RSUP Dr. M. Djamil terus memantau perkembangan dua pasien korban kecelakaan kereta api yang terjadi beberapa waktu lalu. Kedua pasien yaitu Vivie Dwi Zeltrian (16) dan Adisti Faras (17), saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), secara langsung melihat kondisi Vivie Dwi Zeltrian di Ruang Rawat Tulip 1 Lantai 2 IGD dan Adisti Faras di Ruang Rawat Tulip 2 di lantai 2 Gedung IPJT. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan medis yang optimal bagi kedua remaja tersebut.
Sebelumnya, Dr. Bestari memimpin rapat dengan para perawat dan dokter penanggung jawab pasien di Ruang Rawat Tulip 1 Lantai 2 IGD. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah-langkah medis selanjutnya.
Usai rapat, Bestari menjelaskan pasien Vivie Dwi Zeltrian akan segera dipindahkan ke ruang rawat HCU. Namun, sebelum dipindahkan, Vivie akan menjalani CT Scan Thorax terlebih dahulu. “Tindakan tersebut dilakukan untuk melihat apakah ada fraktur thorax yang mengganggu dan perlu diperbaiki,” ujar Bestari.
Jika tidak ada masalah serius pada hasil CT Scan, sebutnya, operasi fraktur pubis akan direncanakan. “InshaAllah pada hari Rabu (27/8) akan dilakukan operasi fraktur pubis. Ini yang akan kita rencanakan. Pihak rumah sakit pun juga akan mempersiapkan seluruh alat-alat operasi dan bahan medis habis pakai yang diperlukan untuk tindakan tersebut,” ungkap Bestari.
Sementara itu, Bestari juga mengungkapkan kondisi pasien Adisti Faras menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Secara fisik, ia tidak lagi membutuhkan alat bantu pernapasan dan wajahnya tidak menunjukkan tanda-tanda nyeri. “Namun, pergerakannya masih terbatas karena mengalami fraktur iga yang cukup banyak,” ucapnya.
Untuk memperkuat mental pasien, sebutnya, Adisti akan dikonsultasikan ke dokter penyakit dalam subspesialis psikosomatik pada hari ini (25/8). “Gunanya untuk memperkuat mental dari pasien,” jelasnya seraya mengatakan setelah itu, Adisti juga akan dipindahkan ke ruangan HCU dan diharapkan besok (26/8) sudah bisa dipindahkan ke ruang rawat inap biasa.
Ia menyebutkan pihak RSUP Dr. M. Djamil terus berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik bagi kedua korban kecelakaan ini hingga mereka pulih sepenuhnya. “Kami berharap Vivie dan Adisti bisa lekas sembuh dan kembali beraktivitas,” tukasnya.(*)