RSUP Dr. M. Djamil Jajaki Kerja Sama dengan Bio Farma untuk Peningkatan Layanan Vaksin

RSUP Dr. M. Djamil menerima kunjungan dari PT Bio Farma, sebuah perusahaan farmasi milik negara yang bergerak di bidang produksi vaksin dan antisera, di Ruang Kerja Direktur Utama, Jumat (11/7). Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam penjajakan kerja sama strategis yang berpotensi meningkatkan ketersediaan dan akses masyarakat terhadap berbagai jenis vaksin, termasuk vaksin internasional serta vaksin untuk kebutuhan haji dan umrah.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyambut Area Manajer PT Bio Farma, Joni dan Marketer PT Bio Farma Indah Citra. Turut dihadiri tim Instalasi Poliklinik Non-JKN dan manajemen.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan potensi kolaborasi yang erat dalam penyediaan vaksin. RSUP Dr. M. Djamil, yang bertekad menjadi sebagai sentra vaksin di wilayah Sumatera Barat dan memiliki komitmen kuat untuk terus memperluas layanan dan jangkauan vaksinasi bagi masyarakat.

“Kunjungan dari PT Bio Farma ini merupakan momen yang sangat penting. Kami melihat potensi besar untuk menjalin kemitraan yang kuat dalam rangka memastikan ketersediaan vaksin berkualitas bagi masyarakat. RSUP Dr. M. Djamil telah berbagai kebutuhan, termasuk melalui layanan non-JKN untuk vaksin internasional, vaksin haji, dan umrah. Dengan dukungan dari Bio Farma, kami berharap dapat semakin memperkuat layanan ini,” ungkap Dirut.

Penjajakan kerja sama ini berfokus pada kemitraan strategis dalam penyediaan vaksin. PT Bio Farma, sebagai produsen vaksin terkemuka di Indonesia, memiliki kapasitas dan keahlian dalam memproduksi dan mendistribusikan berbagai jenis vaksin. “Kolaborasi ini diharapkan dapat memperlancar pasokan vaksin ke RSUP Dr. M. Djamil, memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap imunisasi yang diperlukan,” harapnya.

Ia menekankan pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak awal dari kerja sama yang lebih erat antara RSUP Dr. M. Djamil dan Bio Farma. “Ini demi terciptanya ekosistem kesehatan yang lebih kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tukasnya.(*)

RSUP Dr. M. Djamil Gelar Coffee Morning Bersama Komite Medik

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua memimpin coffee morning bersama jajaran Komite Medik, Jumat (11/7). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Direksi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, mendiskusikan berbagai isu strategis, dan memperkuat sinergi antara manajemen dan para profesional medis demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Coffee morning ini dihadiri oleh Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), Direktur Layanan Operasional, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, dan Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes, Ketua Komite Medik dr. Rusdi, Sp.A (K) dan jajaran Komite Medik, Manajer Pelayanan Medik dr. Nirza Warto, Sp.THT-KL (K) dan jajaran, serta manajemen.

Dovy Djanas menyampaikan apresiasi kepada Komite Medik atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga standar profesionalisme dan etika kedokteran di RSUP Dr. M. Djamil. “Acara seperti ini penting bagi kita untuk saling bertukar pikiran, memahami tantangan yang ada, dan bersama-sama mencari solusi terbaik demi kemajuan rumah sakit,” kata Dovy.

Coffee morning ini, sebutnya, tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga momen untuk memperkuat ikatan kekeluargaan di antara seluruh elemen RSUP Dr. M. Djamil. “Diharapkan, sinergi yang terbangun ini akan membawa dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan dan reputasi RSUP Dr. M. Djamil sebagai institusi kesehatan yang terdepan di Sumatera Barat dan nasional,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran Komite Medik sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pelayanan medis dan keselamatan pasien. “Masukan dari Komite Medik akan menjadi pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan dan strategi rumah sakit ke depan. Kolaborasi adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan ini, saya yakin RSUP Dr. M. Djamil akan terus tumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Dovy.

Ketua Komite Medik, dr. Rusdi, Sp.A (K) dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas inisiatif jajaran direksi mengadakan acara ini. “Forum seperti ini sangat kami harapkan. Ini adalah jembatan komunikasi yang efektif antara para klinisi dengan manajemen. Kami berharap sinergi ini akan terus terjalin erat untuk mencapai visi RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat rujukan terkemuka,” tukas dr. Rusdi.(*)

RSUP Dr. M. Djamil Gelar Wirid Mingguan, Perkokoh Spiritual dan Kinerja Insan RS

RSUP Dr. M. Djamil secara rutin menggelar kegiatan wirid mingguan sebagai upaya memperkokoh spiritualitas dan kebersamaan seluruh insan rumah sakit. Pada Jumat (11/7), kegiatan wirid yang diadakan di Masjid Asy-Syifa dihadiri oleh jajaran direksi dan civitas hospitalia dengan penceramah Ustad Kamrizal, Lc, M.A.

Wirid yang dimulai sejak pagi ini disambut antusias.  Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa, mencerminkan komitmen manajemen RSUP Dr. M. Djamil untuk tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga pada pembinaan rohani para pegawainya.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kinerja profesional dan kehidupan spiritual. “Sebagai insan rumah sakit yang setiap hari berhadapan dengan berbagai kondisi pasien, kita membutuhkan pondasi spiritual yang kuat. Wirid mingguan ini adalah salah satu upaya kita untuk mengisi rohani, menenangkan hati, dan memohon keberkahan dari Allah SWT dalam setiap ikhtiar kita melayani masyarakat,” ujar Dovy.

Ia mengatakan wirid mingguan ini sejalan dengan visi rumah sakit untuk menjadi institusi kesehatan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. “Kami berharap, dengan hati yang lebih tenang dan iman yang kuat, para pegawai dapat bekerja dengan lebih ikhlas, profesional, dan penuh empati. Selain peningkatan kompetensi teknis, aspek spiritual dan moral menjadi perhatian serius manajemen,” harap Dirut.

Dalam tausiahnya, Ustad Kamrizal, Lc, M.A menyampaikan misi utama umat Islam adalah ibadah kepada Allah SWT. Hal ini mencakup segala aspek kehidupan, baik ibadah ritual maupun interaksi sosial, yang semuanya diniatkan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah. 

“Ibadah sebagai tujuan utama. Tujuan penciptaan manusia dalam Islam adalah untuk beribadah kepada Allah. Ibadah dalam Islam tidak terbatas pada shalat, puasa, zakat, dan haji saja. Namun, mencakup seluruh aktivitas manusia, baik yang bersifat personal maupun sosial, selama diniatkan karena Allah dan sesuai dengan tuntunan agama,” sebutnya.

Selain beribadah, umat Islam juga memiliki misi untuk memakmurkan bumi dan menciptakan kesejahteraan. “Misi ini sejalan dengan tujuan ibadah, karena memakmurkan bumi juga merupakan bentuk pengabdian kepada Allah,” tukas Kamrizal. (*)

MCU PPPK

RSUP Dr. M. Djamil Buka Layanan MCU Khusus Calon PPPK di Poliklinik Eksekutif

RSUP Dr. M. Djamil kini membuka layanan Medical Check Up (MCU) khusus bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Layanan ini tersedia di Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil, memberikan kemudahan bagi para calon abdi negara yang akan mengikuti seleksi.

“Pembukaan layanan MCU khusus ini merupakan bentuk dukungan RSUP Dr. M. Djamil terhadap proses seleksi calon PPPK, memastikan bahwa para calon memiliki kondisi kesehatan yang prima untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan di masa depan,” kata Tim Marketing Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil, Femil Candra.

Menurutnya, layanan MCU calon PPPK ini mencakup pemeriksaan jasmani, rohani, dan tes narkoba. Dengan tarif Rp 550.000, calon PPPK bisa mendapatkan pemeriksaan komprehensif yang menjadi salah satu syarat penting dalam proses rekrutmen.

“Untuk pendaftaran, RSUP Dr. M. Djamil menyediakan dua opsi yang fleksibel. Calon PPPK dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Djamil Apps yang bisa diunduh di smartphone. Alternatif lainnya, pendaftaran juga bisa dilakukan dengan datang langsung ke Poliklinik Eksekutif RSUP Dr. M. Djamil. Penting untuk diingat, calon peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat mendaftar,” ungkapnya seraya mengatakan untuk registrasi mulai pukul 07.30-12.00.

Layanan MCU ini, sebut Femil, beroperasi pada jam kerja. Untuk hari Senin hingga Jumat, pelayanan dibuka mulai pukul 07.30 hingga 16.00. Sementara itu, pada hari Sabtu, layanan tersedia dari pukul 07.30 hingga 14.00. “Jadwal ini diharapkan dapat mengakomodir kesibukan para calon PPPK,” tukasnya. (*)

RSUP Dr. M. Djamil Dipercaya Uji Coba Non-Invasive Vascular Analyzer Karya Anak Bangsa

RSUP Dr. M. Djamil kembali menjadi rumah sakit rujukan yang dipercaya untuk melaksanakan uji coba alat Non-Invasive Vascular Analyzer (NIVA) selama enam bulan ke depan. Yang membanggakan, NIVA ini merupakan hasil riset yang dikembangkan sejak tahun 2013 oleh para inventor Institut Teknologi Bandung, sebuah langkah signifikan menuju kemandirian bangsa di bidang alat kesehatan.

“Kami bersyukur dan bangga RSUP Dr. M. Djamil dipercaya menjadi bagian dari pengembangan teknologi kesehatan dalam negeri. Uji coba NIVA ini bukan hanya tentang inovasi diagnostik, tetapi juga tentang kontribusi nyata terhadap kemandirian teknologi kesehatan nasional,” kata Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG, K.FM, MARS, FISQua.

Turut dihadir Direktur Layanan Operasional, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, dan Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes, Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo, manajemen,  Ketua Prodi Jantung dan Pembuluh Darah Program Spesialis Dr. dr. Eka Fithra Elfi, Sp.JP (K) dan tim PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk.

Ia mengatakan NIVA yang akan di uji coba ini adalah bukti nyata bahwa anak bangsa memiliki kapasitas untuk menciptakan alat kesehatan berteknologi tinggi. “Dengan kemampuan deteksi dini yang lebih mudah diakses dan minim risiko, kami berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat dalam menjaga kesehatan vaskuler mereka,” tambah Dovy.

Ia mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada RSUP Dr. M. Djamil untuk menguji coba NIVA karya anak bangsa ini merupakan angin segar bagi industri alat kesehatan dalam negeri. “Ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara sektor riset, industri, dan layanan kesehatan untuk menghasilkan produk inovatif yang dapat mengurangi ketergantungan pada alat kesehatan impor,” tuturnya.

Dovy menegaskan mendorong kemandirian teknologi adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan perekonomian bangsa. “Jika kita bisa memproduksi alat kesehatan berkualitas sendiri, kita tidak hanya menjamin ketersediaan dan aksesibilitas, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing global,” ucapnya.

Ia meminta untuk mengawal dan menggunakan NIVA ini dengan baik. “NIVA hadir sebagai solusi inovatif yang memungkinkan diagnosis kondisi pembuluh darah secara non-invasif, cepat, dan tanpa rasa sakit,” harap Dirut.

Diketahui, NIVA merupakan perangkat non-invasif menggunakan sensor PPG (photoplethysmograph) dan sensor tekanan darah ini akan menganalisis pembuluh darah yang ada di dalam tubuh manusia. Alat ini dirancang untuk mengukur fungsi vaskuler dengan 6 parameter, dan tingkat risiko vaskuler untuk 5 parameter secara sekaligus.(*)

Direksi RSUP Dr. M. Djamil Audiensi dengan Ketua DPRD Sumbar

Direksi RSUP Dr. M. Djamil mengadakan audiensi dengan Ketua DPRD Sumbar Muhidi di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar, Kamis (10/7). Pertemuan ini berfokus pada gagasan rumah singgah bagi pasien dan keluarga melalui dukungan dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumbar, serta penguatan sistem rujukan terintegrasi di wilayah Sumatera Barat.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQUA, memimpin rombongan direksi. Turut mendampingi Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes, Manajer Pelayanan Medik  dr. Nirza Warto, Sp.THT-KL (K), Kepala IGD dr. Havid Yuaz, Sp.OG, K-FER dan Ketua Komite K3RS Katherina Welong.

Dovy Djanas menyampaikan terima kasih atas waktu dan perhatian Ketua DPRD Sumbar terhadap upaya RSUP Dr. M. Djamil dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Kami mengapresiasi kesediaan Bapak Ketua Muhidi untuk menerima kami. Audiensi ini adalah momen krusial untuk membahas bagaimana kita bisa bersama-sama meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang jauh dari Padang,” kata Dovy.

Dovy menjelaskan banyak pasien RSUP Dr. M. Djamil berasal dari kabupaten/kota yang jauh, sehingga mereka dan keluarga sering kesulitan mencari tempat menginap yang layak dan terjangkau selama masa pengobatan. “Kehadiran rumah singgah mendesak. Bayangkan, ada pasien yang harus menjalani pengobatan berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, dan keluarganya terpaksa tidur di lorong rumah sakit atau menyewa tempat dengan biaya yang memberatkan. Rumah singgah ini akan menjadi solusi konkret untuk meringankan beban mereka,” papar Dovy.

Ia berharap, dengan dukungan melalui dana pokok pikiran anggota DPRD Sumbar ini, rumah singgah dapat segera terwujud untuk melayani masyarakat. “Tidak hanya sekadar tempat bermalam, tetapi rumah singgah juga dilengkapi fasilitas dasar seperti dapur umum, kamar mandi layak, dan area komunal yang nyaman,” ungkapnya.

Selain rumah singgah, penguatan sistem rujukan terintegrasi juga menjadi fokus pembahasan. Dovy Djanas menekankan urgensi penguatan Sisrute untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Sumatera Barat. “Sisrute yang terintegrasi dengan rumah sakit daerah sangat krusial untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, tanpa hambatan birokrasi atau penundaan yang tidak perlu,” ujar Dovy.

Ia menambahkan dengan Sisrute yang berjalan baik, pasien dapat terlayani dengan baik dan optimal, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan. Hal ini juga akan membantu mengurangi penumpukan pasien di RSUP Dr. M. Djamil, karena kasus-kasus yang dapat ditangani di rumah sakit daerah dapat langsung dirujuk ke fasilitas terdekat.

“Dengan dukungan penuh dari DPRD Sumbar dan inisiatif proaktif dari RSUP Dr. M. Djamil, diharapkan sistem rujukan kesehatan di Sumatera Barat akan semakin kuat, memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, tepat waktu, dan berkesinambungan,” harapnya.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi menyatakan dukungan penuhnya terhadap kedua inisiatif tersebut. Ia mengapresiasi komitmen RSUP Dr. M. Djamil dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sumbar. “Kami dari DPRD Sumbar sangat mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terkait penyediaan rumah singgah melalui dana pokir, kami akan kaji dan diskusikan lebih lanjut dengan anggota dewan lainnya agar dapat direalisasikan secepatnya,” tegas Muhidi.

Muhidi juga menambahkan pelayanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, dan DPRD Sumbar akan selalu berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang layak dan berkualitas. “DPRD siap bersinergi dengan RSUP Dr. M. Djamil dan semua pihak terkait untuk mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan inklusif di Ranah Minang,” pungkasnya. (*)

Direksi RSUP Dr. M. Djamil Tinjau Komite Etik dan Hukum serta Instalasi Radiologi

Direksi RSUP Dr. M. Djamil melakukan penelusuran ke Komite Etik dan Hukum serta Instalasi Radiologi, Kamis (10/7). Penelusuran tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan RSUP Dr. M. Djamil untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan demi kenyamanan serta keselamatan pasien dan seluruh civitas hospitalia.

Kunjungan ini dipimpin Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, didampingi  Direktur Layanan Operasional, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, dan Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes. Turut mendampingi  manajemen.

Dalam penelusurannya ke Komite Etik dan Hukum, Direktur Utama Dovy Djanas menyoroti kebutuhan mendesak akan penambahan fasilitas. “Komite Etik dan Hukum memegang peranan krusial dalam menjaga integritas dan profesionalisme seluruh aspek pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas yang layak dan nyaman sangat penting untuk mendukung kinerja optimal mereka,” ungkap Dirut.

Selanjutnya, rombongan direksi bergerak menuju Instalasi Radiologi. Di sini, fokus peninjauan adalah pada kebutuhan perluasan ruangan radiologi. Perluasan ini akan berdampak positif pada efisiensi layanan. “Dengan ruang yang lebih luas, kami dapat mengoptimalkan penempatan peralatan dan menciptakan alur pasien yang lebih efisien,” katanya.

Ia mengatakan dengan terus memantau dan meningkatkan fasilitas di berbagai unit, rumah sakit ini bertekad untuk menjadi pelopor dalam pelayanan kesehatan yang beretika, profesional, dan berpusat pada pasien. “Ini adalah bukti nyata bahwa RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung kinerja terbaik staf dan memberikan pengalaman terbaik bagi pasien,” tukasnya.(*)

Dirut RSUP Dr. M. Djamil Hadiri Pertemuan Bulanan DWP Sumbar

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, K.FM, MARS, FISQua, menghadiri pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Barat di Aula Gubernuran Sumatera Barat pada Rabu (9/7). Tidak hanya memaparkan profil lengkap serta berbagai inovasi dan layanan unggulan RSUP Dr. M. Djamil, Direktur Utama juga memberikan presentasi edukatif tentang “Peduli Kesehatan Reproduksi Wanita: MCU untuk Kualitas Hidup Lebih Baik.”

Dovy Djanas mengawali paparannya dengan memperkenalkan RSUP Dr. M. Djamil, sebuah institusi kesehatan yang telah lama mengabdi untuk masyarakat Sumatera Barat. RSUP Dr. M. Djamil bukan hanya sekadar fasilitas kesehatan, tetapi juga pusat pendidikan dan penelitian bagi para calon tenaga medis dan profesional kesehatan.

“RSUP Dr. M. Djamil memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan, rehabilitasi, dan promosi kesehatan,” tuturnya saat pertemuan bulanan DWP Sumatera Barat.

Turut dihadiri pengurus DWP Sumatera Barat, salah satunya Ketua DWP RSUP Dr. M. Djamil yang juga pengurus DWP Sumatera Barat dr. Winanda, MARS.

Ia memaparkan berbagai layanan unggulan yang menjadi kebanggaan RSUP Dr. M. Djamil. Beberapa di antaranya adalah layanan jantung terpadu, pusat kanker, pelayanan transplantasi ginjal, dan pusat layanan ibu dan anak. “Setiap layanan didukung oleh tim medis yang profesional dan berpengalaman, serta dilengkapi dengan teknologi medis terkini untuk memastikan diagnosis yang akurat dan penanganan yang efektif,” sebut Dovy.

Dovy juga menyoroti peran RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, termasuk dalam penanganan kasus-kasus khusus dan penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Dan juga menyediakan layanan premium melalui Klinik Istano untuk peserta Non-JKN,” ucapnya.

Sisi lain, Dirut bersama dokter spesialis kandungan dr. Eko Apriandhi, Sp.OG memaparkan tentang kesehatan reproduksi wanita. Dengan keahliannya sebagai seorang spesialis kebidanan dan kandungan dengan subspesialis fetomaternal, Dovy memberikan wawasan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh (MCU) secara berkala bagi wanita.

“Kesehatan reproduksi wanita adalah fondasi bagi kualitas hidup yang optimal, tidak hanya bagi individu tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” tegas Dovy Djanas.

Ia menjelaskan banyak masalah kesehatan reproduksi yang dapat dideteksi dini melalui MCU rutin. Seperti infeksi, kista, mioma, hingga indikasi awal kanker serviks atau payudara. “MCU bukan hanya untuk mereka yang merasa sakit, tetapi justru untuk pencegahan dan deteksi dini. Dengan melakukan MCU secara teratur, kita bisa mengetahui kondisi tubuh kita, mengidentifikasi risiko, dan mengambil langkah pencegahan yang tepat sebelum masalah menjadi lebih serius,” tukasnya. (*)

RSUP Dr. M. Djamil dan Stifar Riau Jalin Kerja Sama Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

RSUP Dr. M. Djamil dan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Riau menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di Ruang Kerja Direktur Utama, Rabu (9/7). Perjanjian ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, dan Ketua Stifar Riau, Prof. Dr. Ir. Thamrin, M.Sc, M.H. Disaksikan oleh Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS dan Wakil Ketua IV Bidang Kerja Sama, Humas dan Perencanaan Stifar Riau Dr. apt. Adriani Susanty, M.Farm.

Dovy Djanas dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama ini. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan Stifar Riau. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Dr. M. Djamil memiliki peran sentral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat lebih mengoptimalkan peran kami dalam aspek pendidikan klinis, penelitian kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang farmasi,” ujarnya.

Ia menambahkan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama. “Kerja sama ini akan membuka peluang bagi para mahasiswa Stifar Riau untuk mendapatkan pengalaman praktis di lingkungan rumah sakit, yang akan sangat berharga bagi pengembangan kompetensi mereka. Demikian pula, staf kami dapat berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan ilmu farmasi terkini,” jelas Dovy.

Dengan adanya kerja sama ini, tuturnya, diharapkan RSUP Dr. M. Djamil dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan klinis dan penelitian. Sementara Stifar Riau dapat mencetak lulusan farmasi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat. “Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghasilkan inovasi-inovasi baru di bidang farmasi yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan di Indonesia,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Stifar Riau Prof. Dr. Ir. Thamrin, M.Sc, M.H mengungkapkan kerja sama ini merupakan momentum penting bagi institusinya. “MoU ini adalah langkah maju bagi Stifar Riau dalam mewujudkan visi kami untuk menghasilkan lulusan farmasi yang kompeten dan berdaya saing. Akses ke fasilitas dan keahlian di RSUP Dr. M. Djamil akan mendukung proses pembelajaran, penelitian inovatif, dan program pengabdian masyarakat kami,” tukas Prof. Thamrin.(*)

RSUP Dr. M. Djamil Masuk Nominasi untuk Uji Klinis Danone Nutri-Iron Study

RSUP Dr. M. Djamil menjadi tuan rumah bagi kunjungan site selection visit dalam rangka persiapan uji klinis Danone Nutri-Iron Study. Kunjungan ini merupakan langkah dalam menentukan kelayakan RSUP Dr. M. Djamil sebagai lokasi penelitian untuk studi berskala internasional ini.

Site Selection Visit ini dilaksanakan oleh Prodia selaku Contract Research Organization (CRO) atas nama sponsor Danone Global Research & Innovation Center, untuk uji klinis berjudul: “A double-blind randomized controlled study to evaluate the effect of iron-fortified Young Child Formula on iron status in children 1–3 years of age.”

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes menyambut Senior Clinical Research Associate Prodia the CRO Chatarina Aprillia dan Site Management Associate Prodia the CRO Tristiani Yogastuti serta Scientific Affairs Research and Evidence Lead Danone Global Research & Innovation Center dr. Tonny Sundjaya. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Direksi, Rabu (9/7).

Turut hadir tim Litbang, PIC Peneliti, dr. Asrawati, M.Biomed, Sp.A, Subsp TKPS (K), dr. Nice Rachmawati Masnadi SpA Subsp N.P.M (K), dr. Ade Novendra SpA, Subsp HO (K), dr. Tiara Ella Sari Sp.A, Dr. dr. Linosefa, Sp.MK, Dr. dr. Qaira Anum, Sp.D.V.E, Subsp. Ven, FINSDV, FAADV, Ketua Komite Etik dan Hukum Dr. dr. Najirman, Sp.PD-KFR dan manajemen.

“Kami antusias dengan potensi kerja sama ini. Partisipasi RSUP Dr. M. Djamil dalam uji klinis Danone Nutri-Iron Study sejalan dengan visi kami untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian terkemuka di Indonesia bagian barat. Ini juga merupakan kesempatan bagi kami untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang nutrisi,” kata Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.

Uji klinis Danone Nutri-Iron Study sendiri, tutur Dirut, diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang peran nutrisi dalam berbagai aspek kesehatan. Jika RSUP Dr. M. Djamil terpilih sebagai salah satu lokasi penelitian, ini akan menjadi tonggak penting bagi rumah sakit dan juga bagi dunia riset kesehatan di Indonesia.

“Keterlibatan dalam uji klinis berskala internasional seperti ini tidak hanya meningkatkan reputasi RSUP Dr. M. Djamil di kancah global, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kapasitas dan kapabilitas penelitian di masa mendatang,” harap ayah dua anak ini.

Sementara itu, dr. Maliana, M.Kes, menambahkan RSUP Dr. M. Djamil telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menjadi lokasi uji klinis ini. “Kami memiliki tim peneliti yang kompeten dan berpengalaman dalam menjalankan uji klinis. Dukungan penuh dari manajemen rumah sakit juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan studi ini,” jelas dr. Maliana.

Ia berharap dengan adanya uji klinis ini, rumah sakit inj dapat memberikan kontribusi nyata dalam penemuan solusi nutrisi yang inovatif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. “RSUP Dr. M. Djamil optimistis dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan dan menjadi bagian integral dari penelitian penting ini,” harapnya.

Pada kesempatan itu, tim dari Prodia the CRO dan Danone Global Research & Innovation Center melakukan peninjauan terhadap fasilitas laboratorium dan CRU RSUP Dr. M. Djamil. Juga dilakukan peninjauan ke Puskesmas Andalas, Puskesmas Pauh, dan Puskesmas Aiadingin. Kegiatan tersebut dilakukan selama dua hari, Rabu (9/7) dan Kamis (10/7). (*)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45