Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Kab. Kuantan Singingi Perkuat Kerjasama dengan RSUP Dr M Djamil

MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil sambut kunjungan Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Kabupaten Kuantan Singingi. Kedatangan dua dinas kesehatan di Provinsi Riau tersebut dalam rangka penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), Kamis (2/2).

Kedatangan Dinas Kesehatan itu di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas Sp.OG KFM, Wakil Ketua TIM SHK Dr.dr Dwi Yulia,SpPK, dr. Eny Yantri Sp.A (K) serta unsur pimpinan terkait

Dari Kabupaten Kuantan Singingi dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Aswandi SKM beserta rombongan semntara dari Kota Dumai diwakili oleh Shintia Riza, SKM, M.Si selaku kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Dumai.

“Tentunya kami mengucapkan selamat datang atas kunjungan langsung Bapak/ibu ke RS Djamil ini, tentunya dengan adanya MoU ini kita beharap untuk kasus SHK dapat terdeteksi dengan baik khususnya di Kuantan Singingi dan Kota Dumai,” ujar dr. Dovy dalam sambutannya.

Dikatakan pihaknya siap untuk meningkatkan kerjasama dengan RS jejaring, mengingat RS Djamil sebagai salah satu RS Vertikal yang mengampu wilayah Sumatera Bangian Tengah.

“Kami siap memperkuat kerjasama, karena bagaimanapun kami juga ditugaskan mengampu RS jajaring dan salah satunya untuk Provinsi Riau,”cetusnya.

Sementara itu terkat SHK, melalui Kerjasama yang dibangun tersebut sejatinya sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu namun karena masa pandemi sehinga tertunda untuk peningkatan kerjasama tersebut.

“Kita berharap dengan skrining SHK ini, kita dapat mendeteksi lebih awal, agar nantinya generasi kita tidak terganggu tumbuh kembangnya,”ucap dr Dwi Yulia,SpPK.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Aswandi SKM mengaku senang dengan adanya peningkatan kerjasama dengan RS Djamil, ia mengungkapkan pesan dari Bupati Kuantan Singingi untuk menindak lanjuti kerjasama yang dapat dibangun dengan Rs Djamil dan tidak hanya terbatas pada MoU SHK.

“Ini kemudahan bagi kami, sehingga tidak perlu lagi pemerintah daerah harus ke Jakarta khusunya untuk SHK ini, kami menyambut gembira kerjasama ini, dan tentu kami akan menjajaki kerjasama lainnya yang dapat kami perkuat khususnya di sektor kesehatan, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kami khususnya di Kuantan Singingi,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda, Shintia Riza, SKM, M.Si Kabid Kesmas Dinkes Kota Dumai mengatakan pihaknya menyambut baik pilihan regional Dumai ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk Mou SHK, dan berharap dapat memberikan bimbingan  dan petunjuk kepada pihaknya dalam rangka penanganan masalah SHK

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI). (RSMDJ/Khairian)

Visitasi BPJS Kesehatan Padang Pada Poliklinik Nyeri RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan mutu layanan dan standar minimal poliklinik nyeri RSUP Dr M Djamil Padang, Tim visitasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Padang kunjungi RSUP Dr M Djamil, Rabu (25/1).

Kunjungi tim vistasi langsung dipimpin Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Yessy Rahimi di sambut langsung DIrektur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Yusirwan Sp.B, Sp.BA (K) MARS berserta jajaran.

Sebagai mana diketahui, saat ini di RSUP Dr M Djamil Padang sudah dibuka layanan poliklinik nyeri untuk membantu menyelesaikan masalah pasien yang mempunyai keluhan nyeri baik akut maupun nyeri yang kronis.

Poliklinik ini hadir untuk penanganan nyeri yang bersifat komprehensif dengan ditangani dokter ahli dankompeten di bidangnya. Melalui metode perawatan yang teruji dan teknologi dengan fasilitas yang mamadai, didukung tim dokter spesialis yang bekerja lintas disiplin ilmu, maka pasien dapat memperoleh pelayanan pengobatan yang optimal. (RSMDJ/Khairian)

Peringatan Puncak Hari Gizi Nasional (HGN) Ke-63

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil gelar peringatan puncak Hari Gizi Nasional (HGN) ke 63, Rabu (25/1) di Poliklinik Rawat Jalan.

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator SDM, Dedi Elfian MM yang mewakili Dewan Direksi RSUP Dr M Djamil, Ketua DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sumatera Barat, Kasmiyetti, DCN, M.Biomed, Kepala Instalasi Gizi RSUP Dr M Djamil, Susy Susanti, SST, RD, sejumlah unsur pimpinan unit dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang dimulai dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan drama musikalisasi tentang pentingnya asupan gizi. Tidak hanya itu juga dilakukan pengumuman pemenang lomba memasak antar bagian yang digelar sehari sebelum peringatan hari puncak.

Tidak hanya itu, dilokasi acara juga dilaksanakan pameren gizi dan kegiatan hiburan lainya.

Sebagaimana diketahui tujuan dirayakannya HGN adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pemenuhan gizi seimbang.Dengan begitu, bisa dicapai kualitas SDM yang lebih mumpuni. Selain itu, HGN juga menjadi pengingat agar terus menjaga pola hidup sehat dengan asupan makanan yang bergizi. 

Untuk tahun 2023 ini, tema yang diangkat Kemkes RI untuk Hari Gizi Nasional adalah “Protein Hewani Cegah Stunting”. Tema ini menjadi ajakan bagi masyarakat umum untuk mencegah stunting pada pertumbuhan anak. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Prov. Jambi

Dalam Rangka MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi, Jumat (20/1). Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri Kabid Kesehatan Masyarakat, Gunardi SKM, MM, Kasi Kesra dan Gizi Ns. Febria Kusuma, S.Kep, serta Pengelola Kesra Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh,  Vivi Erviana S.Tr, Keb.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum yang diwakili Koordinator SDM, Dedi Elfian, MM, Dr.dr Dwi Yulia,SpPK yang merupakan wakil ketua Tim SHK, dr Deswita,SpPK, dr rikarni,Sp,PK selaku anggota Tim SHK. Sub Bidang Keperawatan Lina Febrianti S.KP, M.Kep, plt. Hukormas, Ns. Adzandri, SS, S.Kep, MH dan Kaur Hukormas Nova Afriani, SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI). (RSMDJ/Khairian)

Kenali dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Serviks, RSUP Dr  Djamil gelar Talk Show Awam

RSMDJ —- Dalam rangka memperingati bulan kesadaran Kanker Serviks (Cervical Cancer Awareness Month), RSUP Dr M Djamil Padang gelar kegiatan Talk Show Awam bertemakan “Kenali dan Cegah Kanker Servik Sejak Dini” di Taman Poliklinik Rawat Jalan, Kamis (19/1).

Kegiatan yang gelar Kerjasama bagian Patologi Anatomi dan Obstetri dan Ginekologi tersebut dilaksanakan terbuka secara umum yang menghadirkan sejumlah narasumber ahli dan juga Survivor Kanker Serviks.

Diantaranya, dr. Dolly Nurdin Lubis SpOG subspesialis Onkologi, dr. Pamelia Mayorita, SpPA Spesialis Patologi Anatomik dan dimoderatori oleh dr. Hera Novianti SpPA.

Kegiatan itu dibuka oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-GER FINASIM secara virtual.

Sebagaimana diketahui pada Januari setiap tahunnya, diperingati sebagai Cervical Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Selama satu bulan penuh, dunia mengampanyekan pentingnya mengangkat kesadaran publik atas salah satu kanker yang paling banyak dialami perempuan di dunia ini.

Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak keempat yang diderita perempuan secara global. Di 2020, jumlah kasus baru kanker ini mencapai 604.000 kasus, dengan 342.000 kasus kematian.

Meski demikaian, sebenarnya kanker serviks dapat dicegah dan diobati. Kanker serviks bisa dicegah jika perempuan memahami penyebab-penyebab dari penyakit ini.

Kanker ini utamanya disebabkan oleh infeksi persisten dari virus Human Papillomavirus (HPV). Ini merupakan salah satu virus yang paling sering ditularkan lewat kontak seksual. Bahkan, 99 persen kasus kanker serviks atau kanker mulut rahim berkaitan dengan infeksi HPV.

Kanker ini bisa ditangani lewat beberapa cara, seperti skrining dan vaksinasi HPV. Vaksin tersedia untuk melindungi diri dari jenis-jenis virus HPV berisiko tinggi, dan program skrining dapat mendeteksi tanda-tanda penyakit di stadium awal, memberi jalan untuk dilakukan perawatan yang efektif dan pengelolaan kondisi.

Hal ini berarti, kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling dapat dicegah dan diobati, sebagai mana keterangan resmi International Agency of Research on Cancer (IARC) WHO.

Bulan Kesadaran Kanker Serviks juga membantu meningkatkan pemahaman soal pentingnya vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah kanker serviks.

Selain itu, vaksinasi HPV juga bisa membantu mencegah beberapa jenis kanker lainnya, seperti Kanker vagina dan kanker vulva, kanker tenggorokan, dan kanker anal. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir

Dalam Rangka MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, Jumat (13/1).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Inhil, yang diwakili oleh Sekertaris Wanhar, S.Sos, M.Si, dan didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Sub Koordinator kesehatan Keluarga dan Gizi masyarakat serta staf Dinas Kesehatan Inhil.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut langsung Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-Ger, FINASIM, Dr.dr Dwi Yulia,SpPK yang merupakan wakil ketua Tim SHK, dr Deswita,SpPK, dr rikarni,Sp,PK selaku anggota Tim SHK serta Kaur Hukormas, Nova Afriani SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Inhil dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

“Kami (Diskes Inhil, red) berharap dengan ditandatangani nya MOU ini, semua bayi baru lahir di Kabupaten Inhil mendapat pemeriksaan SHK tersebut, sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit pada anak,” harap Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Wanhar, S.Sos, M.Si. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi RS Center Of Excellence

Puncak Peringatan HUT ke 69 dan HKN Ke 58

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil menggelar puncak hari ulang tahun (HUT) ke- 69, Sabtu (31/12) di Halaman Parkir Gedung Adminstrasi dan Instalasi Rawat Jalan. Acara berlangsung meriah yang dihadiri civitas hospitalia dan sejumlah tamu undangan.

Rangkaian demi rangkaian kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan  HUT dan juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 di RSUP Dr M Djamil.

Untuk tahun ini, tema HUT RSUP Dr M  Djamil “Mewujudkan RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi Rumah Sakit Center Of Excellence”. Pada pelaksaan hari puncak Sabtu pagi itu diawali dengan kegiatan Fun Bike mengitari pusat kota Padang kemudian pembukaan puncak kegiatan HUT  pembacaan do’a, pemotongan kue, pemberian penghargaan kepada Civitas Hospitali RSUP Dr M Djamil, pengumuman dan penyerahan hadiah lomba, pembagian doorprize dan ditutup dengan hiburan KIM.

Pada kegiatan hari puncak ini di samping dihadiri Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Padang, juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang, Kepala Rumah Sakit Se-Sumbar serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Drg. Ariyanti Anaya MKM mengatakan, RSUP Dr M Djamil merupakan rumah sakit rujukan terbesar Sumatera. Pencegahan masyarakat berobat ke luar negeri menjadi konsennya saat ini.

“Rumah sakit yang nomor satu di Sumatera. Komitmen kita setara dengan rumah sakit vertikal lainnya seperti RSCM, Sardjito dan Kariadi,” katanya.

Untuk mewujudkan hal demikian, dikatakan Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI itu,  semua pihak Civitas Hospitalia harus melakukan pembenahan terutama untuk SDM, karena komitmen terutama  dokter sangat penting demi memberikan pelayanan  kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Kita cinta dengan M Djamil ini, tentunya kita cukup berbangga dengan sejumlah prestasi yang ditorehkan, untuk itu mari kita jaga dan ditingkatkan, mengingat di masa akan datang tantangan akan semakin luar biasa,” terang Drg Arianti Anaya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Civitas Hospitalia bahwa posisi di atas akan memiliki beban yang berat jua untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang diraih.

“Semua harus lebih mendisiplinkan diri, komitmen itu sangat penting, memberikan pelayanan dan meningkatkan kompetensi dan masih banyak lagi PR yang harus dikerjaakan,”ucapnya sembari mengapresiasi kepemimpinan Direktur Utama yang berhasil mampu meraih sejumlah prestasi dan melakukan pembenahan pelayanan di RSUP Dr M Djamil.

Plt. Dirut RSUP Dr M Djamil Dr. dr. Yusirwan SpB SpBA (K) Mars berkomitmen pihaknya akan terus bertranformasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Sumatera Tengah.

Salah satu pembenahan itu diantaranya, RSUP Dr M Djamil betransformasi ke digital. Seperti aksen pendaftaran berobat via aplikasi Djamil Apps dan akses Eletronic Rekam Medis.

“Djamil Apps ini bisa menghubungkan langsung antar pasien dan dokter. Pasien dapat mengetahui jadwal dokter dan memastikan jadwal berobat masing-masing, ini merupakan perubahan besar terhadap pelayanan masyarakat, waktu tunggu pasien akan berkurang drastis,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya juga punya perubahan dalam pelayanan pasien oleh dokter. Dimana dokter di M Djamil kini tidak perlu repot mencatat keluhan pasien, karena kini sudah ada alat rekaman suara dan bisa mentranskrip langsung.

“Dokter bisa lebih fokus mendengar keluhan pasien. Jadi ada kedekatan antara pasien dan dokter, jika itu tercapai kesembuhan pasien akan lebih mudah didapat,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov Sumbar akan terus mendukung penuh RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjadi yang terbaik.

“Dengan sinergi yang baik ini, mudah-mudahan hal itu bisa kita gapai,” ujarnya sembari berkomitmen untuk terus mendorong RSUP Dr M Djamil menjadi Rumah Sakit kebanggaan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, sebelum gelaran hari puncak HUT RSUP Dr M Djamil juga sudah digelar serangkian kegiatan dan perlombaan baik yang diikuti peserta internal maupun dengan Eksternal seperti perlombaan cabang olahraga seperti Futsal, badminton, Vollybal, tenis, tenis meja, lomba pelayanan public, video kreatif, lomba solo song dan Djamil Idol, lomba Band , MTQ, lomba senam peregangan dan senam Hygiene serta lomba lainnya.

Sementara itu sehari sebelum gelar hari puncak juga dilaksanakan temu ramah unsur pimpinan RSUP Dr M Djamil Padang dengan Ketua dan Anggota Dewan pengawas di Auditorium Lantai IV, Jumat (30/12) malam. (RSMDJ/Khairian)

Kategori Koordinator dan Tim Champion RSUP Dr M Djamil menjadi yang terbaik Hero of The Month November 2022 di Tingkat Nasional

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil kembali meraih prestasi di tingkat nasional, dua dari empat kandidat Hero of The Month  November 2022 masing-masing kategori berhasil menjadi yang terbaik menyisihkan kadidat dari RS Vertikal lainnya yakni ketegori Koordinator dan Tim Champion.

Keempat kandidat RSUP Dr M Djamil yakni Ketegori Koordinator yakni dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL, Ketegori Kepala Instalasi/Komit/Unit yakni Ns. Venny Dwita Zola Anwar, S.Kep, untuk Ketegori Staf Medis Fungsional yakni Ns. Wawan Wahyudi S.Kep, M.Kep serta untuk Kategori Tim Champion yakni dr. Alexander Kam, SpPD.

Tidak hanya itu, RSUP Dr M Djamil juga berhasil menjadi salah satu RS Vertikal terbaik di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, penghargaan tersebut diterima langsung Direktur Pelayanan, Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Rose Dinda Martini, SpPD-KGer FINASIM di Jakarta, Selasa (20/12).

Penghargaan RS terbaik dan Hero of The Month  November 2022 diberikan langsung Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU

Sebagai mana diketahui, Hero of The Month   merupakan nominasi terhadap pimpinan masing kategori, pemenang kategori berdasakan banyaknya pilihan terhadap kandidat. Minatoryor terbaik di masing-masing unit akan diikut sertakan menjadi kandidiat di tingkat nasional.

Untuk tingkat nasional, para kandidit diminta untuk membuat video yang menunjukkan inisiatif dan tranformasi yang dilakukan di unit masing-masing. Dan melakukan promosi di akun Youtube, pemenang dan terbaik adalah kandidiat yang berhasi meraih like terbanyak.

Dan hasilnya di sampaikan dalam kegiatan Town Hall Pilar ke-3 Transpormasi Sistem Ketahanan Kesehatan. (Khairian/RSMDJ)

Tim RSUP Dr M Djamil Peringkat Satu Turnamen Fustal Antar RS se-Sumatera Barat

Kegiatan dalam Rangka Rangkian Peringatan HKN ke 58 dan HUT RSUP Dr M Djamil ke 69

RSMDJ — Tim Futsal RSUP Dr M Djamil “B” berhasil meraih Juara Satu dalam kegiatan turnamen Futsall antar Rumah Sakit di Sumatera Barat.

Beberhasilan tim Fustal RSUP Dr M Djamil “B” diraih dalam laga final menghadapi RSI Yarsi Panti yang bekesudahan dengan skor 3-2.

Tidak hanya itu, tim RSUP Dr M Djamil yang menurunkan dua Tim Futsal dalam laga tersebut, juga meraih hasil yang membanggakan di Tim Futsal RSUP Dr M Djamil “A” berhasil meraih Juara Tiga usai menaklukkan Rumah Sakit Madina Bukittinggi dengan skor telak 4-1.

Sementara untuk Top Score diraih Tim Futsal RSI Yarsi Panti

Sebagaimana diketahui, pertandingan Futsal antar RS se Sumatera Barat tersebut digelar dalam rangka rangakian kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke 58 dan Hari Ulang Tahun RSUP Dr M Djamil yang ke 69 yang digelar dua hari di G-Sport Center Padang, Sabtu-Minggu (16-17/12).

Pada gelaran kali sedikitnya melibatkan 24 tim Fustal RS se Sumatera Barat  yang terbagi ke dalam 8 grup. Pada laga di hari pertama digelar penyisihan grup untuk menentukan juara dan runerup grup. Selanjutnya masing juara akan bertemu dengan tim grup lainnya dalam babak 16 besar.

Selamat untuk RSUP Dr M Djamil. (Khairian/RSMDJ)

RSUP Dr M Djamil Raih Predikat “Sangat Baik” di Tingkat Nasional

Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan

RSMDJ — Betepatan dengan momentum hari jadi RSUP Dr M Djamil yang ke 69 pada 23 November 2022, RSUP Dr M Djamil Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan bidang kesehatan lingkungan dengan predikat “Sangat Baik”.

Penghargaan tertingggi di lingkungan Kementerian Kesehatan RI itu diterima langsung oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG-KFM bersama jajaran Instalasi Kesehatan Lingkungan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd di Hotel Discovery Ancol Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (23/11).

“Penghargaan ini sebagai salah satu bentuk pembinaan dan advokasi dalam mendorong keberhasilan program karena dapat menstimulasi penyelenggaraan kesehatan lingkungan serta apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, petugas kesehatan lingkungan, pelaku usaha, institusi dan tokoh masyarakat,” kata Wamenkes Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD Phd dalam sabutannya.

Pemberian penghargaan bidang kesehatan lingkungan menjadi agenda rutin Kementerian Kesehatan. Apalagi, lingkungan sehat adalah salah satu bentuk upaya preventif dan promotif pengendalian penyakit berbasis lingkungan.

“Dimana paradigma sehat harus diimplementasikan di segala lini seperti di tempat fasilitas umum (bandar udara, pelabuhan, terminal, rumah sakit dan restoran, kantin),” tutur dr Dante.

Kementerian Kesehatan saat ini, sebut Dante, sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan.

Enam pilar transformasi kesehatan tersebut adalah transformasi pelayanan primer, transformasi pelayanan rujukan, transformasi ketahanan kesehatan. Kemudian transformasi SDM kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan serta transformasi teknologi kesehatan.

“Salah satu wujud transformasi kesehatan adalah melalui pemberian apresiasi/penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berkomitmen untuk implementasi aksi dalam mewujudkan berbagai program kesehatan (termasuk program penyehatan lingkungan). Ini dalam rangka percepatan pencapaian indikator pembangunan bidang kesehatan dalam RPJMN dan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024,” sebut Wakil Menkes RI itu.

Diketahui, Pemberian Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan dalam rangka HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tahun 2022 meliputi Provinsi dan kabupaten/kota yang berhasil dalam mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS).Rumah Sakit yang mewujudkan lingkungan yang sehat dan Sentra Pangan Jajanan/Kantin yang Memenuhi Syarat Higiene Sanitasi.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengucapkan syukur atas torehan prestasi ini.

Torehan penghargaan ini juga berkat kerja keras tim kesehatan lingkungan RSUP Dr M Djamil yang dipimpin oleh Saswita Kemala Dewi SKM MKKK.

Ia menyebut, dalam dua tahun ini bisa merubah wajah RSUP Dr M Djamil sesuai dengan Permenkes No 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

“Sekaligus juga persembahan Tim Kesling bertepatan dengan HUT ke-69 RSUP dr M Djamil pada 23 November,” ucap dr Dovy.

Penerapan kesehatan lingkungan rumah sakit ini mengacu pada Permenkes No 7 Tahun 2019. Ia mengatakan Ini sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas kesehatan lingkungan rumah sakit sesuai standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan,dimana instalasi kesehatan lingkungan menjamin kualitas maupun kuantitas lingkungan, mulai dari air, udara, pengelolaan limbah, radiasi, gizi, laundry dan lain-lainnya.

RSUP dr M Djamil Padang, tegas Dovy, berkomitmen untuk menerapkan green hospital sebagai wujud dukungan atas inisiatif global untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan hidup di bidang kesehatan. Termasuk mengadvokasi kebijakan yang mendukung kesehatan lingkungan dan masyarakat.

“Konsep green hospital ini mengorientasikan rumah sakit sebagai bangunan yang berwawasan lingkungan dan jawaban atas tuntutan kebutuhan layanan dan pelayanan paripurna serta berbasis kenyamanan dan keamanan lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, penghargaan penerapan kesehatan lingkungan ini mengacu ke pada penerapan Instrumen Kesehatan Lingkungan sesuai dengan Permenkes RI No 7 Tahun 2019.

Penilaian ini terdiri dari beberapa tahap mulai dari pengiriman dokumen IKL, dilanjutkan dengan penilaian video bukti penerapan IKL dan dilakukan verifikasi lapangan oleh tim kementerian kesehatan, dinas kesehatan kota padang dan dinas kesehatan provinsi ke rumah sakit. (RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45