merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi perawat dan bidan dalam menempuh pendidikan yang menunjang karir mereka,” tukasnya. (*)

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Serahkan SK Ketua KSM Gigi dan Mulut serta MPP

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada Ketua Kelompok Staf Medis (KSM) Gigi dan Mulut serta Manajer Pelayanan Pasien (MPP). Penyerahan SK ini menjadi langkah nyata RSUP Dr. M. Djamil dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan profesionalisme jajarannya demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Empat pejabat yang diserahkan SK yakni drg. Ditha Novianti, Sp.B.M.M (Ketua KSM Gigi dan Mulut), Ns. Harina Siska, S.Kep (MPP ruang saraf, kulit dan jiwa), Ns. Mimi Agusti, S.Kep (MPP IPJT) dan Ns. Imelda Kamil, S.Kep (MPP Ambun Pagi).

Dalam sambutannya, Dovy Djanas menyampaikan pentingnya peran kedua posisi ini dalam upaya peningkatan mutu pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil. “Pengangkatan Ketua KSM Gigi dan Mulut serta Manajer Pelayanan Pasien ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien di rumah sakit ini,” ujar Dovy saat Penyerahan SK di Ruang Kerja Direktur Utama, Jumat (25/7).

Turut dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes, Manajer OSDM dr. Keesa Nabila Afida, M.Kes, Kepala Instalasi Rawat Inap dr. Roza Kurniati, Sp.PD-KP, FINASIM, dan pejabat yang diserahkan SK.

Dovy Djanas secara khusus menyoroti peran strategis Ketua KSM Gigi dan Mulut dalam mengembangkan layanan kedokteran gigi dan mulut di RSUP Dr. M. Djamil. “Bidang gigi dan mulut adalah salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan komprehensif. Dengan adanya kepemimpinan yang kuat di KSM Gigi dan Mulut, kita berharap dapat terus mengembangkan fasilitas, meningkatkan kompetensi staf, dan menghadirkan inovasi dalam penanganan kasus-kasus gigi dan mulut yang semakin kompleks,” jelasnya.

Dovy Djanas juga menjelaskan Manajer Pelayanan Pasien memiliki peran krusial dalam memastikan koordinasi pelayanan yang optimal dari awal pasien masuk hingga keluar rumah sakit. “Manajer Pelayanan Pasien adalah jantung dari upaya kita untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam alur pelayanan. Mereka bertanggung jawab memastikan pasien mendapatkan perawatan yang terintegrasi, informatif, dan sesuai dengan standar kualitas tertinggi,” tegas Dovy.

Dovy Djanas menyampaikan harapannya agar para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. “Saya percaya bahwa dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita akan terus membawa RSUP Dr. M. Djamil menjadi rumah sakit rujukan yang unggul dan terdepan dalam pelayanan kesehatan di Sumatera Barat, bahkan di tingkat nasional,” tukasnya. (*)

RSUP Dr. M. Djamil Berkomitmen Kembangkan Radiologi Intervensi untuk Layanan Terbaik

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan layanan kesehatan dengan menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-18 Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) di The ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat (25/7). Kehadirannya dalam kegiatan ini menunjukkan fokus RSUP Dr. M. Djamil pada peningkatan kualitas dan inovasi di bidang radiologi, khususnya radiologi intervensi.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut Dovy Djanas secara langsung melihat potensi besar pengembangan radiologi di RSUP Dr. M. Djamil. Ia menyoroti pentingnya radiologi intervensi sebagai salah satu layanan unggulan yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat.

Diketahui, radiologi intervensi merupakan subspesialisasi radiologi yang menggunakan panduan pencitraan (seperti X-ray, ultrasound, CT scan, atau MRI) untuk melakukan prosedur minimal invasif guna mendiagnosis dan mengobati berbagai kondisi medis. Prosedur ini seringkali menjadi alternatif yang lebih aman dan kurang invasif dibandingkan operasi konvensional, sehingga dapat mempercepat pemulihan pasien dan mengurangi risiko komplikasi.

“Kami antusias dengan potensi pengembangan radiologi intervensi di RSUP Dr. M. Djamil. Ini adalah langkah strategis kami untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Dengan teknologi dan keahlian yang terus berkembang di bidang radiologi intervensi, kami yakin dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat dan terapi yang lebih efektif, meminimalkan rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan pasien,” tuturnya.

Dengan pengembangan radiologi intervensi, sebutnya, rumah sakit ini berharap dapat menawarkan lebih banyak pilihan pengobatan mutakhir bagi pasien. Pengembangan radiologi intervensi ini juga diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kapabilitas RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat rujukan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. “Komitmen ini sejalan dengan visi RSUP Dr. M. Djamil untuk menjadi rumah sakit yang terkemuka dan inovatif dalam pelayanan kesehatan,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, kehadiran Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil di PIT PDSRI ke-18 juga menjadi ajang untuk berdiskusi dengan para pakar radiologi terkemuka di Indonesia serta menjajaki peluang kolaborasi untuk memperkuat layanan radiologi di RSUP Dr. M. Djamil.(*)

RSUP Dr. M. Djamil Terima Kunjungan PT. Imar Karya Tama

RSUP Dr. M. Djamil menerima kunjungan dari PT. Imar Karya Tama, distributor resmi dari PT. Mayer Maska Medika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempresentasikan sebuah inovasi teknologi yang diharapkan dapat merevolusi pelayanan kefarmasian di rumah sakit yakni Intelligent Outpatient Pharmacy System (Sistem Apotek Rawat Jalan Cerdas) yang akan diimplementasikan berbasiskan skema Kerja Sama Operasi (KSO).

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyambut rombongan dari PT. Imar Karya Tama dan Asia Pacific Market Director Haier Biomedical, Nelson Gan, di Ruang Rapat Direksi, Kamis (24/7). Turut hadir dalam pertemuan ini Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes, Kepala Instalasi Farmasi Apt. Nikenly Fajar Witha, S.Farm, M.Farm dan jajaran serta manajemen antusias menyimak pemaparan tersebut.

Dovy Djanas menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT. Imar Karya Tama dalam menawarkan solusi yang relevan dengan kebutuhan rumah sakit. “Kami senantiasa terbuka terhadap inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kepada pasien. Sistem apotek rawat jalan yang cerdas, terutama dengan pendekatan KSO, tentu menarik untuk kita kaji lebih lanjut potensinya dalam mengoptimalkan pengelolaan obat dan meminimalkan antrean pasien,” tuturnya.

Ia mengatakan kunjungan dan presentasi ini merupakan langkah awal yang prospektif bagi RSUP Dr. M. Djamil dalam mewujudkan pelayanan farmasi yang lebih modern, efisien, dan berpusat pada pasien. “Dengan adopsi teknologi seperti Intelligent Outpatient Pharmacy System, diharapkan waktu tunggu pasien di apotek dapat berkurang, kesalahan pemberian obat dapat ditekan seminimal mungkin, dan manajemen logistik obat dapat berjalan lebih efektif,” harapnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara pihak rumah sakit dan perwakilan distributor. Kemudian melakukan peninjauan ke depo Farmasi. (*)

RSUP Dr. M. Djamil Komit Tingkatkan Mutu Layanan

RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah proaktif direksi dalam memonitoring dan mengevaluasi berbagai aspek pelayanan menjadi bukti nyata upaya tersebut, terutama dalam menyoroti layanan di luar Jaminan Kesehatan Nasional (Non-JKN) serta fasilitas perawatan intensif untuk anak.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap layanan Non-JKN. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa standar pelayanan, fasilitas, dan kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien Non-JKN setara dengan atau bahkan melebihi ekspektasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasien, baik itu pengguna JKN maupun Non-JKN, mendapatkan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi. Monitoring ini penting untuk mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan dan memastikan efisiensi serta kenyamanan bagi pasien,” ujar Dovy.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan ini, tutur Dirut, RSUP Dr. M. Djamil menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima. “Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kepuasan pasien, tetapi juga memperkuat posisi RSUP Dr. M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat yang mengedepankan kualitas dan keamanan pasien,” ucap Dovy.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes, juga tak ketinggalan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan. Ia secara khusus melakukan penelusuran ke Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Dalam kunjungannya, dr. Maliana meninjau kondisi fasilitas, berdiskusi dengan perawat dan dokter yang bertugas, serta memeriksa kelengkapan alat-alat medis.

Ia mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan fasilitas, dan implementasi standar prosedur operasional di unit-unit kritis tersebut. “Penelusuran ini kami lakukan untuk memastikan bahwa tenaga medis yang bertugas di NICU dan PICU memiliki kompetensi yang memadai, peralatan berfungsi optimal, dan prosedur keselamatan pasien dijalankan dengan ketat,” jelas dr. Maliana.(*)

RSUP Dr. M. Djamil, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, dan IDAI Sumbar Meriahkan Hari Anak Nasional

Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2025, RSUP Dr. M. Djamil bersama Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr. M. Djamil, dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan menghibur. Acara yang turut melibatkan Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan anak dan memberikan edukasi kepada orang tua pasien.

Peringatan Hari Anak Nasional diadakan di pelataran lantai 1 dan Poliklinik Anak Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan ini diawali dengan antusiasme melalui kegiatan mewarnai. Puluhan anak-anak dari berbagai usia berkumpul di area pelataran, menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam menggoreskan warna di atas kertas.

Suasana ceria dan penuh semangat terpancar dari wajah-wajah mungil yang serius namun gembira berpartisipasi. Kegiatan mewarnai ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk merangsang imajinasi dan kemampuan motorik halus anak-anak, sekaligus memberikan mereka kesempatan untuk berekspresi secara positif.

Selain kegiatan mewarnai, momen penting lainnya dalam perayaan ini adalah penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Revi Rilliani, Sp.A di Poliklinik Anak. Dalam sesinya, dr. Revi membawakan materi yang relevan dan penting bagi setiap orang tua yakni Mengenal Kegawatdaruratan Anak di Rumah.

Dalam penyuluhan tersebut, dr. Revi Rilliani menjelaskan kegawatdaruratan pada anak adalah suatu kondisi pada anak yang memerlukan pertolongan medis segera, dimana pada kondisi ini anak sudah mengalami gangguan kesadaran, sesak nafas atau syok.

“Pada kondisi ini, sebaiknya orang tua sudah mengenali tanda dan gejala dan segera membawa ke fasilitas Kesehatan atau IGD rumah sakit untuk ditangani sehingga kegawatdaruratan lebih lanjut tidak terjadi,” sebutnya.

Berbagai tanda dan gejala kegawatdaruratan pada anak yang harus diwaspadai oleh orang tua di rumah. Meliputi demam tinggi dan kejang demam, gangguan pernapasan, dehidrasi, trauma dan kecelakaan serta perubahan kesadaran. “Pentingnya orang tua untuk tetap tenang dalam menghadapi situasi darurat dan segera mencari pertolongan medis jika tanda-tanda kegawatan muncul,” tukasnya. (*)

RSUP Dr. M. Djamil dan PT Asuransi Perisai Listrik Nasional Perkuat Kerja Sama

RSUP Dr. M. Djamil menerima kunjungan kerja dari PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance) di ruang kerja direksi, Rabu (23/7). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam pelayanan pemeliharaan kesehatan, perawatan, serta penyediaan obat bagi peserta asuransi kesehatan dan administrasi services only.

Rombongan PLN Insurance yang dipimpin oleh Vice President Provider PLN Insurance, dr. Fitri Arlem Umar, disambut oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua. Turut mendampingi Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo, Manajer Timker Hukum dan Humas Nova Afriani, Kepala Instalasi Non JKN dr. Alexander Kam, Sp.PD, M.Sc, FINASIM, dan Wakil Kepala Instalasi Non JKN dr. Eko Apriandhi, Sp.OG.

Dovy Djanas menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PLN Insurance yang telah memilih RSUP Dr. M. Djamil sebagai mitra penyedia layanan kesehatan. “Kami senang dengan kunjungan ini dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin erat. RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh pasien, termasuk peserta dari PLN Insurance,” ujar Dovy.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara rumah sakit dan pihak asuransi dalam menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan. “Kerja sama antara RSUP Dr. M. Djamil dan PT Asuransi Perisai Listrik Nasional ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para peserta asuransi yang membutuhkan akses layanan kesehatan berkualitas,” harapnya.

Vice President Provider PLN Insurance dr. Fitri Arlem Umar mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan yang selama ini diberikan oleh RSUP Dr. M. Djamil. “Kami melihat RSUP Dr. M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat yang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga medis profesional. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mendiskusikan berbagai potensi pengembangan kerja sama, termasuk peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi administrasi, dan kemudahan akses bagi peserta kami,” tukasnya. (*)

Pertemuan Bulanan DWP RSUP Dr. M. Djamil, Edukasi Tentang Kelola Keuangan Keluarga

Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUP Dr. M. Djamil kembali menggelar pertemuan rutin bulanan, Selasa (22/7). Bertempat di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, pertemuan kali ini menghadirkan narasumber Dewan Pengawas Syariah Koperasi Sumbar, Koper Efrizon Very, SE, yang membagikan tips dan strategi jitu dalam mengelola keuangan keluarga.

Ketua Koordinator Sosial DWP RSUP Dr. M. Djamil, Ny. Een Bestari mengatakan pertemuan bulanan DWP RSUP Dr. M. Djamil ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga platform edukasi yang sangat bermanfaat. “Para anggota DWP akan mendapatkan bekal ilmu baru yang diharapkan dapat membantu mereka mencapai kemapanan finansial keluarga,” katanya.

Turut hadir pengurus dan anggota DWP RSUP Dr. M. Djamil.

Ia menekankan pentingnya peran wanita dalam menjaga stabilitas keuangan rumah tangga. “Pengelolaan keuangan yang baik adalah fondasi utama keluarga sejahtera. Melalui pertemuan ini, kami berharap para anggota DWP dapat memperoleh ilmu baru yang aplikatif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ny Een Bestari.

Ia mengatakan melalui pertemuan ini diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut secara rutin. “Dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan keluarga besar RSUP Dr. M. Djamil,” harapnya.

Efrizon Very, SE saat memaparkan materi membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, mulai dari perencanaan anggaran, prioritas pengeluaran, hingga strategi menabung dan berinvestasi. “Banyak dari kita seringkali terjebak dalam pola pengeluaran yang tidak terencana. Kunci utamanya adalah membuat anggaran yang realistis dan disiplin dalam mematuhinya,” papar Efrizon.

Ia menyarankan para peserta untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, sekecil apa pun itu. “Selain itu, pentingnya dana darurat sebagai bantalan finansial yang krusial saat terjadi hal tak terduga,” tukasnya.(*)

Kuliah Terintegrasi PPDS, Direktur SPP Tekankan RSUP Dr. M. Djamil Dukung Kualitas Pendidikan Kedokteran Spesialis

RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan utama terus bertransformasi dalam meningkatkan peran dan kontribusi terhadap pendidikan spesialis. Rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan ini terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas, sumber daya manusia pendidik klinik, serta sistem pengelolaan pendidikan yang selaras dengan standar nasional dan internasional.

“Dalam semangat “one academic health system”, kami terbuka untuk kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, demi menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, dan berintegritas,” kata Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil dr. Maliana, M.Kes saat pembukaan Kuliah Terintegrasi Program Pendidikan Dokter Spesialis Periode Juli 2025 di Aula Prof. dr. M. Syaaf Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Jati, Senin (21/7).

Turut hadir Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran dr. Rauza Sukma, Ph.D, Ketua Departemen, KPS, SPS dan seluruh staf pengampu serta peserta PPDS Program Juli 2025.

Ia mengatakan Kuliah Terintegrasi ini bukan sekadar kegiatan pembelajaran biasa, tetapi merupakan upaya untuk membangun fondasi pemahaman yang menyeluruh dan lintas bidang. Sehingga para calon dokter spesialis dapat memetakan tantangan klinis secara komprehensif, kolaboratif, dan berbasis bukti ilmiah.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung kualitas pendidikan kedokteran spesialis yang integratif, adaptif, dan berorientasi pada mutu layanan,” tuturnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi, komunikasi lintas profesi, serta pemahaman sistem pelayanan akan semakin menguat, dan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai kompleksitas dunia kedokteran saat ini dan di masa depan. “Di samping itu, terbentuk sinergi antara kompetensi klinis, etika profesi, komunikasi, dan pemahaman sistem pelayanan kesehatan yang utuh,” harap Maliana. (*)

RSUP Dr. M. Djamil Terus Berbenah, Hari Ini Direksi Telusur ke Instalasi

RSUP Dr. M. Djamil tak henti berupaya menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Hari ini (22/7), jajaran direksi rumah sakit tersebut melakukan kegiatan telusur ke sejumlah instalasi, sebuah agenda rutin yang menjadi komitmen manajemen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas dan prosedur operasional di RSUP Dr. M. Djamil berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Langkah proaktif ini menegaskan dedikasi rumah sakit dalam memberikan pelayanan medis yang prima dan bermutu.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil bersama Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS dan Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes telusur ke Instalasi Bedah Sentral (IBS). Sementara Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) telusur ke Ambun Pagi.

Dalam kunjungannya, Dovy Djanas didampingi Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS meninjau ruang persiapan operasi, hingga ke setiap ruang operasi yang ada di IBS. Ia terlihat berinteraksi dengan staf medis, perawat, dan tenaga penunjang lainnya yang bertugas di instalasi tersebut.

“Kunjungan ke IBS ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh layanan di RSUP Dr. M. Djamil, khususnya yang berkaitan dengan bedah, berjalan sesuai standar. Kami ingin pasien merasa aman dan mendapatkan pelayanan bedah yang efektif serta berkualitas,” tegas Dovy di sela-sela peninjauan.

Direktur Utama secara khusus menyoroti kondisi ruang operasi, mulai dari kebersihan, ketersediaan alat medis, hingga sistem sterilisasi. “Pentingnya menjaga standar kebersihan dan sterilitas yang ketat di lingkungan bedah untuk mencegah infeksi nosokomial dan menjamin keselamatan pasien,” ucapnya seraya memberikan beberapa masukan terkait dengan pemeliharaan rutin peralatan dan optimalisasi tata letak ruang untuk efisiensi kerja.

Ia berharap dengan telusur ini dapat menjadi dasar untuk perumusan kebijakan dan strategi pengembangan layanan bedah di RSUP Dr. M. Djamil ke depan. “Ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RSUP Dr. M. Djamil untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” harap Dovy.

Sementara, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Ia berdialog dengan tim IBS tentang kebutuhan pelatihan berkelanjutan, program peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan para tenaga medis. “SDM adalah tulang punggung pelayanan kita. Kami akan terus memberikan dukungan penuh untuk peningkatan kapasitas dan kesejahteraan mereka, agar dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tukasnya. (*)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45