Visitasi Penilaian Izin Penyelenggaraan Hemodialisa

RSMDJ — Tim Kementerian Kesehatan RI bersama Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Wilayah Sumbar, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Padang laksanakan Visitasi dalam rangka penilaian kesesuaian izin penyelenggaraan Hemodialisa di RSUP Dr M Djamil Padang.

Kedatangan tim tersebut disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Dr.dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS beserta jajaran di Ruang Rapat Direksi Lantai IV, Jumat (10/2).

Direktur Utama RSUP Dr RSUP Dr M Djamil membuka acara ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa Visitasi ini merupakan perjalanan panjang dari Unit Hemodialisa RSUP Dr. M Djamil dan juga sebagai pembuktian pelaksanaan pelayanan keseharian. Dengan sarana yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Tentu kami berharap Unit Hemodialisa dapat memenuhi persyaratan baik persyaratan administratif, sarana prasarana, SDM, termasuk bagaimana proses pelayanan bisa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” ujar dr. Yusirwan.

Kegiatan visitasi yang dilakukan meliputi verifikasi dokumen, dan verifikasi lapangan. Dalam verifikasi lapangan tim visitasi melihat langsung pelayanan di Unit Hemodialisa, TPS limbah B3 dan IPAL, serta Water Treatment.  Setelah kegiatan tinjauan lapangan dilanjutkan dengan penyampaian berita acara dari tim visitasi dan diskusi.

(RSMDJ/Khairian)

Pelatihan Resusitasi Neonatus Bagi Tenaga Kesehatan Sumbar

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan komptensi tenaga kesehatan terutama penanganan Resusitasi Neonatus, RSUP Dr M Djamil sebagai fasilitator kegiatan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat gelar pelatihan Resneo.

Bertempat di Auditorium Lantai IV, kegiatan yang diikuti sejumlah tenaga kesehatan seperti Dokter Anak, Dokter Umum, Bidan dan Perawat  utusan RS di Sumatera Barat itu dilaksanakan selama dua Sabtu (4/2) dan Minggu (5/2).

Dibawah pendampingan IDAI Pusat UKK Neonatologi, kegiatan itu dibimbing oleh Instruktur terlatih yang sudah tersertifikasi dengan sejumlah agenda pelatihan seperti pengenalan alat, teori dan praktik. Pada hari pertama tentang Skill Station dan hari kedua Catch Up Station Megacode.

Wakil Ketua IDAI Sumbar, dr. Asrawati, M.Biomed, Sp.A (K) mengatakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi nakes dalam penindakan resusitasi neonatus.

“Kegiatan seperti ini rutin kita gelar dalam rangka meningkatkan komptensi terutama dokter anak, dokter umum, bidan dan perawat, dengan sejumlah pelatihan yang dibimbing langsung oleh intruktur resneo Indonesia,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan yang digelar secara berkelanjutan, Sumatera Barat dapat dipercaya sebagai center pelatihan Resneo.

“Tentunya kita berharap kegiatan ini akan menghadirkan nakes yang handal dan berpengalaman, disamping itu juga dalam rangka meningkatkan kompetensi dan menjadi instruktur untuk pelatihan  resneo ,”cetusnya. (RSMDJ/Khairian)

Penyuluhan dan Pembinaan Satuan Pengamanan Pada RSUP Dr M Djamil

Kasubdit Bimas Polda Sumbar : Satpan Mesti Menjalankan Fungsi dan Tugasnya

RSMDJ — Satuan pengaman diharapkan mampu untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai penyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan/tempat kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya secara professional.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Sumbar, AKBP M. Ikhsan  dihadapan satuan pengamanan RSUP Dr M Djamil dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan terhadap satuan pengamanan pada RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (3/2) di Auditorium Lantai IV RSUP Dr M Djamil.

“Security (Satpam) harus menjalankan tugasnya, menjalankan fungsinya secara berjenjang,”terangnya.

AKBP M. Ikhsan itu menjelasakan beberapa wewenang yang mesti diimban Satpam  RSUP Dr M Djamil diantaranya, melindungi fisik banguanan asset yang ada di wilayah RS M Djamil, memberikan perlindungan kepada karyawan, melayani tamu untuk memberikan rasa aman.

“Memberikan rasa aman kepada seluruh pihak di RSUP Dr Djamil ini adalah hal pokok yang mesti dijalankan,”tegasnya dihadapan 80 tenaga pengamanan RSUP Dr M Djamil yang juga dihadiri Koordinator Organisasi dan Umum dan juga manajeman PT. SGI selaku Badan Usaha Jasa Pengamanan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan sosialisasi tentang Perpol nomor 1 tahun 2023 perubahan Perpol Nomor 4 tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang dismpaikan AKP Kaspi Darmis. (RSMDJ/Khairian)

Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Kab. Kuantan Singingi Perkuat Kerjasama dengan RSUP Dr M Djamil

MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil sambut kunjungan Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Kabupaten Kuantan Singingi. Kedatangan dua dinas kesehatan di Provinsi Riau tersebut dalam rangka penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), Kamis (2/2).

Kedatangan Dinas Kesehatan itu di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas Sp.OG KFM, Wakil Ketua TIM SHK Dr.dr Dwi Yulia,SpPK, dr. Eny Yantri Sp.A (K) serta unsur pimpinan terkait

Dari Kabupaten Kuantan Singingi dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Aswandi SKM beserta rombongan semntara dari Kota Dumai diwakili oleh Shintia Riza, SKM, M.Si selaku kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Dumai.

“Tentunya kami mengucapkan selamat datang atas kunjungan langsung Bapak/ibu ke RS Djamil ini, tentunya dengan adanya MoU ini kita beharap untuk kasus SHK dapat terdeteksi dengan baik khususnya di Kuantan Singingi dan Kota Dumai,” ujar dr. Dovy dalam sambutannya.

Dikatakan pihaknya siap untuk meningkatkan kerjasama dengan RS jejaring, mengingat RS Djamil sebagai salah satu RS Vertikal yang mengampu wilayah Sumatera Bangian Tengah.

“Kami siap memperkuat kerjasama, karena bagaimanapun kami juga ditugaskan mengampu RS jajaring dan salah satunya untuk Provinsi Riau,”cetusnya.

Sementara itu terkat SHK, melalui Kerjasama yang dibangun tersebut sejatinya sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu namun karena masa pandemi sehinga tertunda untuk peningkatan kerjasama tersebut.

“Kita berharap dengan skrining SHK ini, kita dapat mendeteksi lebih awal, agar nantinya generasi kita tidak terganggu tumbuh kembangnya,”ucap dr Dwi Yulia,SpPK.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Aswandi SKM mengaku senang dengan adanya peningkatan kerjasama dengan RS Djamil, ia mengungkapkan pesan dari Bupati Kuantan Singingi untuk menindak lanjuti kerjasama yang dapat dibangun dengan Rs Djamil dan tidak hanya terbatas pada MoU SHK.

“Ini kemudahan bagi kami, sehingga tidak perlu lagi pemerintah daerah harus ke Jakarta khusunya untuk SHK ini, kami menyambut gembira kerjasama ini, dan tentu kami akan menjajaki kerjasama lainnya yang dapat kami perkuat khususnya di sektor kesehatan, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kami khususnya di Kuantan Singingi,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda, Shintia Riza, SKM, M.Si Kabid Kesmas Dinkes Kota Dumai mengatakan pihaknya menyambut baik pilihan regional Dumai ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk Mou SHK, dan berharap dapat memberikan bimbingan  dan petunjuk kepada pihaknya dalam rangka penanganan masalah SHK

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI). (RSMDJ/Khairian)

Visitasi BPJS Kesehatan Padang Pada Poliklinik Nyeri RSUP Dr M Djamil

RSMDJ — Dalam rangka meningkatkan mutu layanan dan standar minimal poliklinik nyeri RSUP Dr M Djamil Padang, Tim visitasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Padang kunjungi RSUP Dr M Djamil, Rabu (25/1).

Kunjungi tim vistasi langsung dipimpin Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang Yessy Rahimi di sambut langsung DIrektur Utama RSUP Dr M Djamil, Dr. dr. Yusirwan Sp.B, Sp.BA (K) MARS berserta jajaran.

Sebagai mana diketahui, saat ini di RSUP Dr M Djamil Padang sudah dibuka layanan poliklinik nyeri untuk membantu menyelesaikan masalah pasien yang mempunyai keluhan nyeri baik akut maupun nyeri yang kronis.

Poliklinik ini hadir untuk penanganan nyeri yang bersifat komprehensif dengan ditangani dokter ahli dankompeten di bidangnya. Melalui metode perawatan yang teruji dan teknologi dengan fasilitas yang mamadai, didukung tim dokter spesialis yang bekerja lintas disiplin ilmu, maka pasien dapat memperoleh pelayanan pengobatan yang optimal. (RSMDJ/Khairian)

Peringatan Puncak Hari Gizi Nasional (HGN) Ke-63

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil gelar peringatan puncak Hari Gizi Nasional (HGN) ke 63, Rabu (25/1) di Poliklinik Rawat Jalan.

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator SDM, Dedi Elfian MM yang mewakili Dewan Direksi RSUP Dr M Djamil, Ketua DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sumatera Barat, Kasmiyetti, DCN, M.Biomed, Kepala Instalasi Gizi RSUP Dr M Djamil, Susy Susanti, SST, RD, sejumlah unsur pimpinan unit dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang dimulai dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan drama musikalisasi tentang pentingnya asupan gizi. Tidak hanya itu juga dilakukan pengumuman pemenang lomba memasak antar bagian yang digelar sehari sebelum peringatan hari puncak.

Tidak hanya itu, dilokasi acara juga dilaksanakan pameren gizi dan kegiatan hiburan lainya.

Sebagaimana diketahui tujuan dirayakannya HGN adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pemenuhan gizi seimbang.Dengan begitu, bisa dicapai kualitas SDM yang lebih mumpuni. Selain itu, HGN juga menjadi pengingat agar terus menjaga pola hidup sehat dengan asupan makanan yang bergizi. 

Untuk tahun 2023 ini, tema yang diangkat Kemkes RI untuk Hari Gizi Nasional adalah “Protein Hewani Cegah Stunting”. Tema ini menjadi ajakan bagi masyarakat umum untuk mencegah stunting pada pertumbuhan anak. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Prov. Jambi

Dalam Rangka MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi, Jumat (20/1). Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri Kabid Kesehatan Masyarakat, Gunardi SKM, MM, Kasi Kesra dan Gizi Ns. Febria Kusuma, S.Kep, serta Pengelola Kesra Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh,  Vivi Erviana S.Tr, Keb.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut langsung Direktur SDM, Pendidikan dan Umum yang diwakili Koordinator SDM, Dedi Elfian, MM, Dr.dr Dwi Yulia,SpPK yang merupakan wakil ketua Tim SHK, dr Deswita,SpPK, dr rikarni,Sp,PK selaku anggota Tim SHK. Sub Bidang Keperawatan Lina Febrianti S.KP, M.Kep, plt. Hukormas, Ns. Adzandri, SS, S.Kep, MH dan Kaur Hukormas Nova Afriani, SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI). (RSMDJ/Khairian)

Kenali dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Serviks, RSUP Dr  Djamil gelar Talk Show Awam

RSMDJ —- Dalam rangka memperingati bulan kesadaran Kanker Serviks (Cervical Cancer Awareness Month), RSUP Dr M Djamil Padang gelar kegiatan Talk Show Awam bertemakan “Kenali dan Cegah Kanker Servik Sejak Dini” di Taman Poliklinik Rawat Jalan, Kamis (19/1).

Kegiatan yang gelar Kerjasama bagian Patologi Anatomi dan Obstetri dan Ginekologi tersebut dilaksanakan terbuka secara umum yang menghadirkan sejumlah narasumber ahli dan juga Survivor Kanker Serviks.

Diantaranya, dr. Dolly Nurdin Lubis SpOG subspesialis Onkologi, dr. Pamelia Mayorita, SpPA Spesialis Patologi Anatomik dan dimoderatori oleh dr. Hera Novianti SpPA.

Kegiatan itu dibuka oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Dr M Djamil Padang, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-GER FINASIM secara virtual.

Sebagaimana diketahui pada Januari setiap tahunnya, diperingati sebagai Cervical Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Selama satu bulan penuh, dunia mengampanyekan pentingnya mengangkat kesadaran publik atas salah satu kanker yang paling banyak dialami perempuan di dunia ini.

Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak keempat yang diderita perempuan secara global. Di 2020, jumlah kasus baru kanker ini mencapai 604.000 kasus, dengan 342.000 kasus kematian.

Meski demikaian, sebenarnya kanker serviks dapat dicegah dan diobati. Kanker serviks bisa dicegah jika perempuan memahami penyebab-penyebab dari penyakit ini.

Kanker ini utamanya disebabkan oleh infeksi persisten dari virus Human Papillomavirus (HPV). Ini merupakan salah satu virus yang paling sering ditularkan lewat kontak seksual. Bahkan, 99 persen kasus kanker serviks atau kanker mulut rahim berkaitan dengan infeksi HPV.

Kanker ini bisa ditangani lewat beberapa cara, seperti skrining dan vaksinasi HPV. Vaksin tersedia untuk melindungi diri dari jenis-jenis virus HPV berisiko tinggi, dan program skrining dapat mendeteksi tanda-tanda penyakit di stadium awal, memberi jalan untuk dilakukan perawatan yang efektif dan pengelolaan kondisi.

Hal ini berarti, kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling dapat dicegah dan diobati, sebagai mana keterangan resmi International Agency of Research on Cancer (IARC) WHO.

Bulan Kesadaran Kanker Serviks juga membantu meningkatkan pemahaman soal pentingnya vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah kanker serviks.

Selain itu, vaksinasi HPV juga bisa membantu mencegah beberapa jenis kanker lainnya, seperti Kanker vagina dan kanker vulva, kanker tenggorokan, dan kanker anal. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Sambut Kunjungan Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir

Dalam Rangka MoU Rujukan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil Padang sambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, Jumat (13/1).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan Memorandum of Understanding (MOU) rujukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dengan RSUP Dr M Djamil.

Penandatanganan MOU Rujukan Pemeriksaan SHK dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Inhil, yang diwakili oleh Sekertaris Wanhar, S.Sos, M.Si, dan didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Sub Koordinator kesehatan Keluarga dan Gizi masyarakat serta staf Dinas Kesehatan Inhil.

Sementara dari pihak RSUP Dr M Djamil rombongan di sambut langsung Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Rose Dinda Martini SpPD K-Ger, FINASIM, Dr.dr Dwi Yulia,SpPK yang merupakan wakil ketua Tim SHK, dr Deswita,SpPK, dr rikarni,Sp,PK selaku anggota Tim SHK serta Kaur Hukormas, Nova Afriani SH, MH.

Sebagaimana diketahui, Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.

Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.

MOU rujukan pemeriksaan SHK antara Dinas Kesehatan Inhil dan RSUP Dr M Djamil Padang merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

“Kami (Diskes Inhil, red) berharap dengan ditandatangani nya MOU ini, semua bayi baru lahir di Kabupaten Inhil mendapat pemeriksaan SHK tersebut, sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit pada anak,” harap Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Wanhar, S.Sos, M.Si. (RSMDJ/Khairian)

RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi RS Center Of Excellence

Puncak Peringatan HUT ke 69 dan HKN Ke 58

RSMDJ — RSUP Dr M Djamil menggelar puncak hari ulang tahun (HUT) ke- 69, Sabtu (31/12) di Halaman Parkir Gedung Adminstrasi dan Instalasi Rawat Jalan. Acara berlangsung meriah yang dihadiri civitas hospitalia dan sejumlah tamu undangan.

Rangkaian demi rangkaian kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan  HUT dan juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 di RSUP Dr M Djamil.

Untuk tahun ini, tema HUT RSUP Dr M  Djamil “Mewujudkan RSUP Dr M Djamil Bertransformasi Menjadi Rumah Sakit Center Of Excellence”. Pada pelaksaan hari puncak Sabtu pagi itu diawali dengan kegiatan Fun Bike mengitari pusat kota Padang kemudian pembukaan puncak kegiatan HUT  pembacaan do’a, pemotongan kue, pemberian penghargaan kepada Civitas Hospitali RSUP Dr M Djamil, pengumuman dan penyerahan hadiah lomba, pembagian doorprize dan ditutup dengan hiburan KIM.

Pada kegiatan hari puncak ini di samping dihadiri Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Padang, juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang, Kepala Rumah Sakit Se-Sumbar serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengawas RSUP Dr M Djamil Drg. Ariyanti Anaya MKM mengatakan, RSUP Dr M Djamil merupakan rumah sakit rujukan terbesar Sumatera. Pencegahan masyarakat berobat ke luar negeri menjadi konsennya saat ini.

“Rumah sakit yang nomor satu di Sumatera. Komitmen kita setara dengan rumah sakit vertikal lainnya seperti RSCM, Sardjito dan Kariadi,” katanya.

Untuk mewujudkan hal demikian, dikatakan Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI itu,  semua pihak Civitas Hospitalia harus melakukan pembenahan terutama untuk SDM, karena komitmen terutama  dokter sangat penting demi memberikan pelayanan  kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Kita cinta dengan M Djamil ini, tentunya kita cukup berbangga dengan sejumlah prestasi yang ditorehkan, untuk itu mari kita jaga dan ditingkatkan, mengingat di masa akan datang tantangan akan semakin luar biasa,” terang Drg Arianti Anaya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Civitas Hospitalia bahwa posisi di atas akan memiliki beban yang berat jua untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang diraih.

“Semua harus lebih mendisiplinkan diri, komitmen itu sangat penting, memberikan pelayanan dan meningkatkan kompetensi dan masih banyak lagi PR yang harus dikerjaakan,”ucapnya sembari mengapresiasi kepemimpinan Direktur Utama yang berhasil mampu meraih sejumlah prestasi dan melakukan pembenahan pelayanan di RSUP Dr M Djamil.

Plt. Dirut RSUP Dr M Djamil Dr. dr. Yusirwan SpB SpBA (K) Mars berkomitmen pihaknya akan terus bertranformasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Sumatera Tengah.

Salah satu pembenahan itu diantaranya, RSUP Dr M Djamil betransformasi ke digital. Seperti aksen pendaftaran berobat via aplikasi Djamil Apps dan akses Eletronic Rekam Medis.

“Djamil Apps ini bisa menghubungkan langsung antar pasien dan dokter. Pasien dapat mengetahui jadwal dokter dan memastikan jadwal berobat masing-masing, ini merupakan perubahan besar terhadap pelayanan masyarakat, waktu tunggu pasien akan berkurang drastis,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya juga punya perubahan dalam pelayanan pasien oleh dokter. Dimana dokter di M Djamil kini tidak perlu repot mencatat keluhan pasien, karena kini sudah ada alat rekaman suara dan bisa mentranskrip langsung.

“Dokter bisa lebih fokus mendengar keluhan pasien. Jadi ada kedekatan antara pasien dan dokter, jika itu tercapai kesembuhan pasien akan lebih mudah didapat,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov Sumbar akan terus mendukung penuh RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjadi yang terbaik.

“Dengan sinergi yang baik ini, mudah-mudahan hal itu bisa kita gapai,” ujarnya sembari berkomitmen untuk terus mendorong RSUP Dr M Djamil menjadi Rumah Sakit kebanggaan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, sebelum gelaran hari puncak HUT RSUP Dr M Djamil juga sudah digelar serangkian kegiatan dan perlombaan baik yang diikuti peserta internal maupun dengan Eksternal seperti perlombaan cabang olahraga seperti Futsal, badminton, Vollybal, tenis, tenis meja, lomba pelayanan public, video kreatif, lomba solo song dan Djamil Idol, lomba Band , MTQ, lomba senam peregangan dan senam Hygiene serta lomba lainnya.

Sementara itu sehari sebelum gelar hari puncak juga dilaksanakan temu ramah unsur pimpinan RSUP Dr M Djamil Padang dengan Ketua dan Anggota Dewan pengawas di Auditorium Lantai IV, Jumat (30/12) malam. (RSMDJ/Khairian)

WeCreativez WhatsApp Support
Jam Layanan Informasi : Senin s/d Kamis jam 07.45 wib s/d 16.15 Istirahat jam 12.00 wib s/d 13.00 wib Jumat 07.45 wib s/d 16.45