RSMDJ Raih Predikat Terbaik Wajib Pajak Instansi Pemerintahan

Penghargaan diterima Langsung Direktrur Perencanaan, Keuangan dan BMN

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang berhasil meraih predikat TERBAIK sebagai wajib pajak Instansi Pemerintahan (APBN) tahun 2022, peyerahan penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktrur Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Negara RSUP Dr M Djamil, dr. Rahmadian, MKN.

Pengargaan tersebut diterima dalam pelaksanaan kegiatan Tax Gathering/Pekan Panutan yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang Dua di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang, Rabu (22/2/2023) pagi.

Tax Gathering/Pekan Panutan merupakan Apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang telah membantu merealisasikan penerimaan pada tahun 2022.

Kepala Kantor KPP Pratama Padang Dua Budiyan menjelaskan perkembangan teknologi saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menyiapkan berbagai alternatif layanan yang mudah diakses masyarakat. Salah satunya sudah ada layanan online melalui e-filing.

Ia menyebutkan, terkait penyampaian SPT Tahunan yang dikemas dalam pekan panutan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh KPP Pratama Padang Dua.

“Selamat kepada instansi yang berhasil meraih pengahargaan,”pungkasnya.

(RSMDJ/Khairian)

Direktur SPU Membuka Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Hemodialisa Bagi Perawat

Dikuti 25 peserta dari utusan RS Sumatera Bagian Tengah

RSMDJ — Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil membuka secara resmi pelaksanaan Pelatihan Hemodialisis Bagi Perawat, Senin (20/2) di Auditorium Lantai IV RSUP Dr M Djamil.

Kegiatan yang diselengarakan bagian Pendidikan dan Pelatihan (Diklit) diikuti perawat yang berasal dari wilayah Samatera Bagian Tengah sebanyak 25 perawat. Kegiatan pelatihan ini akan diselengarakan selama 4 bulan.

Dalam sambutannya Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, Dr. dr. Dovy Djanas SpOG KFM, MARS mengatakan pihaknya siap mengelar serangkaian pelatihan bagi tenaga kesehatan, mengingat saat ini RSUP Dr M Djamil telah terakreditasi A sebagai Institusi Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan dari Kementerian Kesehatan RI.

“Tentunya kita siap mengakomodir setiap pendidikan pelatihan yang digelar, dan mesti didukung bersama, semua pelatihan yang diselengarakan tentunya sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.

Diakuinya, saat ini sudah banyak antrian peserta Pendidikan dan pelatihan berbagai profesi nakes. Sebagai bentuk tranformasi layanan rujukan pihaknya siap mendorong ketersediaan tempat yang represntatif,

“Tentu kita berharap ke depannya Diklit terus menyelengarakan pelatihan untuk mencapai kompetensi kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, semua butuh semangat bersama sehingga layanan kesehatan bagi masyarakat terpenuhi,”cetus dr. Dovy.

Terkait pelatihan hemodialisa yang digelar diakuinya  pelayanan tersebut sudah meraih prestasi unggul sehingga supor dan kolaborasi harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, Koordintor Wilayah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) dr. Harnavi Harun, Sp.PD KGH, FINASIM yang turut hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut mengatakan pihaknya sudah menyiapkan SDM yang mapan untuk pengampuan uronefro dalam berbagai tingkat pelayanan dan sudah meraih predikat paripurna.

“Saat ini ada 200 peserta yang mengantri untuk ikut pelatihan ini, dan tentunya pelatihan ini akan tetap digelar minimal dua kali dalam setahun” terangnya.

Selama pelatihan peserta akan mendapatkan modul dan berbagai aspek yang dibutuhkan selama menjalani masa Pendidikan dan pelatihan sehingga nantinya melahirkan tenaga kesehatan yang dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat khususnya dalam hal uronefro.

Dikatakannya, Pernefri akan terus mendukung rumah sakit di Sumatera Tengah yang saat ini sudah memiliki 70 unit hemodialisa untuk mendapatkan pembinaan. Semoga apa yang diupakan seluruh pihak menjadi amal ibadah dan tentunya untuk mewujukan pelayanan kesehatan terbaik baik bagi masyarakat.

Ns. Hendria Putra, M. Kep, SpKMB selaku Koordintaor Bagian Diklit RSUP Dr M Djamil mengakui saat ini sudah banyak permintaan untuk penyelengaraan pelatihan dan Pendidikan, dan pihaknya berharap mampu melaksanakan kegiatan tersebut secara paralel, mengingat saat ini penyelenggaraan diklit sudah teregistrasi Kemenkes RI.

Tidak hanya pelatihan Hemodialisa, dalam pembukaan acara tersebut juga digelar kegiatan lainnya bagi tenaga kesehatan RSUP Dr M Djamil yakni workshop Intra Aortic Baloon Pump (IABP)  dan Pelatihan Preceptorship-mentor model approach.

(RSMDJ/Khairian)

Dinas Kesehatan Kab. TeboMoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SKH)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, Jumat (17/12).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elizabeth, didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Verawati Afta, fungsional adminkes dan promkes.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang yang diwakili Koordinator Bagian Umum dan Organisasi, Ns. Devi Verini, S.Kep, M.Kes, plt. Sub Hukormas Ns. Adzandri, S,Kep, SS, MH dan Kaur Hukormas Nova Afriani, SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

(RSMDJ/Khairian)

Workshop Remunisasi Bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) Profesi lainnya

RSMDJ —- Menyatukan 14 profesi Tenaga Kesehatan (Nakes) Lainnya dalam satu wadah merupakan hal yang sangat sulit. Sehingga diperlukan niat yang tulus untuk kemajuan bersama.

Hal itu diungkapkan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil dr. Rose Dinda Martina, Sp.PD K-Ger FINASIM dalam pembukaan pelaksanaan Workshop Remunerasi Bagi Tenaga Kesehatan Profesi Lainnya di Auditorium Lantai IV, Kamis (16/2).

“Menyatukan 14 profesi lainnya tidaklah mudah, sehingga diperlukan kesamaan ide untuk kemajuan,”ujarnya.

Dokter Subspesialis Geriatri tersebut mengapresiasi kekompakan dan kebersaaman Nakes Profesi lainnya dalam wadah yang sudah ada yakni di Komite Nakes Lainnya.

“Tentunya terus jaga kekompakan, apalagi dengan komplesitas di Rumah Sakit kita ini, dan kami memandang untuk tahun 2023 tantangan akan semakin luar biasa dan banyak pekerjaan rumah yang mesti kita selesaikan,” sebutnya.

Terkait workshop yang digelar atas dukungan Bagian Pendidikan dan Pelatihan (Diklit) RSUP Dr M Djamil, dikatakan dr. Rose Dinda pembahasan remunisasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari salah satu pilar tranformasi kesehatan yakni pilar system pembiyaan kesehatan.

“Tentunya kami berharap, kinerja bukan semanata dinilai dari hasil yang dipatkan, namun yang penting  menuntaskan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya sembari mengapresiasi kepemimpinan Ketua Nakes Lainnya Henny Fitri Yanti, S.SiT, M.Kes.RD.

Dalam kegiatan yang ikuti perwakilan 14 profesi nakes lainnya tersebut akan menyuguhkan berbagai materi pembahan seperti Overview rancangan pedoman remunisasi, pedoman RSUP Dr M Djamil, proses penyusuan remunisasi Nakes Lainnya serta diskusi dan pengambilan komitmen remunisasi nakes profesi lainnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini di wadah naungan Komite Nakes Profesi Lainnya RSUP Dr M Djamil terdiri dari 14 profesi, yakni eletromedis, penata anastesi, fisikawan medik, terapis gigi dan mulut, ahli teknologi laboratorium medik, perekam medis,

Selanjutnya sanitasi lingkungan, fisioterapi, terapis,wicara, okupasi terapis, radiographer, tenaga teknis kefarmasian, apoteker, gizi, refaksionis otisien dan psikologi klinis.

(RSMDJ/Khairian)

Talkshow Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia

RSMDJ — Dalam rangka memperingati hari kanker anak sedunia yang jatuh setiap 15 Februari, RSUP Dr M Djamil gelar Talk Show, Selasa (14/2) di Taman Poliklinik Rawat Jalan lantai I.

Kegiatan kerjasama Departemen Kesehatan Anak RSUP Dr M Djamil, Ikatan Dokter Anak (IDAI) Sumbar dan Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI) Sumbar menghadirkan sejumlah narasumber pakar dari tenaga kesehatan, seperti dr. Amirah Zatil Izzah, SpA (K), Miftahul Hayati, S.Psi, M.Psi, Ns. Jusnimar, Desi Kurnia Putra dari Komunitas Cahaya yang khusus mendampingi anak-anak pengidap kanker, serta dr. Zulda Masyarifah selaku moderator.

Antusias para orang tua dan anak yang hadir dalam kegiatan tersebut kian terasa mengingat dalam talkshow tersebut menghadirkan Story Teller Nasional dan ketua KCBe yakni Kak Dedew.

Acara peringatan hari kanker anak tersebut dibuka langsung Direktur Utama yang diwakili Direktur Perencanaan, Keuangan dan BMN RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Rahmadian.

Tidak hanya secara luring, kegiatan ini juga dapat disaksian secara daring melalui Zoom meeting dan Live chanel Youtube.

Sebagaimana diketahui, hari kanker anak sedunia diperingati setiap tanggal 15 Februari dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit kanker yang sangat mengancam nyawa anak-anak. Dan juga sekaligus merupakan kampanye untuk menjadikan kanker anak sebagai prioritas kesehatan anak.

Dengan diperingatinya hari kanker anak ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang tantangan yang dihadapi anak-anak dan remaja penderita kanker, penyintas kanker, dan keluarga.

Pada tahun ini hari kanker sedunia mengusung tema “Better Survival” is achievable #ThroughTheirHands dimana hal ini dikhususkan untuk memberikan penghargaan kepada mereka-mereka yang telah memberikan andil besar dalam merawat anak-anak pengidap kanker.

(RSMDJ/Khairian)


Service Excellence and Complaint Handling for Healt Professionals

RSMDJ — Dalam rangka meningkat kemampuan dan komunikasi pelayanan bagi civitas hospitalia, RSUP Dr M Djamil gelar kegiatan Training Service Excellence and Complaint Handling for Health Professionals.

Kegiatan yang digelar Bagian Pendidikan dan Pelatihan RSUP Dr M Djamil itu melihat perwakilan masing-masing unit/bagian, yang dilaksanakan selama dua hari   yakni Senin (13/2) dan Selasa (14/2) di Auditorium lantai IV.

Dalam pelatihan tersebut para peserta disuguhkan berbagai materi pelatihan dan soft skill terutama dalam hal komunikasi public, penangan komplen dalam pelayanan kesehatan, manajemen penganan komplen, self evaluation, tranformasi diri dalam pelayanan serta roleplay kasus.

Pelatihan yang terbagi kepada dua klas dibimbing master training yakni drg. Irvianty Yura dan Tri Novia, S.Kep, Ners, MM, M.I.Kom dari health soft skill Jakarta.

(RSMD/Khairian)

Senam Bersama dalam Rangka Peringatan Hari Kanker Sedunia Tahun 2023

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil  bersama Persatuan Olah Raga Pernapasan Indonesia (PORPI) Sumbar gelar senam bersama mengajak masyarakat untuk terus berusaha menjaga kebugaran dan kesehatan dengan berolahraga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di GOR H. Agus Salim Padang, Minggu (12/2) pagi. Tidak hanya itu kegiatan senam yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Kanker Sedunia juga dilaksanakan penyuluhan singkat tentang Kanker oleh Dr. dr. H. Daan Khambri, Sp.B(K)Onk, M.Kes. Kegiatan itu turut dihadiri Direksi RSUP Dr M Djamil yang diwakili Koordinator Pelayanan Medik dan Keperawatan, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K).

Sebagaimana diketahui setiap 4 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia, pada tahun ini tema hari kanker Sedunia adalah “Close the Care Gap”. Tema tersebut memiliki arti akhiri kesenjangan perawatan penderita kanker. 

Tema tersebut juga tentang memahami dan mengenali ketidakadilan dalam perawatan pasien kanker di seluruh dunia. Sehingga di Hari Kanker Sedunia 2023 ada kampanye bertajuk Uniting Our Voices and Taking Action. Yang artinya menyatukan suara kami dan mengambil tindakan.

(RSMDJ/Khairian)

#HariKankerSedunia #Kanker

Visitasi Penilaian Izin Penyelenggaraan Hemodialisa

RSMDJ — Tim Kementerian Kesehatan RI bersama Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Wilayah Sumbar, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Padang laksanakan Visitasi dalam rangka penilaian kesesuaian izin penyelenggaraan Hemodialisa di RSUP Dr M Djamil Padang.

Kedatangan tim tersebut disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr.dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS beserta jajaran di Ruang Rapat Direksi Lantai IV, Jumat (10/2).

Direktur Utama RSUP Dr RSUP Dr M Djamil membuka acara ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa Visitasi ini merupakan perjalanan panjang dari Unit Hemodialisa RSUP Dr. M Djamil dan juga sebagai pembuktian pelaksanaan pelayanan keseharian. Dengan sarana yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Tentu kami berharap Unit Hemodialisa dapat memenuhi persyaratan baik persyaratan administratif, sarana prasarana, SDM, termasuk bagaimana proses pelayanan bisa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” ujar dr. Yusirwan.

Kegiatan visitasi yang dilakukan meliputi verifikasi dokumen, dan verifikasi lapangan. Dalam verifikasi lapangan tim visitasi melihat langsung pelayanan di Unit Hemodialisa, TPS limbah B3 dan IPAL, serta Water Treatment.  Setelah kegiatan tinjauan lapangan dilanjutkan dengan penyampaian berita acara dari tim visitasi dan diskusi.

(RSMDJ/Khairian)

Pelatihan Resusitasi Neonatus Bagi Tenaga Kesehatan Sumbar

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan komptensi tenaga kesehatan terutama penanganan Resusitasi Neonatus, RSUP Dr M Djamil sebagai fasilitator kegiatan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat gelar pelatihan Resneo.

Bertempat di Auditorium Lantai IV, kegiatan yang diikuti sejumlah tenaga kesehatan seperti Dokter Anak, Dokter Umum, Bidan dan Perawat  utusan RS di Sumatera Barat itu dilaksanakan selama dua Sabtu (4/2) dan Minggu (5/2).

Dibawah pendampingan IDAI Pusat UKK Neonatologi, kegiatan itu dibimbing oleh Instruktur terlatih yang sudah tersertifikasi dengan sejumlah agenda pelatihan seperti pengenalan alat, teori dan praktik. Pada hari pertama tentang Skill Station dan hari kedua Catch Up Station Megacode.

Wakil Ketua IDAI Sumbar, dr. Asrawati, M.Biomed, Sp.A (K) mengatakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi nakes dalam penindakan resusitasi neonatus.

“Kegiatan seperti ini rutin kita gelar dalam rangka meningkatkan komptensi terutama dokter anak, dokter umum, bidan dan perawat, dengan sejumlah pelatihan yang dibimbing langsung oleh intruktur resneo Indonesia,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan yang digelar secara berkelanjutan, Sumatera Barat dapat dipercaya sebagai center pelatihan Resneo.

“Tentunya kita berharap kegiatan ini akan menghadirkan nakes yang handal dan berpengalaman, disamping itu juga dalam rangka meningkatkan kompetensi dan menjadi instruktur untuk pelatihan  resneo ,”cetusnya. (RSMDJ/Khairian)

Penyuluhan dan Pembinaan Satuan Pengamanan Pada RSUP Dr M Djamil

Kasubdit Bimas Polda Sumbar : Satpan Mesti Menjalankan Fungsi dan Tugasnya

RSMDJ — Satuan pengaman diharapkan mampu untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai penyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan/tempat kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya secara professional.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Sumbar, AKBP M. Ikhsan  dihadapan satuan pengamanan RSUP Dr M Djamil dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan terhadap satuan pengamanan pada RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (3/2) di Auditorium Lantai IV RSUP Dr M Djamil.

“Security (Satpam) harus menjalankan tugasnya, menjalankan fungsinya secara berjenjang,”terangnya.

AKBP M. Ikhsan itu menjelasakan beberapa wewenang yang mesti diimban Satpam  RSUP Dr M Djamil diantaranya, melindungi fisik banguanan asset yang ada di wilayah RS M Djamil, memberikan perlindungan kepada karyawan, melayani tamu untuk memberikan rasa aman.

“Memberikan rasa aman kepada seluruh pihak di RSUP Dr Djamil ini adalah hal pokok yang mesti dijalankan,”tegasnya dihadapan 80 tenaga pengamanan RSUP Dr M Djamil yang juga dihadiri Koordinator Organisasi dan Umum dan juga manajeman PT. SGI selaku Badan Usaha Jasa Pengamanan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan sosialisasi tentang Perpol nomor 1 tahun 2023 perubahan Perpol Nomor 4 tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang dismpaikan AKP Kaspi Darmis. (RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45