“PDFI Apresiasi RS M Djamil : Sukses Gelar Autopsi Ulang Kasus Kematian Afif”

Padang, 8 Agustus 2024 – Tim forensik yang dipimpin oleh Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M, Subsp.F.K(K), Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), telah menyelesaikan autopsi ulang kasus kematian Afif. Proses ini dilaksanakan di Rumah Sakit M Djamil, Padang, dengan melibatkan empat dokter forensic lainnya.

Autopsi ulang ini dihadiri oleh keluarga almarhum Afif bersama pendamping, pihak kepolisian, Kompolnas, serta sejumlah lembaga terkait lainnya. Jenazah Afif tiba di RS M Djamil sekitar pukul 09.27 WIB setelah dibawa dari tempat pemakaman umum. Proses autopsi sendiri dimulai pada pukul 11.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Direktur Utama RS M Djamil menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya seluruh rangkaian proses autopsi yang telah diamanahkan kepada rumah sakit tersebut. “Alhamdulillah, kami di RS M Djamil yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan autopsi ini bisa melaksanakan kegiatan ini, yang alhamdulillah telah selesai sampai dengan saat ini,” ucapnya dalam konferensi pers usai autopsi.

Ketua tim forensik, Ade Firmansyah Sugiharto, juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan autopsi ulang ini. “Terima kasih banyak atas dukungan yang sangat maksimal dari RS M Djamil dalam proses penyelenggaraan autopsi ulang ini, dari awal persiapan hingga saat ini selesai berjalan dengan sukses dan lancar,” ujarnya.

Menurut keterangan tim forensik, hasil dari autopsi ulang ini diperkirakan akan selesai dalam waktu lebih kurang empat sampai lima minggu ke depan.

RS M Djamil Fasilitasi Autopsi Ulang Almarhum Afif

Padang, 8 Agustus 2024 – Rumah Sakit M. Djamil telah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan otopsi ulang atas kasus kematian almarhum Afif, sesuai dengan permintaan dari Kepolisian Resor Kota Padang. Penunjukan ini dilakukan melalui keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia.

Tim Autopsi yang akan menangani kasus ini terdiri dari lima ahli forensik yang berasal dari berbagai institusi, dengan Ketua tim Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M, Subsp.F.K(K), serta dr. Baety Adhayati, Sp.F.M sebagai sekretaris tim. Anggota lainnya termasuk DR. Dr. Rika Susanti, Sp.F.M, Subsp.E.M(K), dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.F.M, Subsp.E.M(K), M.Sc, dan dr. Adriansyah Lubis, M.Ked (For), SpF.M, M.Kes.

Autopsi ulang ini akan dilakukan di Instalasi Pemulasaran Jenazah RS M. Djamil. Proses pemeriksaan akan dimulai dari pengangkutan jenazah dari makam hingga diperkirakan selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah proses otopsi selesai, jenazah akan dimulasara sebelum dikembalikan ke makam.

Untuk menjamin transparansi dan integritas hasil Autopsi, proses ini akan diawasi oleh observer dari pihak kepolisian dan perwakilan keluarga korban.

Direktur Utama RS. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG(K), MARS, FISQua, menyatakan kesiapan pihaknya dalam memfasilitasi kegiatan ini. “Kami siap memfasilitasi Autopsi ulang ini dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Semua persiapan sudah dilakukan, dan kami berkomitmen untuk memastikan proses ini berjalan lancar, dengan tetap memperhatikan aspek transparansi dan integritas,” ungkapnya.

RS M. Djamil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan semoga proses autopsi berjalan dengan lancar. Pihak rumah sakit berharap agar semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama demi kelancaran proses ini.

RS M Djamil Gelar Webinar Peringatan Hari Anak Nasional

Padang, 24 Juli 2024 – RS M Djamil bersama Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) dan IDAI Sumbar menggelar webinar daring bertema “Lingkungan Sekolah, Internet, Vaksinasi untuk Anak Cerdas Menuju Indonesia Emas” sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya.

Webinar ini dibuka oleh Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS M Djamil, dr. Budi Pratama Arnofyan, SpB. SpBA, Subsp. D.A(K). Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka di bidangnya, antara lain dr. Asrawati, Sp.A(K), M.Biomed, dengan materi tentang vaksinasi untuk tumbuh kembang optimal anak. Selain itu, dr. Husna Yetti, Ph.D., memberikan wawasan tentang lingkungan sekolah yang sehat untuk mendukung pertumbuhan anak cerdas yang berkontribusi pada cita-cita Indonesia Emas. Tidak ketinggalan, dr.Riri Prima Yolanda,SpKFR, Ped(K), memberikan solusi terkait kecanduan gadget di kalangan anak dengan materi berjudul “Main Yuk: Bermain Solusi”.

“Kami sangat gembira melihat antusiasme masyarakat terhadap webinar ini. Ini menunjukkan pentingnya topik-topik yang dibahas dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujar dr. Budi Pratama Arnofyan dalam sambutannya.

Webinar ini diharapkan dapat menambah wawasan para peserta dalam mengawal pertumbuhan anak agar nantinya dapat terwujud anak cerdas menuju Indonesia emas.

Kegiatan ini berhasil terselenggara berkat kolaborasi yang solid antara RS M Djamil Padang dan FK Unand serta IDAI Sumbar, yang menggabungkan keahlian medis dan akademis untuk mendukung pembangunan masa depan anak-anak Indonesia.

Webinar ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya bersama untuk memberikan edukasi yang holistik bagi anak-anak, serta mengatasi tantangan yang dihadapi dalam era digital dan kesehatan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang acara-acara mendatang dari RS M Djamil silahkan kunjungi website maupun media sosial RS M Djamil.

Webinar RAPID : Mendorong Peningkatan Mutu dan Kualitas Penelitian

Padang, 24 Juli 2024, Rumah Sakit M Djamil menggelar Webinar RAPID (Riset, Aktual, Progresif, Interaktif, dan Update) secara daring dengan tema yang memikat banyak pihak. Acara ini tidak hanya memberikan akses gratis kepada lebih dari tiga ribu peserta yang antusias, tetapi juga menjanjikan peningkatan signifikan dalam kualitas dan implementasi penelitian klinis di masa mendatang.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Kerja Penelitian yang berkolaborasi dengan Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RS M Djamil. Webinar dibuka oleh Direktur Utama RS M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS, FISQua, yang menyampaikan komitmen rumah sakit dalam menjembatani ilmu dan praktik melalui Clinical Research Unit (CRU). “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mendorong terciptanya standar pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Dr. Dovy dalam sambutannya.

Materi utama webinar mencakup topik yang relevan dan krusial dalam dunia penelitian klinis. Dr. Zulda Musyarifah, SpPA, MIAC, menyampaikan tentang Clinical Research Unit yang ada di RS M Djamil, sementara Dr. Ricvan Dana Nindrea, SKM, M.Kes, M.Sc, FRSPH, menyuguhkan materi dengan tema all about research. dr. Hendra Permana, Sp.S, M.Biomed, membawa wawasan tentang menulis cepat dan beretika menggunakan AI.

Peserta webinar tidak hanya terdiri dari kalangan klinisi, tetapi juga non-klinisi yang tertarik memperdalam pengetahuan mereka dalam penelitian. Antusiasme yang tinggi dari lebih dari tiga ribu peserta mencerminkan relevansi serta kebutuhan akan pengetahuan yang mendalam dalam bidang ini.

Diharapkan, hasil dari webinar ini dapat memberikan dampak positif yang besar dalam peningkatan mutu layanan dan manajemen di RS M Djamil serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang acara-acara mendatang dari RS M Djamil, termasuk kegiatan-kegiatan dalam rangka memperluas cakupan penelitian klinis, silakan kunjungi wesibe maupun media sosial RS M Djamil Padang.

RS M Djamil Sambut Tim imPACT Mission dari IAEA, WHO, dan IARC

RS M Djamil Sambut Tim imPACT Mission dari IAEA, WHO, dan IARC

PADANG – RS M Djamil Padang menerima kunjungan visitasi dari imPACT Mission Team (integrated mission of Programme of Action for Cancer Therapy) yang terdiri dari para ahli dari IAEA, WHO, dan IARC pada Selasa (16/7/2024). Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Poli Rawat Jalan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program terapi kanker yang telah berjalan di rumah sakit tersebut.

Direktur Utama RS M Djamil, Dr. Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua, bersama jajaran direksi menyambut kedatangan tim imPACT yang terdiri dari Dr. Les Mery (IARC), Dr. Bishnu Rath Giri (WHO), Dr. J P Agarwal (IAEA), Dr. Suresh Kumar (WHO), Dr. Banu Arun (WHO/IAEA), Dr. Igor Veljkovikj, dan Dr. Partha Basu (IARC).

“Kami merasa terhormat atas kunjungan tim ahli internasional dari IAEA, WHO, dan IARC. Kunjungan ini merupakan bagian penting dari upaya untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap kapasitas dan kebutuhan dalam pengendalian kanker di Indonesia,” ujar Dr. Dovy Djanas dalam sambutannya.

Dr. Dovy menjelaskan bahwa penilaian ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai situasi pengendalian kanker di Indonesia, serta menghasilkan rekomendasi yang akan menjadi dasar kebijakan pengendalian kanker untuk periode 2025-2029.

RS M Djamil Padang memiliki berbagai fasilitas onkologi seperti kemoterapi, radioterapi, dan layanan bedah onkologi yang didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis onkologi, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Sebagai rumah sakit rujukan utama untuk pasien kanker di wilayah Sumatera bagian tengah, RS M Djamil menangani kasus-kasus kanker yang kompleks dan memberikan layanan rujukan serta konsultasi dengan rumah sakit lain di Indonesia.

“Upaya berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas dan kualitas layanan, serta kerjasama dengan berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan penanganan isu kanker di Indonesia, khususnya di RS M Djamil Padang,” tambah Dr. Dovy.

Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat besar dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kanker di Indonesia, serta menghasilkan rekomendasi yang membantu dalam penyusunan program kanker yang lebih komprehensif dan efektif.

Selain pertemuan, Tim imPACT yang didampingi oleh tim RS M Djamil juga mengunjungi sejumlah pelayanan yang terlibat dalam pelaksanaan program terapi kanker di rumah sakit tersebut.

WORKSHOP PENINGKATAN MUTU DAN MANAJEMEN DATA RS M DJAMIL

WORKSHOP PENINGKATAN MUTU DAN MANAJEMEN DATA RS M DJAMIL

Padang, 8 Juli 2024 –RS M. Djamil menggelar Workshop Peningkatan Mutu dan Manajemen Data dengan tujuan meningkatkan kemampuan staf dalam manajemen data, yang mencakup pengumpulan, validasi, analisis, serta upaya peningkatan mutu dan pelaporan data mutu rumah sakit. Kegiatan ini dihadiri oleh a.  PIC Data/ Ka Unit/ Ka. Komite/ Ka. KSM/ Manager, PJ Data Mutu, dan Pengumpul Data Mutu RS M Djamil.

Workshop yang dilaksanakan di aula utama RS M Djamil dibuka dengan sambutan dari Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan yang mewakili Direktur Utama RS M Djamil, dr.Riri Prima Yolanda,SpKFR, Ped(K). Dalam sambutannya, dr.Riri Prima Yolanda,SpKFR, Ped(K) menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat dan efisien sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berkualitas untuk kemajuan RS M Djamil.

“Kita hidup di era digital di mana data memegang peranan yang sangat penting. Melalui workshop ini, kami berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola data, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit,” ujar Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan tersebut.

Peserta workshop mendapatkan pelatihan intensif tentang metode dan teknik terkini dalam pengumpulan, validasi, analisis, dan interpretasi data kesehatan. Mereka juga belajar cara mengintegrasikan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data dan mutu pelayanan.

Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu melakukan manajemen data secara efektif yang terdiri dari kegiatan mengumpulkan data, melakukan validasi, menganalisa data, dan melakukan upaya peningkatan mutu serta pelaporan data mutu rumah sakit.

dr.Riri Prima Yolanda,SpKFR menambahkan bahwa acara ini merupakan bagian dari program berkelanjutan RS M Djamil Padang dalam upaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan di wilayah Sumatera Barat. “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas SDM kami agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Workshop Peningkatan Mutu dan Manajemen Data ini diharapkan dapat menjadi percepatan bagi RS M Djamil Padang dalam menciptakan sistem pengelolaan data yang lebih baik, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Terus Perluas Pelayanan Kesehatan, RS M Djamil Gandeng 11 Perusahan Asuransi

Penandatanganan PKS Perusahaan Asuransi NonJKN

RSMDJ —- RS M Djamil terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jaringan kemitraan dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Salah satu wujudkanya dengan menjalin  kerjasama dengan perusahan asuransi kesehatan non Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bertempat di Aula Lantai IV, Selasa (11/6) sedikitnya ada 11 perusahaan asuransi nasional yang mengikuti seremonial penandatanganan perjanjian kersaja sama dengan RS M Djamil. Kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dengan Perusahaan Asuransi  pada 20 Januari 2024 lalu di The Rinra Hotel Makassar.

“Tentunya kami sangat bersyukur dan bangga, meningingat PKS ini merupakan langkah awal yang sangat strategis dalam upaya kita bersama untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia,” kata Direktur Utama RS M Djamil, Dr. dr. Dovi Djanas, Sp.OG-KFM, MARS, FISQua dalam sambutan acara tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, Penantanganan PKS tersebut sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI , agar rumah sakit vertikal dapat menindaklanjuti Nota Kesepahaman menjadi Perjanjian Kerja Sama dengan Perusahaan Asuransi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“Tentunya arahan Menteri adalah sebuah komitmen yang harus kita realisasikan dengan sebaik-baiknya. Sebagai salah satu rumah sakit vertikal, RS M. Djamil siap untuk mengambil langkah nyata dalam mewujudkan arahan tersebut.  Dan dalam kesempatan ini kita akan melakukan  penandatanganan kerjasama dengan lebih kurang 11 perusahaan asuransi,” ujar dr. Dovy.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan perusahaan asuransi adalah salah satu strategi penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Melalui perjanjian ini, ia berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kolaborasi ini akan membawa manfaat yang besar tidak hanya bagi rumah sakit dan perusahaan asuransi, tetapi yang terpenting bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Ketua POGI Sumbar Periode 2019-2022 itu.

Dr. Dovy menjelaskan bagi pasien peserta asuransi akan diberikan pelayanan meliputi pelayanan Rawat Inap dan Rawat Jalan serta pelayanan kesehatan lain seperti pengobatan dan/atau penggunaan peralatan kedokteran, kamar bedah, pemeriksaan laboratorium/ radiologi dan asuhan keperawatan, serta tindakan lain yang lazim dalam pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit.

Disebutkannya, RS M. Djamil saat ini sudah memiliki Klinik Istano Pagaruyuang, Klinik ini merupakan program layanan non JKN diberikan oleh rumah sakit kepada pasien yang tidak memiliki/ menggunakan  BPJS Kesehatan, sehingga biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pasien atau melalui asuransi kesehatan swasta dengan memberikan pelayanan premium.

“Tentunya kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Kesehatan dan perusahaan asuransi yang telah berkomitmen untuk bersama-sama meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia. Kami  akan terus berkomitmen untuk bekerja keras, memberikan yang terbaik, dan terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan,” tegas dokter subspesialis fetomaternal itu.

Di akhir sambutannya, Direktur Utama Rs M Djamil itu berharap dapat terjalin kerjasama secara transparan dan adil, dengan pembayaran klaim tepat waktu dan sistem klaim yang efisien. Termasuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan, komunikasi yang baik, fleksibilitas dalam kebijakan, dan dukungan untuk program kesehatan masyarakat.

“Tentunya kami juga menginginkan kerjasama jangka panjang yang berkelanjutan, kepatuhan terhadap regulasi, serta pelayanan yang responsif terhadap keluhan dan masalah. Dengan memenuhi harapan ini, kerjasama dapat berjalan harmonis dan produktif, menguntungkan semua pihak, terutama bagi pasien, Semoga Allah SWT, memberkahi niat baik dan ikhtiar Kita semua,” harap dr. Dovy.

Usai memberikan sambutan, dalam kegiatan yang turut dihadiri unsur manajemen RS M Djamil dan pimpinan perusahan Asuransi juga dipresentasikan tentang pelayanan non JKN oleh Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS M Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman Sp.THT-KL (K) dan pemutaran video alur pelayanan bagi pasien asuruansi non JKN.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan penantanganan kerjasama antara RS M Djamil dengan 11 perusahan asuransi, perusahan tersebut diantaranya, PT Fullerton Health Indonesia, PT Avrist Assurance, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, PT Asuransi BRI Life , PT AJ Central Asia Raya, PT Asuransi Astra Buana, PT AXA Mandiri.

Selanjutnya, PT BNI Life Insurance, PT Asuransi Allianz, PT Prudential Life Assurance  dan PT Prudential Sharia Life Assuranse.

(Humas/Khairian)

Kolaborasi CN Sumbar dan RS M Djamil Gelar Pelatihan NICU Practice Batch II

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam perawatan neonatus (bayi baru lahir). Pekumpulan CintaNeo (CN) Sumatera Barat bersama RS M Djamil gelar pelatihan. Kegiatan pelatihan yang sudah memasuki edisi dua tersebut dibuka langsung Direktur Utama RS M Djamil, Dr.dr. Dovy Djanas, SpOG-KFM, MARS, FISQua di ruang pelatihan Diklat, Sabtu (1/6).

“Tentunya pelatihan ini memiliki peran yang sangat krusial dalam memperkuat kemampuan dan pengetahuan dalam menangani bayi-bayi yang memerlukan perawatan intensif. neonatus adalah populasi pasien yang sangat rentan, dan perawatan yang mereka butuhkan seringkali memerlukan teknik dan keterampilan yang spesifik serta cermat,” ujar Dirut dalam sambutannya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan pelatihan yang juga merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Perawat yang bekerja di NICU harus terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, workshop, dan sertifikasi yang khusus dan kali ini membahas teknik dan manajemen kateter intravena pada neonatus. Ini penting untuk memastikan bahwa perawat selalu mengikuti praktik terbaik dan perkembangan terbaru dalam bidang ini,” ujar dr. Dovy.

Selain itu menurutnya, penting juga terlibat dalam penelitian untuk mengembangkan menyempurnakan teknik serta prosedur pemasangan dan perawatan kateter intravena pada neonatus. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan praktik keperawatan dan hasil kesehatan bayi secara keseluruhan.

“Tentunya melalui pelatihan ini, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam serta berbagi pengalaman praktis yang akan bermanfaat dalam praktek sehari-hari. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berdiskusi, dan meningkatkan kompetensi kita demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harap dokter subspesialis Fetomaternal itu.

dr. Eny Yantri, Sp A(K), Ketua CN Sumatera Barat mengatakan pelatihan NICU Praktice yang digelar saat ini merupakan seri ke dua yang membahas tentang perihal yang berkaitan perawatan kateter Inravena pada neonatus.

“Kita bersyukur kali ini kembali menggelar pelatihan bagi perawat NICU, tentu harapan kita melalui pelatihan ini akan meningkatkan kompetensi nakes khususnya dalam pemasangan jalur intravena,” ujarnya.

Pihaknya mengucapkan terimaksih kepada RS M Djamil yang telah berkolabori mewujudkan kegiatan tersebut dan kegiatan ini akan terus digelar secara berkesinambungan. Semua itu tidak lepas dari upaya untuk meningkatkan komptensi Nakes dan dalam rangka mendukung program pemerintah menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Sementara itu dijelasakan Ns. Suhelmida Munir, S,Kep selaku ketua pelaksana, pelatihan yang digelar pihaknya diikuti sebanyak 24 tenaga kesehatan utusan dari berbagai RS di Sumatera Barat termasuk dari Provinsi Riau. Selama pelatihan para peserta akan dibekali secara keilmuan dan praktik langsung dalam penaganan neonatus.

(Humas/Khairian)

Kolaborasi dan Koordinasi Wujudkan Kemajuan RS M Djamil

Pelantikan PPPK, PNS dan Jabatan Fungsional

RSMDJ — Direktur Utama RS M Djamil memimpin langsung pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pengangkatan Tahun 2023 dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jumat (17/5) pagi di Aula Lantai IV RS M Djamil.

“Tentunya pelatikan dan pengambilan sumpah ini merupakan bagian penting bagi kita untuk mengikrarkan semangat untuk melaksanakan organisasi sebaik mungkin,” kata Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG- KFM, MARS, FISQua Direktur Utama RS M Djamil dalam sambutannya usai pelantikan,

Dirut mengingatkan arti penting membangun kerjasama dan menjalankan tugas serta fungsi yang melekat pada setiap civitas hospitalia RS M Djamil. Melalui momentum pengambilan sumpah dan pelantikan itu ia berharap setiap individu menjalankan tugas dengan sepenuh hati.

“Tentu kita memiliki semangat dan keinginan untuk kemajuan RS yang kita cintai ini, untuk itu mari bersama membangun kolaborasi untuk mewujudkan transformasi seperti semangat yang terus digaungkan Menteri Kesehatan,” ujarnya.

Dokter subspesialis Fetomaternal itu juga mengingatkan untuk melaksanakan tugas dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan melayani sepenuh hati. Menurutnya, civitas hospitalia semestinya merasa bersyukur karena melalui pelayanan kesehatan tersebut dapat melaksanakan fungsi yang bermuara pada amal ibadah di sisi Tuhan.

“Kita beruntung dapat bekerja di sini (RS M Djamil), karena dapat mengimplementasikan banyak hal yang bermuara pada amal ibadah, kami berharap mari kita bergandeng tangan saling mengingatkan, saling ingin maju, sehingga RS m Djamil menjadi RS yang membanggakan dikemudian hari,” harap dr Dovy.

Menurutnya, ASN yang dilantik saat ini merupakan bagian dari estafet kepemimpinan di masa yang akan datang, untuk itu dr Dovy mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kinerja dengan penuh kedisiplinan serta selalu bersemangat.

Insya Allah, kekuatan bersama untuk berkolaborasi, berkoordinasi membangun RS M Djamil lebih baik lagi dapat terwujud, dan hal ini dapat dilihat dari keyaninan jajaran Direksi yang turut hadir pada pelantikan ini,” pungkasnya.

Terkait pelantikan ini turut dihadiri jajaran Direksi RS M Djamil yakni Direktur Pelayanan Medik dan Keparawatan, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp. THT-KL (K), Direktur Perencanaan dan Keuangan, Luhur Djoko Prasetyo, SE, Direktur Operasional, Suhatsyah SE, MM, Akt Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian,  dr. Budi Pratama Arnofyan, Sp BA, Subsp. DA(K)

Pelantikan ini terdiri dari 107 orang PPPK,  3 PNS dan 25 PNS dalam Jabatan Fungsional.

(Humas/Khairian)

RS M Djamil Terima 7 Pasien Korban Banjir Bandang dan Longsor

3 Pasien Masih di Rawat, 2 Meninggal dan 2 Sudah Diperbolehkan Pulang

RSMDJ — RS M Djamil hingga Selasa (14/5) sudah menerima 7 pasien korban banjir bandang  dan longsor yang terjadi akhir pekan lalu di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

“Ya, tentu pertama sekali kita berduka atas peristiwa banjir bandang dan longsor yang menimpa Sumatera Barat, semoga keluarga dan saudara kita yang menjadi  korban diberikan ketabahan dan keikhlasan atas peristiwa yang terjadi,” kata Direktur Utama RS M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG-KFM, MARS, FISQua saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (14/5) siang.

Terkait korban bencana, ebih lanjut ia mengatakan ada 7 korban diantaranya 6 orang korban longsor Sitinjau Lauik dan satu pasien korban galodo di Agam.

“Per hari ini (Selasa), ada 3 pasien yang masih menjalani perawatan di ruang rawat inap, dua pasien kemarin sudah pulang untuk pemulihan dan dua orang datang dalam keadaan meninggal dunia yaitu korban longsor sitinjau lauik dan sudah dilakukan pemulasaran dan sudah dibawa pihak keluarga untuk dikebumikan,” ungkapnya.

Diungkapkan Dokter Spesialis Fetomaternal itu,sebagai rumah sakit rujukan akhir untuk wilayah Sumatera Bagian Tengah, RS M Djamil siap mengantispasi setiap kemungkinan yang terjadi terutama yang berkaitan dengan bencana.

Alhamdulillah kita di sini, sudah memiliki tim kesipasiagaan bencana yang siap diaktifkan  dan bekerja jika kapanpun bila diperlukan, baik secara tenaga maupun secara fasilitas pendukung lainya, dan tentu kita di sini (RS M Djamil) memiliki tanggung jawab moril atas kejadian yang terjadi saat ini,” tutur dr.Dovy.

Di sisi lain, RS M Djamil tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait peristiwa galodo dan longsor yang terjadi di Sumatera Barat.

“Tentunya mari bersama-sama kita berdoa semoga Sumatera Barat khususnya daerah yang terdampak bencana segera pulih kembali seperti sediakala, dan kita semua dalam lindungan  Allah SWT,” pungkasnya.

(Humas/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45