Peran Penting Ibu Wujudkan Kebahagiaan Keluarga

Talkshow Parenting Class DWP RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Pasca dilantiknya jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUP Dr M Djamil November 2023 lalu, sebagai bentuk tindak lanjut program pengurus, Rabu (10/1) digelar pertemuan bulanan dengan menggelar talk show Parenting Class.

Kegiatan ini digelar di Aula Lantai IV RSUP Dr M Djamil itu, menghadirkan jajaran pengurus DWP, anggota DWP dan civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil khususnya bagi karyawati dengan mengangkat tema tentang “Ibu Bahagia, Keluarga Bahagia” bersama pakar pendidikan keluarga Syafitri, S.Si, yang juga merupakan Bunda genRe Sumatera Barat.

Ketua DWP RSUP Dr M Djamil, Ny. Winanda Dovy mengatakan bahwa kegiatan pertemuan anggota DWP akan rutin digelar setiap bulan dengan berbagai agenda kegiatan.

“Tentunya pertemuan ini akan rutin kita gelar di samping kita juga melaksanakan arisan, tidak masalah tidak ikut arisan, yang terpenting sekali bagaimana kita terus menjalin silaturrahmi melalui pertemuan bulanan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyebut, pertemuan bulan juga akan terus menghadirkan narasumber di samping itu juga akan menggelar pelatihan-pelatihan, khususnya bagi ibu yang berkarir.

“Tidak kita pungkiri bagi ibu yang berkarir memiliki sedikit waktu dengan keluarga untuk berkumpul, untuk itu melalui pertemuan ini mari kita curi ilmu dari narasumber kita, sehingga bisa memaksimalkan kualitas pertemuan dengan anggota keluarga di rumah,” terang Ny. Winanda Dovy.

Untuk itu, pertemuan bulanan tersebut akan ada gelaran episode perepisodenya, mengingat parenting class tidak cukup dengan satu kali pertemuan.

“Tentu perenting class ini adalah hal yang sangat kita butuhkan dan tentu kita akan terus diskusi bersama hal apa saja yang akan kita bahas dengan menghadirkan narasumber pakar dibidangnya dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Selaku pengurus, Ny. Winanda mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah hadir dan terkhusus kepada jajaran direksi RSUP Dr M Djamil yang memberikan suport dan dukungan kepada pengurus DWP RSUP Dr M Djamil.

Sementara itu dalam paparan. Syafitri menyampaikan peranpenting seorang ibu dalam keluarga dan sudah menjadi keharusan bagi ibu untuk bahagia, karena dari ibulah sumber kebahagian bagi seluruh anggota keluarga khususnya.

(Humas/Khairian)

Pastikan Pelayanan Sesuai Standar, RSUP DR M Djamil Sambut Kunjungan Tim Rekredensialing

Kepala BPJS Kesehatan Padang : Kami Melihat Komitmen itu Terus Dijaga di Sini

RSMDJ — RSUP DR M Djamil sambut kunjungan tim Rekredensialing dari Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Padang, Kamis (14/12). Kedatangan tim Rekredensialing BPJS Kesehatan dipimpin langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, dr. Fauzi Lukman Nurdianyah, MM dan Kepala Bagian Kerjasama dan Mutu Faskes, Dewi Winelfia, Rombongan ini disambut langsung Direktur Utama RSUP DR M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, SP.OG-KFM, MARS beserta jajaran direksi dan pimpinan unit di Aula Lantai IV Poliklinik Rawat Jalan.

“Tentunya kami mengucapkan selamat datang kepada Kepala Cabang BPJS Kesehatan Padang yang sudah berkenan hadir langsung dalam kegiatan Rekredensialing di RSUP Dr M Djamil ini,” kata Direktur Utama RSUP DR M Djamil saat menyampaikan sambutannya.

Ia mengungkapkan peningkatan pelayanan kesehatan di RSUP DR M Djamil untuk menjadi Rumah sakit pilihan masyarakat terus diupayakan sejalan dengan meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan yang optimal, bermutu dan profesional. “Tentunya komitmen kami (RSUP DR M Djamil) untuk selalu meningkatkan pelayanan dari waktu kewaktu terus ditingkatkan, sehingga memuaskan masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan rumah sakit. Karena bagaimanapun rumah sakit dan masyarakat merupakan dua sisi mata uang yang selalu menyatu satu sama lain,” terangnya.

Dr. Dovy menyebut, dalam mewujudkan transformasi kesehatan di Indonesia sebagaimana 6 pilar yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan. Salah satunya pilar keempat yaitu Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, memberikan adanya kemudahan dan kesetaraan akses layanan kesehatan, terutama masyarakat yang masuk dalam golongan kurang mampu. RSUP Dr. M. Djamil berupaya terus berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. “Rekredensialing yang diselenggarakan ini merupakan tonggak penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan. Seiring akan berakhirnya masa Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan Cabang Padang dengan RSUP DR M Djamil, kami menyadari betapa pentingnya kolaborasi yang erat antara institusi kesehatan dan BPJS Kesehatan serta pemerintah dalam memastikan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat,’’ ulasnya.

Lebih lanjut ia menyebut, rekredensialing ini menjadi momen yang tepat untuk mengevaluasi dan meninjau kembali komitmen RSUP Dr M Djamil dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada peserta Jaminan Kesehatan mengingat kualitas pelayanan yang tinggi merupakan komitmen utama civitas hospitalia RSUP DR M Djamil. “Kami berupaya untuk terus meningkatkan standar layanan kami demi kepentingan kesehatan masyarakat yang dilayani, tentu ini bukan hanya sekadar proses evaluasi, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya kita dalam meningkatkan mutu pelayanan dan menjadi proses yang harus terus berlangsung. Melalui proses ini, melalui evaluasi berkala ini membantu kami untuk tetap berinovasi, memperbarui standar, dan beradaptasi dengan perkembangan terbaru dalam bidang kesehatan,” pungkas dokter subspesialis Fetomaternal itu sembari menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesama dan kolaborai yang terbangun selama ini yang mebawa manfaat yang signifikan bagi penyelenggaraan layanan kesehatan yang berkualitas.

Tidak hanya itu, Direktur Utama RSUP DR M Djamil juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh civitas hospitalia atas dedikasi dan komitmen yang diberikan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kerja sama dan memacu semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, dr. Fauzi Lukman Nurdianyah, MM mengatakan Rekredensialing merupakan agenda rutin setiap tahunnya dan dilaksanakan pada akhir tahun. Hal itu sebagai bentuk peninjauan langsung terhadap kesepakatan kerjasama yang sudah disepakati bersama. “Tentunya kami mengucapkan terimaksih kepada RSUP Dr M Djamil atas sinergi yang sudah terbangun selama ini,” ujarnya.

Diungkapkannya, kepesertaan dalam jaminan kesehatan merupakan bagian dari program nasional dan sejauh ini di Padang khususnya sudah berjalan secara optimal dan sudah melebih target dari rencana pembangunan jangka menengah dari Presiden RI. “Kita berharap kepesertaan yang terus bertambah sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kami melihat komitmen itu terus dijaga di sini (RSUP DR M Djamil),” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Padang yang baru menjabat beberapa waktu ini.

Ia mengatakan demi meningkatkan kepuasaan peserta, BPJS Kesehatan sebagai Badan Penyelenggara Program JKN bersama mitra Fasilitas Kesehatan (Faskes) terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu layanan pada setiap Fasilitas Kesehatan dengan terus memenuhi segala standar baik berupa sarana maupun syarat administrasi yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama. “Kami juga berkomitmen untuk terus menjadi lebih baik bersama para mitra kami,’’ tegasnya.

Dalam kegiatan sambutan tersebut yang sebelumnya sudah dilakukan pengecekan dokumen serta presentasi RSUP DR M Djamil juga dilakukan penelusuran langsung ke lapangan oleh tim rekredensialing BPJS Kesehatan Cabang Padang.

(Khairian/HumasRSMDJ)

Tim Dokter Terus Melakukan Monitoring Pasien Korban Erupsi Marapi

RSMDJ — Tim Dokter dan Keparawatan RSUP Dr M Djamil terus melakukan pemantauan intensif terhadap dua korban letusan Gunung Marapi berinisial ZZ dan AF yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi.

Hingga hari 9 sejak dirujuk pekan lalu, kedua pasien telah menjalani  proses operasi dan perawatan terhadap luka bakar di rawat di ruang rawat RSUP Dr M Djamil. Namun untuk pasien ZZ, beberapa waktu ini dipindahkan ke ruang rawatan Intensif Care Unit (ICU) karena kondisi gangguan dan infeksi pada saluran pernafasan.

Sebagaimana dijelaskan, Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) yang menangani langsung pasien ZZ mengatakan saat ini kondisi ZZ sudah lebih baik dari sebelumnya.

“Sudah lebih baik (Pasien ZZ), kemarin itu sempat ada perbaikan eletrokimia dan sebagainya, kemudian yang menjadi masalah adalah infeksinya yang cukup berat,” ujar Dr. dr. Liliriawati Ananta Kahar, Sp.An, KIC selaku DPJP ZZ di ruang rawat ICU yang ditemui usai melakukan visit pasien, Rabu (13/12).

Dikatakannya, tim dokter RSUP Dr M Djamil akan terus melakukan perbaikan terhadap infeksi yang terjadi pada pasien ZZ dan perawatan luka bakarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS mengungkapkan, sejak informasi peristiwa erupsi Gunung Marapi yang menyebabkan banyak korban, manajemen RSUP Dr M Djamil bergerak cepat membentuk tim dokter penanganan pasien korban erupsi tersebut. Mengingat peran RSUP Dr M Djamil sebagai rumah sakit rujukan tingkat lanjut.

“Tentunya kita akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada para pasien erupsi Marapi ini, dan terus melakukan monitoring” ujarnya usai melakukan peninjauan langsung ke ruang rawat pasien ZZ bersama unsur manajemen RSUP Dr M Djamil, Rabu (13/12) pagi.

Ia mengungkapkan, saat ini ada dua pasien erupsi yang menjalani perawatan di RSUP Dr M Djamil yakni pasien ZZ dan AF. Untuk pasien AF kondisinya cukup stabil dan berharap perawatan yang terus dilakukan pihaknya dan dapat segera sembuh.

“Kita akan terus fokus, dan tentu kami juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan dalam hal ini bersama Dinas Kesehatan Sumbar untuk kedua pasien erupsi yang kita rawat ini,” ungkapnya.

Direktur Utama itu berharap, semoga kedua pasien ini segera pulih dan semua pihak mendoakan untuk kesembuhan pasien tersebut.

“Tentu kami juga berharap doa dari kita semua untuk kesembuhan pasien ini (korban erupsi Marapi),” pungkasnya.

(Khairian/RSMDJ)

Kunjungan BPOM Pusat untuk Asistensi Regulatori CPOB

Pendampingan Persiapan Laboratorium Stem Cell dan Bank Jaringan

RSMDJ — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat melakukan kunjungan ke RSUP Dr M Djamil dalam rangka  Asistensi Regulatori Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) di RSUP Dr M Djamil, Senin (11/12).

Kunjungan ini sebagai tindak lanjut pembangunan laboratorium jaringan dan sel punca di RSUP Dr M Djamil untuk mempersiapkan laboratorium sesuai standar yang telah ditetapkan. Pendampingan ini juga terkait hal dan regulasi perlu dipersiapkan dalam proses memperoleh sertifikat CPOB,  baik bangunan maupun dokumen sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat kelaikan.

Rombongan BPOM ini dipimpin Shanti Marlina Ssi .Apt. GMP Inspector and Stem Cell BPOM Pusat dan Muhammad Wildan, serta pendampingan dari BPOM Padang, Aria Bogorianti Asgul, Musfarli  dan Fitra Yelli.

Dalam kegiatan ini, rombongan di sambut langsung oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS beserta Jajaran Direksi, Kepala Instalasi Bank Jaringan serta unsur pimpinan unit terkait di lingkungan RSUP Dr M Djamil.

Dalam sambutannya di Ruang Rapat Direksi, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS mengucapkan selamat datang kepada rombongan BPOM serta ucapan rasa syukur atas kunjungan dalam rangka  Asistensi Regulatori CPOB oleh BPOM.

Dikatakan Dirut, kunjungan ini tidak hanya mencerminkan dedikasi dalam meningkatkan standar kualitas, tetapi juga sebagai langkah yang vital dalam memastikan ketersediaan terapi dan obat-obatan berkualitas tinggi bagi masyarakat.

“Tentunya kami merasa senang dengan kunjungan langsung dari BPOM ini,” ujarnya.

Ia menyebut, Asistensi Regulatori CPOB yang akan dilakukan difokuskan pada fasilitas produksi stem cell atau sel punca di RSUP Dr. M. Djamil. Dengan dikembangkannya teknologi stem cell di RSUP Dr M Djamil akan memiliki potensi besar untuk membawa berbagai manfaat dalam bidang kesehatan dan pengobatan.

“Stem cell memiliki kemampuan unik untuk memperbaiki dan meregenerasi jaringan tubuh yang rusak atau terganggu. Selain itu, Rumah sakit yang terlibat dalam penelitian stem cell dapat menjadi pusat inovasi dan pengetahuan dalam bidang pengobatan regeneratif. Ini memungkinkan para peneliti untuk menggali lebih dalam potensi stem cell, mengembangkan teknik baru, dan memperluas pemahaman terhadap berbagai kondisi medis,” ulas dr. Dovy sembari mengatakan Penelitian terus-menerus menjadi fondasi utama dalam pengembangan teknologi stem cell.

Untuk saat ini, dr. Dovy mengungkapkan Layanan Stem Cell dan Bank Jaringan di RSUP Dr M Djamil merupakan layanan unggulan di rumah saakit tersebut. Bank jaringan RSUP Dr.M.Djamil merupakan satu-satunya bank jaringan di luar pulau jawa atau yang ke-lima di indonesia, yang bertugas untuk meneliti dan mengembangkan teknologi pengawetan jaringan biologis yang disterilkan dengan partikel elektron yang berkualitas tinggi.

“Di luar pulau Jawa, Kami (RSUP Dr M Djamil) satu-satunya yang memiliki bank jaringan,”ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap melalui asistensi tersebut dapat mendukung para profesional kesehatan dan industri farmasi serta Bank Jaringan dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang persyaratan CPOB yang mutlak diperlukan  dan memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip CPOB dalam pengembangan obat-obatan dan teknologi stem cell. Kami berharap melalui sesi-sesi diskusi dan pertukaran ide, kita dapat mengidentifikasi tantangan yang ada, mengeksplorasi solusi terbaik, dan memperkuat kerjasama untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi stem cell ini diimplementasikan dengan tepat dan sesuai dengan standar kualitas yang tingg,”cetus dokter subspesialis Fetomaternal itu.

Kepada civitas hospitalia RSUP Dr Djamil, dr. Dovy juga menyampaikan harapan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperluas pengetahuan tentang prinsip-prinsip CPOB yang relevan dengan teknologi stem cell.

“Semoga acara ini menjadi tonggak awal bagi kemajuan yang berkelanjutan dalam penerapan teknologi ini demi kesejahteraan pasien dan kemajuan ilmu kedokteran,” pungkasnya.

Usai gelaran pembukan dilanjutkan dengan paparan dari Sarana untuk Overview dan Progress Sertifikasi oleh Kepala Instalasi Bank Jaringan RSUP Dr M Djamil, dr. Benni Raymond Sp.BP- RE(K), selanjutnya Penyampaian Lisan dan Lead Auditor oleh Shanti Marlina Ssi .Apt dan dilanjutkan Visitasi Lapangan dan Review Dokumen dan ditutup dengan pembacaan hasil berita acara.

(RSMDJ/Khairian)

Kunjungan Belajar, RSUP Dr M Djamil Sambut Mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil sambut kunjungan Mahasiswa Fakulti Perubatan, Department Of Public Health Medicine Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)  dalam rangka kunjungan belajar, Jumat (8/12) di Aula Lantai IV Poliklinik Rawat Jalan.

Rombongan dari UKM itu dipimpin langsung oleh Assc. Prof. Dr. Aniza Ismail, MD.M Comm Health, Ph.D dan didampingi oleh Koordinator Ilmu Administrasi Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, Ayulia Fardila Sari, SKM, M.Ph.

Dihadapan para mahasiswa yang menempuh jenjang pendidikan strata satu dan dua itu, manager unit tim kerja RSUP Dr M Djamil memaparkan tentang profil dan tata kelola manajemen di RSUP Dr M Djamil.

Kedatangan rombongan disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil beserta jajaran direksi, serta manager dan asisten manager, kepala komite, kepala instalasi tim kerja di lingkup RSUP Dr M Djamil.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang sudah berkunjung ke RSUP Dr M Djamil.

“Kami, keluarga besar RSUP Dr. M. Djamil dengan senang hati menyambut kedatangan Bapak/Ibu dari Fakulti Perubatan, Department of Public Health Medicine UK Malaysia beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk melakukan kunjungan belajar ke rumah sakit kami hari ini,” ujarnya.

Diakuinya, RSUP Dr M Djamil merasa terhormat terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk berbagi informasi, pengalaman, serta praktik terbaik yang  dimiliki di RSUP Dr. M. Djamil.

Dr Dovy menjelaskan,RSUP Dr. M. Djamil merupakan salah satu rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan dan menjadi rumah sakit rujukan utama di lima provinsi Sumatera. menjadi pengampuan dari empat penyakit fokus Kemenkes, yakni penyakit jantung, stroke, kanker dan gangguan ginjal. 

“RSUP Dr. M. Djamil memiliki beberapa layanan unggulan, seperti Instalasi Pusat Jantung Terpadu, Instalasi Bank Jaringan/ Stem cell, Pelayanan Geriatri Terpadu, dan PONE,” ungkapnya.

Lebih lanjut dr Dovy mengatakan, RSUP Dr. M. Djamil  merupakan rumah sakit tipe A telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidian Utama Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Termasuk dalam kategori Rumah Sakit Pendidikan yang memiliki fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/ atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi. Baru-baru ini RSUP Dr M Djamil juga melaksanakan akreditasi rumah sakit dengan predikat Paripurna.

“Tentunya Transformasi pelayanan kesehatan adalah tantangan mutakhir yang mesti kita wujudkan sebagai institusi pelayanan kesehatan. Dalam meningkatkan upaya memparipurnakan transformasi pelayanan kesehatan, dibutuhkan kolaborasi semua pihak. Kolaborasi seluruh tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, institusi pendidikan, organisasi profesi dan serta seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan,” ucapnya.

Transformasi Kesehatan Indonesia merupakan sebuah inisiasi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mencakup 6 pilar transformasi, yaitu: transformasi Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Sistem Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, dan Teknologi Kesehatan. Untuk itu dr Dovy menyebut pihaknya secara bersama bertransformasi dari tiap-tiap pilar yang ditujukan untuk mencapai kualitas kesehatan Indonesia yang lebih baik.

“Kunjungan belajar seperti ini sangat berarti bagi kami karena memberikan kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan, pengalaman, serta mendiskusikan inovasi terkini di bidang kesehatan. Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah kita dalam membangun kolaborasi yang erat antara kedua institusi untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkas Direktur Utama itu sembari berharap pertemuan ini dapat memunculkan ide-ide baru dan inovatif yang dapat kita implementasikan demi kebaikan bersama serta membawa manfaat yang besar dan menjadi awal dari hubungan yang harmonis serta saling mendukung di masa yang akan datang.

Sementara itu, Koordinator Ilmu Administrasi Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masayarakat Universitas Andalas, Ayulia Fardila Sari, SKM, M.Ph. Menyebutkan pihaknya bersama Fakulti Perubatan, Department Of Public Health Medicine Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) merasa bahagia atas sambutan dan kesempatan yang diberikan manajemen RSUP Dr M Djamil untuk belajar di RS kebanggan ranah minang tersebut.

“Kami beserta rombongan mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan dan tentunya banyak ilmu bermanfaat yang kami terima dari kunjungan ini,” ungkapnya.

Dalam pertemuan salama tiga jam tersebut, tidak hanya tentang paparan manajemen RSUP Dr M Djamil, tapi juga dilaksanakan sharing dan diskusi bersama.  

(RSMDJ/Khairian)

Kolaborasi Transplantasi Ginjal, RSU Bunda Jakarta Gandeng RSUP Dr M Djamil

Wujud Transformasi Kesehatan Pilar Kedua yakni Transformasi Rujukan

RSMDJ — Rumah Sakit Umum  Bunda Jakarta gandeng RSUP Dr Dr M Djamil dalam pengampuan transplantasi ginjal. Hal itu diwujudkan dalam penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilaksanakan di Aula Lantai IV Poliklinik Rawat Jalan RSUP Dr M Djamil, Rabu (6/12).

Penandatanganan kerjasama ini sebagai upaya dalam mewujudkan transformasi kesehatan khususnya pilar kedua yakni transformasi rujukan. Dan hal itu dibuktikan rumah sakit rujukan untuk Sumatera Bagian Tengah ini untuk pengampuan transplantasi ginjal untuk RSU Bunda Jakarta.

Kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS bersama Managing Director PT Bundamedik Tbk Nurhadi Yudhiyanto SE. Ak dan Direktur RSU Bunda Jakarta, dr Amiruddin Hamigu MM, MARS, FISQua.

“Ini memberikan semangat sekaligus bangga RSUP M Djamil menjadi pengampu transplantasi ginjal untuk RSU Bunda Jakarta. Apalagi kita mengetahui Bundamedika Group termasuk rumah sakit swasta terbesar di Indonesia,” ujar Direktur Utama RSUP M Djamil.

Dengan kerja sama ini, sebut Dovy, juga menjadi kesempatan bagi RSUP M Djamil bisa berkolaborasi, berkoordinasi dan menjajaki kerja sama lainnya dengan Bundamedik.

“Artinya ini semangat RSUP M Djamil dalam mengembangkan setiap layanan-layanan unggulan. Mungkin bisa kita jajaki bersama terkait dengan hal-hal yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya sembari menyebut hal itu sejalan dengan semangat Menteri Kesehatan RI dalam upaya menahan pasien dalam negeri yang ingin berobat ke negara tetangga.

“Dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkan layanan-layanan kesehatan dalam negeri. Khususnya RSUP Dr M Djamil sebagai rumah sakit Kementerian Kesehatan dan rujukan di Sumatera Bagian Tengah,” tuturnya.

Untuk saat ini, diungkapkan dokter subspesialis Fotomaternal itu,  RSUP Dr M Djamil menjadi salah satu pusat transplantasi ginjal terbanyak di luar Pulau Jawa. Hal itu dibuktikan dengan telah dilakukannya sebanyak 20 kali transplantasi ginjal dengan sumber daya manusia yang cukup.

“Tentunya dengan semangat transformasi kesehatan ini, banyak yang harus dibenahi dan diperbaiki dalam meningkatkan akses rujukan dan kualitas layanan termasuk layanan ginjal dan transplantasi,” sebut dr Dovy.

Di samping transplantasi ginjal, diungkapkannya  saat ini RSUP Dr M Djamil sudah diberi kepercayaan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk pengembangan stem cell dan bank jaringan.

“Saat ini kita tengah membangun lab stem cell. Tahap satu dari 2 tahap pembangunan telah tuntas dikerjakan. Ini juga akan menjadi program unggulan RSUP Dr M Djamil,” ungkapnya.

Tidak hanya itu ia menyebut, RSUP Dr M Djamil juga menjadi rumah sakit riset atau pusat penelitian. Rumah sakit ini ditunjuk sebagai tempat uji klinis vaksin tahap 3 HPV.

“Tentunya ini menandakan kemajuan besar bagi rumah sakit, khususnya dalam pengembangan penelitian. Tentunya dengan berbagai keunggulan ini membuka peluang bagi RSUP Dr M Djamil melakukan penjajakan kerja sama lainnya dengan Bundamedik Group dan Rumah Sakit lainnya,” harap dr Dovy.

Sementara itu, Direktur RSU Bunda Jakarta, dr Amiruddin Hamigu, MM, MARS, FISQua mengatakan dipilihnya RSUP Dr M Djamil dilandasi kesiapan sumber daya manusia sekaligus pengalaman dalam melakukan tindakan transplantasi ginjal

“Rasanya sudah tepat kami memilih dan meminta dukungan dari tim transplantasi RSUP DrvM Djamil dengan pengalaman dan SDM yang berpengalaman dalam hal transplantasi ginjal ini,” katanya.

Ia berharap layanan transplantasi ginjal ini di RSU Bunda Jakarta nantinya bisa berjalan sama baiknya yang sudah dilakukan di RSUP M Djamil.

“Kami yakin dan percaya bahwa pengalaman yang sudah bisa dilakukan ditransformasikan atau ditransferkan. Kami terbuka dalam mengambil pelajaran transplantasi ginjal ini. Dan Insya Allah layanan tersebut akan berkembang di RSU Bunda Jakarta,” harapnya sembari mengatakan  juga memiliki komitmen dalam pengembangan layanan kesehatan lainnya.

Managing Director PT Bundamedik Tbk Nurhadi Yudhiyanto, SE. Ak mengatakan terlepas dari pengampuan transplantasi ginjal sendiri, kerja sama lainnya dengan RSUP M Djamil akan dikembangkan. Pihaknya akan kembangkan kerja sama untuk pendidikan dan pelayanan kesehatan lainnya.

“Jadi misi kita adalah bagaimana membuat bersama-sama pelayanan kesehatan di Indonesia bisa mandiri dan bisa lebih banyak lagi dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Baik untuk skrining, preventif maupun untuk pendidikan kesehatan,” ungkapnya.

Ia mengatakan hal inilah harus dijalankan sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu ke negara lain untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang turut dihadiri jajaran direksi dan civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil, Corporate Secretary PT Bundamedik Tbk Josephine PM Tobing, Direktur RSU Bunda Padang dr Helgawati MM, tim transplantasi ginjal RSUP M Djamil dan RSU Bunda Jakarta, Direktur Utama RS Universitas Andalas dan sejumlah tamu undangan lainnya.

(RSMDJ/Khairian)

Tim Dokter Forensik RSUP Dr M Djamil Bantu Identifikasi Korban Erupsi Gunung Marapi

RSMDJ — Tim Forensik RSUP Dr M Djamil  turut serta melakukan identifikasi para korban erupsi Gunung Marapi di Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Mochthar Bukittinggi. Para dokter spesialis forensik tersebut nantinya akan membantu proses identifikasi korban yang tergabung bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat.

Tim dokter forensik tersebut terdiri dari tiga dokter merupakan dokter spesialis forensik yakni Dr.dr.Citra Manela Sp.FM, dr.Taufik Hidayat M.sc Sp.FM, dr. Noverika Windasari Sp.FM serta 6 orang dokter muda.

Sebagimana diketahui, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar terjadi erupsi  Minggu (3/12) yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa.

Tim DVI akan bekerja melakukan pendataan berdasarkan adanya laporan kehilangan dari keluarga maupun kerabat melaui Pos ante mortem dengan menggali sebanyak mungkin ciri-ciri fisik ketika hidup dan mengumpulkan bukti identitas orang yang dilaporkan hilang tersebut serta mengambil sampel DNA keluarga.

Selanjutnya Dokter Forensik akan melakukan identifikasi jenazah dengan melakukan pencocokan data dari Pos ante mortem, menerima korban atau jenazah dan melakukan pemeriksaaan secara detail dan identifikasi, kemudian melakukan pengambilan sampel DNA, hingga pemulasaran sesuai permintaan keluarga.

(RSMDJ/Khairian)

Rapat Koordinasi Komite Nakes Lainnya Bersama Mitra Bestari

RSMDJ — Dalam rangka pelaksanaan rekredensial, Komite Tenaga Kesehatan (Nakes) Lainnya RSUP Dr M Djamil gelar rapat koordinasi bersama Mitra Bestari, Selasa (28/11) di Aula Lantai IV RSUP Dr M Djamil.

Kegiatan ini dibuka dan ditutup langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS. Dalam sambutannya ia berharap Komite Nakes Lainnya dapat merancang dan mengagendakan program kegiatan untuk direalisasikan pada tahun 2024.

“Tentu dipenghujung tahun 2023 dapat ditutup dengan dengan program-program yang baik, dan merancang agenda kegiatan di tahun 2024,” ujarnya.

Kepada mitra bestari Nakes Lainnya yang terdiri dari 16 profesi, Direktur Utama juga berharap untuk terus meningkatkan kompetensi dan keahlian untuk menjalankan profesi, saling berkolaborasi dengan baik antar mitra bestari.

“Kami berharap komite Nakes Lainnya dan tim mitra bestari dapat mengkolaborasikan 16 profesi dengan baik, kami sangat mensupport hal ini, agar dapat memenuhi ekspektasi masyarakat dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan dan tentu dukungan kita semua itu yang diharapkan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui adapun 16 profesi mitra bestari Nakes lainnya yaitu, Eletromedis, penata anestesi, fisikawan medik, terapis gigi dan mulut, ahli teknologi laboratorium medik, perekam medis, sanitasi lingkungan, fisioterapi, terapis wicara, okupasi terapis, radiorafer, teknis kefarmasian, apoteker, gizi, refaksionis otisien dan psikilogi klinis.

(RSMDJ/Khairian)

Bimbingan Teknis Hospital By Laws Bagi Civitas Hospitalia RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Civitas Hospitalia sambut kunjungan tim Hukum Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, kunjungan ini dalam rangka kegiatan Bimbingan Teknis Hospital By Laws, yang diikuti jajaran Direksi, Ketua Komite-komite, manajer dan asisten Manajer , KSM, Tim kerja Hukum dan Humas, di Ruang Rapat Direksi, Senin (27/11).

Tim Hukum Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang hadir dalam kesepatan tersbut yakni Cindy SH, MARS, Shifa Ulhadira SH, Sudiana dan Rizki Hariadi SH.

(RSMDJ/Khairian)

Opening Ceremony Uji Klinis Tahap 3 Vaksin HPV

RSMDJ — Direktur Utama RSUP Dr M Djamil membuka secara resmi  Opening Ceremony Uji Klinis tahap 3 Vaksin HPV yang menggandeng sejumlah mitra seperti KLWS, Asosiasi Manajer Proyek Global dan Equilab International di Aula Lantai IV Poliklinik Rawat Jalan, Senin (27/11).

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung Manajer Proyek KLWS, Mrs. Muzi, Direktur Asosiasi Manajer Proyek Global, Xiaohui, Associate Director Manajemen Proyek Equilab International, Manajer Senior Operasi yakni Lucia Rat Handayani, jajaran Direksi RSUP Dr M Djamil serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas SpOG, KFM, MARS dalam sambutanya menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh sponsor  yang mendukung persemiaan kegiatan tersebut seperti CRO Global, dan CRO Nasional.   

Ia menyelasakan secara statistik yang bersumber dari Globocan 2020 memberikan gambaran yang mengejutkan yakni terdapat 604.000 kasus baru kanker serviks, dengan angka kematian sekitar 50 persen setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, angka kejadian kanker serviks mencapai 396 kasus dan menduduki peringkat keempat penyakit terbanyak pada wanita di seluruh dunia dan peringkat kedua di Indonesia.

“Tentunya angka ini sangat mengkhawatirkan dan memerlukan tindakan pencegahan, salah satunya adalah vaksinasi,” ucapnya.

dr Dovy menjelaskan sejak diperkenalkan pada tahun 2006, vaksinasi HPV telah mempunyai dua variasi di Indonesia yakni vaksin bivalen dan tetravalen. Saat ini, vaksin yang direkomendasikan untuk remaja perempuan berusia sepuluh tahun ke atas berbeda-beda – memerlukan dua dosis untuk usia 10-13 tahun dan tiga dosis untuk usia 16-18 tahun atau remaja akhir.

“Tentunya kami (RSUP Dr M Djamil) menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para sponsor dan mitra CRO yang telah mempercayakan Padang sebagai salah satu pusat uji coba dan menunjuk RS M Djamil sebagai lokasi uji klinisnya,” ungkapnya.

Kolaborasi tersebut menandakan kemajuan besar bagi rumah sakit, khususnya dalam pengembangan penelitian. Hal ini menandai masuknya  RSUP Dr M Djamil ke kancah nasional dan internasional.

“Ini jelas selaras dengan misi kami untuk melakukan penelitian inovatif, berbasis bukti, dan dipublikasikan di platform internasional,” pungkanya sembari berharap segala kegiatan berjalan lancar, dengan harapan bahwa uji klinis ini akan menjadi aset penting bagi komunitas.

(RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45